19/06/2020
NASEHAT BAGI SANG PENCARI ILMU SEJATI.
Bila Mendengarkan Ceramah Dari Mursyid Tasawuf Yang Wali Allah, Maka ia Akan Mendapatkan ilmu Sekaligus Hikmah.
Hikmah Didapatkan Dari Mendengarkan Langsung dan Bersama Wali Allah, Ketika Kita Mendengar Seorang Kekasih Allah/Wali Allah Bicara, Maka ilmu Rasa Yang Ditransfer Langsung Kedalam Kalbu Kita.
Hikmah Adalah RASA, Pertemuan Langsung Dengan Para Wali Allah. Berjamaah Dengan Wali Allah, Bagaikan ibadah 70 Tahun, Maka c
Carilah Para Wali Allah. Itulah Sebabnya Umar Ra Ketika Berencana Membunuh Nabi Saw Dan Ketika Berhadapan Langsung Dengan Nabi Saw, Maka Dia Masuk islam.
Inilah ilmu Rasa Yang Ditransfer Melalui Tatapan Mata, Melalui Pertemuan Langsung, ilmu Para Nabi Dan Kekasih Allah, Yang Merubah Benci Menjadi Cinta. Ilmu Wali Allah Bekerja Dengan Dua Cara , Dari Luar Dan Dari Dalam, Dari Luar Berupa Ucapan, Dari Dalam Berupa ilham ilahiah Yang Dimasukkan Kehati Setiap Muridnya. Dan Ketika Muridnya Melakukannya ia Merasakan Hal itu Dari inspirasinya Sendiri Sehingga Dia ihklas Melakukannya tanpa Beban Sedikitpun. Itulah Cara Kerja Wali Allah Dalam Membersihkan Dan Membenahi Para Muridnya.
Bila Awliya Allah Duduk Berdampingan Dengan Orang Lain, Maka Orang itu Akan Merasa “SENANG” Karena Pada sa'at Duduk Dengan Awliyaullah, Mereka Akan Diberikan Energi Positif Yang Mereka Peroleh Dari Ibadah-ibadah Mereka Di Malam dan Siang Hari Sedangkan Energi Negative Berupa Beban-Beban Orang Tersebut Akan Dibawa Awliyaullah. Karena Duduk Bersama Orang Lain Bagi Awliyaullah Adalah Ibadah, Meskipun Kadang Kala Mereka Tidak Mau duduk Dengan Orang Lain Karena Mereka Sepenuhnya Ambruk.
Ada Syaikh yang Memberikan Nasehat Dan Ada Syech Atau Wali Yang Memberikan Bimbingan.
Syaikh Yang Memberikan Nasehat, Maka Bila Nasehat Tersebut Akan Kalian Terima Atau Kalian Tolak, Maka Mereka Tidak Peduli Lagi.
Tetapi Syaikh Atau Wali Yang Memberikan Bimbingan, Maka dia Akan Membimbing Kalian S**a atau Kalian Tidak S**a, Dia Akan Mengawasi Kalian dan Menjaga Sampai Kalian Sanggup Untuk Melakukannya Sendiri, dia Menjaga Kalian Sadar Atau Pun Kalian Tidak Menyadarinya.
Ketika Kalian Akan Menyebrang Padang Pasir Yang Tak Dikenal, Kalian Perlukan Penunjuk Jalan, Agar tak Tersesat, Agar Tau Bahaya yg Menanti Disetiap Langkah. Tentu Saja Penunjuk Jalan itu Telah Berhasil Melalui Padang Pasir itu Berkali - Berkali Mereka Yang Dikuasai Ego, Memerlukan Bimbingan GURU RUHANI Sejati yg Telah Mengalahkan Egonya, Dan Mengetahui Cara Memotong Tangan - Tangan Gurita Ego Dari Korbannya. Setiap orang Perlu Mencari Wali Allah Sebagai Pembimbing, Bukan Hanya Ulama Biasa Yang Terkadang Masih Memiliki Ego Yang Tinggi.
Ilmu Ulama Biasa Dibanding Wali Allah, Ilmunya Bagai Setetes Air Dari Samudera Ilmu Wali Allah, Ilmu Wali Bagai Setetes Dari Samudera Ilmu Para Sahabat, Sedang ilmu Para Sahabat Bagai Setetes Dari Samudera ilmu Para Nabi, Dan ilmu Para Nabi Bagai Setetes Dari Samudera ilmu Rasulullah Dan ilmu Rasulullah Bagai Setetes Dari Samudera ilmu Allah SWT.
Carilah Seorang Mursyid Yang Wali Sejati Yang Hidup Semasa Dengan Murid Yang Akan Membimbing Kalian. Karena Begitu Banyak Jalan Tariqah Sufi ini Telah Ditunjukkan, Tetapi Ego Selalu Menolak. Ketika Kita Akan Melangkah Kepada Yang HAQ, Maka Seratus Setan Dalam Bentuk Manusia, Jin Mencegah Kalian Untuk Mendekati Yang HAQ.
Berjuanglah Untuk Mencari Yang HAQ. Ada Dua Kubu Dalam Islam, Islam Yang Penuh Cinta Dan Islam Yang Penuh Kebencian. Hanya Jalan CINTA Yang Nanti Akan Allah Ridhoi. Hanya Jalan Cinta yang Merupakan Jalan Nabi Saw. Mengapa Kalian Tak Megikuti Nabi Saw Ketika Dihujani Batu Di Thaif Tetapi Tetap Mendoakan Umatnya Agar Selamat, Tanpa Dendam, Itulah Jalan Cinta.
Sabda Rasulallah SAW :“ Jadilah Kamu Bersama Allah, Apabila Tidak Bersama Allah Maka jadilah Kalian Bersama Orang Yang Sudah Bersama Allah, Maka Sesungguhnya Orang itu Bisa Membawamu Kepada Allah “. (HR. Abu Daud)