02/01/2026
Suasana duka menyelimuti masyarakat Desa Sukasari Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu, setelah kuwu terpilihnya dikabarkan menghembuskan nafas terakhir secara mendadak, Jumat (2/1/2025) pagi, sekitar pukul 09.00 WIB.
Menurut informasi yang diterima detikJabar di rumah duka, Hj Tarsitem (46), kuwu terpilih desa tersebut, masih beraktivitas seperti biasa di malam hari sebelum hembusan nafas terakhirnya.
Bersama tim pemenangan, ia bermusyawarah terkait siapa saja orang yang akan mengisi pemerintahan desa.
"Malamnya masih beraktivitas, mengumpulkan tim pemenangan," ujar Tarjono (48), sepupu almarhumah.
Tarjono mengungkapkan, sepupunya itu sempat dilarikan ke RSUD Indramayu saat kondisi kesehatannya menurun, dan dinyatakan meninggal dalam perjalanan oleh pihak rumah sakit.
"Surat keterangan dari rumah sakit menyatakan DOA (Death on Arrival)," ungkapnya.
Salah satu warga setempat, Kasmin (60), mengaku heran dengan kepergian sang kuwu terpilih secara mendadak.
"Kaget, karena tidak sakit apa-apa. Kemarin juga masih ketemu. Sehat," ujar dia.
Ada juga sebagian dari warga yang mengaitkan dengan hal-hal mistis pasca pemilihan kepala desa. Namun, isu ini tidak pernah terbukti kebenarannya.
Selain itu, almarhumah juga diisukan terkena stroke ringan, ada juga yang menduga terkena serangan jantung.
"Pada masa kampanye juga (almarhumah) ikut mengelilingi desa di perbatasan-perbatasan, itu adat istiadat turun-temurun, sekitar jam 10 malam, dan besok-besoknya juga biasa saja tidak ada penurunan kondisi kesehatan," kata Tarjono, membantah isu yang beredar soal stroke ringan.
Kepergian orang nomor satu di Desa Sukasari ini meninggalkan duka mendalam dari pihak keluarga. Tarjono meminta agar masyarakat mengampuni kesalahan yang dilakukan almarhumah semasa hidupnya, juga berterima kasih atas segala bentuk duka cita yang sudah diberikan.
"Mohon doanya agar almarhumah diampuni segala dosanya, dan diterima semua amal ibadahnya," harap Tarjono.
Pemakaman jenazah Hj Tarsitem berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB, diiringi masyarakat Desa Sukasari.
Sumber: DetikJabar