Penerbit Darul Haq

Penerbit Darul Haq Berilmu Sebelum Berucap dan Berbuat Membawa Anda kepada pemahaman Islam yang benar sesuai apa yang dibawa Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Bismillaahirrahmaannirrahiim

Segala puji hanya milik Allah , kami memuji-Nya, memohon pertolongan-Nya dan memohon ampunan-Nya. Shalawat dan Salam semoga tetap terlimpahkan kepada Nabi Muhammad , beserta keluarga, Sahabat dan seluruh pengikutnya yang istiqamah hingga hari Kiamat. Selamat Datang di Situs Penerbit Buku Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, yang menyajikan Buku -buku Bacaan Islami berisikan Hikmah Al-qur’an dan Mutiara Hadits, insya Allah dapat memberikan kesejukan hati dan ketentraman jiwa bagi anda yang membacanya. KAMI MEMAHAMI BAHWA

Beragama yang benar harus berdasar pada Al-Qur’an dan As-Sunnah

Generasi pertama yang yang shalih dari umat ini terbukti membuahkan interpretasi terbaik terhadap Al-Qur’an dan As-Sunnah

DAN KAMI MENYADARI BAHWA

Kendala bahasa menyulitkan kaum muslimin dalam mempelajari secara langsung warisan para ulama salaf

Tidak mudah memilih bacaan yang valid sesuai prioritas dari ribuan literatur

Islam yang ada saat ini

KARENA ITU KAMI BERKOMITMEN

Mempermudah kaum muslimin dan menenawarkan solusi yang tepat untuk
mempelajari Dinul Islam dari sumber yang shahih dan terpercaya

04/09/2026

KHALIFAH ABU BAKAR, KHALIFAH UMAR, DAN KHALIFAH UTSMAN SANGAT MEMULIAKAN AL-HASAN

Abu Bakar ash-Shiddiq radhiyallahu anhu memuliakan, menghormati, mencintai, dan melindungi al-Hasan. Demikian p**a Umar bin al-Khaththab radhiyallahu anhu. Al-Waqidi meriwayatkan dari Musa bin Muhammad bin Ibrahim bin al-Harits at-Taimi dari ayahnya, bahwa ketika Umar mencatat nama-nama sahabat yang berhak mendapat santunan negara, beliau memasukkan al-Hasan dan al-Husain dalam deretan sahabat yang mengikuti perang Badar yang mendapat 5.000 dirham sebulan.

Demikian p**a Utsman bin Affan radhiyallahu anhu, beliau memuliakan al-Hasan dan al-Husain dan mencintai keduanya. Pada hari pengepungan terhadap Utsman bin Affan radhiyallahu anhu oleh pemberontak, al-Hasan bin Ali berada di sisinya dengan pedang terhunus untuk melindungi Utsman. Akan tetapi Utsman mengkhawatirkan keselamatannya. Utsman bersumpah menyuruhnya kembali ke rumah agar hati Ali menjadi tenang. Karena beliau sangat mengkhawatirkan keselamatannya.

Selengkapnya: Perjalanan hidup empat Khalifah, Imam Ibnu Katsir, hal. 717, Darul Haq

03/09/2026

RASULULLAH PERNAH BERJALAN MERANGKAK,
SEMENTARA AL-HASAN DAN AL-HUSAIN DI ATAS PUNGGUNG BELIAU

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

اَلْحَسَنُ وَالْحُسَيْنُ سَيِّدَا شَبَابِ أَهْلِ الْجَنَّةِ، وَأَبُوْهُمَا خَيْرٌ مِنْهُمَا.

"Al-Hasan dan al-Husain adalah pemimpin para pemuda penghuni Surga, dan ayah mereka lebih baik daripada mereka berdua."

Dari Abdullah bin Syaddad dari ayahnya, bahwa suatu ketika Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengimami orang-orang pada salah satu shalat di malam hari. Beliau sujud dan memperpanjang sujud. Setelah salam maka orang-orang menanyakan kepada beliau tentang hal itu. Beliau menjawab,

إِنَّ ابْنِيْ -يَعْنِي الْحَسَنَ- اِرْتَحَلَنِيْ فَكَرِهْتُ أَنْ أُعَجِّلَهُ حَتَّى يَقْضِيَ حَاجَتَهُ.

"Sesungguhnya cucuku ini -yakni al-Hasan- naik ke atas punggungku, maka aku tidak s**a menyuruhnya cepat-cepat (turun) hingga ia merasa puas."

Diriwayatkan dari Jabir radhiyallahu anhu, dia berkata, "Aku menemui Rasulullah sementara beliau membawa al-Hasan dan al-Husain di atas pundak beliau. Beliau berjalan merangkak sambil menggendong mereka di atas punggung beliau. Aku berkata, 'Sebaik-baik unta adalah unta kalian berdua.' Lalu Rasulullah menimpali, 'Sebaik-baik anak unta adalah kalian berdua'."

Selengkapnya: Perjalanan hidup empat Khalifah, Imam Ibnu Katsir, hal. 715-716, Darul Haq

Biografi Syaikh Muhammad Nashiruddin al-AlbaniBeliau adalah salah seorang imam Ahlus Sunnah abad ini, yang mengorbankan ...
02/09/2026

Biografi Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani

Beliau adalah salah seorang imam Ahlus Sunnah abad ini, yang mengorbankan seluruh hidupnya demi mengabdikan diri kepada Allah, seorang laki-laki agung yang namanya telah memenuhi cakrawala. Beliau tidak saja dikenal sebagai seorang ulama ahli hadits, akan tetapi beliau juga salah seorang di antara barisan para ulama yang mendapat predikat sebagai pembaharu Islam (Mujaddid al-Islam).

Nama, Kelahiran, dan Pertumbuhan Syaikh al-Albani

Beliau adalah Muhammad Nashiruddin bin Nuh, dikenal dengan kuniah Abu Abdurrahman. Beliau lahir tahun 1914 M di tengah sebuah keluarga yang sangat sederhana dan sibuk dengan ilmu agama, di ibu kota Albania. Bapaknya, Haji Nuh, adalah salah seorang ulama besar Albania kala itu; yang pernah menuntut ilmu di Istambul, Turki, kemudian kembali ke Albania untuk mengajarkan ilmu dan berdakwah.

Lingkungan keluarga yang menaungi Syaikh al-Albani ketika masih kanak-kanak, penuh dengan cahaya Islam, yang tampak sangat terjaga dalam setiap sisi.

Ingin mengetahui lebih jauh perjalanan hidup Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani?

Simak kisah hijrah demi melindungi agama, perjuangannya dalam menuntut ilmu, kiprahnya sebagai guru besar di Universitas Islam Madinah, pujian para ulama terhadap beliau, hingga karya-karya tulis beliau.

Baca selengkapnya di sini:

Beliau adalah salah seorang imam Ahlus Sunnah abad ini, yang mengorbankan seluruh hidupnya demi mengabdikan diri kepada Allah, seorang laki-laki agung yang namanya telah memenuhi cakrawala. Beliau tidak saja dikenal sebagai seorang ulama ahli hadits, akan tetapi beliau juga salah seorang di antara b...

01/09/2026

BUKU TERBARU DARI DARUL HAQ

Aku Bisa Berdoa-Hisnul Muslim Anak

Tahukah Ayah dan Bunda? Kebiasaan baik yang ditanamkan sejak kecil akan menjadi bekal berharga sepanjang hidup anak.

Buku “Aku Bisa Berdoa” mengajak anak mengenal, memahami, dan mengamalkan doa, dzikir, serta adab Islami dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari bangun tidur, makan dan minum, masuk dan keluar rumah, masuk dan keluar masjid, bepergian, hingga sebelum tidur, setiap aktivitas menjadi kesempatan bagi anak untuk mengingat Allah.

Disusun dengan bahasa yang sederhana, ilustrasi yang menarik, dan penyajian yang ramah anak, buku ini membantu si kecil membaca, memahami, dan menghafal doa-doa harian sekaligus membiasakan adab Islami dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk para orangtua, kami lengkapi p**a dalam buku ini panduan membentengi anak-anak dari segala keburukan.

Semoga buku ini menjadi teman belajar yang menyenangkan bagi anak dan sahabat bagi Ayah dan Bunda dalam menanamkan kebiasaan berdoa, berdzikir, serta membentuk karakter yang shalih, berakhlak mulia, dan senantiasa dekat dengan Allah.

Judul: Aku Bisa Berdoa-Hisnul Muslim Anak
Penulis: Muhammad Ibrahim
Ukuran: 14,5 x 21 cm.
Jumlah Halaman: 60 hal.
Berat: 112 gr.
Harga: Rp.30.000,-

Info Pemesanan: 081382361477

BUKU TERBARU DARI DARUL HAQJudul: Aku Bisa Berdoa-Hisnul Muslim AnakPenulis: Muhammad IbrahimUkuran: 14,5 x 21 cm.Jumlah...
31/08/2026

BUKU TERBARU DARI DARUL HAQ

Judul: Aku Bisa Berdoa-Hisnul Muslim Anak
Penulis: Muhammad Ibrahim
Ukuran: 14,5 x 21 cm.
Jumlah Halaman: 60 hal.
Berat: 112 gr.
Harga: Rp.30.000,-

Tahukah Ayah dan Bunda? Kebiasaan baik yang ditanamkan sejak kecil akan menjadi bekal berharga sepanjang hidup anak.

Buku “Aku Bisa Berdoa” mengajak anak mengenal, memahami, dan mengamalkan doa, dzikir, serta adab Islami dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari bangun tidur, makan dan minum, masuk dan keluar rumah, masuk dan keluar masjid, bepergian, hingga sebelum tidur, setiap aktivitas menjadi kesempatan bagi anak untuk mengingat Allah.

Disusun dengan bahasa yang sederhana, ilustrasi yang menarik, dan penyajian yang ramah anak, buku ini membantu si kecil membaca, memahami, dan menghafal doa-doa harian sekaligus membiasakan adab Islami dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk para orangtua, kami lengkapi p**a dalam buku ini panduan membentengi anak-anak dari segala keburukan.

Semoga buku ini menjadi teman belajar yang menyenangkan bagi anak dan sahabat bagi Ayah dan Bunda dalam menanamkan kebiasaan berdoa, berdzikir, serta membentuk karakter yang shalih, berakhlak mulia, dan senantiasa dekat dengan Allah.

Daftar isi & Contoh isi: https://darulhaq-online.com/product/aku-bisa-berdoa-hisnul-muslim-anak/

31/08/2026

Al-Qur’an & Terjemahnya Ukuran Besar A4 (21x 29,7 cm)

Menyadari begitu penting dan agungnya kedudukan al-Qur’an sebagai Firman Allah, Sebagai sumber ilmu dan konsep hidup, di mana di dalamnya Allah menuangkan perintah-perintah dan larangan-laranganNya, dan juga keutamaan membaca, menghafal dan mengkajinya, maka setiap Muslim harus memberikan perhatian yang serius dan fokus kepada al-Qur’an. Alhamdulillah telah hadir, mushaf al-Qur’an dan terjemahnya edisi terbaru dari Darul Haq:

- Isi dicetak dengan kombinasi 2 warna yang menawan: Biru dan Hitam.
- Dilengkapi 3 utas pita baca dengan warna yang berbeda.
- Dibalut Hard Cover dengan perpaduan warna biru dan ornamen Poly keemasan.
- Difinishing laminating doff, Spot UV dan Emboss.

Sebagaimana mushaf Darul Haq lainnya, mushaf ini juga dilengkapi tambahan materi penting:
- Hukum-hukum Tajwid Dzikir Pagi & Petang sesuai al-Qur’an dan as-Sunnah.
- Do’a- doa pilihan dari Nabi Keutamaan-keutamaan Membaca al-Qur’an.
- Bagaiman as-Salafush Shalih mengkhatamkan al-Qur’an.
- Tanda-tanda Waqof dan petunjuk lainnya Judul tema al-Qur’an di dalam terjemahnya.

Dan tidak kalah penting, dilengkapi p**a dengan Blok warna yang selang-seling pada samping mushaf sebanyak 7 blok, sebagai indikator pembagian mushaf menjadi 7 bagian, untuk membantu pembaca dapat mengkhatamkan Al-Qur’an dalam 7 hari sebagaimana riwayat yang masyhur dari para sahabat Nabi Muhammad.

Selengkapnya: https://darulhaq-online.com/product/al-quran-terjemahnya-ukuran-besar-a4/

28/08/2026

PARA ULAMA DALAM PANGGUNG SEJARAH

Di sepanjang sejarah Islam, lahir para ulama agung yang bukan hanya dikenal karena keluasan ilmu mereka, tetapi juga karena keteguhan iman, keikhlasan dalam beramal, dan keluhuran akhlak yang memancar dalam kehidupan sehari-hari. Jejak-jejak kehidupan mereka menjadi cahaya yang menerangi perjalanan umat dari generasi ke generasi.

Buku Biografi 60 Ulama Ahlus Sunnah, karya Syaikh Ahmad Farid mengajak pembaca menyusuri kembali kehidupan para tokoh besar tersebut. Di dalamnya tersaji potret para ulama dari generasi salaf hingga ulama besar setelahnya, seperti Sa’id bin al-Musayyab, al-Hasan al-Bashri, Abu Hanifah, Sufyan ats-Tsauri, Malik bin Anas, Abdullah bin al-Mubarak, al-Fudhail bin Iyadh, asy-Syafi’i, Ahmad bin Hanbal, al-Bukhari, at-Tirmidzi, ad-Daraquthni, al-Hakim, al-Khathib al-Baghdadi, an-Nawawi, Ibnu Taimiyah, adz-Dzahabi, hingga Ibnu Hajar.

Melalui kisah-kisah yang ringkas namun penuh makna, pembaca diajak menyaksikan bagaimana para ulama itu menapaki jalan ilmu dengan kesungguhan, menjaga kemurnian sunnah dengan keberanian, serta menghiasi hidup mereka dengan ibadah, kezuhudan, dan ketakwaan.
Buku ini adalah jendela yang mempertemukan pembaca dengan warisan intelektual dan spiritual generasi terbaik umat. Ia menjadi sumber inspirasi bagi siapa saja yang ingin menapaki jalan ilmu, memperbaiki diri, dan menumbuhkan ketakwaan di tengah kehidupan masa kini.

Info Pemesanan: 081382361477
Selengkapnya: https://darulhaq-online.com/product/biografi-60-ulama-ahlussunnah/

23/08/2026

SIAPA YANG MEMBUAT AL-HASAN DAN AL-HUSAIN MARAH,
MAKA IA TELAH MEMBUAT MARAH RASULULLAH

Diriwayatkan dari Al-Bara` bin 'Azib radhiyallahu anhu, dia berkata, "Aku melihat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menggendong al-Hasan bin Ali di atas pundak beliau seraya berkata,

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أُحِبُّهُ فَأَحِبَّهُ.

"Ya Allah, aku mencintainya, maka cintailah dia."

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, dia berkata,

خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُوْلُ اللّٰهِ وَمَعَهُ حَسَنٌ وَحُسَيْنٌ، هٰذَا عَلَى عَاتِقِهِ وَهٰذَا عَلَى عَاتِقِهِ، وَهُوَ يَلْثِمُ هٰذَا مَرَّةً وَيَلْثِمُ هٰذَا مَرَّةً، حَتَّى انْتَهَى إِلَيْنَا، فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ: يَا رَسُوْلَ اللّٰهِ، إِنَّكَ تُحِبُّهُمَا، فَقَالَ: مَنْ أَحَبَّهُمَا فَقَدْ أَحَبَّنِيْ وَمَنْ أَبْغَضَهُمَا فَقَدْ أَبْغَضَنِيْ.

"Rasulullah shallallahu alaihi wasallam keluar menemui kami bersama al-Hasan dan al-Husain. Keduanya beliau gendong di atas kedua pundak beliau. Sesekali beliau mencium al-Hasan dan pada kali lain mencium al-Husain, hingga beliau sampai di hadapan kami. Seorang lelaki berkata, 'Wahai Rasulullah, (kelihatannya) engkau sangat mencintai keduanya.' Beliau bersabda, 'Siapa yang mencintai keduanya, maka ia telah mencintaiku, dan siapa yang membuat marah keduanya, maka ia telah membuatku marah'."

Imam Ahmad sendirian dalam periwayatan hadits ini.

Selengkapnya: Perjalanan hidup empat Khalifah, Imam Ibnu Katsir, hal. 714-715, Penerbit Darul Haq

20/08/2026

AL-HASAN BIN ALI, ORANG YANG PALING MIRIP DENGAN RASULULLAH

Abu Bakar mengimami kaum Muslimin shalat beberapa malam setelah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam wafat, kemudian berjalan keluar bersama Ali. Lalu Abu Bakar melihat al-Hasan sedang bermain bersama anak-anak lainnya. Maka Abu Bakar menggendongnya di atas punggungnya seraya berkata,
بِأَبِيْ، شَبَهُ النَّبِيِّ لَيْسَ شَبِيْهًا بِعَلِيٍّ.
"(Demi Allah) ayahku sebagai tebusannya, anak ini sangat mirip dengan Nabi, tidak mirip dengan Ali."
Ali tertawa saja mendengarnya.
Abu Juhaifah berkata,
رَأَيْتُ رَسُوْلَ اللّٰهِ كَانَ الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ يُشْبِهُهُ.
"Aku pernah melihat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, ternyata al-Hasan bin Ali adalah orang yang (paling) mirip dengan beliau."

Imam Ahmad berkata, … dari Ibnu Abi Mulaikah, ia berkata,

كَانَتْ فَاطِمَةُ تَنْقُزُ الْحَسَنَ بْنَ عَلِيٍّ وَتَقُوْلُ: بِأَبِيْ، شَبَهُ النَّبِيِّ، لَيْسَ شَبِيْهًا بِعَلِيٍّ.

'Fathimah pernah membuat al-Hasan bin Ali (kecil) meloncat, dan Fathimah berkata, '(Demi Allah) ayahku sebagai tebusanmu, dia mirip dengan Nabi, tidak mirip dengan Ali'."

Selengkapnya: Perjalanan hidup empat Khalifah, Imam Ibnu Katsir, hal. 712-713, Darul Haq

18/08/2026

Menggenggam Kemurnian Tauhid di Tengah Arus Pemikiran

Al-‘Aqidah al-Wasithiyah bukan sekadar sebuah risalah, ia adalah mercusuar yang menuntun umat menuju kemurnian akidah. Disusun oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, kitab ini lahir dari kepedulian terhadap maraknya penyimpangan dalam memahami nama dan sifat Allah, sebagai jawaban atas kegelisahan seorang qadhi di kota Wasith.

Dengan gaya yang ringkas namun sarat makna, Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin mensyarah buku ini dan mengajak pembaca kembali kepada poros utama dakwah para rasul: tauhid, yaitu mengesakan Allah dalam segala bentuk ibadah dengan cinta, harap, takut, dan ketundukan yang sempurna.

Di dalamnya, pembaca akan diajak memahami:
• Hakikat tauhid
• Prinsip lurus dalam menetapkan nama dan sifat Allah tanpa penyerupaan dan tanpa penolakan
• Jejak sejarah penyimpangan akidah, dari Khawarij hingga Jahmiyah
• Peta pemikiran berbagai kelompok yang menyimpang, beserta akar kesalahannya

Lebih dari itu, buku ini membuka mata tentang bagaimana penyimpangan akidah tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan berkembang perlahan ketika wahyu ditinggalkan dan akal dijadikan hakim utama. Namun di balik itu semua, tampak jelas penjagaan Allah terhadap agama ini dengan hadirnya para ulama yang membela kebenaran, di antaranya syaikhul Islam Ibnu Taimiyah.

Info: 081382361477

Address

Bekasi
17411

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00

Telephone

+6281310524433

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Penerbit Darul Haq posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Penerbit Darul Haq:

Shortcuts

Share

Category