12/06/2026
Perwakilan mahasiwa IPB menyampaikan kritik keras terhadap tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat berorasi dalam aksi mahasiswa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).
Dalam orasinya, ia mengaku malu sebagai mahasiswa IPB karena salah satu alumni kampus tersebut yang pernah menjadi bagian dari lingkaran program MBG kini berstatus tersangka.
Kasus tersebut menjadi pukulan bagi civitas akademika IPB sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai prinsip meritokrasi dalam penyelenggaraan program negara.
Ia menilai negara seharusnya hadir berdasarkan kompetensi dan integritas, bukan kedekatan dengan kekuasaan.
“Kami malu sebagai mahasiswa IPB dan ini menjadi bukti bahwa negara hari ini hadir bukan atas dasar meritokrasi,”
Tak hanya menyinggung kasus hukum yang menyeret alumni IPB tersebut, dia juga melontarkan sindiran terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), unit pelaksana program MBG.
Dalam kritiknya, ia menyebut SPPG sebagai “Satuan Para Penjilat Prabowo-Gibran”, sebuah ungkapan yang menurutnya menggambarkan kekecewaan mahasiswa terhadap praktik yang dianggap lebih mengedepankan loyalitas politik dibanding profesionalisme.
Video : Jian/MetroBogor .