LiteX TV

LiteX TV halaman ini untuk memberikan informasi terbaru kepada masyarakat tentang kejadian sekitar dengan cepat

31/03/2026

Kolaborasi STIKES Datu Kamanre dan PT Pegadaian Cabang Belopa

STIKES Datu Kamanre berkolaborasi dengan PT Pegadaian Cabang Belopa menghadirkan kegiatan edukatif bertajuk Pegadaian Mengajar, yang dilaksanakan di Gedung Bappeda Kabupaten Luwu.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi, yakni S1 Keperawatan, S1 Administrasi Kesehatan, dan S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan di kalangan generasi muda.

Dalam sambutannya, Ketua STIKES Datu Kamanre, Dr. (Can). Andi Zullylat Tazlilah Basmin, menekankan pentingnya membangun pola pikir visioner sejak masa perkuliahan, termasuk dalam hal pengelolaan keuangan.

Ia menyampaikan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu merencanakan masa depan dengan baik.

Sementara itu, Pimpinan Cabang PT Pegadaian Belopa, Untung Triyono, menjelaskan bahwa program Pegadaian Mengajar merupakan bagian dari komitmen Pegadaian dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi generasi muda.

Materi utama disampaikan oleh Adnan, yang mengajak mahasiswa memahami pentingnya membedakan antara kebutuhan dan keinginan dalam kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa juga diperkenalkan pada metode pengelolaan keuangan sederhana dengan konsep lima puluh, tiga puluh, dua puluh, yaitu lima puluh persen untuk kebutuhan, maksimal tiga puluh persen untuk keinginan, serta dua puluh persen untuk tabungan dan investasi.

Selain itu, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya investasi, khususnya investasi emas, sebagai salah satu instrumen yang relatif stabil dan mampu menjaga nilai aset dari inflasi.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa yang aktif mengikuti sesi materi hingga diskusi.

Melalui kolaborasi ini, STIKES Datu Kamanre terus mendukung pengembangan mahasiswa tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam membangun kesiapan menghadapi masa depan, termasuk dalam aspek finansial.

14/02/2026

Baznas Palopo Sosialisasi Aturan Baru Zakat dan Infaq Tahun 2026

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palopo menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait pengumpulan, pendistribusian, dan tata kelola zakat, infaq, dan sedekah.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah serta menyukseskan pengelolaan zakat fitrah, fidyah, Infaq Rumah tangga Muslim dan infaq haji tahun 2026 ini berlangsung di Gedung Rujab Saokotae Palopo, pada Sabtu (14/02/2026).

Acara ini dihadiri oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Taufik Gurrahman yang mewakili Wali Kota Palopo, Kepala Bagian (Kabag) Kesra, Lukman Mallo, perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Palopo, Muh. Aslam, serta Kasat Binmas Polres Palopo, Syamsul Bahri.

Peserta kegiatan meliputi Ketua Lazismu, Ketua Lazisnu, Ketua Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ), serta ketua-ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid se-Kota Palopo.

Dalam sambutannya mewakili Wali Kota, Taufik Gurrahman menekankan pentingnya ketelitian dalam pengelolaan dana umat.

"Pemerintah Kota selalu menekankan agar para amil dan UPZ harus sangat teliti dalam masalah zakat ini agar kepercayaan masyarakat terjaga," ujarnya.

Ketua Baznas Palopo, As'ad Syam, dalam kesempatan tersebut mengumumkan adanya perubahan standar nilai Zakat Fitrah dan Infaq Rumah Tangga Muslim (IRTM) untuk tahun 2026.

Berdasarkan keputusan terbaru, nilai Zakat Fitrah mengalami penurunan rata-rata Rp5.000 dibandingkan tahun sebelumnya, sementara nilai Infaq mengalami kenaikan.

"Untuk Zakat Fitrah tahun 2026, nilai tertinggi ditetapkan sebesar Rp40.000, kategori menengah Rp35.000, dan terendah Rp30.000. Sedangkan untuk Infaq Rumah Tangga Muslim (IRTM) naik dari Rp40.000 menjadi Rp50.000," jelas As'ad Syam.

Ia menambahkan bahwa untuk Fidyah nilainya tetap sama, yakni Rp30.000 per hari atau per dua kali makan, dan Infaq Jemaah Haji juga tetap sebesar satu juta rupiah.

"Kami berharap dengan Bimtek ini, pengumpulan zakat tahun ini lebih maksimal dan tata kelolanya semakin baik, sesuai prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI," tambahnya.

Mewakili Kemenag, Muh. Aslam mengingatkan bahwa negara hadir membentuk lembaga pengelola zakat bukan untuk mengambil alih dana umat, melainkan memastikan penyalurannya tepat sasaran dan tepat guna.

Ia juga menyoroti fenomena di mana pengumpulan infaq (sunnah) seringkali lebih besar daripada zakat (wajib).

"Ini menjadi otokritik bagi kita. Zakat adalah kewajiban mutlak. Kami juga mengingatkan agar masyarakat berhati-hati terhadap lembaga amil yang tidak berizin. Di Palopo yang resmi antara lain Baznas, Lazismu, Lazisnu, WIZ, dan BMH," tegas As'ad.

Sementara itu, Kabag Kesra Lukman Mallo memberikan instruksi strategis kepada para UPZ masjid. Ia meminta agar panitia zakat tidak baru membuka layanan di akhir Ramadan.

"Segera umumkan dan buka penerimaan zakat sejak tanggal 1 Ramadan. Jangan menunggu seminggu sebelum Lebaran, karena banyak warga Palopo yang akan mudik. Selain itu, prioritaskan pendistribusian zakat kepada warga di sekitar masjid masing-masing, jangan biarkan warga harus berkeliling meminta zakat," pesan Lukman Mallo.

Dalam kegiatan ini, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Baznas Kota Palopo, Sumarsono, turut memberikan materi mendalam mengenai fiqih dan teknis pengelolaan zakat.

Sumarsono menjelaskan bahwa zakat fitrah memiliki tujuan utama untuk mensucikan diri (tahrah) bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan perkataan kotor, serta sebagai bentuk kepedulian terhadap fakir miskin .

Sumarsono memaparkan bahwa dalam konteks kontemporer, pembayaran zakat fitrah menggunakan uang menjadi opsi yang sangat dipertimbangkan demi kepraktisan, merujuk pada pendapat Ulama Hanafiah yang membolehkan konversi sesuai harga beras layak konsumsi (2,7 kg atau 3,5 liter) .

Terkait pendistribusian, Sumarsono merincikan pembagian hak kepada 8 golongan (asnab) penerima zakat sebagaimana tertuang dalam Surah At-Taubah ayat 60.

Ia menegaskan pembagian persentase yang merata, di mana Fakir, Miskin, Amil, Muallaf, Riqab, Gharimin, Fisabilillah, dan Ibnu Sabil masing-masing berhak mendapatkan alokasi sebesar 12,5 persen .

Di akhir kegiatan, Baznas Palopo memberikan penghargaan kepada sejumlah UPZ masjid yang dinilai berprestasi dalam pengelolaan dan pelaporan zakat.

Untuk kategori Penerimaan IRTM Tertinggi, penghargaan diberikan kepada:

- UPZ Masjid Djami Tua

- UPZ Masjid Jabal Nur Perumnas

- UPZ Masjid Nurus Sa'adah Songka

Sedangkan untuk kategori Laporan Tercepat diraih oleh:

- UPZ Masjid Al-Ikhlas Babak Latuppa

- UPZ Masjid Nurul Rahman Takkalala

- UPZ Masjid Al-Huda Sendana

Kasat Binmas Polres Palopo, Syamsul Bahri, menutup sesi dengan pesan agar manajemen organisasi di setiap UPZ terus diperbaiki dan ditingkatkan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pengelolaan dana sosial yang transparan.

14/02/2026

Pelantikan KKSS dan KKST Morowali Direstui Alam

Tidak Hujan dan Terik

Pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Kabupaten Morowali resmi dikukuhkan dalam satu prosesi bersama yang berlangsung khidmat di Alun-alun Rumah Jabatan Bupati Morowali, di atas panggung yang kokoh, Sabtu (14/2/2026) di Desa Mantansala, Kecamatan Bungku Tengah.

Momentum pelantikan yang digelar tepat pukul 12.00 WITA itu terasa istimewa. Di tengah siang hari yang biasanya identik dengan terik menyengat atau hujan yang kerap turun tanpa aba-aba, cuaca justru bersahabat. Langit tampak teduh, tanpa hujan maupun panas berlebih. Kondisi ini dinilai banyak pihak sebagai pertanda baik—seolah alam turut merestui pengukuhan dua kerukunan besar tersebut.

KKSS Morowali dikukuhkan untuk masa bakti 2025–2030, sementara KKST Morowali akan menjalankan kepengurusan periode 2026–2031. Pelantikan ini mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Harmonisasi Membangun Morowali Tangguh, Morowali Juara di Bumi Tepe Asa Moroso".

Prosesi tersebut turut dihadiri Sultan Buton ke-41, La Ode Muhammad Sjamsul Qamar, yang kehadirannya menambah bobot historis dan kultural pada acara itu. Momen ini sekaligus mencatatkan sejarah baru, karena untuk pertama kalinya pelantikan dua kerukunan besar dilaksanakan secara bersamaan di Morowali.

Ketua BPD KKSS Morowali yang dilantik adalah Iksan Baharuddin Abd Rauf, didampingi Agus Rahmat Jaya, S.H. sebagai Sekretaris dan Amirullah sebagai Bendahara. Sementara itu, kepengurusan PD KKST Morowali dinakhodai oleh Hamlin.

Ketua Panitia, Mauluddin, bersama Sekretaris Panitia, Riswandi, dalam laporannya menegaskan bahwa pelantikan kolaboratif ini merupakan gagasan Bupati Morowali sebagai langkah memperkuat harmoni antar kerukunan.

Sementara Ketua Seksi Acara, Mahendra terlihat sibuk mengatur jalannya proses pelantikan agar berlangsung sesuai yang dirancang dan diharapkan.

Usai prosesi pengukuhan oleh Ketua BPW KKSS Sulawesi Tengah, Tjabani, Ketua BPD KKSS Morowali menerima bendera pataka dan mengibarkannya di hadapan undangan. Hal serupa dilakukan Ketua KKST. Kedua pimpinan organisasi kemudian menandatangani surat keputusan kepengurusan di atas panggung sebagai simbol dimulainya amanah baru.

Dalam sambutannya, Ketua KKSS menegaskan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh atas jabatan yang diemban, termasuk dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah. Ia juga mengapresiasi soliditas dan keberanian kepemimpinan KKST.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga adat dan kearifan lokal Bungku sebagai fondasi kehidupan sosial di Morowali. Menurutnya, adat memiliki peran strategis dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan masyarakat.

Pelantikan yang berlangsung dalam suasana tertib dan penuh kekeluargaan itu menjadi penegas bahwa kerukunan bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata untuk bersama-sama membangun Morowali yang tangguh dan berdaya saing. Di bawah langit yang teduh dan bersahabat, semangat persatuan dua komunitas besar ini menguat—menandai babak baru perjalanan kebersamaan di Bumi Tepe Asa Moroso.

14/02/2026

Penyambutan Sultan Buton

Penyambutan Sultan Buton dari Sulawesi Tenggara ke 41, Ir. H. La Ode Muhammad Sjamsul Qamar. berlangsung meriah dan sarat makna adat di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Morowali, Bungku, Sabtu (14/2/2026).

Rombongan Kerajaan Buton tiba dengan balutan busana kebesaran kerajaan dan langsung disambut secara adat melalui prosesi pengalungan kain khas Sulawesi Tengah sebagai simbol penghormatan dan persaudaraan.

Suasana khidmat terasa sejak awal kedatangan.

Derap langkah rombongan yang mengenakan pakaian adat lengkap dengan atribut kerajaan menghadirkan nuansa tradisional yang kuat.

Prosesi penyambutan tidak hanya diwarnai simbol adat, tetapi juga diramaikan oleh berbagai tarian tradisional khas Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan yang ditampilkan secara bergantian untuk menghormati tamu agung dari Sulawesi Tenggara tersebut bersama rombongan kesultanan.

Gerak gemulai para penari dengan iringan musik tradisional menciptakan atmosfer sakral sekaligus semarak. Tarian-tarian tersebut menjadi wujud penghargaan sekaligus mempererat ikatan budaya antarwilayah di Sulawesi.

Setelah prosesi adat, Sultan Buton beserta rombongan dipersilakan memasuki rujab untuk mengikuti rangkaian kegiatan berikutnya.

Di dalam rujab, suasana penuh keakraban terlihat saat Kapolres Morowali, Zulkarnain, turut mendampingi dan berbincang santai bersama rombongan.

Percakapan membahas harapan agar pelantikan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) dapat mempererat silaturahmi serta memperkuat kontribusi warga perantau di Morowali.

Bupati Morowali, Iksan B. Abdul Rauf, yang juga akan dilantik sebagai Ketua BPD KKSS, secara langsung mendampingi Sultan Buton menuju lokasi acara di Alun-alun halaman rujab.

Setibanya di lokasi, rangkaian acara kembali dimeriahkan dengan pertunjukan tarian adat KKST dan KKSS serta atraksi bela diri tradisional dari kedua daerah, yang semakin menegaskan semangat persatuan dalam keberagaman budaya.

Diketahui, Iksan B. Abdul Rauf resmi dilantik sebagai Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) KKSS.

Sementara itu, Hamlin dilantik sebagai Ketua Pengurus Daerah (PD) KKST. Kolaborasi pelantikan dua organisasi kedaerahan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergitas antara warga Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara

Acara tersebut turut dihadiri tokoh masyarakat, unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, serta perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan. Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman.

Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan penampilan artis yang menghibur para tamu undangan. Alunan musik dan suguhan pertunjukan budaya menjadikan momen ini bukan sekadar seremoni pelantikan, tetapi juga perayaan persaudaraan dan kekayaan tradisi.

wartawan Litex mengabarkan dari Morowali

05/02/2026

Satlantas Polres Luwu Gelar Pemeriksaan Kendaraan

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Luwu menggelar kegiatan pengecekan kelayakan kendaraan dalam rangka Operasi Keselamatan Pallawa 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Sarifuddin, dan dilaksanakan di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di depan Pos Lantas Belopa, Rabu (4/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, AKP Sarifuddin bersama sejumlah personel Satlantas Polres Luwu, termasuk personel Polisi Wanita (Polwan), turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas.

Pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan utama kendaraan, seperti lampu, kaca spion, serta kelengkapan teknis lainnya yang menunjang keselamatan berkendara.

Kasat Lantas Polres Luwu secara langsung memeriksa kelengkapan pengendara, mulai dari surat-surat kendaraan hingga kondisi teknis kendaraan bermotor.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah kendaraan, khususnya mobil truk, yang memiliki kelengkapan teknis tidak berfungsi dengan baik.

Selain kendaraan angkutan barang, beberapa jenis kendaraan lainnya juga ditemukan dalam kondisi serupa.

AKP Sarifuddin menegaskan bahwa pemeriksaan ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam berkendara, terutama di jalur utama Trans Sulawesi yang memiliki tingkat mobilitas tinggi.

Sementara itu, pada Kamis (5/2/2026), yang merupakan hari keempat pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Satlantas Polres Luwu telah menjaring puluhan pelanggar lalu lintas.

Dari hasil penindakan, pelanggaran yang paling dominan ditemukan adalah pengendara yang tidak menggunakan helm. Namun beberapa pelanggaran lainnya juga masih cukup tinggi.

Satlantas Polres Luwu mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas dan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan demi keselamatan bersama.

Operasi Keselamatan Pallawa 2026 akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan mengedepankan upaya preventif dan edukatif kepada masyarakat.

04/02/2026

Satlantas Polres Luwu Jaring Motor Tanpa Pelat Nomor

Satuan Lalu Lintas Polres Luwu menjaring sejumlah sepeda motor tanpa pelat nomor kendaraan dalam Operasi Keselamatan yang digelar pada Sabtu, 4 Januari 2026. Operasi ini merupakan bagian dari kegiatan kepolisian yang dilaksanakan selama 14 hari guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

Operasi Keselamatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Luwu, AKP Syarifuddin. Adapun titik pelaksanaan operasi berada di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di depan Mapolsek Belopa, yang merupakan salah satu jalur dengan arus lalu lintas cukup padat.

Dalam operasi tersebut, petugas mendapati sejumlah pengendara yang tidak melengkapi kendaraannya dengan pelat nomor. Selain melakukan penindakan, anggota Satuan Lalu Lintas juga memberikan edukasi dan arahan kepada para pengendara yang terjaring.

Terlihat para pengendara menerima penjelasan langsung dari petugas agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas. Petugas menekankan pentingnya melengkapi dokumen berkendara, seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta memastikan kelengkapan kendaraan sesuai standar keselamatan.

AKP Syarifuddin menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan ini tidak semata-mata bertujuan untuk penindakan, melainkan juga sebagai upaya preventif dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Dengan tertib berlalu lintas dan melengkapi kendaraan, diharapkan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya dapat terjaga.

Polres Luwu mengimbau masyarakat agar mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan dengan meningkatkan disiplin dan kesadaran berlalu lintas demi terciptanya keamanan dan keselamatan bersama di jalan raya.

Address

Belopa

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when LiteX TV posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share