12/05/2026
UNTUK YANG SEDANG MENDAPATKAN UJIAN HIDUP, RENUNGKANLAH ๐
ููุฎูู ุฃูู
ุงูุจูุงุก ุนููู ุนูู
ู ุจุฃูู ุณุจุญุงูู ูู ุงูู
ุจูู ูู ูุงูุฐู ูุงุฌูุชู ู
ูู ุงูุงูุฏุงุฑ ูู ุงูุฐู ุนูุฏู ุญุณู ุงูุงุฎุชูุงุฑ
''Agar ujian terasa ringan, harusnya engakau mengetahui bahwa Allahlah yang memberimu ujian, Dzat yang menetapkan beragam taqdir atasmu adalah Dzat yang selalu membiasakanmu meraskan sebaik baik pilihanya.
Mbah kiai Pernah memberikan penjelasan terkait qaul di atas, dari qaul tersebut bisa kita fahami bahwa agar kepedihan cobaan terasa ringan engkau seharusnya mengatahui bahwa Allah Swt yang menurunkan cobaan tersebut.
Pengetahuanmu bahwa Allah yang memberimu cobaan seperti sakit, kehilangan harta benda dan kehilangan anak itu bisa meringankan keperdihanmu.
Karena sesungguhnya Dzat yang memberimu berbagai macam cobaan , sakit dan fakir adalah Dzat yng membiasakanmu untuk meraskan hal yang terbaik bagimu.
Sesungguhnya Allah selalu berbuat baik kepadamu, ketika ia memberimu cobaan berupa sakit, miskin atau mencabut nyawa orang yang kau cintai, maka yang benar dan lebih baik kau lakukan adalah sabar dan menyikapi dengan baik pemberian cobaan yang ia berikan.
Semisal, ketika engkau berada di sebuah rumah yang gelap, lalu engkau dipukul dengan sangat keras, engkau tidak tahu siapa gerangan yang memukulmu, tiba tiba ada penerangan yang datang kepadamu, sehingga engkau bisa mengetahui bahwa yang tadi memukulmu adalah gurumu atau ayahmu, maka dengan engkau mengetahuinya menjadi sebab engkau bersabar dan menrima pukulan itu. Karena sesunggunya guru atau ayahmu tidak pernah berbuat jahat kepadamu, tatkala beliau memukulmu itu karena sangkin sayang dan cintanya beliau kepadamu, begitu p**a Allah Swt , ketika memberikan cobaan kepada hambanya itu karena sebab belas kasih sayangnya terhadap hamba hambanya , dan belas kasih sayang Allah kepada hambanay itu melebihi kasih sayang seorang ayah kepada putranya.
Dinukil dari Kitab Syarah Al Hikam KH. Sholeh Darat.