Radio Kasih Karunia

Radio Kasih Karunia Radio Kasih Karunia adalah Radio Online yang akan menyuarakan tentang Alkitab dan Firman Tuhan setiap hari. Silahkan support Kami ,Hubungi 0851-7973-8376

10/04/2024

Kisah tentang Yudas Iskariot di Alkitab terutama terdapat dalam Perjanjian Baru, terutama di empat Injil: Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Yudas Iskariot adalah salah satu dari dua belas murid Yesus Kristus. Dia dikenal karena mengkhianati Yesus dengan memberi tanda kepada para penjaga untuk menangkap Yesus di Taman Getsemani.

Menurut catatan Injil, Yudas kemudian menyesali perbuatannya dan mencoba mengembalikan uang yang diterimanya sebagai upah pengkhianatan kepada imam-imam kepala, tetapi mereka menolak. Akhirnya, Yudas putus asa dan mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

Kisah Yudas Iskariot menggambarkan pengkhianatan dan kesalahan manusia, tetapi juga memberikan pelajaran tentang belas kasihan dan pengampunan.

10/04/2024

Matius 26 ayat 47 sampai 50 :
"Ketika Yesus masih berbicara, datanglah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan diikuti oleh banyak orang, dengan pedang dan tongkat, yang disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi. Orang yang mengkhianati Yesus itu telah memberi mereka suatu tanda, katanya: 'Orang yang kucium, Dialah; tangkaplah Dia.' Sebab itu Yudas segera mendekati Yesus dan berkata: 'Salam, Rabbi!' Lalu mencium Dia. Kata Yesus kepadanya: 'Kawan, apa yang kaukatakan itu?' Maka mereka maju, menangkap Yesus, dan memperbudak Dia."




27/08/2019

KASIH TAK BERSYARAT

Bacaan: Hosea 3
NATS: Cintailah perempuan yang s**a bersundal dan berzinah, seperti TUHAN juga mencintai orang Israel (Hosea 3:1)

Betapa menyenangkan jika kita melihat suatu tindakan yang menunjukkan kasih tanpa syarat! Seorang dokter menceritakan bagaimana ia terharu melihat tanggapan seorang suami muda terhadap istrinya yang baru saja menjalani bedah wajah. Untuk membuang sebuah tumor, ahli bedah harus memotong sebuah syaraf yang mengendalikan otot-otot mulut, hingga bibir sang istri menjadi aneh.

Setelah operasi, tatkala sang dokter dan suaminya berdiri di sisi tempat tidurnya, wanita itu bertanya, "Apakah mulutku akan selamanya seperti ini?" Dokter yang merawatnya itu mengiyakan. Lalu sang suami memandang istrinya. Ia tersenyum dan mengatakan bahwa mulut istrinya itu kini justru tampak "menggemaskan." Lalu ia membungkuk dan mencium istrinya, meski ia mengalami kesulitan karena bentuk bibir istrinya yang aneh.

Kasih tanpa syarat, itulah yang ditunjukkan Nabi Hosea kepada istrinya yang telah meninggalkannya dan hidup sebagai pelacur. Ia mencari istrinya, menebusnya, dan membawanya p**ang. Allah berkata bahwa seperti itu p**alah kasih-Nya kepada bangsa Israel yang tidak patuh dan tidak setia kepada-Nya (Hosea 3:1). Dia berjanji akan terus mengasihi mereka sehingga suatu hari kelak mereka akan kembali kepada-Nya dan menerima semua berkat yang disediakan bagi mereka.

Allah mengasihi anak-anak-Nya dengan kasih yang tak bersyarat. Sungguh menakjubkan! Demikian p**a Dia mengharap kita mengasihi orang lain dengan kasih tak bersyarat. Sungguh suatu tantangan bagi kita!-HVL

ALLAH MENGASIHI ANAK-ANAK-NYA BUKAN KARENA SIAPA MEREKA MELAINKAN KARENA SIAPA ALLAH

Radio Kasih Karunia adalah Radio Online yang akan menyuarakan tentang Alkitab dan Firman Tuhan setiap hari.
Silahkan support Kami ,Hubungi 0851-7973-8376

"MAAFKAN SAYA"Bacaan: Hosea 6:1-6NATS: Dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan ...
22/08/2019

"MAAFKAN SAYA"

Bacaan: Hosea 6:1-6
NATS: Dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan (2Korintus 7:10)

Dengan berlinang air mata seorang pria berkata kepada saya, "Saya sudah minta maaf kepada istri saya, tapi ia tidak mau hidup bersama saya lagi. Namun 1 Yohanes 1:9 berkata bahwa Allah mengampuni jika kita mengaku dosa kita. Tolong, ajaklah istri saya bicara dan katakan padanya bahwa jika Allah mengampuni, sebaiknya ia juga demikian."

Saya tahu bahwa pria ini telah beberapa kali memutuskan untuk "bertobat", tetapi ia selalu kembali menyiksa istrinya. Sebab itu saya berkata, "Tidak, saya tidak akan mengatakan hal itu kepadanya. Dalam kasus Anda, berkata 'Maafkan saya' tidaklah cukup." Istrinya bersikeras agar ia mengikuti konseling dan membuktikan perubahan yang sungguh-sungguh sebelum kembali ke rumah. Sang istri bertindak benar.

Sekadar mengucapkan "Maafkan saya" juga tidak cukup bagi Allah. Saat para pemimpin Israel menghadapi kesulitan yang diakibatkan oleh dosa, mereka berpikir bahwa kembali memberikan korban persembahan cukup untuk menyelesaikan masalah. Namun, Allah menolak "pertobatan" seperti itu, yang menghilang dengan cepat seperti "kabut pagi" dan "embun yang hilang pagi-pagi benar", yang lenyap dengan terbitnya sinar matahari pagi (Hosea 6:4).

Hanya mengucapkan "Maafkan saya" sebenarnya sama saja dengan melakukan ritual-ritual kosong bangsa Israel. Allah berkata, "Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih daripada korban-korban bakaran" (ayat 6). Dia menginginkan pertobatan yang menghasilkan perubahan hati dan sikap. Itulah "dukacita menurut kehendak Allah" (2 Korintus 7:10) -- Herb Vander Lugt

BERTOBAT BERARTI BENAR-BENAR MEMBENCI DOSA
SEHINGGA KITA MAU BERBALIK DARIPADANYA

TETAP TERLINDUNGBacaan: Efesus 6:10-18NATS: Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan me...
20/08/2019

TETAP TERLINDUNG

Bacaan: Efesus 6:10-18
NATS: Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis (Efesus 6:11)

Putri saya yang sudah menikah tiba-tiba menelepon dari tempat tinggalnya di negara bagian lain, untuk menyampaikan "kabar buruk." Ia mendapati dua lubang pada giginya yang sangat bagus.

Saya menanyai Lisa, "Apakah perusahaan air di kotamu tidak memberi fluorit pada air?" Beberapa hari kemudian ia kembali menelepon saya dengan jawaban tidak. Itu sebabnya dalam waktu singkat giginya telah rusak lebih cepat dibandingkan pada masa pertumbuhannya dulu ketika ia selalu meminum air yang berfluorit.

Sesungguhnya ini bukan tragedi besar. Ada hal-hal lebih buruk yang dapat terjadi. Namun masalah gigi yang dialami Lisa dapat dianalogikan dengan suatu kebenaran penting dalam kehidupan kristiani kita.

Alangkah bijaksana jika kita berusaha mencegah kerusakan gigi. Namun yang lebih penting adalah kita harus berusaha mencegah Setan mencelakai kerohanian kita (1 Petrus 5:8,9). Mengabaikan perlindungan yang Allah sediakan bagi kita sama artinya dengan mengundang kesulitan yang jauh lebih buruk daripada lubang pada gigi.

Dalam Efesus 6 Paulus berkata bahwa agar terlindung dari serangan Setan, kita perlu "mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah" (ayat 11). Ayat 14-18 memberitahukan bahwa kita harus mengenakan "ikat pinggang kebenaran," "baju zirah keadilan," "kasut Injil damai sejahtera," "perisai iman," "ketopong keselamatan," dan "pedang Roh," disertai "segala doa."

Dengan memakai seluruh senjata Allah, kita dapat bertahan dan tetap terlindungi! -JDB

KEBENARAN ALLAH ADALAH PERLINDUNGAN TERBAIK
TERHADAP TIPU DAYA SETAN

JALAN SETAPAKBacaan: Mazmur 104:16-25NATS: Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya (Pengkhotbah 3:11)Di atas pegun...
19/08/2019

JALAN SETAPAK

Bacaan: Mazmur 104:16-25
NATS: Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya (Pengkhotbah 3:11)

Di atas pegunungan dekat rumah kami terdapat sebuah jalan setapak yang naik dan kemudian turun sampai ke sisi sebuah ngarai yang curam. Pada akhirnya jalan itu menuju sebuah sungai, yang setelah melalui tumpukan batu besar seperti puri, mengalir ke hutan-hutan yang lebat dan berlumut. Di tempat itu pemandangan begitu tenang dan damai. Di sana bunga-bunga liar mengembang begitu indah, walaupun daerah itu terpencil dan jarang dikunjungi orang.

Bahkan jika tak seorang pun mengunjunginya, tempat itu tetap indah karena Allah yang menciptakannya. Yang menakjubkan adalah Dia menciptakan keindahan ini bagi siapa saja yang mau menerimanya, sebagai ungkapan kasih dan kreativitas-Nya yang kasat mata. Inilah sebabnya saya s**a mengamati dan menjelajahi alam.

Saya menyembah dan bersyukur kepada Allah atas tempat tersembunyi yang penuh kedamaian ini. Bersama Daud saya berseru, "Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu" (Mazmur 104:24).

Saya merasa kasihan terhadap mereka yang memuja alam tetapi tidak mengenal Allah yang menciptakannya. Ketika mereka datang ke tempat-tempat seperti itu, mereka tidak bersyukur kepada siapapun.

Kita yang mengenal Allah dapat menemukan Dia melalui ciptaan-Nya. Itu sebabnya kita dapat selalu bersyukur kepada-Nya karena Dia menunjukkan kasih-Nya dengan cara-cara yang begitu indah-DHR

SEGALA CIPTAAN MEMILIKI TANDA-TANDA
YANG MENUNJUK KEPADA PENCIPTANYA

TERTAMPAR KATA-KATA SENDIRIBacaan: 1Tawarikh 28:1-10NATS: Aku bermaksud hendak mendirikan rumah perhentian untuk tabut p...
18/08/2019

TERTAMPAR KATA-KATA SENDIRI

Bacaan: 1Tawarikh 28:1-10
NATS: Aku bermaksud hendak mendirikan rumah perhentian untuk tabut perjanjian TUHAN (1Tawarikh 28:2)

Saya mencurahkan diri dengan sepenuh hati terlibat dalam mempersiapkan pujian dan penyembahan di gereja. Hal itu saya lakukan karena saya menginginkan para jemaat di gereja kami tidak menyembah Tuhan di hari Minggu saja, tetapi juga setiap hari. Saya menjadi panitia berbagai acara dan pembina paduan suara serta orkestra. Saya menulis doa mingguan dan pokok doa dalam pembacaan Alkitab harian. Saya membantu pendeta mempersiapkan rangkaian kebaktian, sampai suatu saat ia mengundurkan diri.

Ketika dibentuk panitia yang akan mencari penggantinya, saya tidak diminta menjadi anggota. Karena jengkel, saya menunjukkan kepada orang-orang bahwa saya merasa dimanfaatkan dan tidak dihargai. Saya mencoba berdebat dengan diri sendiri untuk mengubah sikap saya yang buruk itu, tetapi tidak berhasil. Lalu saat menyiapkan kebaktian untuk minggu berikutnya, saya tertegun membaca kalimat yang saya tulis setahun sebelumnya. Waktu itu saya mengetik pokok doa sesuai 1 Tawarikh 25-29, yang berisi keinginan Daud yang tidak terpenuhi untuk membangun Bait Allah. Kata-kata saya yang terketik di situ serasa menampar diri sendiri: "Berdoalah supaya kita tidak marah ketika Allah memberikan tugas yang ingin kita lakukan kepada orang lain."

Setelah membaca tulisan tadi, saya segera menghubungi ketua panitia untuk mengakui sikap buruk saya. Saya pun berjanji akan mendukungnya dalam tugas sulit yang sudah menanti. Saya akan tetap setia melakukan tugas-tugas tersebut karena pekerjaan itu milik Allah, bukan milik saya!-JAL

TETAPLAH SETIA
DAN SERAHKAN HASIL SEGALA PELAYANAN ANDA KEPADA ALLAH

DASAR YANG KOKOHBacaan: Matius 7:21-27NATS: Tidak ada seorang pun yang dapat meletakkan dasar lain daripada dasar yang t...
17/08/2019

DASAR YANG KOKOH

Bacaan: Matius 7:21-27
NATS: Tidak ada seorang pun yang dapat meletakkan dasar lain daripada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus (1Korintus 3:11)

Sebagai orang kristiani, kita dapat ditenggelamkan oleh urusan-urusan duniawi sehingga kita menggeser keyakinan, dari kepada Yesus Kristus menjadi pada kemampuan pikiran kita sendiri. Kemudian terjadilah peristiwa yang mengguncang dasar yang telah kita bangun.

Phillip E. Johnson, seorang pengacara berbakat sekaligus pembicara utama Intelligent Design Movement, terkena serangan stroke dan kemungkinan akan kambuh kembali. Ia sangat dihantui oleh berbagai pikiran menakutkan selama hari-hari pertama setelah serangan stroke itu. Akibatnya, ia sangat tersentuh ketika seorang teman datang mengunjunginya dan menyanyikan pujian, "Pada Kristus, dasar yang teguh, aku berdiri -- dasar lainnya adalah pasir yang menenggelamkan."

Johnson menulis, "Apakah yang menjadi dasar kokoh tempat saya berdiri? Saya selalu membanggakan diri karena kemandirian saya, dan mengandalkan otak saya. Namun, diri dan otak saya ternyata merupakan "landasan yang rapuh". Sejak dulu saya adalah seorang kristiani, bahkan seorang kristiani yang bergairah menurut ukuran dunia saya. Namun, sekarang semua kabut telah tersapu bersih, sehingga Kebenaran semakin tampak jelas bagi saya." Ia bertekad untuk menempatkan Yesus sebagai pusat hidupnya, dan ia pun menjadi orang yang berbeda.

Betapa seringnya kita mengandalkan kecerdasan dan akal, namun akhirnya kita mendapati bahwa semuanya itu adalah landasan yang rapuh. Janganlah kita lupa bahwa Yesus adalah satu-satunya dasar kebenaran yang kokoh, yang selalu dapat kita andalkan --Herb Vander Lugt

BANGUNLAH HIDUP ANDA DI ATAS DASAR YANG KOKOH
YAITU YESUS KRISTUS

PANGGILAN TAK TERDUGABacaan: Hakim-hakim 6:11-16NATS: Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan or...
15/08/2019

PANGGILAN TAK TERDUGA

Bacaan: Hakim-hakim 6:11-16
NATS: Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat (1Korintus 1:27)

Kita kerap mendengar orang mengatakan, "Saya hanya seorang ibu rumah tangga." "Saya hanya seorang tukang sapu." "Saya hanya seorang mahasiswa yang biasa-biasa saja."

Merendahkan diri di hadapan Allah bukanlah hal baru. Di zaman Perjanjian Lama, misalnya, ketika Allah mencari seseorang untuk mengalahkan bangsa Midian yang menyusahkan, Dia memilih Gideon, orang biasa, dengan memanggilnya "pahlawan yang gagah berani" (Hakim-hakim 6:12). Gideon menjawab, "Dengan apakah akan kuselamatkan orang Israel? Ketahuilah, kaumku adalah yang paling kecil di antara suku Manasye dan aku pun seorang yang paling muda di antara kaum keluargaku" (ayat 15). Namun Allah tetap mengatakan, "Bukankah Aku mengutus engkau? ... Akulah yang menyertai engkau" (ayat 14-16).

Gideon menjadi orang pilihan Allah, karena di mata-Nya tak seorang pun "tidak berarti". Tuhan hanya memberikan 300 orang untuk membantunya, bukan ribuan (7:1-7), supaya Allah sajalah yang akan menerima kemuliaan.

Rasul Paulus juga mengajarkan bahwa Allah memilih orang yang bodoh, lemah, tidak terpandang, dan yang hina bagi dunia. Dia mempermalukan orang yang berhikmat dan kuat "supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah" (1 Korintus 1:29).

Jika Anda merasa "tidak berarti", ingatlah panggilan Allah kepada Gideon. Tuhan juga ingin memakai Anda untuk melakukan perkara yang jauh lebih besar daripada yang pernah Anda pikirkan--Joanie Yoder

ALLAH MEMAKAI ORANG BIASA
UNTUK MENGERJAKAN RENCANA-NYA YANG LUAR BIASA

KITA ADALAH KELUARGABacaan: Efesus 4:1-13NATS: Berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera (Efesus 4...
14/08/2019

KITA ADALAH KELUARGA

Bacaan: Efesus 4:1-13
NATS: Berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera (Efesus 4:3)

Teman-teman timnya memanggil mendiang Willie Stargell dengan sebutan "Pops" (Ayah) karena sikap kepemimpinannya di dalam maupun di luar lapangan bisbol. Pada tahun 1979, ketika Stargell memimpin Pittsburgh Pirates dalam kejuaraan Seri Dunia kedua, timnya sampai dinamai "The Family" (Keluarga) karena keeratan hubungan di antara mereka.

"Kami menang, kami hidup, dan kami bers**acita sebagai satu tim," demikian kata Stargell. "Kami menyatukan lusinan individu yang berbeda menjadi satu tim kerja. Kami berasal dari berbagai ras, dibesarkan dalam keluarga yang berbeda-beda tingkat ekonominya, tetapi di klab dan di lapangan kami adalah satu."

Adakah hal itu juga menggambarkan kehidupan kita sebagai pengikut Kristus? Bila kelak keluarga Allah berkumpul di surga, kita akan menjumpai orang-orang percaya "dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa" (Wahyu 5:9). Betapa indahnya persekutuan seperti itu!

Itu sebabnya, kita diperintahkan untuk "memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera" (Efesus 4:3). Bagaimana kita dapat melakukannya? Dengan hidup "rendah hati, lemah lembut, dan sabar, menunjukkan kasih dalam hal saling membantu" (ayat 2).

Sebagai orang kristiani, kita memang sangat berbeda dan sangat beragam. Namun kita adalah keluarga. Bapa surgawi memanggil kita untuk menyingkirkan segala prasangka, kepentingan diri, dan kesombongan demi terwujudnya persekutuan adikodrati yang memuliakan Dia -DCM

KRISTUS MENCIPTAKAN KESATUAN
DI TENGAH BERAGAM PERBEDAAN

MEMBUKA PINTUBacaan: Roma 12:9-16NATS: Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara, ... usahakanlah dirimu untuk sel...
13/08/2019

MEMBUKA PINTU

Bacaan: Roma 12:9-16
NATS: Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara, ... usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan (Roma 12:10,13)

MEMBUKA HATI

Saya mengadakan perjalanan ke Minsk, ibukota Belarus, untuk berbicara dalam konferensi regional bagi para pendeta. Saya jarang mengalami perjalanan yang segala sesuatunya berjalan lancar seperti saat itu. Pesawat tiba dan berangkat tepat pada waktunya. Tidak ada masalah di pabean. Saya pun diperlakukan dengan sangat hangat dan ramah.

Pada Jumat malam saya tinggal bersama keluarga sopir saya. Mereka sangat ramah kepada saya. Ketika saya tiba di apartemen mereka yang kecil, istri dan tiga anaknya yang ada di rumah menyambut saya. Yang tertua, seorang anak laki-laki, dan kedua adik perempuannya menemani saya. Sementara itu ibunya menyiapkan makan malam sederhana yang sangat lezat, yang mungkin menghabiskan anggaran makan mereka untuk beberapa minggu. Beberapa saat kemudian putrinya yang sulung, Anastasia, 13 tahun, p**ang dari kursus melukis. Ia menunjukkan koleksinya dan menawarkan sebuah lukisan kepada saya. Saya memilih lukisan dua ekor kucing, yang saya tahu akan sangat dis**ai cucu-cucu saya.

Sesudah makan malam, kami menuju sebuah ruang kecil di mana anak laki-laki mereka bermain selo untuk saya. Lalu Anastasia menyanyikan lagu gubahannya sendiri. Sesudah itu kami bernyanyi bersama. Bagi tamu seperti saya, yang jauh dari keluarga, yang merindukan orang-orang yang dikasihinya, dan harus menepati jadwal yang sangat padat, kehangatan keluarga itu sangat istimewa. Ketika saya merenungkan kasih dan kebaikan hati mereka, saya memohon agar Allah menolong saya untuk siap sedia untuk "selalu memberikan tumpangan" (Roma 12:13) seperti mereka -DCE

KERAMAHTAMAHAN
DAPAT MENGISI KEKOSONGAN HATI YANG KESEPIAN

Address

Jalan Mentor Bekasi Timur
Bekasi

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Radio Kasih Karunia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Radio Kasih Karunia:

Share

Category