Info Batang-Pekalongan

Info Batang-Pekalongan Media Informasi Kita

OTT Fadia Arafiq, 9 Kantor, 6 Mobil dan Bisnis Pribadi Disegel KPKBUNTUT dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pember...
05/03/2026

OTT Fadia Arafiq, 9 Kantor, 6 Mobil dan Bisnis Pribadi Disegel KPK

BUNTUT dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Kabupaten Pekalongan Fadia Arafiq turut dilakukan penyegelan sejumlah kantor hingga aset bisnis pribadi Fadia.
Penyegelan oleh KPK tidak hanya sembilan ruangan kantor di Pemkab Pekalongan, tetapi juga sejumlah mobil diduga milik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang ada di rumah dinas, juga salon dan resto milik bupati.

Dari pantauan Media Indonesia hingga Rabu (4/3) dini hari, KPK juga memasang stiker segel di pintu bangunan bisnis salon pribadi milik Fadia Arafiq, Bigboss Salon, di Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, Pekalongan. Selain itu, sebuah restoran dengan nama sama milik Fadia juga terlihat tutup, meskipun tidak ditemukan stiker segel KPK.

Sementara, sembilan ruang kantor di lingkungan Pemkab Pekalongan yang disegel adalah kantor Bupati Pekalongan, sekda, bagian umum, bagian ekonomi, prokompim, Satpol PP, Dingkop dan UKM, DPU Taru, dan Dinperkim Lingkungan Hidup.

Artikel media Indonesia



Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membantah sedang bersama Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat terjadi operasi tangkap t...
04/03/2026

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membantah sedang bersama Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat terjadi operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Enggak. Info dari mana?” ujar Luthfi saat dihubungi awak media di Jakarta, Rabu.

Ketika dijelaskan bahwa informasi itu disampaikan oleh Fadia Arafiq, Luthfi mengaku tidak tahu-menahu mengenai hal tersebut.

“Ditangkapnya di mana pun kami juga enggak tahu,” katanya.

*Sumber: ANTARA

Rabu 04.03.2026 | 17:00 WibHujan disertai angin kencang yang melanda di sekitar Kendal, Batang, Pekalongan, Semarang.Men...
04/03/2026

Rabu 04.03.2026 | 17:00 Wib
Hujan disertai angin kencang yang melanda di sekitar Kendal, Batang, Pekalongan, Semarang.

Mengakibatkan pohon tumbang di beberapa wilayah. Banyak juga rumah warga yang terdampak, sebagaian besar kerusakan pada atap rumah karena genteng tersapu angin. Papan reklame juga banyak yang tumbang.

Kabar penangkapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) k...
03/03/2026

Kabar penangkapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengungkit mitos soal bupati di Pekalongan.

Cerita yang berkembang, tidak ada bupati Pekalongan yang bisa menjabat dua periode berturut-turut.

Sejak pemilihan kepala daerah (pilkada) 2001, belum ada bupati yang berhasil mempertahankan posisinya di periode berikutnya.

Terpilihnya Fadia Arafiq di Pilkada 2024 bersama Sukirman, sempat diyakini menjadi bukti mitos itu terpatahkan.

Hal ini juga dibenarkan Fadia saat tasyakuran kemenangan Pilkada 2024 di Desa Bugangan, Kecamatan Kedungwuni pada 16 Desember 2024 malam.

"Alhamdulillah, saya bersama pak Sukirman bisa mematahkan mitos itu."

"Ini bukan semata-mata kemenangan pribadi, tetapi kemenangan kita semua yang percaya dan bekerja bersama untuk Kabupaten Pekalongan," kata politisi Partai Golkar itu dalam acara.

Namun, satu tahun setelah dilantik di periode kedua, politisi Partai Golkar itu terjaring OTT KPK.

Dalam sejarah OTT KPK, kepala daerah yang terjerat kasus dugaan korupsi yang ditangani, bakal lengser sebelum masa jabatan berakhir.

Source: tribunbanyumascom

OTT, KPK Tangkap Bupati Pekalongan Fadia ArafiqKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pekalongan Fadia Araf...
03/03/2026

OTT, KPK Tangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jawa Tengah pada Selasa (3/3/2026). “Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya Bupati,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Selasa.

Budi mengatakan, saat ini, KPK membawa Fadia dan sejumlah pihak ke Gedung Merah Putih, Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Meski demikian, Budi belum mengungkapkan perkara yang menjerat Bupati Pekalongan. Dia juga belum mengungkapkan jenis barang bukti yang diamankan KPK dalam operasi senyap tersebut. (Sc,kompas)

Belakangan di media sosial ramai pembahasan bayar pajak kendaraan bermotor (PKB) ditolak bila tidak menyertakan kartu ta...
28/02/2026

Belakangan di media sosial ramai pembahasan bayar pajak kendaraan bermotor (PKB) ditolak bila tidak menyertakan kartu tanda penduduk (KTP) sesuai di surat tanda nomor kendaraan (STNK).

Namun, di waktu bersamaan bisa diproses bila lewat calo dengan biaya tambahan. Praktik ini dinilai sudah menjadi rahasia umum. Artinya, ada potensi birokrasi bisa dipermudah di kemudian hari.

Penjelasan Polisi Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jateng, AKBP Prianggo Malau mengatakan proses pembayaran PKB tanpa KTP sesuai STNK atau lewat calo dengan "nembak KTP" berpeluang bikin pengesahan STNK tidak valid atau tertolak.

"Pada tahap pendaftaran, petugas melakukan verifikasi dan validasi dokumen serta input data identitas pemilik dan ranmor ke dalam Sistem Informasi Regident (sistem ERI), Apabila persyaratan tidak lengkap atau tidak sah, permohonan wajib dikembalikan

3 REMAJA TERTABRAK KERETA, TERNYATA WARGA SETEMPATBATANG - 3 orang remaja yang menjadi korban tersambar kereta di perlin...
21/02/2026

3 REMAJA TERTABRAK KERETA, TERNYATA WARGA SETEMPAT

BATANG - 3 orang remaja yang menjadi korban tersambar kereta di perlintasan kereta di Kasepuhan Batang pada Sabtu (21/02) pagi tadi, ternyata merupakan warga setempat.

Ketiga korban diketahui bernama Isnah, Dila dan Gita (15 tahun) yang merupakan Warga Kedungmiri Sebuntu RT 3 RW 3 Kasepuhan Batang. Identitas korban diketahui, setelah sejumlah keluarga mendatangi kamar jenazah RSUD Kalisari Batang.

Ketiga korban diketahui tengah bersama puluhan remaja lainnya, berada di perlintasan kereta usai sahur untuk nongkrong. Para korban dan remaja lainnya, merekam aktivitas perjalanan kereta, hingga akhirnya musibah itu terjadi.

Dalam siaran Persnya, Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif menyebut, para korban tertemper KA Argo Merbabu relasi Semarang - Gambir yang melintas di perlintasan tersebut sekira pukul 06.45 WIB.

"PT KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut,", Katanya.

KAI Daop 4 Semarang mengimbau agar masyarakat tidak berkegiatan di jalur kereta api. Hal tersebut sesuai dengan pasal 181 ayat (1) UU 23 tahun 2007 tentang Perekeretaapian. Dalam ayat (1) pasal tersebut menyatakan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api; menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api; atau menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api.

"KAI Daop 4 Semarang akan terus melakukan penyampaian imbauan keselamatan baik di internal maupun eksternal sebagai upaya preventif dalam rangka menekan angka kecelakaan", pungkasnya. (Trie Tanpa Kucir)

3 REMAJA DI BATANG TEWAS TERSAMBAR KERETABATANG - 3 orang remaja berjenis kelamin perempuan, tewas mengenaskan akibat te...
21/02/2026

3 REMAJA DI BATANG TEWAS TERSAMBAR KERETA

BATANG - 3 orang remaja berjenis kelamin perempuan, tewas mengenaskan akibat tersambar kereta api di perlintasan wilayah Kedungmiri Kasepuhan Batang, Sabtu (21/02) pagi. 2 korban di temukan di sekitar lokasi kejadian, sementara 1 korban lainnya terseret hingga 3 kilometer.

Menurut saksi mata, ketiga korban awalnya bersama puluhan muda-mudi lainnya tengah "beraktivitas" di perlintasan kereta, usai sahur. Ketiga korban diketahui tengah fokus merekam video kereta dari arah barat ke timur. Naas, dari arah timur di lokasi para korban berdiri, juga melintas kereta ke arah barat dan langsung menyambar ke tiga korban.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian polsek Batang Kota yang berdekatan dengan lokasi kejadian, belum bisa memberikan keterangan secara resmi karena belum mendapatakan data pasti. Ketiga korban diperkirakan berusia 13 hingga 16 tahun dan berjenis kelamin perempuan saat ini disemayamkan di kamar jenazah RSUD Kalisari Batang. (Trie Tanpa Kucir)

Belasan SPPG di Kabupaten Pekalongan Stop Sementara MBG, Ini PenyebabnyaKAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID - Program Makan Ber...
05/02/2026

Belasan SPPG di Kabupaten Pekalongan Stop Sementara MBG, Ini Penyebabnya

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kabupaten Pekalongan berhenti sementara sejak Rabu, 4 Februari 2026.

Penghentian ini dipicu belum cairnya anggaran dari Badan Gizi Nasional (BGN) akibat perubahan sistem pencairan pada tahun anggaran 2026.

Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menghentikan sementara operasinya adalah SPPG Kulu Raya Kecamatan Karanganyar di Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan.

Guru Warga Reban Meninggal Dunia Mendadak Di Jalan Raya Kandeman-Batang‼️__ _Telah meninggal dunia mendadak, Seorang lak...
05/02/2026

Guru Warga Reban Meninggal Dunia Mendadak Di Jalan Raya Kandeman-Batang‼️
__ _
Telah meninggal dunia mendadak, Seorang laki-laki di SPBU Gorong/Bakalan, desa Bakalan. Kec.Kandeman, Kab.Batang. pada Kamis, 05 Februari 2026, pukul 17.12 WIB.
_ _ _
Diketahui pidentitas pria tersebut atas nama saudara Mashudi, usia 58 Tahun, laki-laki, alamat dukuh Sojomerto, RT 01/03, desa Sojomerto, kec.Reban, kab.Batang.
_ _ _
Berawal dari satu unit mobil Panther dengan Nopol G-1162-SC yang melaju dari arah Barat ke Timur (Jakarta-Semarang) tiba-tiba melihat bapak tersebut menepi kepinggir jalan di area SPBU Bakalan dan berusaha memanggil penjual Tape keliling didekatnya, bermaksud untuk meminta tolong.
_ _ _
Akan tetapi penjual tape tersebut takut untuk menolongnya karena korban mengeluarkan busa dari mulutnya, tergeletak lalu meninggal dunia, sudah ditangani petugas Polsek Kandeman - Polres Batang, dengan segera membawa almarhum ke RSUD Batang.
Kamis, 05 Februari 2026.
📌 Sonnyjohnbmc.

Bangunan Diduga Makan Trotoar, Begini Tanggapan  Bupati Dan Pejabat Terkait. Berikut Penelusuran Wartawan Detik,comPanta...
05/02/2026

Bangunan Diduga Makan Trotoar, Begini Tanggapan Bupati Dan Pejabat Terkait. Berikut Penelusuran Wartawan Detik,com

Pantauan detikJateng, resto tersebut berada di Jalan Diponegoro, Kajen. Pantauan detikJateng di lokasi, penampakan restoran dengan foto yang diunggah di media sosial berbeda dengan aslinya.

Meski begitu, tampak trotoar di depan restoran tersebut berbeda dengan trotoar di sebelahnya. Area teras Resto Bigboss itu tampak dikeramik dan lebih tinggi dari bangunannya lainnya.

Dilihat sepintas, area teras ini juga lebih menjorok dekat ke jalan. Area teras resto ini tampak diberi kursi dan meja untuk pelanggan.

detikJateng berupaya menemui pengelola atau manajemen Resto The Bigboss, namun disampaikan karyawan jika penanggung jawab restoran berada di luar kota. Pihak penanggung jawab juga tidak diketahui kapan pulang ke Pekalongan.

Restoran The Bigboss di Pekalongan yang viral disebut keramik trotoar, Kamis (5/2/2026).Restoran The Bigboss di Pekalongan yang viral disebut keramik trotoar, Kamis (5/2/2026). Foto: Robby Bernardi/detikJateng

Terkait penegakan Perda, detikJateng meminta konfirmasi Kepala Satpol PP Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kuncoro. Wahyu meminta waktu untuk memberikan penjelasan.

"Saya minta waktu membuat draftnya dulu. Kalau penegakan Perda ya kita, tapi sebelumnya kan ada alurnya. Soal hak pejalan, di situ bisa kok berjalan di situ tidak ada larangannya, siapa yang melarang? Tidak ada," kata Wahyu saat ditemui di kantornya.

detikJateng juga berupaya menemui Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan Agus Purwanto terkait wewenang pengawasan penggunaan trotoar agar tak dialihfungsikan menjadi parkir liar, tempat berdagang atau jalur bermotor. Namun, Agus enggan berkomentar soal trotoar restoran yang menuai polemik ini.

"Tidak ada komentar soal itu," jawab Agus Purwanto singkat saat ditemui detikJateng.

Sementara itu, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, mengatakan foto yang diunggah di media sosial dengan kondisi di lapangan berbeda. Dia mempersilakan pengecekan langsung di lokasi.

"Itu kan foto ngarang Ya Mas. Silakan aja didatangi langsung. Dilihat langsung aja," kata Fadia Arafiq saat dihubungi via telepon.

Dikatakan Fadia, unggahan foto di media sosial dinilai terlalu berlebihan.

"Yang penting yang dilakukan sesuai aturan aja. Asal semua tidak melanggar aturan, ya nggak masalah," kata Fadia.

Bagaimana menurutmu?

Foto 1&2 (jepretan netizen)
Foto 3 (ilustrasi)

Keterangan Foto 1 terlihat jelas masyarakat jalan kaki di pinggir jalan bukan di trotoar dan terlihat pagar kayu disamping dan depan teras

Address

Batang

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Info Batang-Pekalongan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Info Batang-Pekalongan:

Share

Category