01/11/2025
Ular Welang (Bungarus fasciatus) - Family elapidae
berbisa tinggi/high venom
Dalam bahasa Inggris, ular ini (welang) disebut Banded krait. Sedangkan nama ilmiahnya, Bungarus fasciatus, berasal dari kata bahasa Telugu (India) bungarum yang berarti "emas", mengacu pada belang-belang kekuningan di tubuhnya yang mengkilap, dan nama spesifiknya fasciata yang berarti "berbelang".
Welang adalah spesies krait yang terbesar ukurannya. Panjang tubuh ular dewasa umumnya sekitar 1.5 hingga 1.8 meter, termasuk ekor. Penampang badannya berbentuk segitiga, ditandai dengan puncak punggung yang membentuk sudut,dan memiliki sisik tunggal pada puncak punggung. Tubuhnya berwarna khas belang-belang hitam dan putih, masing-masing belang memiliki lebar yang sama. Sering juga ditemukan spesimen dengan belang-belang hitam dan kekuningan. Belang-belang hitam juga bersambung ke bagian bawah tubuhnya, kecuali pada daerah kepala. Kepalanya berwarna hitam dengan sepasang corak berbentuk huruf V berwarna putih kekuningan di bagian atas. Bibirnya berwarna kekuningan.
Welang hidup di daerah dataran rendah hingga ketinggian 2500 meter DPL. Habitat utamanya adalah hutan, rawa-rawa, lahan pertanian, perkebunan. Ular ini kadang-kadang berkeliaran di sekitar pemukiman atau dekat perairan. Aktif pada malam hari (nokturnal) dan berkelana di tanah (terestrial). Makanan utamanya adalah ular lain, termasuk ular tikus dan ular pucuk. Selain ular lain, welang juga memangsa kadal dan beberapa hewan kecil lainnya.
Welang termasuk ular yang tidak agresif. Jika merasa terganggu, ular ini tidak membalas dengan menyerang, melainkan menyembunyikan kepalanya di bawah gulungan badannya.
bisa berjenis neurotoksin (menyerang sistem saraf, menyebabkan kelumpuhan otot dan kesulitan bernapas, dan dapat berujung pada kematian jika tidak segera ditangani medis. Tingkat kematiannya mencapai 60-70% tanpa pengobatan yang tepat, meskipun gigitannya mungkin tidak terasa sakit karena racunnya langsung bekerja mematikan sel saraf.)
Welang berkembangbiak dengan bertelur (ovipar). Jumlah telur yang dihasilkan sebanyak 4 sampai 14 butir dan akan menetas setelah di inkubasi selama 61 hari. Anak ular yang baru menetas berukuran panjang antara 24 sampai 40 cm.
*ular ini saya temukan di Rest area KM 360B Batang, saat itu ular hampir saja terinjak oleh salah satu orang kantor RA KM 360B pada malam hari.