Batang Update

Call Directions Contact the business

Batang Update Kabupaten Batang
Citizen Journalism "Bukan Sekedar Isu Daerah"

Badan Gizi Nasional (BGN) menutup operasional secara permanen 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Tengah, y...
13/10/2026

Badan Gizi Nasional (BGN) menutup operasional secara permanen 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Tengah, yakni di Kota Semarang dan Kabupaten Batang. Keputusan ini berdampak pada 4.965 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).⁠
⁠
Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumedana mengatakan, layanan bagi ribuan penerima manfaat tersebut akan dialihkan ke SPPG terdekat yang memenuhi persyaratan operasional.⁠
⁠
BGN menyebut kedua SPPG telah berhenti beroperasi lebih dari 30 hari tanpa rekomendasi untuk kembali beroperasi. Selain itu, ditemukan kondisi yang membahayakan kesehatan dan keselamatan lebih dari 500 penerima manfaat, dengan proses pelaporan lebih dari tujuh hari.⁠
⁠
Sebelumnya, SPPG Batang-Batang Bawang di Kabupaten Batang disuspend dengan kategori berat dan kepala SPPG-nya dicopot setelah ratusan penerima manfaat MBG mengalami gangguan kesehatan. BGN juga menemukan dugaan pelanggaran SOP, termasuk terkait pengolahan telur dan kebersihan dapur.⁠
⁠
BGN menegaskan akan memperkuat pengawasan pelaksanaan program MBG untuk memastikan setiap SPPG memenuhi standar operasional serta mengutamakan kesehatan dan keselamatan penerima manfaat.⁠
⁠
📸: kumparancom

WARGA BATANG!🔥Yuk ramaikan Nobar Akbar & Pesta Rakyat!✨Nonton bersama Alas Roban The Series Episode 1!dihadiri ribuan wa...
13/10/2026

WARGA BATANG!🔥
Yuk ramaikan Nobar Akbar & Pesta Rakyat!✨

Nonton bersama Alas Roban The Series Episode 1!
dihadiri ribuan warga & Bupati Batang‼️

Bersama Cast Alas Roban The Series:
- Michelle Ziudith
- Farashakila
- Arie Andhika
- Kiwil
- Teno Ali

🗓️Senin, 19 Oktober 2026
📍Alun-Alun Kota Batang

Dengan berbagai kegiatan seru lainnya!
- Festival Barongan & Dolanan Anak
- Syukuran Gunungan Buah & Sayur
- Hiburan Dangdut

💥DAPATKAN DOORPRIZE & MERCHANDISE EKSKLUSIF💥

Di saat ribuan rumah warga hangus terpasrah di tanah, belasan jiwa terjebak banjir bandang, dan racun kabut asap memaksa...
13/10/2026

Di saat ribuan rumah warga hangus terpasrah di tanah, belasan jiwa terjebak banjir bandang, dan racun kabut asap memaksa rakyat bernapas dalam ancaman penyakit, prioritas para pemangku kebijakan justru berada di panggung yang sama sekali berbeda.

Di daerah, kehadiran pejabat publik tak jarang menjelma sekadar agenda seremonial dan pemenuhan kebutuhan konten visual. Ditambah lagi dengan alibi-alibi nirempati—mulai dari melempar tudingan ke "faktor alam" hingga menyebut bencana belum parah hanya karena aktivitas ekonomi masyarakat dianggap masih berjalan.

Sementara di Jakarta, panggung politik lima tahunan sudah dicuri start. Belum juga kerja nyata pemerintahan baru dirasakan merata oleh korban bencana, partai-partai koalisi justru berlomba pasang badan dan mengunci dukungan untuk Pilpres 2029.

Ketimpangan ini memperlihatkan kenyataan yang kian benderang: ketika rakyat dipaksa bertarung sendirian bertahan hidup di tengah krisis ekologis, panggung kekuasaan justru sibuk mengamankan transaksi kursi dan posisi.

Sampai kapan keselamatan serta pemulihan hidup rakyat kecil ditempatkan di nomor sekian, sementara urusan bagi-bagi kekuasaan selalu jadi yang utama?

Via: suaraakarrumputt

Video ketegangan antara penghulu dan fotografer saat prosesi akad nikah di Mojokerto menjadi sorotan setelah sang fotogr...
13/10/2026

Video ketegangan antara penghulu dan fotografer saat prosesi akad nikah di Mojokerto menjadi sorotan setelah sang fotografer menyampaikan permintaan pengantin wanita untuk keluar sejenak usai akad.

Namun, penghulu justru merespons dengan nada tinggi dan melontarkan teguran hingga menyebut, “Tukang foto dan rias ojo ngatur pemerintah.”

Setelah video tersebut ramai diperbincangkan warganet, penghulu yang bersangkutan akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada fotografer bernama Arwani. Insiden ini pun memicu diskusi soal etika dan cara berkomunikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

🎥: shankara___13

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas membahas perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Istana ...
13/10/2026

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas membahas perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Istana Merdeka, Senin (12/10).

Dalam rapat tersebut, Prabowo mengonfirmasi luas area karhutla yang masih harus dipadamkan di enam provinsi mencapai 639,23 hektare.

Prabowo mengaku semula mengira luas area yang masih terbakar mencapai ratusan ribu hingga puluhan ribu hektare. Namun, berdasarkan laporan yang diterimanya, luas area yang masih harus dipadamkan kini tercatat 639,23 hektare.

Presiden juga meminta penambahan jumlah polisi hutan untuk memperkuat pengawasan dan perlindungan kawasan hutan di Indonesia.

Bagaimana pendapatmu? Geser untuk melihat vidionya

Source: kompastvcom

Kecelakaan lalu lintas antara satu unit truk dan minibus terjadi di Jalan Raya Bandar–Blado, tepatnya di depan Kantor Pe...
13/10/2026

Kecelakaan lalu lintas antara satu unit truk dan minibus terjadi di Jalan Raya Bandar–Blado, tepatnya di depan Kantor Pertanian Bandar, Desa Wonokerto, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, pada Senin, 12 Oktober 2026, sekitar pukul 10.55 WIB. Insiden ini mengakibatkan seorang balita penumpang minibus mengalami luka-luka.

Berdasarkan keterangan di lokasi, truk bermuatan dengan nomor polisi G-8186-OE yang dikemudikan Maksudi (46), warga Kertayasa, Kecamatan Kramat, Tegal, melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di lokasi, pengemudi truk tiba-tiba mengerem untuk menghindari pengendara sepeda motor yang terjatuh di depannya.

Sementara itu, di belakang truk tersebut melaju minibus berwarna merah dengan nomor polisi G-1203-FL yang dikemudikan Sahudin (52), warga Dukuh Kaliwatang, Desa Kalisari, Kecamatan Blado. Pengemudi minibus dinilai gagal melakukan pengereman tepat waktu sehingga kendaraannya menabrak bagian belakang truk.

Akibat tabrakan tersebut, kaca minibus pecah dan seorang balita penumpang mengalami luka akibat serpihan kaca. Pengemudi minibus dan satu penumpang lainnya hanya mengalami luka ringan.

Petugas dari Polsek Bandar segera menindaklanjuti dan membawa korban balita untuk mendapatkan perawatan di Klinik Center Sidayu Bandar. Peristiwa ini masih dalam penanganan pihak kepolisian.

📌 Sumber: Sonnyjohnbmc

Suporter Persija BPA (33) pelaku perusakan bus rombongan Persib U-18 di Batang positif mengonsumsi s× bu dan g× nja. Hal...
13/10/2026

Suporter Persija BPA (33) pelaku perusakan bus rombongan Persib U-18 di Batang positif mengonsumsi s× bu dan g× nja. Hal itu diketahui usai dilakukan tes urine oleh polisi dan temuan barang bukti berupa alat hisap di tasnya.

"Hasil pemeriksaan oleh Satnarkoba Polresta Batang tadi, ia positif. Ya memakai s× bu dan g× nja," Kata Kasatreskrim Polresta Batang, Kompol Bintoro Thio Pratama, saat ditemui detikJateng di Mapolresta Batang, Senin Siang (12/10).

Selain itu, di dalam tas milik pelaku yakni BPA (33), warga Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat, juga ditemukan alat hisap dan miras. "Di dalam tas ada alat hisap, dan ada minuman mirasnya juga," tambah Thio.

Meski demikian, polisi masih mendalami keterkaitan kondisi pelaku, saat melakukan aksi perusakan bus. Hingga saat ini, pemeriksaan terhadap pelaku masih berlangsung di Mapolresta Batang.

Sebelumnya diberitakan, Satreskrim Polresta Batang, berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam aksi perusakan bus suporter Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360 Batang. Pelaku yakni BPA (33), warga Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat diketahui merupakan bagian dari rombongan suporter Persija.

"Dapat kami pastikan (Suporter Persija), karena kemarin saat diamankan, kami juga ketemu Korlapnya, itu sudah kami omongkan, tapi dari Korlap juga sudah berbicara, itu di luar tanggung jawabnya, karena itu sudah melakukan suatu tindak pidana,"ungkap Kasatreskrim Polresta Batang, Kompol Bintoro Thio Pratama.

Source: detikjatengcom

Rocky Gerung menyoroti dilema antara anggaran Makan Bergizi Gratis dan peningkatan kesejahteraan guru dengan menempatkan...
13/10/2026

Rocky Gerung menyoroti dilema antara anggaran Makan Bergizi Gratis dan peningkatan kesejahteraan guru dengan menempatkan nutrisi anak sebagai fondasi sebelum pendidikan bisa berjalan maksimal.

Dalam podcast bersama akademisi Bagus Muljadi di kanal YouTube Chronicles, Rocky membuat simulasi ekstrem: jika seluruh anggaran diberikan kepada pendidikan dan guru tetapi kebutuhan gizi anak diabaikan, tenaga pendidik bisa saja semakin berkualitas, namun murid yang mereka ajar justru tidak memiliki kondisi biologis optimal untuk menerima pelajaran.

“Guru-guru berhasil berpikir bagus untuk mendidik, tetapi yang mau dididik otaknya sudah ‘shrinking’ 30 persen karena nutrisinya diambil buat gaji, bagaimana bisanya?” ujarnya.

Namun Rocky juga mengakui persoalan tersebut tidak bisa dibalik begitu saja dengan memberikan seluruh prioritas kepada makanan.

Jika kebutuhan gizi dipenuhi tetapi kesejahteraan guru diabaikan hingga tenaga pengajar meninggalkan profesinya, anak-anak juga kehilangan orang yang mendidik mereka.

Diskusi itu kemudian mengarah pada persoalan yang lebih besar, yakni kemampuan pemerintah menyeimbangkan investasi pada kesehatan dan pendidikan sekaligus memastikan setiap program dilaksanakan secara akuntabel.

Istilah “otak menyusut” yang digunakan Rocky dalam percakapan tersebut merupakan cara argumentatif untuk menggambarkan dampak buruk kekurangan nutrisi terhadap perkembangan anak, bukan ukuran medis yang berlaku sama pada setiap anak.

Via: nowdots

12/10/2026

5 ABK Asal Indonesia Terlantar di Mauritius, Kepulangan Terkendala, Dua diantaranya Warga Batang.

Lima anak buah kapal (ABK) asal Indonesia dilaporkan terlantar di Port Louis, Mauritius, Afrika, setelah Kapal Garuda Jaya VI mengalami musibah di perairan Sri Lanka pada 22 September 2026.

Sejak 29 September 2026, mereka menginap di Hotel Le Saint Georges, Mauritius. Kelimanya dilaporkan tidak memiliki alat komunikasi dan telah berkoordinasi dengan pihak KBRI Madagaskar untuk membantu proses kepulangan, yang hingga kini masih terkendala.

Adapun lima ABK tersebut:

Nuridin, asal Ulujami, Pemalang

Trisno, asal Limpung, Batang

Muh Aditriono, asal Pekalongan

Mulyadi, asal Plered, Cirebon

Sopian Hadi, asal Batang

Informasi ini diperoleh dari Jhony, seorang ABK asal Indonesia yang kebetulan menginap di hotel yang sama.

Diharapkan ada perhatian dan tindak lanjut dari pihak terkait agar kelima ABK tersebut dapat segera memperoleh bantuan dan kepastian kepulangan ke Tanah Air.

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia masih terus memicu polemik, termasuk dari sisi luar...
12/10/2026

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia masih terus memicu polemik, termasuk dari sisi luar negeri.

Sejumlah negara tetangga mulai menyampaikan protes terkait dampak kabut asap yang melintas hingga ke wilayah mereka. Meski kondisi ini semakin mengkhawatirkan, hingga saat ini Presiden Prabowo Subianto belum menetapkan status kebakaran hutan dan lahan sebagai bencana nasional.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sekaligus Juru Bicara Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan, Dudung Abdurachman, memberikan penjelasan terkait hal tersebut. Menurutnya, pemerintah menilai kemampuan penanganan di tingkat pusat dan daerah masih berjalan dengan baik dan terkendali.

"Kita masih mampu menanganinya. Semua instansi sudah bergerak ke lapangan bersama pemerintah daerah. Jika memang sudah tidak mampu lagi barisan kita, tentu baru kita ajukan kepada Bapak Presiden untuk ditetapkan sebagai bencana nasional," ujar Menko Dudung.

Pemerintah menyebut bahwa penanganan saat ini difokuskan pada pemadaman di titik-titik api yang masih aktif, sekaligus mengantisipasi terulangnya kebakaran di musim kemarau yang belum sepenuhnya berakhir. Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan negara tetangga terkait informasi kualitas udara dan upaya pengendalian asap.

Sementara itu, para pengamat dan masyarakat berharap keputusan terkait penetapan status dapat diambil dengan cepat jika situasi semakin memburuk, agar penanganan mendapatkan dukungan anggaran dan sumber daya yang lebih besar secara nasional.

Source: berbagai sumber

Address

Batang
51262

Telephone

+6285713311234

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Batang Update posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Batang Update:

Shortcuts

Share