26/08/2026
TNI Terjunkan Tim Alfa Padamkan Karhutla di TN Way Kambas
Sebanyak 40 personel Tim Alfa TNI dikerahkan melalui jalur udara ke kawasan Taman Nasional (TN) Way Kambas, Lampung Timur, pada Selasa (25/8/2026). Langkah taktis ini dilakukan guna menjangkau titik api (hotspot) di wilayah terisolasi yang tidak dapat diakses melalui jalur darat.
Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menyatakan bahwa operasi ini mengombinasikan teknologi canggih dengan kekuatan personel di lapangan.
Sebelum penerjunan, tim menggunakan drone thermal untuk memetakan koordinat suhu panas secara akurat. Data tersebut menjadi acuan utama bagi pilot dan personel sebelum melakukan aksi penyisiran di lokasi yang sulit ditembus kendaraan konvensional.
Strategi pengerahan personel lewat udara ini dianggap krusial karena keterbatasan metode water bombing. Meski helikopter pengebom air efektif memadamkan kobaran api besar di permukaan, metode tersebut seringkali gagal menjangkau bara api yang tertimbun di bawah tumpukan kayu, semak belukar, atau sisa vegetasi kering.
Kehadiran manusia di titik nol diperlukan untuk melakukan penyisiran manual dan memastikan sisa-sisa api benar-benar padam hingga ke lapisan terdalam guna mencegah terjadinya kebakaran susulan (rekindle).
“Kemampuan lintas udara memberikan keunggulan dalam hal kecepatan respons. Saat akses darat terputus, prajurit harus turun langsung membawa perlengkapan pemadam untuk menyisir setiap jengkal hotspot,” tegas Kristomei.
Dalam operasi intensif ini, Tim Alfa juga didukung oleh drone penyemprot dan helikopter water bombing untuk menekan intensitas api permukaan sebelum personel melakukan pemadaman tuntas.
Misi kemanusiaan ini menjadi bukti kesiapsiagaan TNI dalam menjaga kelestarian ekosistem nasional dari ancaman kebakaran hutan yang semakin kompleks di medan yang sulit.