PekalonganNews

PekalonganNews Media Jateng Dan Sekitarnya Portal Berita Online Pekalongan dan Sekitarnya

Indonesia memasuki 2026 dengan bayang-bayang perlambatan ekonomi global yang masih membebani prospek pertumbuhan. Tekana...
02/01/2026

Indonesia memasuki 2026 dengan bayang-bayang perlambatan ekonomi global yang masih membebani prospek pertumbuhan. Tekanan dari suku bunga tinggi di negara maju, fragmentasi geopolitik, serta volatilitas harga komoditas menempatkan banyak ekonomi berkembang dalam posisi defensif. Namun, sentimen domestik Indonesia menunjukkan ketahanan yang relatif kuat.

Indikator kepercayaan konsumen tetap berada di zona optimistis, mencerminkan keyakinan rumah tangga bahwa tekanan ekonomi akan bersifat sementara.

Meski masyarakat mengakui risiko kenaikan biaya hidup dan ketidakpastian pendapatan, ekspektasi terhadap stabilitas makro dan keberlanjutan kebijakan pemerintah menjadi penyangga utama sentimen tersebut.

Fondasi ekonomi Indonesia dinilai lebih solid dibandingkan periode krisis sebelumnya. Rasio utang pemerintah yang terkendali, stabilitas sektor perbankan, serta cadangan devisa yang memadai memberikan ruang kebijakan bagi otoritas fiskal dan moneter.

Bank Indonesia mempertahankan pendekatan yang berhati-hati, menyeimbangkan kebutuhan menjaga stabilitas nilai tukar dengan upaya mendukung pertumbuhan.

Di tingkat akar rumput, daya tahan ekonomi tercermin dari adaptasi sektor informal dan UMKM. Pelaku usaha kecil memanfaatkan digitalisasi untuk menekan biaya distribusi dan menjangkau konsumen baru, sementara sektor ekonomi kreatif dan jasa berbasis teknologi tetap mencatat pertumbuhan, meski dengan laju yang lebih moderat.

baca selengkapnya :

Media Online Jawa Tengah Dan Sekitarnya

Gereja Kristen Jawa (GKJ) Moga di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, kehadiran gereja ini mencerminkan dinamika sosial dan...
30/12/2025

Gereja Kristen Jawa (GKJ) Moga di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, kehadiran gereja ini mencerminkan dinamika sosial dan kultural yang telah berlangsung lebih dari satu abad.

Meski tidak terdapat catatan pasti mengenai tahun pendiriannya, GKJ Moga diperkirakan mulai berdiri pada awal 1900-an. Arsip gereja mencatat bahwa sejak tahun 1911, kegiatan keagamaan seperti katekisasi, baptisan, sidi, hingga pelayanan pernikahan telah berlangsung dan dilayani oleh pendeta-pendeta berkebangsaan Belanda.

Makin Tahu Indonesia Sejarah GKJ Moga tidak dapat dilepaskan dari sosok Kiai Sadrach Soeropranoto, tokoh legendaris dalam sejarah kekristenan di Jawa. Lahir dengan nama Radin sekitar tahun 1835 di Purworejo, Kiai Sadrach berasal dari keluarga Islam Jawa dan menempuh pendidikan di berbagai pesantren sebelum akhirnya menetap di Semarang.

Dalam perjalanannya, ia mengembangkan ajaran Kristen yang dipadukan dengan budaya Jawa, sebuah pendekatan sinkretis yang kemudian menuai perdebatan dengan para misionaris Belanda.

Menurut catatan S. Kartosoegondo, salah satu tokoh Gereja Jawa Tengah Utara (GKJTU) Pemalang, Kiai Sadrach memiliki murid bernama Kariman Kartowijoyo di Dusun Kandang Gotong, Desa Belik.

Dari sinilah berkembang jemaat-jemaat awal Kristen di wilayah Pemalang, yang kemudian menyebar ke Pulosari dan Moga. Para jemaat generasi awal tersebut belajar agama Kristen di Karangjoso, Purworejo, sebelum kembali ke kampung halaman untuk menyebarkannya.

Ketegangan antara ajaran Kiai Sadrach dan misionaris Belanda mendorong pemerintah Hindia Belanda melakukan penataan wilayah misi pada tahun 1904. Jawa kemudian dibagi dua: wilayah utara diasuh misionaris Jerman, sementara wilayah selatan tetap menjadi tanggung jawab misionaris Belanda. GKJ Moga berada dalam pengasuhan Salatiga Zending, lembaga zending Jerman yang mulai aktif di wilayah ini sejak 1910.

Baca Selengkapnya :

Media Online Jawa Tengah Dan Sekitarnya

Industri teknologi global tengah menghadapi persoalan serius yang selama ini luput dari perhatian konsumen: krisis RAM. ...
28/12/2025

Industri teknologi global tengah menghadapi persoalan serius yang selama ini luput dari perhatian konsumen: krisis RAM. Komponen kecil yang menjadi “otak sementara” perangkat digital ini kini berubah menjadi barang rebutan. Dampaknya tidak main-main, mulai dari kenaikan harga ponsel dan laptop hingga penurunan spesifikasi yang membuat konsumen harus menelan kekecewaan.

Krisis RAM bermula dari lonjakan permintaan luar biasa terhadap teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Pusat data, komputasi awan, dan pengembangan AI generatif menyerap RAM dalam jumlah masif.

Dalam hitungan bulan, kebutuhan memori melonjak drastis. Sayangnya, kapasitas produksi chip memori tidak bisa mengikuti kecepatan tersebut. Membangun pabrik semikonduktor membutuhkan waktu bertahun-tahun dan investasi raksasa.

Ketimpangan antara permintaan dan pasokan ini memaksa produsen chip membuat prioritas. Server AI dan data center menjadi pelanggan utama karena menawarkan margin keuntungan jauh lebih tinggi. Akibatnya, pasar konsumen seperti smartphone dan laptop berada di urutan belakang. Konsumen pun menjadi pihak yang paling terdampak dalam rantai pasok global.

Baca Selengkapnya :

Media Online Jawa Tengah Dan Sekitarnya

25/12/2025

Teknologi makanan paling Aneh kecil yang dipadatkan dari Korea yang Instan Dan Super Efisien yang cocok untuk darurat dan untuk kemping

25/12/2025

Selamat natal 2025 dan Tahun baru 2026
tema Natal 2025 "Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga"

24/12/2025

💾 Floppy Disk 1.44MB: Raja Penyimpanan di Era 90-an!

Sebelum flashdisk, cloud, dan internet cepat seperti sekarang, kita pernah mengandalkan floppy disk 1.44MB untuk menyimpan tugas sekolah, dokumen penting, hingga game favorit 🎮

Di masanya, kapasitas ini sudah dianggap besar dan sangat membantu. Bahkan sampai hari ini, ikon disket masih dipakai sebagai simbol tombol “Save” di berbagai aplikasi. Sebuah bukti bahwa teknologi jadul ini punya peran besar dalam sejarah dunia digital.

Siapa nih yang dulu pernah panik kalau disket rusak atau terkena magnet? 😄
Yuk, nostalgia bareng dan share kenanganmu di kolom komentar!









Lenovo kembali menegaskan posisinya di segmen laptop profesional melalui kehadiran ThinkPad P1 Gen 8 (2025). Laptop ini ...
24/12/2025

Lenovo kembali menegaskan posisinya di segmen laptop profesional melalui kehadiran ThinkPad P1 Gen 8 (2025). Laptop ini bukan ditujukan untuk pengguna umum, melainkan untuk kalangan profesional seperti arsitek, desainer, engineer, hingga content creator kelas berat yang membutuhkan performa tinggi, stabilitas maksimal, dan mobilitas tanpa kompromi.

ThinkPad P1 Gen 8 dibekali Intel Core Ultra 9 285H berbasis fabrikasi TSMC N3B dengan konfigurasi 16 core, dipadukan GPU RTX Pro 2000 Blackwell Generation. Kombinasi ini dirancang khusus untuk menangani aplikasi profesional seperti CAD, 3D rendering, simulasi teknik, hingga editing video resolusi tinggi.

Berbeda dengan GPU gaming, RTX Pro memiliki driver workstation tersertifikasi ISV yang memastikan performa lebih optimal dan minim error di software profesional.

Dari sisi memori, Lenovo menyematkan RAM 64 GB LPDDR5X CAMM2 yang menarik karena tetap bisa di-upgrade, sebuah keunggulan langka di laptop tipis modern. Untuk penyimpanan, tersedia SSD 4 TB NVMe PCIe Gen 4 dengan dua slot M.2, salah satunya mendukung PCIe Gen 5. Pendinginan SSD pun diperhatikan dengan heatsink dan thermal pad khusus.

Salah satu daya tarik utama laptop ini adalah layarnya. Panel 16 inci IPS 4K (3840 x 2400) menawarkan kecerahan hingga mendekati 800 nits dan cakupan warna 100% DCI-P3. Layar ini telah dikalibrasi pabrik, membuatnya sangat ideal untuk pekerjaan desain grafis, fotografi, dan color grading profesional.

Baca Selengkapnya :

Media Online Jawa Tengah Dan Sekitarnya

Seorang tukang ojek ditemukan meninggal dunia di sebuah warung kosong di Jalan Raya Beton, Kecamatan Gringsing, Kabupate...
24/12/2025

Seorang tukang ojek ditemukan meninggal dunia di sebuah warung kosong di Jalan Raya Beton, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang. Korban diduga tewas setelah diracun menggunakan minuman jamu stamina yang dicampur tanaman kecubung oleh sepasang kekasih pelaku pencurian dengan kekerasan.

Kapolres Batang AKBP Edi Rahmat Mulyana mengungkapkan kasus tersebut dalam konferensi pers di Mapolres Batang, Selasa (23/12/2025). Awalnya, kematian korban tidak menimbulkan kecurigaan karena diduga akibat sakit atau kelelahan.

“Pada Selasa, 16 Desember 2025 sekitar pukul 08.30 WIB, warga menemukan seorang pria paruh baya tertelungkup di warung kosong. Saat ditemukan, tubuh korban sudah dikerubungi semut,” ujar AKBP Edi.

Temuan tersebut dilaporkan ke Polsek Gringsing. Petugas bersama Unit Inafis Polres Batang mendatangi lokasi dan memastikan korban telah meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Limpung untuk dilakukan visum. Namun, pihak keluarga menolak autopsi dan memilih korban segera dimakamkan karena mengira korban meninggal secara wajar.

Baca Selengkapnya :

Media Online Jawa Tengah Dan Sekitarnya

Isu redenominasi rupiah kembali ramai diperbincangkan di berbagai ruang publik, mulai dari media massa hingga obrolan wa...
24/12/2025

Isu redenominasi rupiah kembali ramai diperbincangkan di berbagai ruang publik, mulai dari media massa hingga obrolan warung kopi.

Banyak orang masih menganggap redenominasi sebagai ancaman besar yang bisa memangkas nilai kekayaan secara drastis. Padahal, secara konsep, redenominasi bukanlah pemotongan nilai uang, melainkan penyederhanaan penulisan angka agar sistem moneter lebih efisien dan mudah digunakan.

Masalah terbesar dari redenominasi bukan terletak pada kebijakan itu sendiri, melainkan pada reaksi manusia terhadap perubahan.
Baca selengkapnya :

Media Online Jawa Tengah Dan Sekitarnya

Selama ini, banyak orang memahami marketing sebatas aktivitas menjual produk atau jasa. Iklan dianggap hanya sebagai ala...
24/12/2025

Selama ini, banyak orang memahami marketing sebatas aktivitas menjual produk atau jasa. Iklan dianggap hanya sebagai alat promosi agar barang laku di pasaran. Namun, di balik semua itu, marketing sejatinya bekerja pada level yang jauh lebih dalam: membentuk cara manusia memandang realita.

Ternyata marketing bukan jualan produk, tapi jualan realita”, yang membahas konsep realita sosial.

Realita sosial adalah kenyataan yang ada karena kesepakatan bersama dalam masyarakat. Sesuatu disebut “nyata” bukan semata-mata karena wujud fisiknya, melainkan karena manusia sepakat untuk mengakuinya.

Dalam dunia nyata, marketing berperan besar dalam membentuk realita sosial tersebut. Iklan, endorsement influencer, dan branding berupaya menanamkan persepsi bahwa suatu produk bukan hanya berguna, tetapi juga penting, keren, atau menjadi simbol identitas diri.

Konsumen tidak lagi membeli barang karena kebutuhan semata, melainkan karena ingin menjadi bagian dari realita sosial tertentu. Akibatnya, masyarakat terdorong untuk terus membeli dan mengonsumsi.

Masalah muncul ketika realita sosial yang dibangun bersinggungan dengan realita lain yang lebih objektif, seperti lingkungan dan keberlanjutan.

Data menunjukkan jutaan ponsel, ratusan ribu ton limbah plastik, tekstil, dan elektronik dibuang setiap hari. Budaya konsumsi yang dipacu oleh marketing membuat barang cepat usang, bahkan sengaja didesain agar sulit diperbaiki. Konsumen dipaksa membeli yang baru, sementara sampah terus menumpuk.
Baca Selenggkapnya :

Media Online Jawa Tengah Dan Sekitarnya

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan besar dalam cara manusia bekerja, be...
21/12/2025

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan besar dalam cara manusia bekerja, belajar, dan mengakses informasi. Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan, AI juga menghadirkan tantangan serius, terutama bagi negara dengan tingkat literasi yang masih rendah seperti Indonesia.

Hal inilah yang menjadi sorotan dalam perbincangan Helmy Yahya bersama Prof. Bagus Mulyadi, akademisi Indonesia yang kini menjadi profesor di Inggris.

Menurut Prof. Bagus, AI adalah mesin yang sangat piawai menciptakan narasi. Tanpa kemampuan berpikir analitis, masyarakat akan kesulitan membedakan mana informasi yang faktual, manipulatif, atau sekadar simulasi.

"Masalahnya, kemampuan berpikir analitis ini sangat bergantung pada penguasaan bahasa. Bahasa bukan hanya alat komunikasi, melainkan juga alat berpikir. Ketika pendidikan bahasa dimarginalkan, kemampuan berpikir pun ikut melemah," ujarya.

Indonesia dinilai masih menghadapi apa yang disebut sebagai post-colonial syndrome, yakni kecenderungan untuk mengandalkan pihak luar dalam berpikir dan mengambil keputusan.

Baca Selengkapnya :

Media Online Jawa Tengah Dan Sekitarnya

🩱👓 Saat membeli ponsel baru hari ini, fitur dual SIM hampir selalu dianggap sebagai hal yang wajar. Dua kartu dalam satu...
15/12/2025

🩱👓
Saat membeli ponsel baru hari ini, fitur dual SIM hampir selalu dianggap sebagai hal yang wajar. Dua kartu dalam satu perangkat bukan lagi keistimewaan, melainkan kebutuhan.
Namun, di balik statusnya sebagai standar global, tidak banyak yang menyadari bahwa dual SIM lahir bukan dari pusat riset raksasa teknologi dunia, melainkan dari kebutuhan nyata pengguna di Asia.

Pada awal 2000-an, sebagian besar ponsel hanya mendukung satu kartu SIM. Di Eropa dan Amerika, kondisi ini tidak menjadi masalah besar karena tarif operator relatif stabil dan kualitas jaringan cukup merata.

Situasinya berbeda di banyak negara Asia. Tarif operator sering berubah, kualitas sinyal tidak merata antarwilayah, dan pengguna memiliki kebutuhan ganda antara urusan kerja dan pribadi. Akibatnya, banyak orang terpaksa membawa dua ponsel sekaligus.

Kebutuhan untuk menggabungkan dua nomor dalam satu perangkat sebenarnya sudah terasa sejak lama. Namun, produsen besar seperti Nokia, Motorola, dan Sony Ericsson saat itu belum melihat dual SIM sebagai fitur penting.

Fokus mereka masih pada kamera, desain, dan daya tahan baterai. Dual SIM dianggap terlalu spesifik dan tidak relevan untuk pasar global.

Justru produsen kecil di Asia yang bergerak lebih cepat. Di Tiongkok, sejumlah pabrikan OEM mulai memproduksi ponsel dengan dua slot kartu, melihat langsung kebutuhan konsumen lokal.

Salah satu nama yang sering disebut sebagai pelopor adalah Gionee. Meski bukan pemain besar, inovasi ini cepat diadopsi oleh berbagai merek lokal di Asia Tenggara, India, dan Afrika. Di India, produsen seperti Micromax, Spice, dan Karbonn turut mempopulerkan ponsel dual SIM dengan respons pasar yang sangat positif.

Asia menjadi titik balik penting karena pola penggunaan ponselnya yang unik. Pengguna terbiasa memiliki beberapa kartu untuk memanfaatkan tarif murah, promosi, atau jaringan yang lebih stabil di lokasi tertentu.
baca selengkapnya :

Media Online Jawa Tengah Dan Sekitarnya

Address

Jalan Tentara Pelajar No 19
Batang
51215

Opening Hours

Monday 08:00 - 18:00
Tuesday 08:00 - 18:00
Wednesday 08:00 - 18:00
Thursday 08:00 - 18:00
Friday 08:00 - 18:00
Saturday 08:00 - 18:00

Telephone

+62882006399925

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PekalonganNews posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to PekalonganNews:

Share