RAKA Online

RAKA Online RAKA Online adalah Fanpage majalah RAKA.

04/04/2016

“My dearest life, I know you are not mine forever; but do love me even if it’s for this moment. After that I shall vanish into the forest where you cast me, I won’t ask anyone for anything again. Give me something that can last me till I die.” ― Rabindranath Tagore, Choker Bali

28/03/2016

“The journey of a thousand miles begins with one step.” – Lao Tzu

21/03/2016

“Hope is important because it can make the present moment less difficult to bear. If we believe that tomorrow will be better, we can bear a hardship today.” – Thich Nhat Hanh

14/03/2016

“It does not matter how slowly you go so long as you do not stop.” – Confucius

Malala Yousafzai (18) adalah seorang aktivis  muda yang memperjuangkan hak anak-anak dan wanita dalam bidang pendidikan....
08/03/2016

Malala Yousafzai (18) adalah seorang aktivis muda yang memperjuangkan hak anak-anak dan wanita dalam bidang pendidikan. Malala lahir di Mingora, Pakistan pada tanggal 12 July 1997. Kota tempat tinggal Malala adalah tempat yang popular dengan festival musim panas bagi para wisatawan. Namun, kotanya berubah setelah diambil alih oleh Taliban.

“I am only talking about education, women's rights and peace. I want poverty to end in tomorrow's Pakistan. I want every girl in Pakistan to go to school.” — Malala Yousafzai

Malala bersekolah ditempat yang didirikan ayahnya. Ayahnya, Ziauddin Yousafzai, adalah seorang nati Talisban. Beliau mendirikan sekolah khusus perempuan. Keluarga Yousafzai sudah mendapat ancaman dari Taliban, tapi mereka percaya bahwa Taliban tidak akan menyakiti anak-anak. Setelah Taliban menyerang sekolah perempuan di Swat, Malala berpidato di Peshawar pada tahun 2008, dengan judul, “How dare the Taliban take away my basic right to education?”

Tahun 2009, Malala mulai menulis untuk BBC mengenai hidup dibawah tekanan Taliban yang melarangnya untuk memperoleh pendidikan. Ia menuliskan apa yang terjadi disekitarnya. Untuk menyembunyikan identitasnya, ia menggunakan naman Gul Makai. Namun, tidak bertahan lama karena identitasnya terbongkar.
Dengan perhatian public yang banyak, Malala terus berbicara mengenai haknya, dan hak semua wanita untuk memperoleh pendidikan. Kegiatannya berbuah hasil, pada tahun 2011, ia dinominasikan dalam International Children's Peace Prize. Dan pada tahun yang sama ia dianugerahi Pakistan's National Youth Peace Prize.
Namun, pada tahun 2012, Malala menjadi target Taliban yang mengakibatkan dirinya ditembak dikepala. Malala ditembak oleh militant Taliban karena ia mengkampanyekan pendidikan bagi anak perempuan, dan ia berhasil bertahan hidup.

“ Education is neither eastern nor western. Education is education and it's the right of every human being.” —Malala Yousafzai

Tahun 2013, ia memberikan pidato di depan PBB, dan ia juga menulis autobiografi yang berjudul, I Am Malala: The Girl Who Stood Up for Education and Was Shot by the Taliban. Meski masih mendapat banyak ancaman dari Taliban, Malala tetap beridir teguh. Ditahun yang sama, Pemerintahan Eropa memberikan pernghargaan Yousafzai the Sakharov Prize for Freedom of Thought, dan ia juga dinominasikan dalam Nobel Peace Prize.

Pada tahun 2014, Malala menerima penghargaan Nobel Peace bersama dengan aktivis hak anak-anak bernama Kailash Satyarthi. Malala menjadi orang termuda yang menerima penghargaan Nobell Perdamaian.

Malala Nobel Peace Prize Speech https://youtu.be/MOqIotJrFVM

Semoga Perjuangan Malala dapat membuka mata kita betapa pentingnya hak wanita dan turut menginspirasi kita untuk memperjuangkan hak wanita untuk memperoleh pendidikan yang layak.
K -- Biography

07/03/2016

“Jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan (Edith Wharlon)”

Ada apa sih ditanggal 1 Maret?Serangan Umum 1 Maret 1949 – IndonesiaSerangan di Kota Jogjakarta ini dilakukan besar-besa...
01/03/2016

Ada apa sih ditanggal 1 Maret?

Serangan Umum 1 Maret 1949 – Indonesia

Serangan di Kota Jogjakarta ini dilakukan besar-besaran dan dipersiapkan oleh jajaran militer di wilayah Divis III/GM III dengan mengikutsertakan beberapa pucuk pimpinan pemerintah sipil setempat berdasarkan instruksi dari Panglima Besar Sudirman. Serangan ini untuk membuktikan kepada dunia internasional bahwa TNI masih ada & cukup kuat, sehingga dapat memperkuat posisi Indonesia dalam perundingan yang sedang berlangsung di Dewan Keamanan PBB dengan maksud utama untuk mematahkan moral pasukan Belanda serta membuktikan pada dunia internasional bahwa Tentara Nasional Indonesia [TNI] masih mempunyai kekuatan untuk mengadakan perlawanan.

Selengkapnya bisa dibaca pada link dibawah ini..

http://www.gurusejarah.com/2015/03/serangan-umum-1-maret-1949.html


-

Sejarah Kemerdekaan Sejarah Kls XI Serangan Umum 1 Maret 1949 Serangan Umum 1 Maret 1949 ialah serangan yg dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 1949 terhadap kota Yogyakarta dengan cara besar-besaran yg direncanakan & dipersiapkan oleh jajaran paling atas militer di wilayah Divisi III/GM III dengan men…

Kamu pasti udah gak asing lagi dengar nama Edmund Hillary. Apalagi kalau dikaitkan dengan Gunung Everest. Siapa sih beli...
01/03/2016

Kamu pasti udah gak asing lagi dengar nama Edmund Hillary. Apalagi kalau dikaitkan dengan Gunung Everest. Siapa sih beliau?

Edmund Hillary lahir pada 20 Juli 1919 di Auckland, Selandia Baru. Edmund Hillary adalah seorang pemanjat gunung dari New Zealand dan penjelajah antartika yang pertama kali mencapai puncak Gunung Everest, puncak tertinggi pegunungan Himayala, bersama Tenzing Norway pada tahun 1953.

Hillary memulai kegiatan memanjat Alp Selatan semasa sekolah menengah. Setelah bertugas pada Perang Dunia II, dia melanjutkan kegiatan pemanjataannya dan terpacu untuk mendaki Everest. Pada tahun 1951 dia bergabung dengan kelompok dari Selandia Baru menuju Himalaya dan kemudian dia berpartisipasi dalam expedisi Ingggris ke sisi selatan Everest. Sesudah itu dia diundang untuk ikut dalam tim yang bertujuan untuk sampai ke puncak.

Pada tahun 1953, terbentuklah tim ekspedisi yang terorganisir dengan baik, dan sebuah perkemahgan untuk usaha mencapai Puncak dibentuk pada pertengahan bulan May. Setelah sepasang pendaki gagal mencapai puncak pada 27 Mei, Hillary dan Tenzing menjejakkan kaki di puncak Everest menjelang siang pada 29 Mei. Keduanya berjabat tangan dan berpelukan. Hillary mengambil foto kemudian mereka berdua mencaritanda dari George Mallory—pendaki Inggris yang hilang pada tahun 1924—bahwa ia telah dipuncak. Hillary meninggalkan salib, dan Tenzing menawarkan makanan. Mereka menghabiskan waktu 15 menit di puncak. Hillary menceritakan kisahnya di High Adventure (1955). Hillay dan Tenzing mendapat gelar bangsawan dari ratu Elizabeth II atas pencapain ke puncak Everest
Pada tahun 1960 Hillary membuat ekspedisi ke wilayah lain Everest, tapi ia tidak pernah mencoba untuk mendaki hingga he puncak lagi. Ditahun yang sama ia mendirikan Himalayan Trust untuk membantu mengembangkan masyarakat Nepal. Melalui Himalayan Trust, ia membangun sekolah, rumah sakit, dan lapangan terbang di Nepal. Lapangan terbang

Antara tahun 1955 dan 1958 Hillary memerintahkan grup dari Selandia Baru untuk ikut dalam Ekspedisi Trans Antartika yang dipimpin oleh Vivian Fuchs. Ia sampai di Kutub Selatan pada January 1958 dan mencatatkan prestasinya pada The Crossing of Antartica (1958; dengan Vivian Fuchs) dan No Latitude for Error (1961). Dalam ekspedisi Antartika tahun 1967, ia adalah salah satu yang mendaki Gunung Herschel pertama kali.

Autobiografinya yang berjudul “Nothing Venture, Nothing Win” kemudian diterbitkan pada tahun 1975.

Tahun 1977, ia memimpin ekspedisi jet boat pertama sampai Sungai Gangga dan dilajutkan dengan mendaki sampai sumbernya di pegunungan Himalaya.

Hillary tidak pernah mengharapkan pujian dan sorak sorai dalam pendakian bersejarah tersebut. Dari tahun 1985 hingga 1988 ia menjabat sebgai komisaris tinggi Selandia Baru untuk India, Nepal dan Bangladesh. Selama bertahun-tahun banyak penghargaan lainnya diberikan kepadanya. Namun, ia tetap mempertahankan tingkat kerendahan hatinya, dan perhatian utamanya adalah kesejahteraan dari orang-orang Himalaya di Nepal, terutama kaum Sherpa. Dedikasinya untuk Sherpa berlangsung sampai tahun-tahun berikutnya. Pada tahun 2003, saat peringatan 50 tahun pendakiannya dengan Tenzing, ia diangkat sebagai warga kehormatan Nepal.
Edmund Hillary wafat pada 11 Januari 2008 di Auckland. Perdana Menteri Selandia pada saat itu, Helen Clark, mengatakan bahwa Hillary adalah orang yang luar biasa yang hidup dalam keteguhan tekat, kerendahan hati dan kedermawanan. Seluruh warga Selandia Baru berduka atas kepergiannya.

Teman-teman Hillary pun menggambarkan Hillary sebagai seorang yang penuh antusiasme terhadap kehidupan maupun petualangan. Hillary mempunyai impian serta semangat luar biasa untuk mencapainya.

Hillary sendiri pernah berkata bahwa seseorang tidak harus jenius untuk menlakukan sesuatu yang terbaik dalam hidupnya. Kuncinya adalah motivasi. Jika kita menginginkan sesuatu kita akan berjuan keras untuk mewujudkannya.

Semoga semangat, kerendahan hati, dan kedermawanan yang pernah dimiliki Sir Edmund Hillary dapat menginspirasi kita untuk terus berjuang menggapai impian dan cita-cita yang kita miliki. Karena tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Sesusah apapun jalan yang kita lalui, pasti memiliki akhir. Semangat kawan!

“Pendidikan adalah kekuatan utama yang bisa kau gunakan untuk merubah dunia” Nelson Mandela tokoh dunia yang takan perna...
29/02/2016

“Pendidikan adalah kekuatan utama yang bisa kau gunakan untuk merubah dunia” Nelson Mandela tokoh dunia yang takan pernah lekang oleh waktu

29/02/2016

“Hidup adalah tantangan, hadapilah. Hidup adalah anugerah, terimalah. Hidup adalah duka lara, tanggungilah. Hidup adalah tragedy, tuntaskanlah. Hidup adalah tugas, laksanakanlah. Hidup adalah cita-cita capailah. Hidup adalah permainan, mainkanlah. Hidup adalah misteri, singkapkanlah. Hidup adalah lagu, nyanyikanlah. Hidup adalah kesempatan, ambillah. Hidup adalah perjalanan, jalanilah. Hidup adalah janji, penuhilah. Hidup adalah keindahan, bersyukurlah. Hidup adalah perkelahian, bertarunglah. Hidup adalah jiwa, sadarilah. Hidup adalah perkelahian, bertarunglah. Hidup adalah jiwa, sadarilah. Hidup adalah teka-teki, pecahkanlah.” – Tagore

22/02/2016

The best remedy for those who are afraid, lonely or unhappy is to go outside, somewhere where they can be quite alone with the heavens, nature and God. Because only then does one feel that all is as it should be and that God wishes to see people happy, amidst the simple beauty of nature. As longs as this exists, and it certainly always will, I know that then there will always be comfort for every sorrow, whatever the circumstances may be. And I firmly believe that nature brings solace in all troubles.”
― Anne Frank, The Diary of a Young Girl

Address

Bogor

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when RAKA Online posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share