Bumntrack

Bumntrack BUMNTrack.co.id adalah website berita BUMN yang mengangkat tema aktivitas bisnis BUMN dan perannya

Pertamina terus memperkuat komitmennya dalam mendukung ketahanan serta transisi energi. Hal ini dijalankan melalui dual ...
15/06/2026

Pertamina terus memperkuat komitmennya dalam mendukung ketahanan serta transisi energi. Hal ini dijalankan melalui dual growth strategy.

“Pertama, Pertamina berupaya memaksimalkan legacy bisnis (maximizing legacy business) yaitu memaksimalkan potensi nilai di aspek hulu, membangun fleksibilitas di kilang, melakukan transformasi bisnis retail fuel, serta memperluas infrastruktur dan layanan. Kedua, membangun bisnis rendah karbon (building low carbon business),” kata Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (4/6/26).

Sesi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan forum regional terkait transisi energi berkelanjutan di Asia Timur dan Pasifik, diinisiasi oleh “World Bank Group”.

Dalam pemaparannya “Accelerating Energy Transition Through Industrial Decarbonization and Low Carbon Business”, Agung menjelaskan bagaimana transisi energi di jalankan dalam upaya mencapai target Net Zero Emission (NZE) di tahun 2060.

Agung mengatakan, Pertamina saat ini memiliki visi, menjaga keamanan energi nasional dan mendorong transisi energi melalui program dekarbonisasi terintegrasi dan membangun bisnis rendah karbon. Hal ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.

Dalam konteks Pertamina, jelas Agung, transisi energi yang dijalankan di Indonesia harus diseimbangkan dengan tantangan energi trilema yaitu Energy security, affordability dan juga sustainability.

Selengkapnya baca di bumntrack.co.id

PT Pertamina Lubricants (PTPL), Hasston Indonesia, dan SMK Walang Jaya Jakarta memberikan layanan ganti oli gratis untuk...
15/06/2026

PT Pertamina Lubricants (PTPL), Hasston Indonesia, dan SMK Walang Jaya Jakarta memberikan layanan ganti oli gratis untuk 2.500 guru anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se-DKI Jakarta melalui program Free Oil Day, yang dilaksanakan di Kantor Pertamina Pusat, Jakarta, Sabtu, 6 Juni 2026.

Melalui program ini, 2,500 guru se-DKI Jakarta mendapatkan ganti oli dan pelayanan perawatan motor secara gratis untuk mendukung mobilitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sebanyak 180 siswa jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Walang Jaya, salah satu SMK binaan Pertamina lubricants, terlibat aktif sebagai mekanik dalam kegiatan tersebut. Keterlibatan para siswa SMK diharapkan dapat memberikan pengalaman dan kesempatan untuk mengasah keterampilan teknis, memperkuat kesiapan kerja, serta merasakan langsung standar pelayanan di industri otomotif.

Kolaborasi Pertamina Lubricants, Hasston Indonesia, SMK Walang Jaya Jakarta, dan PGRI DKI Jakarta merupakan bentuk implementasi program pelibatan dan pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan creating shared value (CSV) Pertamina Lubricants, yang bertujuan untuk memberikan manfaat langsung ke masyarakat sekitar seperti guru dan siswa SMK.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Denny Ramdhani, Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Pusat, Aid Saswita, Kepala Subkelompok Pengembangan Karir Dinas Pendidikan DKI Jakarta, serta Roberth Marchelino Varieza, Corporate Secretary PT Pertamina Niaga.

Direktur Utama Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk apresiasi kepada para guru sekaligus memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan otomotif.

Selengkapnya baca di bumntrack.co.id

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat pengembangan ekosistem bioenergi nasional melalui kolaborasi riset t...
14/06/2026

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat pengembangan ekosistem bioenergi nasional melalui kolaborasi riset tanaman energi kaliandra dan sorgum bersama PT PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan (Puslitbang) serta Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung pengembangan biomassa sebagai bahan bakar co-firing pembangkit listrik sekaligus membuka peluang pemanfaatan biomassa sebagai bahan baku produksi hidrogen hijau melalui proses gasifikasi.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan pelaksanaan Kick Off Meeting penelitian bertajuk Pengembangan Tanaman Energi Kaliandra dan Sorgum sebagai Umpan Co-Firing dan Umpan Produksi Hidrogen melalui Proses Gasifikasi di ITERA guna Mencapai Bauran Energi Baru Terbarukan Nasional yang berlangsung di Kampus ITERA, Bandar Lampung.

Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir mengatakan pengembangan tanaman energi merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pasokan biomassa nasional sekaligus mendukung agenda transisi energi Indonesia.

“Ke depan kebutuhan biomassa akan terus meningkat seiring perluasan implementasi co-firing dan pengembangan bioenergi nasional. Karena itu, PLN EPI tidak hanya membangun rantai pasok biomassa, tetapi juga mendorong pengembangan riset dan inovasi agar sumber energi berbasis hayati dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan,” ujar Hokkop di Jakarta, Kamis (4/6/26).

Selengkapnya baca di bumntrack.co.id

PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatatkan kinerja positif produksi minyak dan gas bumi (migas) melebihi target Renca...
14/06/2026

PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatatkan kinerja positif produksi minyak dan gas bumi (migas) melebihi target Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan (RKAP) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang berlangsung pada 3 Juni 2026 di Jakarta. Sepanjang tahun 2025 lalu rata-rata produksi minyak PHI mencapai 44,42 ribu barel per hari (MBOPD) atau sekitar 107,29% dari target RKAP 2025. Sementara produksi gas mencapai rata-rata 536,72 juta standar kaki kubik (MMSCFD) atau sekitar 101,34% dari target yang ditetapkan. Keberhasilan realisasi produksi migas di atas target pada tahun 2025 ini adalah yang pertama kali dalam 5 tahun terakhir.

Muharram Jaya Panguriseng, Direktur Eksplorasi yang mewakili pemegang saham mayoritas PT Pertamina Hulu Energi, mengapresiasi Kinerja PHI tahun 2025 yang dinilai sangat baik, khususnya pada aspek HSSE, capaian produksi dan lifting yang melampaui target. Selain itu, PHI juga dinilai berhasil menjaga operational cost dan production cost di bawah target, sekaligus terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produksi. Seiring dengan peningkatan pendapatan usaha, pemegang saham tetap mendorong agar PHI terus memperkuat upaya-upaya peningkatan produksi pada tahun 2026.

Selain kinerja produksi, PHI pun mencatatkan penambahan cadangan migas 1P sebesar lebih dari 70 juta barel setara minyak atau lebih dari 193% dari target RKAP 2025. Hal ini sejalan dengan keberhasilan Perusahaan dalam menyelesaikan pengeboran 146 sumur pengembangan, 619 kegiatan workover, dan 9.783 kegiatan well service.

Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menjelaskan bahwa kinerja produksi yang positif di tahun 2025 ditopang oleh komitmen Perusahaan untuk menghasilkan migas yang berkelanjutan guna mendukung pencapaian target produksi nasional. “Di PHI, kami terus berinvestasi di industri hulu migas nasional sejalan dengan visi dan misi Perusahaan, serta komitmen PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan PT Pertamina (Persero) selaku subholding upstream dan holding untuk menyediakan energi yang berkelanjutan bagi Indonesia,” jelasnya.

Selengkapnya baca di bumntrack.co.id

Proyek strategis panas bumi milik PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) mendapatkan dukungan pendanaan in...
13/06/2026

Proyek strategis panas bumi milik PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) mendapatkan dukungan pendanaan internasional.

Dukungan tersebut diperoleh setelah tiga proyek Perseroan masuk ke dalam Green Book 2026 yang diterbitkan Kementerian Perencanaan Pembangunan/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas).

Capaian ini mencerminkan kesiapan proyek untuk memasuki tahap pengembangan berikutnya, seiring dengan kinerja bisnis dan operasional Perseroan yang terus menunjukkan pertumbuhan positif.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026, PGE mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 40 persen yakni US$43,90 juta, dibandingkan US$31,35 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya (YoY). Perseroan juga membukukan pendapatan sebesar US$116,56 juta atau meningkat 14,8 persen dibandingkan US$101,507 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut didorong oleh efektivitas strategi bisnis berkelanjutan yang dijalankan Perseroan.

Kinerja positif ditopang oleh pertumbuhan produksi yang konsisten. Pada 2025, PGE mencatatkan produksi tertinggi sepanjang sejarah (all-time high) dengan total produksi mencapai 5.095 gigawatt hour (GWh), meningkat 5,55 persen dibandingkan 4.827 GWh pada 2024. Tren positif tersebut berlanjut pada kuartal I-2026, ketika produksi listrik meningkat 15,22 persen (YoY) menjadi 1.370 GWh.

Direktur Utama PGE Ahmad Yani mengatakan bahwa di tengah meningkatnya kebutuhan energi bersih dan tantangan ketahanan energi global, masuknya proyek-proyek Perseroan ke dalam Green Book 2026 Bappenas menjadi pengakuan atas kesiapan proyek untuk memasuki tahap pengembangan berikutnya.

Selengkapnya baca di bumntrack.co.id

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun ...
13/06/2026

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun 2025. Di tengah dinamika industri jasa pengeboran migas, perusahaan berhasil meningkatkan laba bersih dan EBITDA sekaligus mempertahankan tata kelola perusahaan yang masuk dalam kategori sangat baik.

Berdasarkan laporan kinerja perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dilaksanakan pada Jumat (5/6/2026), Pertamina Drilling membukukan laba bersih sebesar USD 29,61 juta pada 2025, meningkat sekitar 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai USD 23,89 juta. Capaian laba 2025 ini juga merupakan yang tertinggi dalam satu dekade terakhir.

Sementara itu, EBITDA perusahaan tumbuh signifikan menjadi USD 101,20 juta, naik dari USD 84,02 juta pada 2024 atau meningkat lebih dari 20 persen.

Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengatakan capaian tersebut menunjukkan ketahanan bisnis perusahaan dalam menjaga profitabilitas sekaligus mendukung kebutuhan operasi hulu migas nasional.

“Perusahaan terus berupaya meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat layanan terintegrasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan aset untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan industri energi nasional,” ujar Avep.

Selengkapnya baca di bumntrack.co.id

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina memperkuat ketahanan bisnis melalui optimal...
12/06/2026

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina memperkuat ketahanan bisnis melalui optimalisasi infrastruktur energi nasional, peningkatan keandalan operasional, serta pengembangan berbagai sumber pertumbuhan baru.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Perseroan untuk menjaga kinerja yang berkelanjutan sekaligus mendukung kebutuhan energi nasional yang terus berkembang.

Di tengah dinamika ekonomi dan energi global, PGN tetap bertumpu pada kekuatan fundamental bisnis yang didukung oleh jaringan infrastruktur strategis, basis pelanggan yang luas, serta posisi penting Perseroan dalam rantai pasok energi nasional.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan bahwa fokus utama Perseroan saat ini adalah memastikan infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kebutuhan energi nasional sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.

“Yang terus kami jaga adalah bagaimana infrastruktur yang telah dibangun selama ini dapat beroperasi secara andal, dimanfaatkan secara optimal, dan mampu mendukung pertumbuhan kebutuhan energi nasional dalam jangka panjang,” ujar Fajriyah dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (8/6/26).

Selengkapnya baca di bumntrack.co.id

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 dengan tema “On...
12/06/2026

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 dengan tema “One Purpose, One Energy: Strengthening Energy Independence” di Jakarta pada Kamis (4/6/2026).

Rapat ini menjadi momentum bagi PHR guna menegaskan komitmen dalam memperkuat kemandirian energi nasional melalui peningkatan kinerja operasional, penguatan tata kelola perusahaan, serta pelaksanaan program berkelanjutan yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Sepanjang tahun 2025, PHR berhasil meraih berbagai prestasi penting yang memperkuat perannya sebagai salah satu tulang punggung produksi migas nasional. PHR mencatatkan rata-rata produksi minyak sebesar 151,55 ribu barel minyak per hari (MBOPD) dan produksi gas sebesar 33,48 juta standar kubik feet per hari (MMSCFD). Total setara migas mencapai 157,33 ribu barel minyak ekuivalen per hari (MBOEPD).

Perusahaan juga tetap menjalankan program pengembangan lapangan yang agresif melalui pengeboran 1 sumur eksplorasi, 505 sumur eksploitasi, dan 319 sumur Kerja Ulang Pindah Lapisan (KUPL). Atas berbagai upaya yang dilakukan sepanjang tahun 2025, PHR berhasil membukukan capaian KPI Audited sebesar 106,69 persen. Capaian ini mencerminkan efektivitas strategi operasi dan keberhasilan perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi.

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan, Muhamad Arifin, menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi periode yang menunjukkan ketangguhan perusahaan dalam menjaga kinerja dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Berbagai pencapaian yang diraih PHR sepanjang tahun 2025 merupakan prestasi yang membanggakan sekaligus bukti kemampuan perusahaan menjalankan peran strategis sebagai salah satu kontributor utama produksi migas nasional,” ungkapnya.

Selengkapnya baca di bumntrack.co.id

11/06/2026

Dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI pada Selasa, 9 Juni 2026, Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk. (KAEF), Djagad Prakasa Dwialam, menegaskan bahwa harga obat generik di Indonesia merupakan salah satu yang termurah di dunia. Beliau menjelaskan bahwa persepsi mahal atau murahnya obat di masyarakat sangat dipengaruhi oleh segmentasi produk yang dipilih, mulai dari jenis generik standar, generik bermerek (branded generic), hingga obat originator atau produk paten milik perusahaan multinasional.

"Terus persepsi harga mahal, murah itu dari mana datangnya? Harus diakui, kalau bicara branded, yang itu Crestor-nya misalnya atau Lipitor-nya, harga jenisnya lebih mahal. Tapi kalau bicara obat Rosuvastatin, generik Indonesia termasuk yang paling murah di dunia," jelas Djagad Prakasa Dwialam (9/6/2026).

Pertamina bagikan pengalaman penggunaan teknologi digital hingga implementasi Artificial Intelligence (AI) untuk menduku...
11/06/2026

Pertamina bagikan pengalaman penggunaan teknologi digital hingga implementasi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung transformasi bisnis dan operasional perusahaan. Hal ini disampaikan ketika menerima kunjungan benchmarking dari PT Medco E&P Indonesia yang dilangsungkan di Pertamina Digital Hub, Grha Pertamina. (Rabu, 3 Juni 2026)

Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran pengalaman dan praktik terbaik dalam pengembangan strategi digital, pemanfaatan teknologi berbasis data, hingga implementasi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung transformasi bisnis dan operasional perusahaan energi.

Senior Vice President (SVP) Pertamina Digital Hub, Ignatius Sigit Pratopo, menegaskan komitmen Pertamina dalam mempercepat transformasi digital melalui pemanfaatan AI guna menciptakan nilai bisnis baru sekaligus meningkatkan efektivitas operasional perusahaan.

Menurut Sigit, kehadiran Pertamina Digital Hub bertujuan untuk menyelaraskan arah transformasi digital di Pertamina. Digital Value Creation menjadi prioritas utama dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Pertamina. Pendekatan tersebut menjadi fondasi dalam membangun penerapan AI yang terukur dan memberikan dampak langsung terhadap bisnis.

Untuk mencapai target tersebut, Pertamina menjalankan tiga program utama sebagai pendekatan transformasi digital secara end-to-end di seluruh lini bisnis, yaitu Digital Factory, Remote Surveillance, dan Tech Orchestration Center.

Program Digital Factory mencakup identifikasi permasalahan bisnis, pengembangan Minimum Viable Product (MVP), implementasi solusi analitik digital, hingga perluasan implementasi saat solusi tersebut terbukti efektif memberikan manfaat. Sementara itu, program Remote Surveillance berfokus pada peningkatan visibilitas operasional guna mempercepat pengambilan keputusan dan tindakan. Terakhir, melalui Tech Orchestration Center, seluruh inovasi digital disinergikan di sepanjang rantai nilai (value chain) Pertamina.

Selengkapnya baca di bumntrack.co.id

Address

Central Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bumntrack posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Bumntrack:

Share

Category