Kilas Bogor

Kilas Bogor Jujur

MASJID PINTU SERIBU TANGERANG-BANTEN-Salah satu wisata Religi yang patut dikunjungi, adalah Masjid Pintu Seribu yang ber...
02/12/2014

MASJID PINTU SERIBU TANGERANG-BANTEN

-Salah satu wisata Religi yang patut dikunjungi, adalah Masjid Pintu Seribu yang bernama asli Masjid Agung Nurul Yakin. Terletak di kampung Bayur, Priuk Jaya, Jati uwung, Kabupaten Tangerang, Banten.

Potensi wisatanya begitu didominasi dengan wisata religi oleh para penziarah lokal dan dari luar daerah Tangerang. Lokasinya cukup mudah dijangkau dengan bus, mobil dan kendaraan roda dua. Hanya beberapa menit dari pusat Kota Tangerang.
Masjid ini dinamakan Masjid dengan Pintu Seribu karena tidak ada yang tahu berapa jumlah sebenarnya pintu masjid ini. Bahkan, pengelola masjid pun tidak tahu persis berapa jumlah pintu yang ada. Karena mereka tidak pernah menghitung jumlah pintu yang ada di masjid itu.
Didirikan sekitar tahun 1978. Pendirinya seorang warga keturunan Arab yang warga sekitar menyebutnya dengan Al-Faqir. Semua pembiayaan pembangunan masjid dia tanggung sendiri. Sebagai penghormatan, warga sekitar memberinya gelar Mahdi Hasan Al-Qudratillah Al-Muqoddam.
Di beberapa pintu, tampak ornamen dengan angka 999. Di antara pintu-pintu masjid terdapat banyak lorong sempit dan gelap menuju ruang bawah tanah yang menyerupai labirin. Di ujung lorong ada beberapa ruang berukuran sekitar empat kali tiga meter persegi.
Ruang-ruang diberi nama, antara lain, Fathulqorib, Tanbihul-Algofilin, Safinatul-Jannah, Fatimah, dan lain-lain.
Salah satu ruang bawah tanah itu ada yang agak luas. Di sini terdapat sebuah tasbih superbesar dari kayu. Garis tengah masing-masing butir tasbihnya sekitar 10 sentimeter. Atau sekitar kepalan orang dewasa. Ruang ini biasa dipakai Al Faqir untuk berzikir.
Diluar areal Masjid, warga setempat menjual senter untuk berwisata didalam Masjid Pintu Seribu. Karena biasanya pemandu sengaja mematikan lampu di ruangan itu, dan mengajak yang hadir untuk membayangkan saat-saat di alam kubur yang begitu sempit, pengap, dan gelap. Kemudian ia mengajak berdoa bersama dalam keheningan dan kegelapan.
Semua lorong-lorong itu akhirnya menuju sebuah ruang terbuka yang mirip stadion sepak bola. Di tempat inilah dilakukan shalat berjamaah.

Pagar Kantor Desa Cinangneng Dibangun Dari Swadaya Masyarakat.-Pembangunan Pagar Tembok Kantor Desa cinangneng-Tenjolaya...
02/12/2014

Pagar Kantor Desa Cinangneng Dibangun Dari Swadaya Masyarakat.

-Pembangunan Pagar Tembok Kantor Desa cinangneng-Tenjolaya Berasal Dari Dana Swadaya Masyarakat, menurut keterangan dari ketua LPM Desa Cinangneng Simon mengatakan kepada kilas bogor, bahwa pembangunan tembok ini merupakan bentuk sumbangsih warga kepada desa ini, karena pemkab Bogor tidak mengalokasikan Anggaran.
Langkah Yang dilakukan ini merupakan wujud nyata masyarakat untuk menjadikan desa cinangneng menjadi mandiri, hal ini bertujuan agar desa yang lainnya termotivasi mengikuti langkah serupa.
Kepala Desa Cinangneng Azis, menambahkan bahwa peran serta Ketua LPM untuk menggerakan masyarakat menjadi wujud peduli nyata kepada pembangunan pagar tembok Kantor Desa Cinangneng sangat berarti, karena jika dilakukan secara bersama tentu akan lebih berkesan hasilnya.

Korps Mahawarman Jawa Barat Yon Xl UPI –  KukuhkanEnjang Mulyana sebagai Ketua 2014 -2017->Jalan panjang Enjang Mulyana ...
25/11/2014

Korps Mahawarman Jawa Barat Yon Xl UPI – Kukuhkan
Enjang Mulyana sebagai Ketua 2014 -2017
->Jalan panjang Enjang Mulyana (52), Sekertaris Dishub Kota Bandung yang terpilih menjadi Ketua Korps Mahawarman Batalyon XI Univeritas Pendidikan Indonesia (UPI) Jawa Barat (13/9/2014) periode 2014 - 2017, hari ini (8/11/2014) dikukuhkan di Isola Resort UPI. “Intensitas saya pada Resimen Mahawarwan dalam konteks memupuk kecintaan pada tanah air dan semangat bela negara, tak pernah luntur. Wadah ini makin memperkuat semangat saya dan rekan”, papar Enjang,
yang terdaftar sebagai anggota aktif Menwa era mahasiswaan 1980.

“Melalui kepemimpinan baru ini, keberadaan Korps akan makin kokoh. Kepada adik-adik yang masih aktif, minimal kini ada juru penerang dalam mengarungi aktivitasnya sehari-hari”, kata Thamrin Gunadi (73), Mantan Ketua Korps Mahawarman Batalyon Xl UPI yang digantikan Enjang.

Budiono Kartohadiprodjo, Ketua Pengurus Pusat Korps Mahawarman, sebagai inspektur upacara pada sertijab ini dalam amanatnya dihadapan puluhan undangan mewakili Kementerian Olahraga, Gubernur Jabar, Walikota Bandung, Rektor UPI, satuan TNI dan Polri, serta instansi dan pihak terkait, mengucapkan:”Selamat atas terbentuknya kepengurusan Korps Menwa di lingkungan UPI. Kehadirannya menjadi soroton positif di Jabar dan Indonesia”.

Budiono pun mengapresiasi banyaknya peserta yang hadir dari luar p**au Jawa. “Ini menandakan ada embrio baru ikatan antar alumni Menwa Yon XI UPI. Semoga sukses sertijab berlanjut pada kiprah korps sebagai pengembangan korps khusus dibidang pendidikan yang diperlukan oleh bangsa kita”. Info penting lainnya yang diungkap Budiono, ia kemukakan rencana Munas Korps Nasional Menwa Indonesia di Bandung (13 – 16 November 2014) di Gedung PU Bina Marga Jl. Riau. “Diperkirakan Deputy Menkopolhukam akan menghadiri acara ini. Ini tonggak baru dalam pengembangan organisasi kita”.

Pawai Keliling Kampus Hal menarik lain dalam sertijab kali ini, seluruh peserta pagi itu sempat diarak keliling kampus sambil berjalan kaki diringi aksi marching band Gita Widya Siliwangi binaan Resimen Mahawarman Yon Xl UPI. Ada puluhan anggota korps Menwa Yon XI berbaris cukup rapi yang juga dikawal di belakangnya oleh truk reo yang biasa digunakan pada acara Diklat (Pendidikan dan Latihan).

“Wow, keren euy Menwa yang pada senior, sebagian sudah beruban malah, tapi gagah juga euy. Masih bisa baris-berbaris”, seru Herminto (22), mahasiswa UPI, yang berucap spontan sambil mengabadikan momen unik ini melalui kamera sakunya. “Ke depan, acara seperti ini akan lebih kerap dilakukan. Tempatnya bisa di kampus maupun di luar kampus”, tambah Enjang yang diamini sejumlah rekan-rekannya yang kini tergabung sebagai Pengurus Korps Mahawarman UPI periode 2014 – 2017.

Tia Fitriani, Anggota DPRD Jabar 2014-2019Tak Lelah Berkiprah, Memberdayakan Sosial Ekonomi Warga>>Bandung.->“Titip nih,...
25/11/2014

Tia Fitriani, Anggota DPRD Jabar 2014-2019Tak Lelah Berkiprah, Memberdayakan Sosial Ekonomi Warga>>Bandung.

->“Titip nih, kalau Ibu Tia lewat atau melihat ke sungai Citarum di Kabupaten Bandung, perasaannya bagaimana? Juga para pejabat hingga bupati setempat baik di Kabupaten Bandung maupun Kabupaten Bandung Barat (KBB), perasaan terdalamnya seperti apa? Sungai ini sangat kotor, berbau, jadi septik tank besar di Jabar. Baiknya, jangan dillewati begitu saja. Tuntaskan penanganan dan pulihkan nasibnya ...”, sambut Eka Santosa, Ketua DPW Partai NasDem yang juga Ketua Forum DAS (Daerah Aliran Sungai Citarum) Citarum.

“Tonjokan” Eka tadi untuk kesekian kalinya, semata-mata diungkap demi mengingatkan Tia Fitriani agar ingat terus pada esensi amanah para penyokongnya. Ya, para penyokong yang hidup di bantaran sungai Citarum! Mereka butuh disejahterakan luar-dalam dengan segera!

“Rakyat sudah bosan dengan janji-janji pejabat yang akan membersihkan sungai. Ada yang sesumbar 2018, airnya bisa kita minum. Mustahil itu, kalau penanganannya seperti sekarang”, tambah Eka yang langsung menuai tepuk tangan dari ratusan hadirin di RM Seafood Praoe Jl. Sumatera Bandung (18/10/2014).

Materi biantara yang mengupas tajam buruknya kondisi lingkungan sungai Citarum itu, hanyalah sebagian kecil dari kupasan silaturahmi yang digagas Tia Fitriani, Anggota DPRD Jabar 2014 – 2019 dari partai NasDem bersama ratusan konstituennya.

Saat itu hadir perwakilan dari kelompok pemberdayaan bidang pertanian, peternakan dan sosial kemasyarakatan, yang selama ini dibina Tia.

“Ini kedua kalinya bersilaturahmi setelah yang pertama saat pelantikan (1/9/2014),” jelas Tia yang kini duduk di Komisi B DPRD Jabar.

Pemberdayaan Masyarakat
Kelompok pemberdayaan masyarakat yang dibina Tia sejak masa kampanye Pemilu 2014, ada Nining diantaranya. Ia tergabung pada koperasi dan pemberdayaan ekonomi. Garapannya, mengolah manisan wortel, dodol pisang, dan kue bihun, di Desa Sukapura, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.
”Sok atuh dicoba geura ini wortel rasanya enak pisan?”, begitu Nining dan banyak ibu-ibu menawarkan cicipan. Hasilnya, terbukti ada terobosan. Sayuran kini makin digemari anak-anak. “Omzetnya, masih kecil, tapi yang terlibat ibu-ibu cukup banyak. Semangatlah kami berusaha. Pemasaran pun kami lakukan rame-rame. Hasilnya, lumayan”

Selain Nining, ada Evi yang bergiat mengolah panganan usus ayam, sale pisang, dan kue sistik. “Usaha ini sudah setahun lalu di Margahayu Kecamatan Margaaih Kabupaten Bandung. Tota ada 20 orang lebih yang terlibat. Omzet per bulan sekitar Rp. 15 juta. Masih tradisional, belum pakai ove. Tapi pemasaran cerah sekali”, tandas Evi yang tampak sumringah menjelaskan kinerjanya dihadapan Oding Jaenudin orang tuanya.

Lainnya, ada Asih yang bangga dengan produk yoghurt dengan taste yang khas:”Ini tak akan merusak lambung Pak, keasamannya sangat terjaga. Usaha ini berkat dorongan Bu Tia Fitriani. Kami masih menapak, tapi terus maju”.
Menurut Katerina, salah satu rekan Tia yang tahu persis perjuangannya hingga bisa duduk di legislatif bersama rekan separtainya seperti H.M. Iqbal, M.Si, H.H. Eryani Sulam, H. Rustandi, S.H, dan Imran Servia.

”Saya tahu persis perjuangan Bu Tia sejak awal. Ia keluar masuk setiap kecamatan dan desa di dapilnya tanpa kenal waktu sejak awal kampanye. Ini awalan yang baik baginya berhasil jadi legislator”, begitu ujarnya disela-sela pertemuan yang penuh suasana akrab.

Sekilas dari silaturahmi ini, keakraban antara Tia dengan para konstituennya menorehkan inspirasi, utamanya bagi kaum legislatif lainnya – mereka tak usah duduk manis menunggu aspirasi di gedung dewan. Pakailah metoda jemput bola. Rasanya, mendatangi kantong-kantong warga yang butuh bantuan. Bila itu dilakukan, sasarannya lebih mengena, evaluasi pun lebih mudah dan lengkap, pendekatannya populis p**a.

Kunjungan Wakil Bupati Bogor Ke Kecamatan Cibungbulang Dalam Acara Rabu Keliling (Boling)->Dalam rangka minggon,Rebo Kel...
25/11/2014

Kunjungan Wakil Bupati Bogor Ke Kecamatan Cibungbulang Dalam Acara Rabu Keliling (Boling)
->Dalam rangka minggon,Rebo Keliling (Boling ), Wakil Bupati Bogor, Hj.Nurhayanti melakukan kunjungan kerjanya ke
Cibungbulang Bogor berlokasi dikantor halaman Kecamatan pada (18/11/2014).
Sambutan yang disampaikan Camat Cibungbungbulang Setiawan,SE mengeluhkan beberapa hal diantaranya "masih banyaknya beberapa pembangunan diwilayah yg belum tersentuh salah satunya infrastruktur menjadi sorotan utama,dibidang kesehatan kurang maksimalnya perawatan gigi, Serta perekonomian tidak adanya pasar tradisional,Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ), pelayananan kesehatan Puskesmas yg sudah tidak layak pakai" ,ungkapnya. Menurut Wakil bupati bogor,tujuan boling adalah memberikan solusi,komunikasi publik,memecahkan persoalan,serta akses sarana
prasarana,dan mutu peningkatan yang ada di pemerintah di Kabupaten Bogor.
Dalam menanggapi keluhan yang disampaikan Camat Cibungbulang,Wabup mengatakan" Dana alokasi yang masuk untuk kabupaten bogor saja sebesar lebih dari 40 milyar,diantaranya untuk bidang pendidikan pengadaan mabeler sebesar 6 milyar,infrastruktur 30 milyar,perbaikan jalan,irigasi,gedung pelayanan kesehatan, dan pembebasan tanah"
,ungkapnya.
Tak luput Wabup menegaskan pelayanan kesehatan dan,wajib belajar 9 tahun menjadi program prioritas.

Bakti Sosial SMPN 15 Kota Bogor->SMPN 15 Kota Bogor menggelar Bakti Sosial,berupa Bantuan kepada Anak Yatim yang ada di ...
25/11/2014

Bakti Sosial SMPN 15 Kota Bogor
->SMPN 15 Kota Bogor menggelar Bakti Sosial,berupa Bantuan kepada Anak Yatim yang ada di sekolah dan di lingkungan sekitar sekolah, Rabu, (12/11) 2014.
Santunan ini di berikan pada 160 anak yatim dan lansia yang ada di sekolah dan lingkungan sekitar sekolah. Dana ini terkumpul dari para donatur, yaitu Guru-guru, Staf Tata Usaha (TU), serta Siswa-Siswi SMPN 15. Baksos ini sudah direncanakan sejak sebulan lalu.
Sebelum acara santunan ini di laksanakan, para siswa dan warga yang menerima santunan ini, tampak begitu bahagia. Walaupun nilainya tidak seberapa tapi niat dan ikhlas panitia dan guru-guru ini membuat para penerma santunan bahagia dan terharu.

Kegiatan pemberian santunan setiap bulan Muharam seperti ini, telah rutin dilakukan SMPN 15 tiap tahun.

Resep Membuat Pepes Ikan Mas ->kulinerResep pepes ikan ini mengutamakan kandungan gizi dari bahan utama pepes yang masih...
25/11/2014

Resep Membuat Pepes Ikan Mas
->kuliner
Resep pepes ikan ini mengutamakan kandungan gizi dari bahan utama pepes yang masih sangat terjaga, sebab pembuatannya yang melalui proses kukus, dan bukan digoreng, sehingga selain kandungan gizinya tidak banyak hilang karena proses pemasakan, ikan ini juga akan lebih sedap aromanya, karena tambahan daun kemangi yang menjadi khas masakan ala Sunda yang kaya akan lalapan.
Cara Membuat Pepes Ikan Mas:
Ikan yang digunakan pun bisa bervariasi, Anda dapat menggunakan ikan patin, ikan kembung, ikan mas, ikan nila, dan jenis ikan lainnya, diutamakan yang memiliki tekstur daging ikan yang cenderung kering setelah dimasak. Berikut bahan dan cara pembuatan resep pepes ikan daun kemangi yang dapat Anda coba di rumah.
Bahan-bahan untuk resep pepes ikan daun kemangi:
– 1 ekor ikan mas berukuran 0, 5 kg (cuci bersih)
– 15 lembar daun kemangi segar yang telah dicuci bersih
– 3 lembar daun salam
– Tomat hijau iris dengan ketebalan sedang
– Daun pisang yang telah dijemur sebentar di bawah sinar matahari agar daunnya sedikit lemas dan mudah dibentuk
– Tus**an gigi untuk penyemat
Bumbu yang dihaluskan:
– 1 ruas jari kunyit
– 3 butir kemiri
– 3 siung bawang merah
– 2 siung bawang putih
– 1 sendok teh garam
– Penyedap rasa secukupnya
Cara membuat:
1. Haluskan bahan-bahan yang perlu dihaluskan dengan menggunakan cobek atau blender, setelah halus, lumurkan bumbu pada ikan.
2. Sementara itu, siapkan kukusan dengan mendidihkan air untuk bagian bawahnya;
3. Siapkan daun pisang yang telah bersih dan lemas, beri sebagian daun kemangi yang telah siap, potongan tomat hijau, dan daun salam;
4. Letakkan ikan yang telah dilumuri bumbu halus, kemudian tutupi dengan sisa daun kemangi, potongan tomat, dan daun salam, bila masih ada sisa bumbu;
5. Bungkus ikan dengan rapi, sematkan 1 bagian dengan tusuk gigi, sementara masukkan sisa bumbu halus dari sisi yang lain, kemudian tutup dengan tusuk gigi, pastikan daun tidak bocor. Jika perlu Anda bisa mendobel daun pisang yang digunakan untuk membungkus;
6. Cek kukusan, bila air telah mendidih, masukkan ikan, kukus hingga matang;
7. Siapkan panggangan, bakar ikan yang masih lengkap dengan bungkusan daun pisangnya di atas bara api, hingga aromanya keluar, matikan api, resep pepes ikan daun kemangi siap untuk disajikan.

ResepUdang Asam Manis Dan Cara Membuatnya->KulinerResep udang asam manis pedas merupakan salah satu variasi dari masakan...
25/11/2014

ResepUdang Asam Manis Dan Cara Membuatnya
->Kuliner
Resep udang asam manis pedas merupakan salah satu variasi dari masakan udang asam manis yang cocok banget bagi para pecinta rasa pedas. Nha, bagi Anda yang tidak s**a atau tidak cocok dengan rasa pedas yang berlebihan, Anda tetap dapat menikmati resep masakan ini dengan cara mengurangi jumlah cabai yang digunakan. Pada kesempaan kali ini, yang akan kami sampaikan adalah Resep udang asam manis pedas.
Berhubung selera seseorang terhadap tingkat kepedasan itu berbeda-beda, pada resep ini tingkat kepedasan pun bisa diatur sendiri. Tinggal di atur saja jumlah cabai yang digunakan agar diperoleh tingkat kepesasan yang sesuai dengan selera Anda. Untuk lebih jelasnya mengenai Resep udang asam manis pedas ini, langsung saja berikut kami sampaikan detil bahan dan bumbu yang diperlukan untuk membuat masakan ini.
Bahan dan Bumbu untuk Resep Udang Asam Manis Pedas, Dan untuk membuat masakan ini sangatlah mudah. Bumbu-bumbunya pun cukup mudah diperoleh. Berikut detil bahan dan bumbu yang diperlukan pada Resep udang asam manis pedas ini.
Bahan dan Bumbu :
500 gram udang. Gunakan udang yang masih segar dan buang kepala serta kulitnya.
3 sendok teh garam halus
2 sendok makan asam jawa
2 sendok makan saus sambal, atau sesuai selera kepedasan masing-masing
2 sendok makan margarin, merek bebas
2 sendok teh gula pasir
2 sendok makan kecap manis, gunakan kecap yang berkualitas
Bumbu halus:
15 buah cabai kecil, atau sesuai selera tingkat kepedasan masing-masing
10 buah cabai merah besar
10 buah bawang merah, bersihkan dan buang kulit luarnya
6 buah bawang putih, kupas dan bersihkan
2 buah tomat yang sudah matang
Cara Membuat Udang Asam Manis Pedas Spesial.
Cara membuat masakan ini juga sangat mudah dan simpel. Cocok untuk dimasak meski dalam waktu yang tidak terlalu banyak sekalipun. Sehingga menu ini sangat cocok sebagai alternatif menu harian keluarga Anda. OK langsung saja, berikut detil cara membuat masakan spesial yang satu ini.
Cara Membuat :
Siapkan teflon, dan panaskan margarin diatasnya dengan api kecil.
Masukkan bumbu halus yang sudah dibuat diatas dan tumis hingga harum dan warnanya berubah.
Setelah itu masukkan udang yang sudah dibersihkan dan tumis beserta bumbu halus tadi.
Setelah udang setengah matang, masukkan garam, gula, kecap manis, asam jawa serta saus sambal yang sudah disiapkan sebelumnya.
Aduk-aduk semua bahan dan bumbu tadi hingga bercampur merata.
Lanjutkan menumis sambil sesekali diaduk hingga matang.
Setelah matang, matikan api dan tuang udang keatas piring saji.
Udang Asam manis pedas spesial siap disajikan.
Hidangkan selagi hangat.
Demikianlah cara yang sangat mudah dan sederhana untuk membuat menu spesial dengan Resep udang asam manis pedas.

Asinan Khas Bogor Beda Dengan Yang Lain->KulinerKota Hujan selalu menyuguhkan ragam jajanan bagi para pelancong. Tidak i...
25/11/2014

Asinan Khas Bogor Beda Dengan Yang Lain

->Kuliner
Kota Hujan selalu menyuguhkan ragam jajanan bagi para pelancong. Tidak ingin menikmatinya sendiri, Anda pasti ingin membawa makanan khas Bogor untuk berbagi kenikmatan dengan kerabat di rumah. Asinan bogor adalah pilihan yang tepat.
Ada banyak sekali penjual asinan Bogor, terutama di sepanjang Jalan Siliwangi sampai ujung Surya Kencana. Namun, asinan yang paling terkenal dan legendaris berada di Jalan Siliwangi No. 27 C, yakni Asinan Sedap Gedung Dalam, Kota Bogor.
Sekarang, toko asinan ini sudah memiliki cabang di Jalan Pajajaran No.1 Komplek Ruko V Poin, Kota Bogor, Jawa Barat.
Buka setiap hari pukul 07.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB, toko asinan ini telah ada sejak 1978. Ragam asinannya adalah buah dan sayur. Anda bisa memesan asinan sayur, asinan buah, ataupun asinan campur.
Harga per bungkusnya Rp15 ribu. Bagi Anda yang khawatir mulas sehabis menyantap asinan, tak perlu lagi. Sebab, asinan ini sudah dijamin higienis dan sehat oleh Departemen Kesehatan RI. Asinan Bogor yang satu ini juga tidak menggunakan bahan pengawet.
“Terakhir aku beli asinan ini sejak masih sekolah SMA, dan sekarang sampai saya sudah bekerja lalu saya kembali lagi ke sini, tetapi rasanya tidak berubah, tetap punya ciri khas sendiri,” kata Riska yang mengaku puas dapat kembali mencicipi asinan yang khas dan legendaris tersebut, Saat Di Temui Kilas Bogor baru-baru ini.
Untuk membeli asinan di toko yang buka sejak 1978 ini, Anda harus rela mengantre panjang, apalagi jika akhir pekan. Namun, tidak akan rugi karena rasanya benar-benar segar, pedasnya juga pas.
Variasi oleh-oleh lain yang tersedia adalah es pala dan es mangga, juga cocok bagi Anda yang ingin melepas dahaga sehabis bertamasya di Kota Bogor.

Hadi.N Bertekad Ingin Mengembangkan Kesenian Marawis.->Marawis dikenal sebagai salah satu kesenian dan menjadi suatu bud...
25/11/2014

Hadi.N Bertekad Ingin Mengembangkan Kesenian Marawis.
->Marawis dikenal sebagai salah satu kesenian dan menjadi suatu budaya yang di pakai dalam acara dan perayaan-perayaan umat islam khusus nya. Musik ini menggunakan bermacam-macam gendang, jimbe, tamborin, dan kecrekan. Jenis jenis Lagu-lagu marawis berirama gambus dengan ritme tertentu.
Salah satu wilayah di kota Bogor yang masih melestarikan kesenian marawis bertempat di desa Rambay RT02/06 kelurahan ciluar bogor utara di bawah naungan Majlis ta’lim al-Hikmah yang di ketuai Huridun dan Hadi.N selaku pembina pemuda dan pemudi.
Hadi menuturkan “ awal mula terbentuknya group marawis ini dari sebuah ide dengan langkah merangkul pemuda-pemudi di desanya untuk ikut serta melestarikan kesenian dan kebudayaan marawis ini” ujarnya.
Group marawis ini berawal dari 7 personil pemuda-pemudi di wilayah desa Rambay dan awal pembelian alat musik nya pun dari swadaya bersama-sama antar personil. Marawis Al-Hikmah ini telah mendapatkan prestasi yaitu juara 1 se-kelurahan Ciluar dan telah mendapatkan bantuan berupa alat musik marawis dari pemkot Bogor pada tanggal 5 juli 2014.
Hadi mengharapakan kesenian marawis ini agar dapat dilestarikan dan bisa menjadi lebih besar, kompak, menjadi group marawis yang selalu mengedepankan rasa kekeluargaan.

Situs Batu Kursi Desa Sukaharja Kurang Terawat>Kabupaten Bogor.->Sejarah patilasan Pajajaran yaitu Batu Pangcalikan Sri ...
25/11/2014

Situs Batu Kursi Desa Sukaharja Kurang Terawat>Kabupaten Bogor.

->Sejarah patilasan Pajajaran yaitu Batu Pangcalikan Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi atau dengan nama Situs Batu Kursi yang berada di salah satu bukit kampung Pasir Tengah RT05 RW04 Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.
Menurut Idik seorang ketua RT yang dikenal sebagai penunggu (kuncen) menjelaskan tentang keberadaan Situs Batu Kursi tersebut, ”Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi pernah duduk dan hadir di tempat ini. Di temani para pas**an elit pengawal raja, ”ujar Idik kepada Kilas Bogor beberapa waktu lalu.
”Idik menambahkan, batu ini memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi. Namun hingga saat ini keberadaan Situs tersebut kurang terawat oleh Pemerintah Disbudpar Kabupaten Bogor. Secara fisik, lokasi dan medan yang harus di tempuh untuk menuju Situs Batu Kursi Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi memang tidak mudah, Berada di ketinggian bukit dengan kemiringan jalan sekitar 80 derajat. Warga sekitar pun tidak berani naik ke lokasi ini kalau tanpa ditemani ketua RT. ”Sudah ya pak, sampai sini saja dan silahkan ikuti jalan ini lalu naik sendiri saja, Saya harus kembali ke kampung, ”ujar seorang pemuda. Warga sekitar memang tak ada yang berani naik sendiri, karena Situs Batu Kursi dikenal sanget alias angker, bahkan sampai saat ini. Karena itulah Idik kembali berpesan agar kita semua menjaga ketauhidan. Bahwa dulu Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi pernah ke lokasi ini. ”jelasnya.
Tim Kilas Bogor berkesempatan melihat dari dekat batu yang pernah digunakan oleh Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi. Bentuknya mirip kursi dengan tinggi sekitar 130cm dan panjang sekitar 76cm. Lokasinya berada dibukit yang sangat tinggi, dan untuk sampai ke lokasi Situs Batu Kursi harus menempuh perjalanan 1,5 kilometer, kendaraan (sepeda motor) harus dititipkan di rumah penduduk, setelah itu berulah menyusuri jalan setapak. Mulai dari jalan kampung yang sudah di semen hingga jalan setapak tanah bebatuan semak belukar sampai rutenya pun menanjak. Selepas jalan kampung, memasuki areal perkebunan, jalannya hanya bisa dilalui satu orang sekitar 500meter menjelang patilasan Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi jalanan mulai terjal, hanya bisa dilalui satu orang.
Tim Kilas Bogor juga mendaki bukit dengan sangat hati-hati, perlahan tapi pasti. Mendaki jalan terjal dan menanjak dengan kemiringan 80 derajat, dikiri dan kanan jalan terhampar jurang sekitar 20 meteran.
Harapan kedepan dari Idik penunggu (kuncen) Situs Batu Kursi kepada pihak Pemerintah Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor, agar bisa lebih memperhatikan Situs-situs atau tempat bersejarah lainnya yang ada di seluruh Kabupaten Bogor dan segera memperbaiki kondisi tempat serta membangun akses jalan yang baik menuju lokasi tersebut, ”tutupnya.

TPST 3R Kelurahan Kertamaya Sebagai Contoh Bentuk Peduli Lingkungan>>Kota Bogor>Rumah Pengolahan Sampah (RPS) Citra Mand...
25/11/2014

TPST 3R Kelurahan Kertamaya Sebagai Contoh Bentuk Peduli Lingkungan>>Kota Bogor

>Rumah Pengolahan Sampah (RPS) Citra Mandiri di daerah Kertamaya RT01 RW08 Kelurahan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan. Telah berdiri tempat Pengolahan Sampah Terpadu 3R (TPST 3R) yang dibangun diatas tanah Prasan Sarana Utilitas (PSU) milik Pemerintah Kota Bogor seluas 3,8 Hektar dan yang dipakai hanya 200 m2 sejak tahun 2011 dan di resmikan oleh Wali Kota Bogor pada jaman Diani Budiarto tahun 2012 lalu.
Saat ditemui Kilas Bogor di ruang kerjanya, Selasa (04/11/2014). Ketua pengelola TPST 3R Ahmad Mansyur menjelaskan, program pengelolaan sampah terpadu penggunaan kembali, daur ulang dan pengurangan (reuse, recycle, reduce/3R) bermanfaat untuk menjaga kelestarian lingkungan. Program 3R juga dapat merubah cara pandang dan perilaku masyarakat tentang sampah yang tadinya sampah adalah masalah, menjadi sumber berkah. TPST 3R juga meminimalisir masalah sampah dari hulu (Dapur) dengan cara mengenali dan memilah jenis sampah organik dan non organik antara lain, sampah organik adalah sampah sisa sayuran yang sudah terpilah dicacah (dihancurkan), dan jenis sampah non organik meliputi, sampah plastik, botol, plastik bekas minuman, tutup botol, kaleng dan yang lainnya, yang mencakup di wilayah Kelurahan Kertamaya dan sekitarnya, ”tutur Ahmad.
Ahmad juga menambahkan, TPST 3R Kertamaya ini sebagai salah satu proyek percontohan pola penanganan sampah yang terjadi di Kota Bogor, dan TPST 3R ini telah memperkerjakan 7orang karyawan dari warga setempat yang sistimnya dengan cara bagi hasil, 3R Kertamaya ini setiap harinya bisa menghasilkan 8.0 m3 perhari dan jumlah masyarakat yang sudah terlayani berjumlah 400KK diwilayah Kertamaya dan sekitarnya. Selain itu juga TPST 3R telah mendapatkan juara ke tiga dalam lomba kinerja TPST 3R yang tersebar di wilayah Kota Bogor. dan sekaligus mendapat piagam penghargaan secara langsung oleh Wali Kota Bogor Bima Arya pada tahun 2014 semester pertama, ”ungkapnya.
Adapun beberapa fasilitas yang diberikan oleh pihak pemerintah Kota Bogor di TPST tersebut meliputi, Satu unit mesin crusher (mesin pencacah), kotak permentasi, mesin pengayak dan dua unit lori, tetapi pada saat ini kondisinya sudah rusak, ”Ahmad juga berharap kepada pemerintah Kota Bogor, dengan adanya tempat pengelolaan sampah tersebut, agar memberikan bentuk perhatian kepada tempat pengelolaan sampah terpadu 3R yang berada diwilayah Kelurahan Kertamaya dan menjadi contoh untuk wilayah lain yang belum mempunyai TPST 3R di Kota Bogor. ”tutupnya.

Address

Bogor

Telephone

+6281310789986

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kilas Bogor posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Kilas Bogor:

Share