Bisnis Indonesia Premium

Bisnis Indonesia Premium Informasi ekonomi dan bisnis mutakhir yang diulas secara tajam, analitis, dan mendalam. Bagian dari
(1)

07/04/2026

Konglomerat Anthoni Salim tercatat sebagai salah satu investor individu kakap yang mengakumulasi saham sejumlah emiten di pasar modal dengan porsi kepemilikan jumbo.

Mengacu pada data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), hingga 31 Maret 2026 Anthoni Salim terpantau masih mempertahankan kepemilikan jumbo di sejumlah emiten, seperti PT DCI Indonesia Tbk. (DCII), PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET), dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK).

Berepa kepemilikan Anthoni Salim di emiten tersebut? Selengkapnya di konten di atas ya!

Penulis Artikel: Nurbaiti
Penulis Teks: Adrian I. Rafliansyah

10/03/2026

Kinerja PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI), dan PT Essa Industries Indonesia Tbk. (ESSA) yang menjadi portofolio saham Taipan Garibaldi 'Boy' Thohir mengalami pergerakan yang variatif sepanjang 2026.

Selengkapnya di konten di atas ya.

PT Kreatif Media Karya, sayap bisnis digital milik PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) terpantau melakukan aksi boron...
19/02/2026

PT Kreatif Media Karya, sayap bisnis digital milik PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) terpantau melakukan aksi borong saham PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) di tengah aksi pembelian kembali saham atau buyback.

Mengacu pada keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, anak perusahaan Grup Emtek yang menaungi situs video online Vidio tersebut tercatat membeli sebanyak 6,70 miliar (6.703.857.638) lembar saham BUKA dalam dua kali transaksi, yakni pada 9 Februari 2026 dan 10 Februari 2026.

“Status kepemilikan langsung [dengan] tujuan transaksi untuk investasi,” demikian bunyi keterbukaan tersebut, dikutip Rabu (18/2/2026).

Klik tautan di bio untuk ulasan lengkapnya.

Penulis artikel: Nurbaiti
Penulis teks: A Rizki

sahamindonesia

Emiten pertambangan nikel terintegrasi, PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) atau Harita Nickel tercatat terus memperk...
18/02/2026

Emiten pertambangan nikel terintegrasi, PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) atau Harita Nickel tercatat terus memperkuat fondasi operasionalnya di Kepulauan Obi, Maluku Utara. 

Terbaru, NCKL melalui entitas asosiasinya, PT Obi Nickel Cobalt (ONC), resmi menjalin kerja sama dengan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero). Kolaborasi ini berfokus pada pekerjaan survei geolistrik dan multichannel analysis of surface waves (MASW) pada area tailing storage facility (TSF) Obi-3.

Di luar penguatan infrastruktur teknis, prospek masa depan NCKL disebut cukup menarik. BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya memberikan pandangan optimistis terhadap perjalanan turnaround perusahaan di 2026.

Klik tautan di bio untuk berita selengkapnya.

Penulis Artikel: Dionisio Damara Tonce
Penulis Teks: Elsya Rizkia

Saham konsumer diprediksi meraih keuntungan pada kuartal I/2026 berkat Ramadan dan Idul Fitri. Simak saham rekomendasi p...
18/02/2026

Saham konsumer diprediksi meraih keuntungan pada kuartal I/2026 berkat Ramadan dan Idul Fitri. Simak saham rekomendasi pilihan para sekuritas.

Klik tautan di bio untuk ulasan lengkapnya.

Mayoritas sekuritas yang mengulas emiten terafiliasi konglomerat Prajogo Pangestu mulai dari BREN, CUAN, hingga PTRO mas...
18/02/2026

Mayoritas sekuritas yang mengulas emiten terafiliasi konglomerat Prajogo Pangestu mulai dari BREN, CUAN, hingga PTRO masih mempertahankan pandangannya hingga Rabu (18/2/2026).

Rapor saham emiten Prajogo Pangestu tengah melesat sepekan terakhir. Memasuki pekan ketiga Februari 2026, kalangan sekuritas masih urung mengubah rekomendasi dan target saham BREN, CUAN, PTRO, hingga BRPT.

Berdasarkan data Bloomberg Rabu (18/2/2026), sebanyak tiga dari empat sekuritas yang mengulas PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN), PT Petrosea Tbk. (PTRO), PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) hingga PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) untuk target harga 12 bulan ke depan.

Klik tautan di bio untuk ulasan lengkapnya.

Penulis artikel: M. Nurhadi Pratomo
Penulis teks: A Rizki

sahamindonesia

Investor kawakan Lo Kheng Hong terpantau telah memborong sebanyak 820.000 lembar saham emiten batu bara PT ABM Investama...
16/02/2026

Investor kawakan Lo Kheng Hong terpantau telah memborong sebanyak 820.000 lembar saham emiten batu bara PT ABM Investama Tbk. (ABMM) pada periode berjalan tahun ini atau menjelang perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 17 Februari 2026.

Aksi Lo Kheng Hong yang konsisten memperbesar kepemilikannya di ABMM ini terekam dalam data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang diperbarui dan dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Mengacu pada data KSEI per 11 Februari 2026, Lo Kheng Hong tercatat menggenggam sebanyak 154,83 juta (154.835.300) lembar saham ABMM atau setara dengan 5,62%.

Klik tautan di bio untuk ulasan lengkapnya.

Penulis artikel: M. Nurhadi Pratomo
Penulis teks: A Rizki

12/02/2026

Moody's menurunkan outlook Indonesia menjadi negatif karena penurunan prediktabilitas kebijakan. Rating tetap Baa2, mencerminkan ketahanan ekonomi.

12/02/2026

Sejumlah emiten raksasa di Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membagikan dividen interim pada Januari 2026. Dari deretan emiten tersebut, nama-nama besar seperti ADRO, BBRI, hingga BMRI sukses mencuri perhatian pasar dengan nilai nominal dividen per saham yang cukup besar.

Aksi korporasi ini tentu menjadi angin segar bagi para pemegang saham di awal tahun. Apakah saham jagoanmu masuk dalam daftar "pemberi THR" awal tahun ini?

Klik tautan di bio untuk ulasan lengkapnya.

IHSG pasarmodal updatesaham

30/01/2026

Kekayaan Prajogo Pangestu ikut loyo saat IHSG anjlok dan mengerek turun pergerakan saham emiten-emiten terafiliasi dengannya.

Klik tautan di bio untuk ulasan lengkapnya.

Influencer saham Belvin Tannadi terpantau memborong sebanyak 98,92 juta lembar saham PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk. ...
18/01/2026

Influencer saham Belvin Tannadi terpantau memborong sebanyak 98,92 juta lembar saham PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk. (OPMS) dalam dua hari perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Mengacu pada data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Belvin tercatat sebagai pemegang saham OPMS di atas 5% per Kamis (8/1/2026) dengan menggenggam sebanyak 77,02 juta lembar (77.027.200) atau setara dengan 7,7%.

Kemudian, sehari setelahnya atau pada Jumat (9/1/2026), jumlah saham OPMS yang dikempit Belvin melonjak menjadi 98,92 juta lembar (98.929.900) atau setara dengan 9,89%. Artinya, dalam 2 hari perdagangan Belvin telah mengakumulasi sebanyak 98,92 juta lembar saham OPMS.

Klik tautan di bio untuk ulasan lengkapnya.

Address

Jalan KH Mas Mansyur No. 12A Karet Tengsin , Wisma Bisnis
Central Jakarta
10120

Opening Hours

Monday 07:00 - 17:00
Tuesday 07:00 - 17:00
Wednesday 07:00 - 17:00
Thursday 07:00 - 17:00
Friday 07:00 - 17:00

Telephone

+622157901023

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bisnis Indonesia Premium posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Bisnis Indonesia Premium:

Shortcuts

Share