28/11/2025
Tiga kapal dilaporkan terbakar di kawasan Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Batang, pada Jumat siang.
Kobaran api sempat membesar dan membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan karena posisi kapal yang saling berdempetan.
Kasatpolairud Polres Batang IPTU Eko Nugrahananto mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya kebakaran kapal saat warga menunaikan ibadah salat Jumat.
Ketika informasi laporan masuk, ada kebakaran sebuah kapal. Laporan itu kami tindak lanjuti, kemudian kita cek ke TKP, yaitu di TPI 1,” jelas IPTU Eko saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat 28 November 2025.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati satu kapal sudah dalam kondisi terbakar hebat. Api kemudian merambat ke dua kapal lain yang berada di sisi kiri dan kanan kapal pertama.
Di situ ada kapal yang terbakar. Kemudian kami segera menghubungi damkar. Setelah damkar datang ke lokasi, dilakukan pemadaman kapal,” ujarnya.
Ia menyebut, dari hasil pengecekan sementara di lapangan, terdapat tiga kapal yang terdampak kebakaran.
Ini yang kita lihat di lapangan, tiga kapal. Yang pertama kapal yang terbakar di tengah, kemudian merambat ke kapal di sebelahnya. Jadi total tiga kapal yang terbakar,” katanya.
IPTU Eko mengakui, proses pemadaman tidak berjalan mudah. Selain karena material kapal yang mudah terbakar, posisi kapal yang saling berhimpitan juga menjadi kendala utama.
“Dalam keadaan kebakaran seperti ini, selalu ada kesulitan. Kapal-kapal ini berdempetan, sehingga damkar berusaha keras memadamkan api di kapal yang terbakar agar tidak merembet lebih jauh,” terangnya.
Selengkapnya: pojokbacaid