01/09/2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut sejumlah indikator kesejahteraan masyarakat mengalami perbaikan sepanjang 2025, seiring perekonomian Indonesia yang tumbuh 5,11%. Capaian tersebut disampaikan setelah DPR mengesahkan RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Menurut Purbaya, ekonomi Indonesia mampu menjaga stabilitas di tengah meningkatnya risiko geopolitik global, tekanan pasar keuangan, perlambatan investasi, dan gangguan rantai pasok. Sepanjang 2025, inflasi tercatat sebesar 2,92%, sementara defisit anggaran berada di level 2,81% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Purbaya mengklaim pertumbuhan tersebut turut dibarengi perbaikan indikator kesejahteraan. Tingkat pengangguran pada Agustus 2025 disebut berada di angka 4,85%, sedangkan tingkat kemiskinan turun menjadi 8,25% pada September 2025 dari 8,57% pada September 2024. Pemerintah mengaitkan perbaikan tersebut dengan kebijakan fiskal melalui APBN yang diarahkan untuk menjaga stabilitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan. Ke depan, Purbaya memastikan pemerintah akan menjaga APBN tetap sehat dan kredibel agar dapat menjadi instrumen fiskal yang adaptif dan efektif menghadapi berbagai tekanan ekonomi.
Sc nowdots