31/08/2026
Gunung Bromo kembali menunjukkan pesona uniknya. Pada Senin pagi (8/6), fenomena embun upas atau embun beku untuk pertama kalinya di tahun 2026 terlihat menyelimuti kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Hamparan kristal es putih membuat lautan pasir, rerumputan, dan dedaunan tampak seperti tertutup salju. Fenomena yang kerap dijuluki "salju Bromo" ini sebenarnya bukan salju sungguhan, melainkan embun yang membeku akibat suhu udara yang sangat rendah saat dini hari. Kemunculan embun upas kali ini terjadi setelah suhu di kawasan Bromo turun hingga sekitar 5°C bahkan berpotensi lebih rendah di titik-titik yang lebih tinggi. Menurut BMKG, fenomena tersebut dipicu oleh kondisi musim kemarau, udara yang lebih kering, langit yang cerah, serta fenomena bediding yang menyebabkan suhu malam hingga pagi hari turun drastis. Fenomena embun upas selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan pemburu sunrise. Namun di balik keindahannya, suhu ekstrem juga mengharuskan pendaki dan wisatawan mempersiapkan perlengkapan yang memadai agar tetap aman dan nyaman selama berada di kawasan Bromo. ⛰️ Sadulur, siapa yang pernah melihat langsung fenomena "salju" di Bromo? Ceritakan pengalaman kalian di kolom komentar. Menurut kalian, lebih indah sunrise Bromo biasa atau saat embun upas muncul?