02/12/2014
MASJID PINTU SERIBU TANGERANG-BANTEN
-Salah satu wisata Religi yang patut dikunjungi, adalah Masjid Pintu Seribu yang bernama asli Masjid Agung Nurul Yakin. Terletak di kampung Bayur, Priuk Jaya, Jati uwung, Kabupaten Tangerang, Banten.
Potensi wisatanya begitu didominasi dengan wisata religi oleh para penziarah lokal dan dari luar daerah Tangerang. Lokasinya cukup mudah dijangkau dengan bus, mobil dan kendaraan roda dua. Hanya beberapa menit dari pusat Kota Tangerang.
Masjid ini dinamakan Masjid dengan Pintu Seribu karena tidak ada yang tahu berapa jumlah sebenarnya pintu masjid ini. Bahkan, pengelola masjid pun tidak tahu persis berapa jumlah pintu yang ada. Karena mereka tidak pernah menghitung jumlah pintu yang ada di masjid itu.
Didirikan sekitar tahun 1978. Pendirinya seorang warga keturunan Arab yang warga sekitar menyebutnya dengan Al-Faqir. Semua pembiayaan pembangunan masjid dia tanggung sendiri. Sebagai penghormatan, warga sekitar memberinya gelar Mahdi Hasan Al-Qudratillah Al-Muqoddam.
Di beberapa pintu, tampak ornamen dengan angka 999. Di antara pintu-pintu masjid terdapat banyak lorong sempit dan gelap menuju ruang bawah tanah yang menyerupai labirin. Di ujung lorong ada beberapa ruang berukuran sekitar empat kali tiga meter persegi.
Ruang-ruang diberi nama, antara lain, Fathulqorib, Tanbihul-Algofilin, Safinatul-Jannah, Fatimah, dan lain-lain.
Salah satu ruang bawah tanah itu ada yang agak luas. Di sini terdapat sebuah tasbih superbesar dari kayu. Garis tengah masing-masing butir tasbihnya sekitar 10 sentimeter. Atau sekitar kepalan orang dewasa. Ruang ini biasa dipakai Al Faqir untuk berzikir.
Diluar areal Masjid, warga setempat menjual senter untuk berwisata didalam Masjid Pintu Seribu. Karena biasanya pemandu sengaja mematikan lampu di ruangan itu, dan mengajak yang hadir untuk membayangkan saat-saat di alam kubur yang begitu sempit, pengap, dan gelap. Kemudian ia mengajak berdoa bersama dalam keheningan dan kegelapan.
Semua lorong-lorong itu akhirnya menuju sebuah ruang terbuka yang mirip stadion sepak bola. Di tempat inilah dilakukan shalat berjamaah.