SULUT BANUA

SULUT BANUA Pusat Informasi Digital Sulawesi Utara!

Liputan mendalam, fakta & cerita menarik.
---------------------------------------------------------------------
Follow SULUT BANUA untuk tetap update dan jadi yang pertama tahu.

‼️ DUGAAN SKANDAL DANA DESA EHE: KE MANA HAK RAKYAT MENGALIR?Infrastruktur jalan tak tersentuh, ruang tunggu perahu peny...
14/07/2026

‼️ DUGAAN SKANDAL DANA DESA EHE: KE MANA HAK RAKYAT MENGALIR?
Infrastruktur jalan tak tersentuh, ruang tunggu perahu penyeberangan hancur tak terawat, namun anehnya Dana Desa terus mengalir setiap tahun! Dugaan tindak pidana korupsi kini mengguncang Desa Ehe, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara. Warga mulai bersuara karena tak lagi merasakan manfaat dari dana ratusan juta yang seharusnya menjadi hak mereka! 😱💸

​3 Kejanggalan Mencolok dari Penjelasan Kepala Desa (Spener Sigandong):
1. ​Alasan 'Potongan Pusat': Sang Kades mengklaim dana yang seharusnya Rp600 Juta lebih, hanya turun sekitar Rp200 Juta karena dipotong dari pusat. Benarkah ada mekanisme pemotongan sebesar itu dari pusat tanpa kejelasan?
2. ​Blunder Alasan BLT: Kades berdalih dana desa digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT). Namun warga cerdas merespons: Mekanisme penyaluran BLT berasal langsung dari pusat ke rekening warga, bukan mengambil jatah pembangunan fisik Dana Desa!
3. ​Fakta Lapangan Nol Besar: Alasan kekurangan dana tidak bisa dijadikan tameng ketika fasilitas publik vital, seperti ruang tunggu penyeberangan, dibiarkan menjadi reruntuhan.

​Warga Desa Ehe kini mendesak ketegasan Kejaksaan Negeri (Kejari) Minut!
Aparat penegak hukum dituntut untuk segera memanggil dan memeriksa Kepala Desa Ehe guna mengusut tuntas ke mana menguapnya anggaran yang seharusnya memajukan kesejahteraan masyarakat. 🏛️🔥

​Dana desa adalah uang rakyat, bukan dompet pribadi! Mari kita kawal kasus ini agar kebenaran segera terungkap!

​Bagaimana tanggapan kalian tentang alasan "potongan dari pusat" ini? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇

‼️ JERITAN ORANG TUA DI BITUNG: KETIKA ATURAN ADMINISTRATIF MEMBATASI HAK PENDIDIKAN ANAK!Pelaksanaan PPDB tingkat SMP d...
08/07/2026

‼️ JERITAN ORANG TUA DI BITUNG: KETIKA ATURAN ADMINISTRATIF MEMBATASI HAK PENDIDIKAN ANAK!

Pelaksanaan PPDB tingkat SMP di Kota Bitung, khususnya di SMPN 1 Bitung, mendadak jadi bola panas. Kebijakan sistem zonasi yang diatur melalui Peraturan Wali Kota (Perwako) dituding menjegal langkah anak-anak lokal untuk mengenyam pendidikan di sekolah dekat rumah mereka sendiri! 😱📚

Polemik dan Fakta di Lapangan:
1. Sistem Koordinat vs Kondisi Riil: Orang tua murid mengeluhkan pemetaan titik koordinat digital yang acap kali buta terhadap akses jalan faktual. Akibatnya, ada anak yang rumahnya menempel dekat sekolah justru terdepak, sementara yang jaraknya lebih jauh malah lolos seleksi.
2. Keluhan Nyata Orang Tua: Seorang warga berinisial R meratap karena anak ketiganya ditolak di SMPN 1 Bitung akibat kuota penuh, padahal dua kakaknya bersekolah di tempat yang sama. "Peraturan Wali Kota Bitung mempersulit anak-anak mendapatkan pendidikan," ujarnya kecewa.
3. Klaim Jalur Belakang: Kepercayaan publik kian goyah setelah muncul klaim dari narasumber lain yang mengaku anaknya baru bisa diterima setelah kasusnya ramai diperbincangkan di media sosial.
4. Pembelaan Pihak Sekolah:
Kepala Sekolah SMPN 1 Bitung, Andretha Henny Lucy Mauratu, membantah keras adanya perlakuan khusus. Pihak sekolah menegaskan bahwa proses seleksi murni tegak lurus pada kuota rombongan belajar dan regulasi Perwako demi pemerataan sebaran siswa di Kota Bitung. 🏛️

Aturan dibuat untuk menertibkan, bukan untuk mematikan kesempatan belajar anak-anak di sekitarnya. Masyarakat mendesak Pemerintah Kota Bitung untuk segera melakukan evaluasi total dan membuka transparansi kuota secara radikal! 🔏🔥

Tulis pendapat dan pengalaman PPDB anak Anda di Kota Bitung pada kolom komentar! Mari kawal hak pendidikan yang adil! 👇

‼️ NYAWA PENGGENDARA DIABAIKAN: GALIANKAN PROYEK DI DANOWUDU JADI ANCAMAN MAUT!Kelalaian fatal dalam proyek infrastruktu...
30/06/2026

‼️ NYAWA PENGGENDARA DIABAIKAN: GALIANKAN PROYEK DI DANOWUDU JADI ANCAMAN MAUT!

Kelalaian fatal dalam proyek infrastruktur kembali memakan korban di Kota Bitung. Sebuah lubang galian berukuran masif yang memakan hampir separuh badan jalan di kawasan Danowudu (tepat di depan Alfamart Danowudu) dilaporkan telah memicu kecelakaan lalu lintas! 😱💥

Kronologi dan Bukti Kelalaian di Lapangan (Unggahan Facebook Bragandogo Rompis):
1. Korban Lakalantas: Korban yang melintas dari arah atas pada malam hari tidak menyadari adanya lubang di tengah aspal karena kontur jalan dan ketiadaan lampu peringatan. Akibatnya, korban mengalami kecelakaan hingga bodi motornya rusak parah.
2. Abaikan Standar K3: Lubang menganga tersebut dibiarkan terbuka begitu saja tanpa ada traffic cone reflektif, tanpa lampu rotator malam, dan hanya dipasangi tali pembatas tipis seadanya yang tidak kelihatan di tempat gelap!
3. Proyek Misterius Tanpa Papan Informasi: Tidak ditemukannya papan proyek di lokasi kejadian mempersulit warga untuk mengetahui siapa kontraktor yang wajib bertanggung jawab secara hukum. Namun, galian ini diduga kuat merupakan proyek perbaikan p**a milik PDAM Bitung.

Menyisakan galian terbuka di jalan raya tanpa pengamanan yang memadai bukan sekadar masalah teknis, ini adalah bentuk kelalaian institusional yang mengancam nyawa pengguna jalan! 🏛️🔥

Hingga saat ini, belum ada respons atau iktikad baik dari pihak PDAM Bitung maupun instansi terkait untuk menutup galian atau mengganti kerugian korban.

Kami mendesak Pemerintah Kota Bitung dan aparat terkait untuk segera menegur keras pelaksana proyek dan memasang barikade pengaman yang layak SEKARANG JUGA sebelum ada pengendara lain yang menjadi korban berikutnya! 🛑👇

Tulis doa kesembuhan untuk korban dan tag pihak terkait agar lubang maut ini segera ditangani! 👇

‼️ MUTASI JABATAN BOLEH BERLALU, TAPI RAPATNYA BRANKAS MAFIA BBM HARUS DIBONGKAR!Surat Telegram Kapolri tertanggal 25 Ju...
30/06/2026

‼️ MUTASI JABATAN BOLEH BERLALU, TAPI RAPATNYA BRANKAS MAFIA BBM HARUS DIBONGKAR!

Surat Telegram Kapolri tertanggal 25 Juni 2026 resmi memutasi AKBP Albert Zai dari kursi Kapolres Bitung menjadi Kabagdalpers Ro SDM Polda Sulut. Namun, publik Kota Cakalang tidak bisa menutup mata: kepergiannya menyisakan tanda tanya besar terkait mandeknya pemberantasan mafia Solar subsidi berskala besar! 😱🛢️

Dosa Transparansi & Temuan Panas Investigasi Lapangan:
1. Ganti Kulit Korporasi: Gudang raksasa di kawasan Madidir (tepat di belakang Makas Kodim 1310/Bitung) yang dulu bernama PT Karunia Mandiri Produksi (KMP), kini "ganti baju" menjadi PT Srikarya Lintasindo (SKL) di bawah naungan PT Sri Karya Sukses (SKS).
2. Gurita Jaringan Haji Farhan: Rantai pasokan solar subsidi ini diduga dikonsolidasikan dari tiga titik sekaligus: Dermaga Singaraja (Matuari), Tontalete (Minut), hingga gudang induk Madidir, yang digerakkan oleh kaki tangan pengusaha bernama Haji Farhan.
3. Modus Dokumen 'Siluman': Investigasi membongkar trik licik di mana satu dokumen penebusan resmi dari PT AKR diduga sengaja digunakan berulang-ulang oleh beberapa armada tangki berbeda agar lolos dari pemeriksaan jalanan!

Mengapa aktivitas yang kasat mata, keluar masuk armada tangki setiap hari, dan diketahui luas oleh warga ini seolah-olah "kebal hukum" selama masa jabatan sebelumnya? 🤔💥

Masyarakat Kota Bitung kini menaruh harapan dan tuntutan penuh di meja kerja Kapolres Bitung yang baru. Ujian pertama Anda sudah jelas: Apakah Anda punya nyali untuk menyidik legalitas PT SKL, membongkar permainan dokumen PT AKR, dan menyeret aktor intelektualnya tanpa tebang pilih? Rakyat memantau! 🏛️🔥

Tulis ekspektasimu untuk Kapolres Bitung yang baru di kolom komentar! Mari kawal kasus ini agar hak solar subsidi rakyat tidak terus dirampok! 👇

‼️ PERS SULUT MELAWAN: MAFIA TAMBANG BERMAIN, JURNALIS DIANCAM! Skandal dugaan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Bolaang...
23/06/2026

‼️ PERS SULUT MELAWAN: MAFIA TAMBANG BERMAIN, JURNALIS DIANCAM!

Skandal dugaan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Bolaang Mongondow Timur (Boltim) memasuki babak paling kelam! Bukan lagi sekadar soal pengerukan emas ilegal, melainkan adanya dugaan upaya pembungkaman paksa, tekanan, hingga narasi pengancaman terhadap jurnalis yang sedang menjalankan tugas investigasi lapangan! 😱🔥

​Rangkaian Fakta yang Menjadi Sorotan Publik:
1. ​Pengakuan Ribuan Titik Tambang: Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan sebelumnya secara terbuka mengakui mengetahui adanya ratusan hingga ribuan aktivitas tambang manual yang dibiarkan beroperasi bebas.
2. ​Teka-Teki "Koordinasi Wartawan": Saat dikonfirmasi, nama pengusaha Ci Glori mengklaim adanya sistem "koordinasi wartawan" atas perintah Kapolres yang dikendalikan oleh kaki tangannya. Namun, para oknum di lapangan justru saling lempar tanggung jawab saat dikejar bukti.
3. ​Intimidasi di Balik Layar: Alih-alih mendapatkan transparansi, sejumlah jurnalis yang melakukan konfirmasi lanjutan justru menerima respons yang mengarah pada intimidasi dan tekanan psikologis.

​Merespons tindakan yang mencederai demokrasi ini, Ketua PWOIN Sulut, Reza Lumanu, mengeluarkan kecaman keras dan mendesak Divisi Propam Mabes Polri untuk segera memeriksa Kapolres Boltim secara objektif dan transparan! 🏛️🇮🇩

​"Pers bekerja untuk kepentingan publik berdasarkan UU No. 40 Tahun 1999, bukan untuk dibungkam oleh kekuasaan atau kepentingan mafia tambang!" tegas Reza.

​Publik kini tidak hanya bertanya siapa yang menambang, tetapi siapa yang melindungi, siapa yang mengendalikan, dan mengapa penegak hukum terkesan gerah ketika jurnalis mencoba mengungkap kebenaran? 🤔💥

​Suarakan dukunganmu untuk kebebasan pers di kolom komentar! Jangan biarkan pilar keempat demokrasi kita runtuh oleh intimidasi! 👇


‼️ BAHAYA NYATA MENGINTAI GENERASI MUDA: LIQUID V**E PINACA MASUK JARINGAN EDAR!Modus peredaran gelap narkotika kian lic...
19/06/2026

‼️ BAHAYA NYATA MENGINTAI GENERASI MUDA: LIQUID V**E PINACA MASUK JARINGAN EDAR!

Modus peredaran gelap narkotika kian licik dan terselubung! Ditresnarkoba Polda Sulut bekerja sama dengan Satresnarkoba dan Resmob Polrestabes Makassar berhasil menggulung bandar narkotika jenis baru berupa Liquid V**e Pinaca di Makassar! 😱 liquid v**e racikan ini sengaja dikemas mirip produk v**e biasa demi mengelabui petugas dan mencuci otak remaja.

Barang Bukti yang Berhasil Disita:
1. Ratusan botol cairan v**e (liquid) mengandung zat sintetis mematikan.
2. Satu bungkus plastik klip tembakau sintetis kelas tinggi.
3. Timbangan digital beserta paket berbungkus bubble wrap hitam yang siap dikirim via ekspedisi ke berbagai daerah (termasuk Sulut).

Mengapa Zat Pinaca Ini Sangat Mengerikan?
Senyawa turunan tembakau sintetis ini menyerang langsung susunan saraf pusat. Kampanye dari Badan Narkotika Nasional (BNN) berulang kali menegaskan efek fatalnya: memicu halusinasi parah, paranoid (ketakutan berlebih), hingga menyebabkan penggunanya lemas dan pingsan mendadak! ⚠️🧠

⚠️ Instruksi Penting untuk Para Orang Tua (Deteksi Dini):
1. Razia Perangkat V**e Anak: Pastikan cairan v**e yang digunakan anak Anda memiliki pita cukai resmi dan izin edar. Jangan biarkan mereka membeli liquid racikan rumahan tanpa merek yang tidak jelas.
2. Pantau Perubahan Perilaku: Waspadai jika anak mendadak sering melamun, ketakutan tanpa sebab logis, atau kondisi fisiknya drop drastis.

Mari bersama-sama kita putus mata rantai peredaran racun ini sebelum merusak masa depan anak cucu kita. Laporkan segera jika melihat transaksi atau produk liquid mencurigakan di sekitarmu! 🏛️🇮🇩

"Keren Tanpa Narkoba, Sehat Tanpa V**e Pinaca. Lindungi Diri, Lindungi Keluarga, Katakan TIDAK pada Narkoba!"

Bagikan informasi penting ini ke grup keluarga dan sesama orang tua! Ketik pendapatmu di kolom komentar 👇

**ePinaca

‼️ BABAK BARU PETI BOLTIM: SIAPA SUTRADARA DI BALIK LAYAR "UPAYA PENGONDISIAN" WARTAWAN?Pernyataan Kapolres Boltim, AKBP...
17/06/2026

‼️ BABAK BARU PETI BOLTIM: SIAPA SUTRADARA DI BALIK LAYAR "UPAYA PENGONDISIAN" WARTAWAN?

Pernyataan Kapolres Boltim, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, yang memilih membiarkan ribuan aktivitas tambang manual dengan alasan kondusivitas sosial, kini berbuntut panjang. Hasil penelusuran investigasi terbaru justru menyingkap tabir gelap yang menyeret nama pengusaha besar, Ci Glori, dan dugaan skandal pengaturan awak media! 😱🕵️‍♂️

Benang Kusut Saling Lempar Tanggung Jawab di Lapangan:

1.Klaim Sepihak Ci Glori: Saat dikonfirmasi soal gurita bisnis tambangnya, Ci Glori mengirim pesan mengejutkan bahwa "koordinasi wartawan" sudah diatur oleh seseorang bernama Billy Mokodompit, yang ia klaim ditunjuk langsung oleh pihak Polres Boltim sebagai penanggung jawab!
2.Aksi Oper Bola: Ketika dikonfirmasi, Billy Mokodompit justru melempar bola panas ke nama lain. Ia menyebut nama Stenly Sendouw sebagai orang yang memegang kendali atas "perintah langsung" Kapolres.
3.Bantahan Keras: Di sisi lain, Stenly Sendouw membantah dirinya memegang kendali koordinasi pembungkaman dan mengaku hanya sebatas membantu memfasilitasi komunikasi.

Teka-teki ini memicu pertanyaan besar: Jika aktivitas pertambangan di Boltim memang legal dan untuk rakyat, mengapa harus ada sistem koordinasi atau pengondisian terhadap wartawan yang menjalankan tugas jurnalistiknya? 🏛️🔥

Kasus ini kini menjadi ujian berat bagi komitmen Kapolda Sulut dan institusi kepolisian dalam menjaga integritas, akuntabilitas hukum, serta menghormati UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Publik Boltim berhak tahu siapa aktor intelektual sebenarnya di balik eksploitasi emas bumi tambang mereka! 🇮🇩✊

Bagaimana tanggapanmu terhadap isu pengondisian pers di lingkaran tambang ini? Mari kawal bareng-bareng di kolom komentar! 👇

‼️ GUDANG SUBSIDI PINDAH LAPAK: MAFIA SOLAR DI BITUNG KEBAL HUKUM?!Publik sempat bernapas lega saat Pomdam XIII/Merdeka ...
14/06/2026

‼️ GUDANG SUBSIDI PINDAH LAPAK: MAFIA SOLAR DI BITUNG KEBAL HUKUM?!

Publik sempat bernapas lega saat Pomdam XIII/Merdeka menyita 4,7 ton solar subsidi di Tontalete, Minut, Mei lalu. Tapi jangan salah, gurita mafia BBM diduga tak pernah mati! Hasil investigasi lapangan membongkar bahwa jaringan yang sama diduga kuat kini beroperasi bebas di kawasan Kelurahan Madidir, Kota Bitung! 😱🛢️

​Temuan Panas Hasil Investigasi Lapangan:
1. ​Aktor Lama Main Lagi: Nama Ahmad Irfan Luawo alias Haji Farhan dan Diego (pengelola lapangan) kembali mencuat sebagai penggerak gudang penampungan Solar subsidi skala besar di depan lorong Dermaga Singaraja.
2. ​Tameng Badan Usaha: Aktivitas ilegal kuras solar hak rakyat kecil ini diduga sengaja memakai payung hukum PT. Srikarya Lintasindo (SKL) agar terlihat sebagai distribusi resmi.
3. ​Bungkam & 'Monitor' Saja: Saat dikonfirmasi jurnalis, Haji Farhan langsung memblokir nomor kontak wartawan. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Ahmad Anugrah hanya memberikan jawaban normatif akan "dimonitor dan didalami" sementara truk-truk solar dikabarkan tetap bebas melintas setiap hari!

​Menimbun solar subsidi bukan sekadar pelanggaran bisnis, ini adalah kejahatan ekonomi terorganisir yang merugikan negara dan mencekik para sopir truk serta nelayan kecil di Bitung yang kesulitan mendapatkan bahan bakar. 🏛️🔥

​Jika Pomdam XIII/Merdeka bisa bergerak cepat, mengapa Polres Bitung terkesan lamban menyentuh aktor intelektual di balik gudang Madidir ini?

​Tulis pendapat kritis Anda di kolom komentar. Mari suarakan kebenaran agar hak subsidi rakyat tidak dirampok oknum pencari untung! 👇

‼️ FASILITAS NEGARA HANCUR LEBUR: RAKYAT SULUT MENUNTUT KEADILAN LINGKUNGAN!Bukti nyata kehancuran infrastruktur akibat ...
14/06/2026

‼️ FASILITAS NEGARA HANCUR LEBUR: RAKYAT SULUT MENUNTUT KEADILAN LINGKUNGAN!

Bukti nyata kehancuran infrastruktur akibat keserakahan investasi tambang telanjang di depan mata publik! Unggahan video akun Facebook Rinte Klabat di grup Sulut Viral membongkar bagaimana aktivitas peledakan (blasting) raksasa oleh PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) diduga kuat telah menghancurkan jalan publik secara total! 😱💥

3 Bukti Kejahatan Lingkungan di Lapangan:

1. Peledakan Tanpa Zona Aman: Rekaman video memperlihatkan bom blasting dalam skala besar menghasilkan asap pekat yang lokasinya sangat dekat dengan tebing luar tempat warga memantau. Nyawa publik dipertaruhkan!
2. Aspal Terbelah dan Menganga: Getaran peledakan yang terus-menerus merongrong stabilitas tanah di luar konsesi membuat jalan raya beraspal mengalami keretakan struktural yang dalam hingga terpaksa ditutup barikade darurat.
3. Jalan Amblas ke Jurang Tambang: Dampak paling fatal, setengah badan jalan publik kini runtuh dan longsor sepenuhnya ke dalam dasar jurang pit perusahaan! Hanya ditutupi selembar terpal hitam di tepi jurang yang menganga lebar.

Kehancuran fasilitas umum ini menjadi bukti kasat mata bahwa kaidah Good Mining Practices dan dokumen AMDAL diduga kuat telah dikangkangi oleh PT MSM/TTN demi mengejar keuntungan materiil semata! 🛑🏛️

Aliansi Masyarakat Sipil Menuntut 3 Tindakan Tegas:

1. Menteri ESDM RI harus segera membekukan (suspend) operasional dan peledakan pit tersebut.
2. Dinas ESDM Sulut wajib menurunkan Inspektur Tambang dan ahli geologi independen untuk audit total.
3. Paksa korporasi membiayai penuh pembangunan kembali jalan yang hancur serta jatuhkan sanksi pidana lingkungan!

Negara tidak boleh menjadi penonton pasif ketika hak dan keselamatan rakyat digilas oleh raksasa tambang! 🔥

Tulis pendapat kerasmu di kolom komentar dan tandai akun-akun resmi pemerintah! Jangan biarkan kasus ini senyap! 👇

💼 MENYATUKAN LANGKAH: PII KEMBALI KUKUHKAN BARISAN RUMAH PERJUANGAN PELAJAR!Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB P...
14/06/2026

💼 MENYATUKAN LANGKAH: PII KEMBALI KUKUHKAN BARISAN RUMAH PERJUANGAN PELAJAR!

Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) periode 2026–2028 sukses menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada 12-14 Juni 2026 di Kabupaten Tangerang. Forum strategis ini dihadiri oleh ratusan siswa SMP-SMA serta jajaran kepala daerah Banten dan Tangerang demi merumuskan agenda besar menghadapi disrupsi zaman! 🌐✨

Catatan Penting dan Arah Gerak dari Rapimnas PII 2026:

1. Subjek Perubahan, Bukan Penonton: Ketua Pelaksana, Rasikh, mengingatkan bahwa tantangan masa depan seperti perkembangan kecerdasan buatan (AI), krisis literasi, hingga ancaman identitas generasi muda menuntut pelajar Islam hadir membawa solusi nyata lewat sains, karakter, dan nilai keislaman.
2. Kritik Konstruktif, Tolak FOMO: Ketua Umum PB PII Kevin Prayoga secara tegas berpesan kepada seluruh kader untuk tidak terjebak dalam arus FOMO (Fear of Missing Out) aksi demonstrasi tanpa arah. PII berkomitmen menyalurkan kritik secara elegan, akademis, dan membangun demi mendukung perangkat negara menyelesaikan masalah bangsa.
3. Dukungan Penuh KB PII & Pemerintah: Sekjen PP KB PII, Kanda Asep Efendi, menginstruksional seluruh level alumni untuk memastikan kaderisasi berjalan sesuai target. Sementara Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi fokus PII pada sektor pendidikan dan mendesak kader membangun jaringan luas sejak dini.

Di era transisi menuju bonus demografi, komitmen PII untuk mewujudkan kesempurnaan pendidikan dan kebudayaan yang berintegritas menjadi modal berharga bagi masa depan bangsa. 🇮🇩✊

Selamat atas terselenggaranya Rapimnas PII 2026! Mari kita kawal hasil-hasil keputusannya demi kemajuan dunia pendidikan Indonesia! 🏛️📚

Address


Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SULUT BANUA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to SULUT BANUA:

Shortcuts

  • Want your business to be the top-listed Media Company?

Share