14/12/2013
Puji Semangat Pemainnya, Ancelotti Tolak Komentari Wasit
Kegagalan Real Madrid mengalahkan Osasuna boleh dibilang karena beberapa keputusan wasit yang merugikan. Alih-alih memprotes sang pengadil, Carlo Ancelotti memuji semangat juang para pemainnya.
Berkunjung ke El Sadar dalam lanjutan La Liga pekan ke-16, Madrid harus puas bermain imbang 2-2 dengan Osasuna. Madrid tertinggal dua gol lebih dulu setelah Oriel Silva dua kali menjebol Diego Lopez.
Misi Madrid mengejar ketertinggalan kian berat setelah Sergio Ramos menerima kartu kuning kedua usai menyikut pemain lawan. Namun, gol Isco dua menit jelang turun minum memberi nafas untuk timnya.
Sampai akhirnya di menit 78 Pepe membuat skor menjadi imbang dan bertahan hingga laga usai. Cuma menambah satu poin, Madrid kehilangan peluang untuk menyamai poin Barcelona dan Atletico, karena kini masih tertahan di angka 38 dan berselisih dua angka.
Kekecewaan jelas ada di benak Ancelotti sebagai pelatih dan boleh jadi wasit Clos Gomez dianggap sebagai biang keladi kegagalan meraih angka penuh. Tapi pelatih asal Italia enggan menyalahkan wasit dan lebih memilih memberi pujian pada semangat juang anak asuhnya.
"Di 20 menit pertama kami sangat bagus. Tapi setelah kebobolan kami kehilangan kontrol," ujar Ancelotti di Football Espana.
"Luar bisa bahwa skor masih 2-0 ketika kami bermain dengan 10 orang - sulit untuk dijelaskan," sambungnya.
"Tapi para pemain memperlihatkan karakter pantang menyerah."
"Saya tidak s**a berbicara soal keputusan wasit, tapi kartu merah (untuk Ramos) sulit dipahami," tutupnya