08/10/2026
baca beritanya : https://radarbojonegoro.jawapos.com/bojonegoro/2610070028/fakta-ngeri-bengawan-solo-di-arsip-1940-debit-air-ekstrem-hingga-siasat-pelurusan-sungai
Sungai Bengawan Solo nyatanya sudah menjadi "urat nadi" sekaligus ancaman nyata yang secara mutlak menentukan nasib kesejahteraan hampir 1,8 juta penduduk Keresidenan Bojonegoro di era kolonial.
Bayangkan saja, sungai terpanjang di Jawa ini memiliki rekam jejak debit air yang sangat ekstrem dan labil. Aliran tertingginya bisa mengamuk dengan memuntahkan 2.800 meter kubik air per detik, namun bisa menyusut drastis hingga hanya 7 meter kubik di musim kemarau.