24/12/2025
Setelah beberapa waktu tidak terlihat di ruang publik, Duta Teras Cihampelas Arya Yudhistira akhirnya memberikan klarifikasi kepada awak media.
Dalam wawancara tersebut, Arya menanggapi sejumlah isu yang belakangan mencuat, mulai dari alasan ketidakhadirannya hingga polemik rencana pembongkaran Teras Cihampelas dan beredarnya video viral di kawasan tersebut.
Arya menjelaskan bahwa aktivitasnya yang padat menjadi alasan utama dirinya jarang muncul. Ia mengaku tengah fokus bekerja di dunia pendidikan.
“Belakangan ini saya sibuk bekerja, karena di tempat saya mengajar ada tugas tambahan di luar kegiatan mengajar,” jelasnya kepada wartawan.
Menanggapi kabar rencana pembongkaran Teras Cihampelas, Arya memilih bersikap terbuka dan bijak. Menurutnya, keputusan apa pun yang diambil pemerintah harus berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
“Saya mendukung apa pun yang terbaik bagi warga Kota Bandung,” ujarnya singkat namun tegas.
Terkait video viral yang mencuat dan menuai perhatian publik, Arya menyampaikan keprihatinannya. Ia menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan etika dalam memanfaatkan fasilitas umum.
“Ruang publik seperti Teras Cihampelas seharusnya digunakan untuk hal-hal yang positif, bukan sebaliknya,” tuturnya.
Saat ditanya mengenai langkah ke depan apabila Teras Cihampelas benar-benar dibongkar, Arya menegaskan bahwa dirinya tidak akan lepas dari komitmen utama sebagai pendidik.
“Saya akan tetap fokus menjalankan kewajiban sebagai pengajar. Namun, jika suatu saat dipercaya menjadi duta di tempat lain, saya siap menjalaninya,” ungkapnya.
Sementara itu, mengenai kondisi dan tanggapan para pedagang di kawasan Teras Cihampelas, Arya memilih untuk tidak berspekulasi. Ia menilai suara pedagang lebih tepat disampaikan secara langsung oleh mereka sendiri.
“Untuk hal itu, sebaiknya langsung ditanyakan kepada para pedagang di Teras Cihampelas,” katanya.
Melalui pernyataannya, Arya Yudhistira menunjukkan sikap profesional dan konsisten dalam memposisikan diri sebagai figur publik yang mengedepankan kepentingan masyarakat serta nilai-nilai positif di ruang publik Kota Bandung.**