WartaKita

WartaKita WartaKita adalah halaman berita yang menyajikan informasi nasional secara akurat, cepat, dan terpercaya.

Mengulas peristiwa terkini dari berbagai sudut pandang untuk kita semua.

Polrestabes Surabaya mengungkap praktik penjualan makanan dan minuman kedaluwarsa yang dilakukan pasangan suami istri be...
21/03/2026

Polrestabes Surabaya mengungkap praktik penjualan makanan dan minuman kedaluwarsa yang dilakukan pasangan suami istri berinisial AFP dan R, warga Kertajaya, Gubeng. Keduanya kini diamankan untuk proses hukum.
Kasus ini terkuak saat polisi mengintensifkan pengawasan peredaran bahan pangan selama Ramadan. Dari hasil penyelidikan, petugas menemukan berbagai produk kedaluwarsa seperti susu, yoghurt, mi instan, sosis, hingga minuman kemasan yang diperjualbelikan kembali.

Barang-barang tersebut diketahui berasal dari gudang di Sidoarjo serta sejumlah minimarket, yang semestinya dimusnahkan. Pelaku kemudian mengakali dengan mengganti label tanggal kedaluwarsa agar tampak masih layak konsumsi.
Produk itu dipasarkan lewat media sosial dan dijual ke warga sekitar dengan harga lebih murah. Aksi ini diduga berlangsung sejak November 2025 dengan keuntungan mencapai sekitar Rp30 juta per bulan.

Atas perbuatannya, keduanya dijerat Undang-Undang Perdagangan. Polisi mengimbau masyarakat lebih teliti memeriksa tanggal kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi produk.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab dipanggil KDM menggelar silaturahmi Lebaran 2026 bersama masyarakat di ...
21/03/2026

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab dipanggil KDM menggelar silaturahmi Lebaran 2026 bersama masyarakat di Gedung Pakuan setelah menunaikan salat Idulfitri 1447 Hijriah di kawasan depan Gedung Sate, Sabtu (21/3/2026) pagi.

Pantauan di lokasi menunjukkan ratusan warga datang bergelombang sejak pagi untuk bertemu langsung dengan KDM. Antrean masyarakat terlihat memenuhi area Gedung Pakuan dengan suasana tertib tetapi penuh antusiasme.

Selain warga, hadir p**a jajaran Pemprov Jawa Barat yang ikut mendampingi kegiatan silaturahmi tersebut.

Sumber : beritasatu.com

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengambil langkah tegas dengan berencana memanggil Panglima TNI Jenderal ...
20/03/2026

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengambil langkah tegas dengan berencana memanggil Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Pemanggilan ini berkaitan erat dengan dugaan keterlibatan oknum personel TNI dalam aksi penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus, pada Kamis (12/3) malam.

Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan kasus yang melibatkan aparat negara.

Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, menegaskan bahwa institusinya memerlukan penjelasan langsung dari pucuk pimpinan tertinggi TNI tersebut.

"Komnas HAM dalam waktu dekat akan segera memanggil Panglima TNI untuk meminta penjelasan terkait dengan keterlibatan anggotanya dalam kasus Andrie Yunus sebagai pelaku,” kata Anis Hidayah sebagaimana dilansir Antara, Kamis (19/3/2026).

Salah satu poin krusial yang akan diklarifikasi adalah adanya perbedaan inisial pelaku yang sempat dirilis oleh pihak Mabes TNI maupun Polri.

Berdasarkan data kepolisian, inisial BHC dan BHW merujuk pada individu yang sama.

"Terkait dengan TNI, tentu ini perlu diklarifikasi, tetapi terkait inisial BHC dan BHW itu menurut Polri itu orang yang sama tetapi menggunakan inisial yang berbeda," ungkapnya.

Saat ini, Komnas HAM tengah melakukan penyelidikan mendalam dan menjalin koordinasi intensif dengan Polda Metro Jaya untuk melengkapi bukti-bukti yang ada.

"Komnas HAM sejauh ini melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan Polda Metro Jaya dan kami memiliki informasi yang cukup terkait dengan tersangka, kemudian juga alat bukti ya, dan lain lain," ujarnya.

Anis Hidayah secara konsisten mendorong agar para pelaku diproses melalui mekanisme peradilan umum. Hal ini didasari pertimbangan bahwa korban merupakan warga sipil dan tindakan tersebut bukan merupakan delik militer.

"Komnas HAM sendiri mendorong bahwa kasus ini diproses melalui pengadilan umum, karena TNI tidak boleh menjadi privilege gitu ya sehingga terjadi impunitas atau kejahatan tanpa penghukuman. Apalagi kalau membaca kasus ini, ini kan tidak terkait dengan delik militer terkait tindak pidana militer karena dalam kasus ini korbannya adalah sipil," tuturnya.

Lebih lanjut, Komnas HAM menyoroti status Andrie Yunus sebagai aktivis HAM yang selama ini aktif melakukan advokasi, termasuk terhadap kinerja TNI.

Tindakan penyiraman air keras tersebut dinilai murni tindak pidana yang diatur dalam KUHP dan tidak bersinggungan dengan tugas kedinasan militer.

Merujuk pada ratifikasi konvensi internasional hak sipil dan politik, negara wajib melakukan penyelidikan yang transparan dan independen.

"Dalam peradilan militer itu kan selama ini aksesnya tertutup untuk publik sehingga kami mendorong bagaimana agar peradilannya ini transparan, akuntabel dan juga bisa diakses ke publik dan mempertimbangkan banyak hal di atas, kami ingin mendorong agar prosesnya melalui peradilan umum," ucap Anis.

Di sisi lain, pihak internal TNI telah melakukan langkah pengamanan terhadap anggotanya yang diduga terlibat.

Komandan Puspom TNI Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto mengonfirmasi bahwa saat ini sudah ada empat personel yang ditahan.

"Jadi, sekarang yang diduga keempat tersangka ini sudah kita amankan di Puspom TNI untuk dilakukan pendalaman ke tingkat penyidikan," katanya.

Keempat tersangka tersebut diketahui merupakan anggota aktif yang berdinas di Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (Denma BAIS) TNI.

Identitas para terduga pelaku telah dikantongi oleh pihak Puspom TNI.

"Kami sampaikan bahwa keempat yang diduga pelaku ini semuanya anggota dari Denma BAIS TNI ya. Jadi, bukan dari satuan mana-mana, tapi dari Denma BAIS TNI," ujarnya.

Sumber : Suara.com

Viral di media sosial, aktivitas pemudik yang berhenti di gapura perbatasan antara Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indra...
20/03/2026

Viral di media sosial, aktivitas pemudik yang berhenti di gapura perbatasan antara Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu disebut dikenai pungutan parkir sebesar Rp2.000.

Lokasi gapura “Selamat Datang Kabupaten Cirebon” diketahui sering dimanfaatkan sebagai titik singgah sekaligus spot foto oleh para pemudik yang melintas.

Fenomena ini kemudian menuai beragam respons dari warganet. Pungutan tersebut dinilai kurang tepat karena dilakukan di ruang publik, terlebih bagi pemudik yang hanya beristirahat singkat atau sekadar mengabadikan momen perjalanan.

Satu keluarga pemudik  asal bekasi tewas karena terjadi lakalantas di tol KM 290 Tegal - Pemalang.
20/03/2026

Satu keluarga pemudik asal bekasi tewas karena terjadi lakalantas di tol KM 290 Tegal - Pemalang.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai masih adanya ruang efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) y...
20/03/2026

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai masih adanya ruang efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memiliki pagu Rp 335 triliun di tahun 2026.
"Dia akan diefisienkan, cara mereka belanjanya," katanya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dikutip Rabu (18/3/2026).
Menkeu Purbaya mengakui kalau MBG adalah program yang bagus dari Pemerintah. Sebab banyak masyarakat yang dianggapnya tak mampu memenuhi gizi anak.
Maka dari itu ia membuka opsi untuk mengoptimalkan cara belanja di program MBG andalan Presiden RI Prabowo Subianto tersebut.
"Saya pikir MBG itu program yang bagus, entar dimarahin orang lagi. Program yang bagus itu, karena orang kita enggak semuanya kaya. Banyak yang miskin, akhirnya kuntet. Itu bagus, hanya pelaksanaannya dioptimalkan saja," lanjut dia.
Bendahara Negara tak menampik kalau anggaran MBG tak harus mencapai Rp 335 triliun di tahun ini, namun belanja tetap dioptimalkan.
"Saya pikir gitu, enggak harus Rp 335 triliun," pungkasnya.
MBG serap anggaran Rp 44 triliun hingga 9 Maret 2026
Sebelumnya Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengungkapkan realisasi serapan anggaran MBG mencapai Rp 44 triliun per 9 Maret 2026. Angka ini setara 13,1 persen dari total anggaran Rp 335 triliun.
Suahasil menjelaskan, MBG telah menjangkau 61,62 juta penerima dengan didukung 25.082 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.
Dari total penerima tersebut, sekitar 49,9 juta merupakan siswa. Sementara 10,5 juta lainnya berasal dari kelompok non siswa yang mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Berdasarkan wilayah sebaran, Pulau Jawa mencatat jumlah penerima terbesar dengan 35,47 juta orang, diikuti Sumatera sebanyak 12,63 juta penerima, serta Kalimantan 2,63 juta penerima.
Selanjutnya, Sulawesi tercatat memiliki 4,49 juta penerima, Maluku-Papua 2,88 juta penerima, serta Bali-Nusa Tenggara sebanyak 3,52 juta penerima.

Sumber : Suara.com

Polisi menangkap pasangan suami istri berinisial LH (26) dan RK (41) sebagai pelaku pembunuhan terhadap TA (26), korban ...
20/03/2026

Polisi menangkap pasangan suami istri berinisial LH (26) dan RK (41) sebagai pelaku pembunuhan terhadap TA (26), korban yang ditemukan tewas di kamar kos di Gang Masjid, Harjamukti, Kota Cirebon. Motif pembunuhan diduga untuk menguasai harta korban, dengan modus memesan jasa pijat panggilan melalui aplikasi agar korban datang ke kamar kos.
Korban yang sedang hamil delapan bulan sempat cekcok dengan pelaku sebelum dibunuh dengan cara dicekik, diikat, lalu tubuhnya disembunyikan di kamar mandi.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar mengatakan, pengungkapan kasus tersebut dilakukan dalam waktu singkat setelah penemuan jenazah korban.

“Ya, alhamdulillah ya, untuk kasus penemuan mayat seorang perempuan di salah satu tempat kos yang ada di wilayah Soresal Timur ini sudah berhasil kita ungkap dan kita telah mengamankan dua orang yang terindikasi sebagai pelaku tindakan perbuatan pembunuhan,” ujar Eko Iskandar saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Selasa (17/3/2026).

Pelaku diduga sengaja memesan jasa pijat panggilan melalui sebuah aplikasi agar korban datang ke kamar kos yang telah mereka siapkan.

“Memang untuk motifnya, ini setelah kita dalami, hasil pendalaman awal, awalnya suami istri ini ingin menguasai harta dari korban dengan modus memesan pijat panggilan melalui salah satu aplikasi,” jelas dia.

Saat korban tiba di lokasi, situasi di dalam kamar ternyata sudah diatur oleh pelaku.
Istri pelaku bersembunyi di kamar sebelah, sementara suaminya menemui korban di dalam kamar.

“Pada saat korban ini tiba di lokasi, istri yang berinisial RK ini bersembunyi di kamar sebelahnya. Jadi yang di dalam itu adalah suaminya LH bersama korban TA,” katanya.

Di dalam kamar tersebut sempat terjadi cekcok antara pelaku dan korban hingga akhirnya berujung pada aksi pembunuhan.

Sumber : TribunJabar

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengonfirmasi adanya potensi penghematan anggaran negara dalam jumlah b...
20/03/2026

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengonfirmasi adanya potensi penghematan anggaran negara dalam jumlah besar melalui penyesuaian jadwal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Purbaya menyebut, anggaran MBG tidak akan dikucurkan selama masa libur sekolah atau Lebaran Idul Fitri.

Purbaya mengungkapkan bahwa rencana ini telah dilaporkan oleh Kepala Badan MBG Dadan Hindayana. Menurut prediksinya, efisiensi anggaran yang dihasilkan dari kebijakan "libur" distribusi ini bisa mencapai angka triliunan rupiah.

“Anda pasti nanya MBG ya? Itu aja. Kan Ketua MBG udah lapor kan ya? Katanya... liburan akan diberhentikan kan, itu hemat lumayan berapa triliun gitu. Dia bilang kan? Saya juga udah baca juga tuh,” ujar Purbaya saat ditemui di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa selama periode libur Lebaran, secara otomatis tidak ada penyaluran makanan kepada siswa, sehingga dana yang dialokasikan tetap tersimpan di kas negara.

Hal ini dinilai sebagai langkah efisiensi yang cukup signifikan bagi fiskal negara di tengah menghadapi situasi global yang tak menentu imbas konflik di Timur Tengah.

“Jadi yang liburan nggak akan keluar MBG-nya, itu menghemat lumayan tuh. Nanti pas itu jalan lagi biasa,” tambahnya.

Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama libur Idul Fitri. Kebijakan ini disebut mampu menghemat anggaran negara hingga sekitar Rp5 triliun.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengatakan penyaluran MBG untuk siswa sekolah sudah dihentikan sejak Jumat (13/3/2026), sementara distribusi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita berlangsung hingga Selasa (17/3/2026).

“Untuk anak sekolah, penyaluran terakhir tanggal 13 Jumat kemarin. Kemudian untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak balita terakhir hari ini. Setelah itu kita akan merayakan Idul Fitri, dan program makan bergizi akan kembali operasional tanggal 31 Maret,” kata Dadan usai bertemu Jaksa Agung RI Burhanuddin di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (17/3/2026).

Dadan menyebut penghentian sementara penyaluran MBG selama masa libur tersebut setidaknya telah menghemat anggaran hingga triliunan rupiah.

“Kurang lebih sekitar 5 triliun yang bisa dihemat dengan seperti itu,” ungkapnya.

Dadan mengatakan BGN juga terlibat dalam pembahasan efisiensi anggaran pemerintah yang dilakukan untuk merespons dinamika ekonomi global, terutama terkait sektor energi dan dampaknya terhadap perekonomian nasional.

Sumber : Suara.com

‎Satu unit mobil pemudik dilaporkan menghantam guardrail di bahu jalan. Diduga, pengemudi dalam kondisi lelah atau menga...
20/03/2026

‎Satu unit mobil pemudik dilaporkan menghantam guardrail di bahu jalan. Diduga, pengemudi dalam kondisi lelah atau mengantuk sehingga kehilangan kendali saat berkendara.

‎Kanit Gakkum Satlantas Polres Tegal, Ipda Henry Ade Birawan, memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kendaraan mengalami kerusakan akibat benturan.

‎Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pemudik untuk tidak memaksakan diri saat mengemudi. Pengendara diimbau beristirahat secara berkala guna menghindari kecelakaan, terutama saat perjalanan panjang di tengah arus mudik Lebaran.

Akhir-akhir ini jangan berharap ada berita tentang kehancuran Tel Aviv, bahkan kini media informasi cenderung berpihak k...
18/03/2026

Akhir-akhir ini jangan berharap ada berita tentang kehancuran Tel Aviv, bahkan kini media informasi cenderung berpihak kepada Israel.

Israel telah mengunci informasi bagi siapapun itu. Bahkan media-media luar negeri seperti CNN, BBC, dan lain sebagainya tidak di perkenankan meliput kondisi terakhir Tel Aviv yang hancur lebur. Pelanggaran bisa dipidana 5 tahun penjara bagi siapapun yang menyebarkan berita tentang kehancuran kota Tel Aviv, begitulah kelicikan negara orang Jewish Yahudi. Tapi jika Iran nanti diserang maka beritanya cepat melebar luas dan berulang kali.

Kehancuran parah ini terjadi bukan tanpa sebab, karena sistem pertahanan udara Israel Iron Dome di atas langit Tel Aviv sudah tidak lagi berfungsi.
Kelumpuhan pertahanan ini memberi celah besar bagi pasukan Iran untuk leluasa menghujani target strategis dengan menggunakan rudal balistik terkuat mereka.

Address

Ciamis

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when WartaKita posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share