Sobat Pejuang

Sobat Pejuang seseorang akan bahagia dunia akhirat ketika dia bertakwa kepada Allah

Insyaallah buku yg akan di kaji hari ini
10/09/2021

Insyaallah buku yg akan di kaji hari ini

Menjadi seorang santri merupakan anugrah yang besar diberikan kepada kita. Tak banyak orang yang diberikan anugrah seper...
09/05/2021

Menjadi seorang santri merupakan anugrah yang besar diberikan kepada kita. Tak banyak orang yang diberikan anugrah seperti ini.
Maka banyak-banyak lah bersyukur ok.


28/03/2021
barokkallah selamat saudara MU'JIZAT ANGKASA asal Lombok Utara yang telah menyelesaikan hafalan nya senin 14 Desember 20...
14/12/2020

barokkallah selamat saudara MU'JIZAT ANGKASA asal Lombok Utara yang telah menyelesaikan hafalan nya senin 14 Desember 2020 ba'da asar semoga selalu Istiqomah dalam memperjuangkan Al-Qur'an dengan Istiqomah memuraja'ahnya semoga menjadi anak yang menjadi kebanggaan orang tua dan membahagiakan kedua orang tua di dunia


19/11/2020

kegiatan santri tahfiz Sobat Pejuang setiap malam Jum'at ba'da magrib membaca surah Al-kahfi



7️⃣ KEUTAMAAN MENGHADIRI MAJLIS TA'LIM._ Ulama Abu Lais berkata :__Barang siapa yang duduk dengan orang alim dan dia tid...
09/11/2020

7️⃣ KEUTAMAAN MENGHADIRI MAJLIS TA'LIM.
_ Ulama Abu Lais berkata :_
_Barang siapa yang duduk dengan orang alim dan dia tidak mampu untuk menghafal ( mengerti ) satu ilmu pun darinya ( orang alim ), maka dia memdapatkan tujuh keutamaan" :
1. Dia mendapatkan Keutamaan Sebagai Orang Yang Belajar.

_📚 Dalam hadist Nabi SAW sebutkan :_

من خرج في طلب العلم فهو في سبيل الله حتى يرجع“

"Barang siapa yang keluar untuk menuntut ilmu maka dia berada jalan Allah SWT sampai dia kembali.”
2. Dia dijaga dari perbuatan dosa.
3. Turun kepadanya rahmat Allah SWT sejak dia keluar dari rumahnya.
4. Dan jika turun suatu rahmat kepada orang-orang yang hadir di ( majlis ta’lim ) maka dia juga mendapatkan andil ( rahmat ) tsb.
5. Dan dia tertulis sebagai orang-orang yang taat selama dia mendengarkan ( pengajian ).
6. Apabila dia bosan karena tidak paham ( apa yang di sampaikan muballigh ) maka kebosanannya menjadi penghubung antara dia dengan Allah.
📚 Disebutkan dalam hadist :

أنا عند المنكسرة قلوبهم من أجلي“

"Aku ( Allah SWT ) bersama orang-orang yang pecah hatinya ( sumpek ) demi Aku.”
7. Hatinya akan di jauhkan dari perbuatan fasik,dan akan diisi dengan cinta terhadap ilmu.


selamat atas saudara *Muhammad Yugni Anggara Putra* asal LOMBOK TENGAH Yang Telah menyelesaikan hafalan Qurannya 30 Juz ...
05/11/2020

selamat atas saudara *Muhammad Yugni Anggara Putra* asal LOMBOK TENGAH Yang Telah menyelesaikan hafalan Qurannya 30 Juz pada hari Kamis Ba'da asar 19 Rabiul awwal 1442 H, 05 November 2020. di Pondok Tahfidz Yayasan Maqoma Al-mahmuda Bogor.
Semoga selalu diberikan kistiqomahan selalu dalam memuroja'ah Al-Qur'an.


*_Nasihat Gus Baha kepada Para Hafidz Quran_*Para hafidz atau penghafal Quran, dianggap akan selamat dari siksa api nera...
18/10/2020

*_Nasihat Gus Baha kepada Para Hafidz Quran_*

Para hafidz atau penghafal Quran, dianggap akan selamat dari siksa api neraka, karena api neraka tidak akan membakar kalam Allah. Tapi belum tentu. Kuasa Allah mampu membuat mereka lupa hafalan di akhirat. Gus Baha memberikan nasihat supaya tidak lupa ayat Quran di akhirat.

KH. Bahauddin Nursalim mengingatkan kepada para hafidz atau penghafal Quran, kalau memang Allah menakdirkan seorang hafidz Quran masuk neraka, maka bisa-bisa saja hafalan Quran seseorang akan diangkat, sehingga lupa ayat al-Quran di akhir hidupnya menjelang kematiannya.

Kita sering mendengar bahwasanya api neraka tidak akan berani membakar tubuh para penghafal Quran, karena di dalam tubuh mereka tersimpan ayat-ayat suci kalam Allah. Namun kembali lagi, jika memang Allah menakdirkannya buruk dengan takdir masuk neraka, maka kuasa Allah akan membuatnya lupa ketika menjelang akhir hidupnya.

Nanti di akhirat Allah akan kembali menyimak hafalan para penghafal Quran tersebut. Sekaligus Allah akan menagih mereka yang di dunia kelihatannya sering menerima undangan untuk semaan al-Quran.

“Sini, Aku akan menyimak bacaan Quranmu. Di dunia kan kamu sering sekali semaan.” Kurang lebih demikian Gus Baha mengilustrasikan.

“Sudah bacaannya mbulet (kusut, tidak lancar), di akhirat tidak ada amplopnya lagi!”

Kemudian, bagaimana caranya supaya para hafidz Quran mampu menjaga hafalannya di dunia dan akhirat?

Gus Baha memberi saran atau wejangan kepada para penghafal al-Quran. Amalan ini diberikan Gus Baha, supaya para penghafal Quran terbiasa dan mampu jika nanti di akhirat ‘ditagih’ setoran hafalan di hadapan Allah ta'ala.

Amalan Gus Baha tersebut yaitu supaya para hafidz Quran sesekali melakukan setoran hafalan di hadapan Allah ta'ala. Bagaimana caranya? Yakni dengan cara setoran hafalan sampai khatam di dalam shalat. Gus Baha sangat menyarankan amalan ini untuk dipraktikkan, setidaknya sekali dalam seumur hidup. Amalan ini perlu dilakukan ketika suasana hati sedang ikhlas.

“Coba lakukan sendirian, ketika ikhlas. Kalau ketika hatinya tidak ikhlas, lebih baik jangan! Harus dilatih terus sampai bisa ikhlas.”

“Saya pernah mencoba (amalan) itu selama dua bulan setengah. Jika lupa, saya ulangi lagi. Saya pernah coba mengkhatamkan al-Quran di dalam shalat. Itu butuh dua setengah bulan. Dalam satu hari, dua lembar setengah. Jika lupa, saya ulangi lagi. Ketika hati terasa tidak ikhlas, saya pun ulangi lagi. Jika tidak paham maknanya, saya ulangi lagi.”

Gus baha mencontohkan, ulama-ulama besar terdahulu pernah mengkhatamkan al-Quran di dalam shalat, bahkan sampai rutin. Imam Syafii, contohnya, bahkan melakukannya tiap hari. Imam Bukhari, tiap bulan Ramadhan khataman Quran dua kali di dalam shalat. Semua di dalam shalat. Itu merupakan tradisi ulama zaman dahulu. Salah satu ulama Indonesia yang beliau tahu mengamalkan ini adalah KH. Dimyati Pandeglang.

Dalam melakukan amalan ini, Gus Baha mengatakan, hanyalah satu tujuannya, yaitu supaya semaan hafalan Quran kita tidak melulu ditunjukkan di hadapan manusia. Beliau seraya berdoa: “Ya Allah, jika selama ini saya setor hafalan Quran kepada guru, kepada sesama manusia, kali ini saya setorkan hafalan ini kepada-Mu, ya Allah. Semoga setoran hafalan ini Engkau terima, karena Engkaulah dzat yang Maha Baik.”

Demikian nasihat Gus Baha kepada para penghafal Quran, supaya tidak ‘grogi’ ketika ditagih hafalannya di akhirat. Masa para hafidz Quran semaan cuma kalau ada undangan sama amplopnya saja?

Semoga kita dijauhkan dari siksa api neraka,
Aamiin....

Address

Bogor

Telephone

+62895383121594

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sobat Pejuang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Sobat Pejuang:

Share