13/05/2026
Lagi di cari netizen 🔥🔥🔥
Mengenal Dyastasita WB, Juri LCC 4 Pilar yang Sedang Dicari Netizen
Pasca dianggap "menzalimi” SMAN 1 Pontianak di ajang LCC 4 Pilar, sosok Dyastasita WB kini berubah dari pejabat birokrasi menjadi makhluk paling dicari netizen. Diuber sampai ke lubang cacing sekali pun. Hilang. Betapok. Lenyap. Seperti habis memakai jurus ninja level konstitusi.
Tidak ada klarifikasi. Tidak ada konferensi pers. Tidak ada video permintaan maaf dengan backsound piano sedih. Yang ada hanya keheningan... keheningan yang membuat netizen Indonesia semakin brutal melakukan pencarian.
Sekarang, nama Dyastasita WB beredar di mana-mana seperti legenda urban. Orang membuka Google bukan lagi untuk cari resep ayam kecap, tapi untuk mengetik penuh emosi: “Dyastasita WB sekarang di mana?"
Siapa sebenarnya pria yang berani merendah budak- budak Pontianak ini? Rupanya ia Kepala Biro Pengkajian Konstitusi di Sekretariat Jenderal MPR RI. Pangkat Pembina Utama IV/e. Pejabat negara berkelas dengan email resminya [email protected]. Punya profil cantik di situs resmi Setjen MPR. Sarjana S.Sos yang tugasnya sehari-hari mengkaji konstitusi, tapi di lapangan malah mengkaji "artikulasi” siswa SMA sampai minus lima poin. Luar biasa sekali dedikasinya.
Baru-baru ini, tepat pada 9 Mei 2026, Dyastasita WB mencetak rekor nasional sebagai juri yang paling konsisten dalam ketidakkonsistenan. Ketika tim SMAN 1 Pontianak menjawab pertanyaan mekanisme pemilihan anggota BPK dengan kalimat "dipilih oleh DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD dan diresmikan Presiden", beliau langsung kasih nilai minus lima.