Berita Trending

Berita Trending konten kreator
(1)

Seorang anak perempuan hst3ris dengan tangan berlumuran dr*h yang sudah mulai mengering.Tatapan matanya terlihat seperti...
08/07/2026

Seorang anak perempuan hst3ris dengan tangan berlumuran dr*h yang sudah mulai mengering.

Tatapan matanya terlihat seperti orang linglung sementara ibunya tergeletak bers1mbh dr*h di lantai rumah mereka, Rabu (8/7/2026) di Lingkungan II, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara.

Sang ibu men1nggoi secara tr4g!5 diduga karena dibunbun oleh anak perempuannya tersebut.

Ibu dan anak perempuannya ini baru beberapa tahun terakhir tinggal bersama.

Sebelumnya, mereka tidak tinggal dalam satu rumah.

Anak perempuan korban berinisial A (40), oleh tetangganya dikenal sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Sedangkan k0rb4 seorang ibu bernama Rini Sirait (70-an).

Rini memiliki dua orang anak, seorang lagi laki-laki yang bekerja sebagai sopir sehingga sering keluar kota. Oleh karena itu, wanita lansia ini tinggal bersama putrinya yang ODGJ.

“Jadi umur Oppung itu sekitar kepala pitu lah (70-an tahun). Anaknya yang ODGJ ini kayaknya 40 tahunan ada lah. Anaknya kalau nggak salah dua orang. Seorang lagi laki-laki tapi kerjanya sopir sering keluar kota,” kata warga

Sementara pengakuan tetangganya, Rini Sirait diduga dibunbun sang putri A setelah terjadi pert3ngkaran keluarga pada malam harinya.

“Jadi tadi setelah ada orang mengantar undangan ke rumah, barulah pas dibuka pintunya ketahuan lah ada ibunya yang sudah terg3l3tak, kata warga setempat.

Sempat hilang 2 pekan ,di cari kesana kemari oleh keluarga,juga sang istri.Roji, laki-laki asal Musi Rawas di dapati sud...
08/07/2026

Sempat hilang 2 pekan ,di cari kesana kemari oleh keluarga,juga sang istri.
Roji, laki-laki asal Musi Rawas di dapati sudah tak bernyawa,kondisi jasad saat di temukan dalam keadaan tinggal tulang belulang di aliran sungai raksa Budi desa Musi Rawas ,Sumatra selatan.

Terakhir kali,pria 39 tahun ini pamit keluar sebentar tanggal (5/7/2026) namun tak pernah kembali lagi,sang istri yang khawatir melaporkan kepada pihak kepolisian .

Menelusuri jejak pencarian,polisi temukan titik terang setelah ponsel korban terlacak di tangan penadah,di situ rentetan informasi di dapat,Hp dan motor berasal dari seorang wanita bernama Tri Wulandari yang di akui nya telah membunuh Roji.

Terungkap,jika Tri merupakan teman kencan korban ,meracuni Roji gunakan sianida,dengan tujuan ingin menguasai harta milik korban .
Di duga racun di campurkan dengan air mineral yang di berikan pelaku kepada korban.

Dari temuan dan pengakuan ,tersangka di kenakan sangsi atas pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman minimal penjara seumur hidup .

Satu bungkus kecap bisa buat makan saya satu bulan, kadang bisa sampai dua bulan.." Lirih Mbah Sukiman, lansia sebatang ...
07/07/2026

Satu bungkus kecap bisa buat makan saya satu bulan, kadang bisa sampai dua bulan.." Lirih Mbah Sukiman, lansia sebatang kara.
Hanya Mampu Makan Nasi Pakai Kecap, Mbah Sukiman Diupah Setahun Sekali Demi bisa makan nasi pakai kecap, Mbah 81 tahun ini jadi pengurus ternak tetangganya. Setiap hari ia harus mencari rumput, membersihkan kotoran sapi, dan juga memberi makan sapi setiap sore dan pagi.

Dengan kondisi tubuh yang sudah bungkuk, mbah harus kuat membawa tumpukan rumput yang ia ambil dari kebun. Bahkan seringkali mbah terjatuh karena tersandung dan tidak kuat menahan beban yang ia bawa. Meski punggung, pinggang, dan kakinya terasa nyeri, mbah tidak bisa berhenti jika ingin bisa perut kosongnya terisi makanan. Mbah Sukiman jarang sekali memegang uang.

Sebagai pengurus ternak, beliau baru dibayar jika ada sapi yang terjual. Biasanya mbah dibayar setahun sekali. Dalam setahun paling uang yang beliau dapat hanya satu juta rupiah, itu berarti jatah makan mbah perharinya tak lebih dari Rp3.000/hari! Kalo sapinya laku dijual biasanya saya dapat 1 juta selama satu tahun merawat sapi kadang juga dapat 500 Ribu nang", Cerita Mbah Sukiman Mbah masih memaksakan diri untuk bekerja hampir 8 jam sehari.

Tubuhnya yang sudah sangat bungkuk masih terus mencari rumput, dan membersihkan kandang sapi. Dengan uang 3 ribu, tidak heran kalau mbah cerita, ia hanya makan nasi dengan kecap. Sebenarnya, untuk beli kecap dan nasi pun 3 ribu masih sangat kurang
Satu bungkus kecap bisa buat makan saya satu bulan, kadang bisa sampai dua bulan.." Lirih Mbah Sukiman, lansia sebatang kara.

Pesan WA terakhir merinda kepada sang paman ,pamit ingin menginap semalam,justru pulang nya di keabadian ,ketika orang t...
07/07/2026

Pesan WA terakhir merinda kepada sang paman ,pamit ingin menginap semalam,justru pulang nya di keabadian ,ketika orang terdekat berubah menjadi "iblis pencabut nyawa"

Kalau dulu orang tua akan khawatir jika anak gadis nya keluar malam ,takut di culik orang tak di kenal,namun sekarang Plot Twis nya jauh lebih horor. Bahaya terbesar justru sering kali menunggu di lingkaran orang terdekat.
Ya ,pelakunya bukan orang asing yang bertopeng,melainkan pacar sendiri dan bahkan rumahnya masih satu RT.

Kronologi kejadian,
Semua berawal pada Kamis (2/7/2026) saat Merinda Tri Agustin (22),gadis asal randuagung ,Lumajang .berpamitan dengan paman nya,ingin menginap di rumah teman nya di Lumajang.

Karena paman ini tipe orang yang disiplin sudah mewanti-wanti "pokoknya malam harus pulang", namun pesan itu hanya di baca saja ,nggak di balas. Dan menjadi keputusan yang menimbulkan penyesalan yang mendalam.

Ke esokan harinya Jum'at (3/7/2026),Merinda memang pulang ,tapi bukan pulang kerumah dalam keadaan segar bugar dan siap menjalankan aktifitas nya,melainkan tewas tanpa busana di rumah orangtuanya sendiri .

Akting Crying viktim dari sang pelaku Ari ,yang tak lain merupakan pacar korban.
1 - pura-pura cemas padahal ( dia pelakunya ).
Si Ari ini pura2 menghubungi Eka (teman dekat korban) untuk mengecek rumah Merinda dengan alasan "hp nya kok nggak aktif,aku khawatir", sungguh akting yang luar biasa .

2 -ikut lapor polisi , pura-pura jadi pahlawan kesiangan .mungkin di dalam isi kepalanya ia berfikir,polisi gak akan curiga ,"aku kan pacar nya yang berduka "

Menurut penuturan warga sekitar,pasangan satu RT ini sudah terlihat beberapa kali cekcok Adu mulut,entah apa masalah nya.
Menyelesaikan hubungan dengan menghilangkan nyawa adalah bukti nyata dari kemunduran moral dan juga IQ yang jongkok.

Kalau memang sudah gak cocok ,ya putus aja,gak usah sok jadi malaikat maut dadakan .
Menghabisi nyawa seseorang secara sadis tidak membuatmu terlihat gagah ,justru akan terlihat menjadi pengecut yang tidak punya otak.

Kasus ini menyisakan duka yang mendalam bagi pihak keluarga,terutama sang paman,yang sempat mengurungkan niat nya untuk menyuruh pulang malam2 karena takut Merinda kenapa-napa di jalan yang jauh.
Ironisnya,bahaya justru datang dari orang yang di anggap bisa melindungi.

Semoga hukum bertindak seadil adil nya,dan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatan nya ,yang sudah menghancurkan masa depan anak orang dan sekaligus menyakiti hati satu keluarga.

💔 8 TAHUN MERAWAT SUAMI LUMPUH... SAAT SEMBUH, DIA MEMILIH WANITA LAIN. TAPI PENYESALANNYA DATANG TERLAMBAT...😭 Ada luka...
07/07/2026

💔 8 TAHUN MERAWAT SUAMI LUMPUH... SAAT SEMBUH, DIA MEMILIH WANITA LAIN. TAPI PENYESALANNYA DATANG TERLAMBAT...

😭 Ada luka yang bisa sembuh... tapi ada pengkhianatan yang membekas seumur hidup. Siapkan tisu sebelum membaca kisah ini..."
Selama 8 tahun, seorang istri setia merawat suaminya yang lumpuh.
Ia menyuapi makan... Mengganti pakaian... Membersihkan tubuh suaminya... Bahkan rela mengorbankan masa mudanya demi pria yang sangat dicintainya.
Tak pernah sekalipun ia mengeluh.
Ia percaya... Suatu hari nanti Tuhan akan mengembalikan kebahagiaan mereka.
Dan hari itu akhirnya datang.
Suaminya perlahan sembuh.
Namun, kebahagiaan yang ia tunggu selama bertahun-tahun berubah menjadi mimpi buruk.
Pria yang selama ini dirawat dengan penuh cinta justru berkata pelan...
"Aku ingin bercerai... Aku mencintai wanita lain."
Dunia wanita itu seakan runtuh.
Air matanya tak lagi bisa dihitung.
Tetapi demi putri kecil mereka, ia memilih bangkit.
Ia bekerja keras. Membesarkan anaknya sendirian. Mengajarkan arti keikhlasan tanpa pernah menanamkan kebencian.
Tahun demi tahun berlalu...
Putri kecil itu tumbuh menjadi seorang Polwan yang tangguh dan membanggakan.
Sementara sang ibu mulai menemukan kebahagiaannya kembali.
Hingga suatu hari...
Seseorang mengetuk pintu rumahnya.
Ternyata...
Mantan suaminya.
Kini tubuhnya lemah karena stroke.
Wanita yang dulu dipilihnya telah pergi meninggalkannya.
Dengan mata sembab dan tubuh yang gemetar, ia menangis sambil berkata,
"Maafkan aku... Berilah aku kesempatan untuk kembali. Aku ingin menghabiskan sisa hidup bersama kalian."
Wanita itu tersenyum pelan.
"Mas... sejak dulu aku sudah memaafkanmu. Tapi maaf tidak selalu berarti harus kembali. Aku sudah belajar hidup bahagia bersama putri kita. Jangan khawatir... Amira akan tetap menjengukmu. Bagaimanapun juga, kau tetap ayahnya."
Saat itu...
Sang putri menggenggam erat tangan ibunya.
Lalu menatap ayahnya dengan mata berkaca-kaca.
"Ayah... jangan buat Ibu menangis untuk kedua kalinya."
Tak ada lagi kata yang mampu diucapkan.
Yang terdengar hanyalah tangis penyesalan...
Karena tidak semua kesempatan akan datang untuk kedua kalinya.
❤️ Hargailah orang yang tetap bertahan di sisimu saat hidupmu berada di titik terendah. Jangan menunggu kehilangan untuk menyadari bahwa kesetiaan adalah anugerah yang tak ternilai.

Peristiwa tragis ini terjadi di Kabupaten Aceh Timur, Aceh, pada Oktober 2020. Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun d...
07/07/2026

Peristiwa tragis ini terjadi di Kabupaten Aceh Timur, Aceh, pada Oktober 2020. Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah berusaha melindungi ibunya yang menjadi korban tindak kekerasan seksual di dalam rumah mereka.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian bermula saat ayah korban sedang tidak berada di rumah karena bekerja. Di dalam rumah saat itu hanya terdapat ibu korban dan anaknya. Pada malam hari, pelaku berinisial SA diduga masuk ke rumah korban dengan maksud melakukan kejahatan terhadap ibu korban.

Ketika pelaku menjalankan aksinya, ibu korban berusaha memberikan perlawanan. Keributan tersebut membuat sang anak terbangun dari tidurnya. Menyadari ibunya berada dalam bahaya, bocah tersebut berusaha membantu dan melindungi ibunya.

Pelaku kemudian menyerang korban menggunakan senjata tajam. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Setelah itu, pelaku diduga melanjutkan aksi kekerasan seksual terhadap ibu korban.

Untuk menghilangkan jejak kejahatan, pelaku kemudian memasukkan jasad korban ke dalam sebuah karung dan membuangnya ke aliran sungai. Beberapa waktu kemudian, warga menemukan karung yang mengapung dan setelah diperiksa ternyata berisi jasad bocah tersebut. Penemuan itu segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi. Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang pria berinisial SA. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap dalam waktu singkat setelah kejadian. Saat proses penangkapan, polisi menyatakan pelaku sempat melakukan perlawanan sehingga petugas mengambil tindakan tegas sesuai prosedur.

Dalam penyelidikan selanjutnya, kepolisian mengungkap bahwa pelaku merupakan seorang residivis yang sebelumnya pernah menjalani hukuman dalam perkara pembunuhan. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan sejumlah pasal terkait pembunuhan terhadap anak, kekerasan seksual, serta tindak pidana lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat karena keberanian korban yang berusaha melindungi ibunya meski harus kehilangan nyawa. Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat akan pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak, serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku tindak kekerasan.

Catatan: Narasi ini disusun berdasarkan informasi yang telah dipublikasikan oleh aparat penegak hukum dan sejumlah media nasional. Untuk menjaga akurasi dan etika jurnalistik, identitas korban anak tidak disebutkan secara lengkap.

Aksi seorang ibu yang punya ide berbohong membuat laporan anaknya jatuh di selokan dengan maksud agar selokan di bersihk...
06/07/2026

Aksi seorang ibu yang punya ide berbohong membuat laporan anaknya jatuh di selokan dengan maksud agar selokan di bersihkan😂

Astaghfirullah Terungkap ! ! ! Pasangan ASN yang Ditemukan Pingsan Tanpa Busana Bawahan Ternyata Memiliki Jabatan Pentin...
05/07/2026

Astaghfirullah Terungkap ! ! !
Pasangan ASN yang Ditemukan Pingsan Tanpa Busana Bawahan Ternyata Memiliki Jabatan Penting di Dinas Pendidikan Asahan Kasus yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Asahan akhirnya mengungkap fakta baru. Pria berinisial Zul (37) dan perempuan berinisial H (39) yang ditemukan tidak sadarkan diri di dalam sebuah mobil Toyota Innova ternyata sama-sama merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan. Berdasarkan informasi yang beredar, Zul diketahui menjabat sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan di Kecamatan Panca Rawang Arga. Sementara H merupakan Bendahara UPT Dinas Pendidikan di Kecamatan Meranti. Keduanya juga diketahui telah berkeluarga dan memiliki anak, namun bukan pasangan suami istri yang sah.
Peristiwa ini terjadi ketika warga menemukan sebuah mobil Innova hitam terparkir di pinggir Jalan Pabrik Benang, Kisaran, dengan mesin dan AC masih menyala. Saat diperiksa, polisi menemukan kedua ASN tersebut dalam keadaan tidak sadarkan diri di jok baris kedua mobil. Keduanya kemudian segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Menurut pihak rumah sakit, dugaan sementara keduanya mengalami keracunan gas di dalam kendaraan akibat mesin mobil yang tetap menyala dalam kondisi kabin tertutup rapat. Hingga kini penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Kapolres Asahan menyatakan penyelidikan masih terus dilakukan setelah kondisi kesehatan keduanya membaik. Polisi juga telah mengamankan kendaraan yang digunakan serta memeriksa sejumlah saksi. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan mengaku sangat kecewa atas peristiwa tersebut. Menurutnya, ASN seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat. Pihaknya telah melaporkan kasus ini kepada Bupati Asahan dan memastikan proses pemeriksaan disiplin akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sc :sarifah mamany adit

Hanya Karena Salah Antar Undangan Khitanan, pria di Lampung Timur Temb4k M4ti sepupunya sendiri LAMPUNG TIMUR– Peristiwa...
05/07/2026

Hanya Karena Salah Antar Undangan Khitanan, pria di Lampung Timur Temb4k M4ti sepupunya sendiri

LAMPUNG TIMUR– Peristiwa tragis terjadi di Desa Negeri Agung, Kabupaten Lampung Timur. Seorang pria berinisial Pendi, 42 tahun, tew4s ditemb4k oleh sepupunya sendiri, AR, hanya karena kesalahpahaman saat mengantarkan undangan khitanan.

Pelaku berhasil ditangkap jajaran Polres Lampung Timur kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Kronologinya bermula saat korban berniat membantu mengantarkan undangan pesta khitanan anak pelaku yang rencananya digelar pada 7 Juli 2026.

Namun dalam prosesnya terjadi kesalahan. Hal ini memicu adu mulut antara keduanya di kediaman korban. Pertengkaran semakin memanas hingga berujung fatal.

Dalam kondisi emosi, AR diduga mengeluarkan senjata api rakitan jenis revolver kaliber 9 mm. Pelaku kemudian menemb4k kepala Pendi satu kali hingga korban meninggal di tempat.

Usai melakukan aksinya, AR sempat melarikan diri.

Berkat koordinasi cepat polisi bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perangkat desa, pelaku akhirnya berhasil diamankan tanpa perlawanan.

Kasat Reskrim Polres Lampung Timur, Iptu M Iksir, membenarkan penangkapan tersebut. Polisi juga menyita barang bukti berupa senj4t4 api rakitan yang digunakan pelaku. Saat ini asal-usul senpi ilegal itu masih didalami penyidik.

Atas perbuatannya, AR dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senj4t4 api ilegal. Ancamannya hukuman penjara paling lama 15 tahun.

Polisi menyebut kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat agar setiap persoalan, sekecil apapun, diselesaikan dengan kepala dingin dan tidak melibatkan kekerasan.apalagi sesama keluarga

`

Seorang nenek Tergiur kenalan diTiktok,  dan Nenek tersebut bersekongkol Habisi Suaminya yang lagi sakitDi Purwokerto, a...
05/07/2026

Seorang nenek Tergiur kenalan diTiktok, dan Nenek tersebut bersekongkol Habisi Suaminya yang lagi sakit

Di Purwokerto, ada pemilik bengkel besar bernama Edy yono Subagyo alias Mbah Edy (67 tahun) yg sudah bergejalah struk, namun tetap bekerja sendirian sehinggah pengerjaan sering lama. Ia beristrikan Irfayanti atau yanti (61 tahun).

Yanti berkenalan dengan pria berinisial AR (50 tahun) lewat tiktok sejak Agustus 2025, lalu tukar kontak WA. Di akunnya, ia lebih banyak memasang foto kekasih dibanding suami. Ia juga sering berselisih kerana suami marah, serta kesel karena sertifikat tanah dan BPKB disimpan Anak. Keduanya berniat menikah, Yanti mengaku sudah bertemu dua kali, namun suami harus disingkirkan agar hartanya bisa diambil.

Awalnya mereka mencoba menyusup r4cun tapi gagal. Berikutnya berencana menyuntik bius dan r4cun, namun batal karena suami terbangun. Terakhir, Yanti menyiapkan kayu dan kabel diRumah, lalu bersama AR memvkvl suaminya hingga tew4s. Ia mengira polisi tidak akan mengetahuinya, padahal kepolisian lebih teliti.
Bahagia mana menurut kalian, apa pantas kedua pelaku tersebut didakwah dengan hukum4n seumur hidup/hukum4n m4tii…..?

Sc : yuli yana

Address

Batang
51273

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Berita Trending posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category