12/07/2022
NASEHAT EMAS
1. Mungkin sebagian orang menilai kita sebagai orang yang bertaqwa.
Mungkin juga sebagian yang lain menilai kita sebagai ahli dosa.
Mungkin sebagian yang lain menilai kita begini, begitu dan lain lain.
Tapi sebenarnya, kita lah yang lebih mengetahui tentang diri kita masing masing.
2. Rahasia satu satunya yang tidak ada orang tahu itu selain diri kita sendiri ialah:
Rahasia hubungan kita dengan Allah.
3. Maka janganlah kita tertipu dengan orang orang yang memuji. Dan tidak perlu p**a kita merasa tersakiti oleh orang orang yang mencela.
Karena kebenaran itu mengatakan:
"Bahkan manusia itu sangat mengetahui tentang dirinya sendiri" QS: Al-Qiyamah (75): 14
4. Salah satu bahaya hidup berpindah pindah antara amal dan dosa, ialah bahwa kita tidak tahu apa yang akan menjadi akhir kehidupan kita.
5. Kerjakanlah amal itu karena ikhlas, bukan karena mau cepat lepas dari amal.
Rutinkanlah pelaksanaan amal amal sunnah karena pendekatan kepada Allah, bukan sebagai satu kelebihan dari kita.
Demi Allah, kita lah yang lebih butuh kepada amal; dan Allah -Subhanahu wa Ta'ala- tidak membutuhkan itu.
6. Janganlah kita menjadikan tujuan ialah agar dicintai oleh orang lain, karena orang orang itu hati mereka berubah ubah.
Mungkin mereka mencintai kita hari ini, kemudian membenci kita besok.
7. Hendaklah tujuan kita ialah bagaimana agar kita dicintai oleh Tuhan semua manusia. Karena kalau DIA mencintai kita, niscaya DIA menjadikan hati manusia itu mencintai kita.
8. Sesuatu yang hukumnya haram tetaplah haram walaupun semua orang mengamalkannya.
9. Jangan mengalah pada PRINSIP PRINSIP hidup kita. Abaikan mereka (yang tidak setuju), karena kita akan dimintai pertanggungan-jawab sendiri sendiri.
10. Karena itu, "Beristiqamah sesuai yang diperintahkan kepadamu" QS: Hud (11): 112
Bukan sesuai keinginanmu!.
11. Amalkanlah untuk diri kita sendiri AMAL RAHASIA, atau AMAL TERSEMBUNYI, yang tidak ada yang mengetahuinya selain Allah.
12. Sebagaimana DOSA DOSA RAHASIA itu membinasakan, maka AMAL AMAL RAHASIA itu menyelamatkan.
13. "Sungguh Allah telah ridha terhadap orang orang yang beriman ketika mereka membai'at engkau (Muhammad) di bawah pohon)"
QS: Al-Fath (48): 18
Janganlah kita dilalaikan oleh tempat tempat yang mewah, karena muktamar yang termulia sepanjang sejarah, itu terjadi di bawah pohon.
14. "Ya Allah, Sesungguhnya aku menyerahkan semua urusanku kepadaMu".
Salah seorang ulama pernah mengatakan: "Sesungguhnya aku berdo'a kepada Allah tentang satu kebutuhan; kalau Allah memberikan itu kepadaku, aku bergembira sekali; tapi kalau Allah belum memberikan itu kepadaku, aku berbahagia berpuluh puluh kali lipat; karena yang pertama adalah pilihanku, sedang yang kedua adalah pilihan Allah Yang Maha mengetahui yang ghaib".
15. Sangat indah rasa percaya kepada Allah, Rabb semua hamba. "Allah maha mengetahui, sedang kamu semua tidak mengetahui". QS: Al-Baqarah (2): 216
Itulah jawaban yang memuaskan terhadap pertanyaan kita: "Mengapa ini terjadi padaku?".
Karena Allah maha mengetahui, sedang kita tidak mengetahui.
16. Ada sebagian orang yang meninggalkan kita dan ada sebagian orang yang mendukung kita, itu adalah rahmat dari Allah.
Kasih sayang dari Allah, yang kita tidak mengetahuinya kecuali setelah berlalu beberapa waktu.
17. Tahun demi tahun telah merubah banyak hal.
Perjalanan waktu ini mengubah kontur gunung gunung, bagaimana mungkin tidak mengubah kepribadian manusia.
18. Sekiranya kita tahu bagaimana kita berendam di dalam pahala yang sangat banyak, setelah musibah musibah, niscaya kita tidak mengharapkan musibah musibah itu berlalu dengan cepat.
19. Allah tidak mengambil sesuatu dari kita kecuali bahwa DIA akan memberikan kepada kita. Karena itu marilah kita menyambut takdir takdir dengan ucapan kita: "ALHAMDULILLAH ".
20. Para ulama salaf dulu saling berpesan tentang tiga pesan yang kalau ditimbang dengan emas, niscaya pesan ini lebih berat dari emas:
PERTAMA: Siapa yang memperbaiki hubungannya dengan Allah, niscaya Allah memperbaiki hubungannya dengan sesamanya manusia.
KEDUA: Siapa yang memperbaiki keadaannya yang tidak nampak, niscaya Allah memperbaiki keadaannya yang nampak.
KETIGA: Siapa yang mementingkan urusan akhiratnya, niscaya Allah akan mencukupi semua urusan dunianya dan akhiratnya.
21. Bentuk kerugian yang paling pedih ialah:
Bahwa Syurga yang luasnya seluas langit dan bumi itu, lalu kalau sekiranya salah seorang dari kita tidak mendapatkan tempat di sana!.
22. Mari kita memanfaatkan kehidupan ini dengan sebaik baiknya, karena hanya amal sajalah bekal kita.
Semoga Allah mengampuni saya dan mengampuni kita semua.
WASHALLILLAHUMMA WASALLIM WA BARIK 'ALA SAYYIDINA MUHAMMAD.