Sr story

Sr story ⭐inspirasi artis
🌟Cerita Rumah tangga
🌟motivasi
⭐suara hati istri

~just konten ~
ambil baiknya,buang buruknya ‼️
(10)

Viral! Wanita Asal Amerika Raup Rp717 Juta per Minggu dari Jual Kentut dalam ToplesStephanie Matto, seorang wanita asal ...
13/01/2026

Viral! Wanita Asal Amerika Raup Rp717 Juta per Minggu dari Jual Kentut dalam Toples
Stephanie Matto, seorang wanita asal Amerika Serikat, menjadi perbincangan dunia setelah menjalankan bisnis yang tak biasa: menjual kentutnya sendiri di dalam toples kaca. Dari usaha unik tersebut, Stephanie mengaku mampu meraup pendapatan hingga Rp717 juta atau sekitar 50.000 dolar AS hanya dalam waktu satu minggu.
Stephanie pertama kali viral setelah membagikan aktivitas bisnisnya melalui media sosial. Ia menjelaskan bahwa kentut yang dijual dikemas dalam toples kaca dan diberi tambahan kelopak bunga di dalamnya, yang diklaim berfungsi untuk menjaga aroma tetap “khas”.
Setiap toples kentut dijual dengan harga antara 500 hingga 1.000 dolar AS, atau setara dengan Rp7 juta hingga Rp14 juta per toples. Tak disangka, produk nyentrik tersebut memiliki pasar tersendiri dan diminati oleh pembeli dari berbagai negara.
Berkat tingginya permintaan, total pendapatan Stephanie dari bisnis ini diperkirakan telah mencapai 200.000 dolar AS atau sekitar Rp2,8 miliar. Angka tersebut membuat namanya semakin dikenal sebagai salah satu contoh bisnis paling tak lazim namun menguntungkan.
Kisah Stephanie Matto kembali menegaskan bahwa di era digital, ide bisnis unik—bahkan yang dianggap tidak masuk akal—bisa berubah menjadi ladang uang jika dipasarkan dengan tepat dan viral di media sosial.

Calon Pengantin Perempuan di Blitar Meninggal Empat Hari Jelang Pernikahan, Polisi Ungkap PenyebabnyaSeorang perempuan b...
13/01/2026

Calon Pengantin Perempuan di Blitar Meninggal Empat Hari Jelang Pernikahan, Polisi Ungkap Penyebabnya
Seorang perempuan berinisial AF (20) ditemukan meninggal dunia di rumah calon mertuanya di Desa Sumbersari, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada Rabu (7/1/2026). Peristiwa ini terjadi hanya empat hari sebelum AF dijadwalkan melangsungkan pernikahan dengan calon suaminya, DS (22), pada Minggu (11/1/2026).
AF merupakan warga Kelurahan Pakunden, Kota Blitar. Ia telah tinggal di rumah calon mertuanya sejak 29 Desember 2025 untuk mempersiapkan rangkaian acara pernikahan. Namun, kebahagiaan yang dinanti justru berubah menjadi duka mendalam bagi kedua keluarga.
Kepolisian Resor Blitar Kota melalui Kasat Reskrim AKP Rudi Kuswoyo mengungkap hasil otopsi jenazah AF. Berdasarkan pemeriksaan medis, korban diduga meninggal dunia akibat infeksi kronis pada organ rahim.
“Penyebab kematian diduga akibat peradangan rahim kronis yang menimbulkan gangguan fungsi tubuh,” ujar AKP Rudi saat ditemui di Mapolres Blitar Kota, Jumat (9/1/2026).
Ia menjelaskan, gangguan tersebut berdampak pada fungsi pernapasan hingga menyebabkan kondisi kritis yang berujung kematian.
Hasil otopsi juga diperkuat dengan temuan kuku korban yang menghitam, yang merupakan tanda kekurangan oksigen dalam darah. Selain itu, dari pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Menurut AKP Rudi, hasil tersebut telah disampaikan kepada pihak keluarga korban maupun keluarga calon suami. Penjelasan resmi ini sekaligus meluruskan isu simpang siur yang sempat beredar dan membuat kedua keluarga merasa tidak nyaman.
Berdasarkan keterangan kepolisian, beberapa jam sebelum ditemukan meninggal, AF sempat mengeluh pusing dan mengalami demam tinggi. Calon suaminya kemudian mengantarkan AF ke bidan desa untuk mendapatkan obat penurun panas. Keduanya kembali ke rumah sekitar pukul 18.00 WIB.
“Setelah sampai di rumah, calon suami sempat tidur. Sekitar pukul 23.00 WIB, ia terbangun dan mendapati calon istrinya sudah dalam kondisi lemas, kuku menghitam, dan tidak bisa diajak berkomunikasi,” jelas Rudi.
AF kemudian segera dibawa ke RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar. Namun, pihak rumah sakit menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam, terlebih karena terjadi hanya beberapa hari sebelum hari pernikahan yang telah lama dinantikan oleh korban dan keluarganya.

Normansyah Barus Ditahan Polisi Usai Menyandera Seorang IbuAparat kepolisian akhirnya menahan Normansyah Barus (33) atas...
13/01/2026

Normansyah Barus Ditahan Polisi Usai Menyandera Seorang Ibu
Aparat kepolisian akhirnya menahan Normansyah Barus (33) atas dugaan tindak kriminal berupa penyanderaan terhadap seorang ibu. Peristiwa tersebut menimbulkan keresahan warga dan langsung ditangani oleh pihak berwajib.
Diketahui, Normansyah Barus merupakan seorang suami dan ayah dari tiga orang anak. Ia berdomisili di Jalan Kampung Banjar I, Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). Dalam kesehariannya, pelaku bekerja sebagai kuli bangunan.
Setelah diamankan, pelaku menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik. Saat diwawancarai, Normansyah mengaku menyesali perbuatannya dan menyatakan penyesalan mendalam atas tindakan yang telah dilakukannya.
Kasus ini kini masih dalam proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian menegaskan akan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku, sekaligus mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan setiap persoalan dengan cara yang tidak melanggar hukum.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa satu tindakan keliru dapat berdampak besar, tidak hanya bagi pelaku, tetapi juga bagi keluarga yang ditinggalkan—terutama istri dan anak-anak yang menanti di rumah. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran dan membuka jalan bagi pertobatan ke arah yang lebih baik.

Kisah Tragis Rinaldi Harley WismanuKetika Pencarian Cinta di Aplikasi Kencan Berujung Pembunuhan SadisAwal September 202...
13/01/2026

Kisah Tragis Rinaldi Harley Wismanu
Ketika Pencarian Cinta di Aplikasi Kencan Berujung Pembunuhan Sadis
Awal September 2020 menjadi titik akhir kehidupan Rinaldi Harley Wismanu (32). Seorang manajer HRD di perusahaan kontraktor asal Jepang, Rinaldi dikenal memiliki kehidupan yang stabil, karier mapan, dan menjadi tulang punggung keluarganya. Di usia matang, ia hanya sedang mencari pasangan hidup—tanpa pernah menyangka bahwa kepercayaan yang ia berikan akan merenggut nyawanya.
Di sisi lain, ada Laeli Atik Supriyatin (27) dan kekasihnya, Djumadil Al Fajri (26). Laeli merupakan lulusan Universitas Indonesia, cerdas secara akademik, namun hidupnya terpuruk. Ia menganggur, terjebak hubungan toksik, dan hidup dalam kemiskinan ekstrem. Bersama Fajri, ia menjalani hari-hari penuh keputusasaan. Mereka tidak mencari cinta. Mereka mencari uang—cepat dan tanpa peduli cara.
Dari pertemuan dua dunia yang bertolak belakang inilah, kejahatan keji itu bermula.
I. Umpan Bernama Tinder
Pada 5 September 2020, aplikasi kencan Tinder mempertemukan Rinaldi dan Laeli. Bagi Rinaldi, perkenalan itu tampak normal. Bagi Laeli, Rinaldi adalah target: mapan, sopan, dan terlihat mudah percaya.
Pertemuan pertama berlangsung pada 7 September. Dua hari kemudian, Laeli dan Fajri mulai mematangkan rencana. Pada 8 September, Laeli menyewa sebuah unit di Apartemen Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat. Apartemen itu bukan disiapkan untuk romansa, melainkan sebagai lokasi pembunuhan.
II. Eksekusi yang Direncanakan
9 September 2020 menjadi hari penentuan.
Siang hari, Laeli dan Fajri tiba di apartemen. Fajri langsung bersembunyi di kamar mandi, menunggu dengan sebuah batu bata yang dilakban dan sebilah pisau di tangannya.
Sore hari, Rinaldi datang tanpa curiga. Ia masuk, berbincang dengan Laeli, hingga terjadi hubungan intim. Di saat korban lengah, Fajri keluar dari persembunyian dan menghantam bagian belakang kepala Rinaldi dengan batu bata sebanyak tiga kali.
Korban belum meninggal. Dalam kepanikan, Fajri menusukkan pisau ke dada Rinaldi sebanyak tujuh kali. Saat nyawanya masih tersisa, Rinaldi dipaksa memberikan PIN ponsel dan rekening banknya. Setelah itu, ia dibiarkan meregang nyawa.
III. Tiga Malam Bersama Mayat
Alih-alih melarikan diri, Laeli dan Fajri tetap tinggal di apartemen itu. Jasad Rinaldi diseret dan disembunyikan di kamar mandi. Mereka tidur di tempat yang sama selama beberapa malam.
Pada 10 September, kebingungan membawa jasad keluar apartemen membuat mereka mengambil keputusan paling kejam: mutilasi. Laeli membeli gergaji besi, golok, cutter, cat tembok putih, dan bubuk kopi. Selama dua hari, tubuh Rinaldi dipotong menjadi 11 bagian.
Potongan tubuh dibungkus plastik hitam dan ditaburi bubuk kopi untuk menyamarkan bau. Dinding apartemen yang berlumuran darah dicat ulang agar tidak menimbulkan kecurigaan. Semua dilakukan dengan ketenangan yang mengerikan.
IV. Perjalanan Maut ke Kalibata City
Pada 12 September, masa sewa apartemen berakhir. Potongan tubuh Rinaldi dimasukkan ke dalam dua koper besar dan satu ransel. Mereka memesan taksi online. Sopir bahkan membantu mengangkat koper yang beratnya tak wajar. Cairan merah sempat menetes, namun mereka berdalih itu hanya “kuah makanan”.
Tujuan mereka adalah Apartemen Kalibata City, Tower Ebony, lantai 16—unit yang disewa untuk menyimpan jasad sebelum dikubur secara permanen.
V. Harta dari Nyawa Orang Lain
Dengan PIN yang dipaksa dari korban, mereka menguras rekening Rinaldi hingga Rp97 juta. Uang itu digunakan untuk membeli:
11 keping emas Antam
Dua laptop gaming Asus ROG
Jam tangan Tissot
Sepeda motor Yamaha N-Max
Rumah kontrakan di Permata Cimanggis, Depok
Di rumah kontrakan tersebut, mereka bahkan mulai menggali lubang untuk mengubur sisa tubuh Rinaldi.
VI. Kejatuhan yang Tak Terhindarkan
Keluarga Rinaldi melaporkan kehilangan sejak 12 September 2020. Jejak digital menjadi kunci pengungkapan kasus ini: transaksi ATM, pembelian emas, dan rekaman CCTV.
Pada 16 September 2020, polisi menggerebek rumah kontrakan di Cimanggis. Fajri mencoba kabur melalui plafon dan ditembak di bagian kaki. Laeli menyerah tanpa perlawanan. Polisi kemudian menemukan koper-koper berisi potongan tubuh Rinaldi di Apartemen Kalibata City.
VII. Vonis Mati
Dalam persidangan tahun 2021, hakim menyatakan tidak ada satu pun hal yang meringankan. Perbuatan Laeli dan Fajri dinilai sadis, terencana, dan melampaui batas kemanusiaan.
Putusan dijatuhkan: Hukuman mati untuk Laeli Atik Supriyatin dan Djumadil Al Fajri.
Upaya banding mereka ditolak.
Penutup
Kasus ini menjadi pengingat pahit bahwa:
Kecerdasan akademik tidak selalu sejalan dengan kecerdasan moral.
Lingkungan dan keputusasaan dapat menjerumuskan siapa pun.
Aplikasi kencan bisa menjadi pintu perkenalan—atau pintu kematian.
Rinaldi Harley Wismanu tidak mati karena ceroboh.
Ia mati karena percaya.
Dan kepercayaan, di tangan orang yang salah, bisa menjadi senjata paling mematikan.

Viral! Ibu Histeris Lihat Anaknya Penuh Luka, Dugaan Kekerasan oleh Pengasuh Picu Keprihatinan PublikSebuah video yang v...
13/01/2026

Viral! Ibu Histeris Lihat Anaknya Penuh Luka, Dugaan Kekerasan oleh Pengasuh Picu Keprihatinan Publik
Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan momen memilukan saat seorang ibu histeris melihat kondisi anaknya yang penuh luka. Tangisan dan kepanikan sang ibu menggambarkan betapa hancurnya hati orang tua saat mengetahui buah hatinya diduga menjadi korban kekerasan.
Peristiwa ini memicu kemarahan dan keprihatinan warganet. Banyak yang menyoroti risiko menitipkan anak kepada pengasuh, terutama jika tidak disertai pengawasan yang ketat. Anak, yang seharusnya berada dalam perlindungan dan kasih sayang, justru diduga mengalami perlakuan tidak manusiawi.
Hingga kini, kasus tersebut terus menjadi sorotan publik. Masyarakat berharap agar anak korban segera mendapatkan perawatan medis dan pemulihan trauma, serta agar orang tua mendapatkan keadilan melalui proses hukum yang tegas dan transparan.
Kejadian ini menjadi pengingat pahit bahwa anak-anak adalah pihak paling rentan, dan kepercayaan yang salah bisa berujung pada luka fisik maupun batin. Banyak orang tua mengaku terpukul melihat peristiwa ini, terutama mereka yang tidak sanggup menyaksikan anak kecil disakiti dalam bentuk apa pun.
Semoga korban diberikan kesembuhan, kekuatan, dan perlindungan penuh, serta kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari. Anak bukan untuk disakiti, melainkan dijaga dan dicintai.

Balita 3 Tahun Jadi Korban Penganiayaan Ayah Kandung Saat Video Call dengan Istri di GorontaloPeristiwa kekerasan terhad...
13/01/2026

Balita 3 Tahun Jadi Korban Penganiayaan Ayah Kandung Saat Video Call dengan Istri di Gorontalo
Peristiwa kekerasan terhadap anak kembali terjadi dan mengundang keprihatinan publik. Seorang balita berusia 3 tahun di Gorontalo menjadi korban penganiayaan oleh ayah kandungnya sendiri, berinisial MH (30).
Aksi kekerasan tersebut dilakukan pelaku saat sedang melakukan panggilan video (video call) dengan istrinya. Berdasarkan informasi yang diperoleh, tindakan itu diduga dilakukan sebagai bentuk ancaman agar sang istri segera pulang ke rumah.
Dalam rekaman panggilan tersebut, pelaku terlihat memukul korban dengan tangan kosong, menyebabkan balita itu mengalami luka lebam dan pendarahan. Tak hanya itu, pelaku juga diduga mengancam korban menggunakan senjata tajam, sehingga memperparah situasi dan trauma yang dialami anak.
Mengetahui kondisi anaknya melalui panggilan video, ibu korban segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian pada Selasa (6/1/2026). Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.
Kasus ini kini ditangani oleh Polda Gorontalo, dan pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Pihak kepolisian juga memastikan korban mendapatkan penanganan medis serta pendampingan yang dibutuhkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa kekerasan dalam rumah tangga, terlebih terhadap anak, merupakan tindak pidana serius. Anak adalah pihak paling rentan dan tidak berdosa, yang seharusnya mendapatkan perlindungan, bukan kekerasan—apalagi dari orang tua kandungnya sendiri

Viral! Pengasuh Asal Sumatra Utara Kabur Usai Terima Gaji, Tinggalkan Dua Bayi Majikan Sendirian di RumahAstaghfirullah,...
13/01/2026

Viral! Pengasuh Asal Sumatra Utara Kabur Usai Terima Gaji, Tinggalkan Dua Bayi Majikan Sendirian di Rumah
Astaghfirullah, sebuah peristiwa yang mengundang keprihatinan publik viral di media sosial. Rekaman CCTV memperlihatkan seorang TKI asal Sumatra Utara yang bekerja sebagai baby sitter diduga kabur dari rumah majikannya dengan membawa sejumlah barang berharga.
Peristiwa itu terjadi saat majikan tidak berada di rumah. Tanpa pemberitahuan, pengasuh tersebut meninggalkan rumah dalam keadaan pintu tidak terkunci, dan yang paling mengkhawatirkan, ia meninggalkan dua bayi majikannya sendirian.
Kedua bayi tersebut dilaporkan berada di rumah tanpa pengawasan selama sekitar satu jam, hingga sang ibu pulang dan mendapati kondisi yang memprihatinkan. Salah satu bayi dalam keadaan demam dan ditidurkan di atas kursi sofa, sementara bayi lainnya dibiarkan di lantai sambil menangis.
Tindakan ini menuai kecaman warganet karena dinilai sangat membahayakan keselamatan anak-anak, terlebih salah satunya sedang dalam kondisi sakit. Banyak pihak menyayangkan sikap tidak bertanggung jawab tersebut, mengingat peran baby sitter seharusnya menjadi pelindung dan penjaga keselamatan anak.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi para orang tua untuk lebih berhati-hati dalam memilih pengasuh, serta perlunya pengawasan dan sistem keamanan yang lebih ketat demi melindungi anak-anak dari risiko yang tidak diinginkan.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait tindak lanjut hukum atas kejadian tersebut. Namun peristiwa ini telah membuka mata banyak pihak tentang pentingnya tanggung jawab dan kepercayaan dalam pekerjaan yang menyangkut keselamatan anak.

Pilu! Istri Meninggal Usai Melahirkan, Suami Ungkap Tanda Bahaya Sejak Kehamilan 7 BulanSebuah kisah duka menyentuh hati...
13/01/2026

Pilu! Istri Meninggal Usai Melahirkan, Suami Ungkap Tanda Bahaya Sejak Kehamilan 7 Bulan
Sebuah kisah duka menyentuh hati dibagikan oleh seorang suami yang kehilangan istrinya setelah melalui proses persalinan. Ia menceritakan bahwa sejak usia kehamilan 7 bulan, sang istri mulai mengalami berbagai keluhan yang tak biasa.
Gejala awal yang dirasakan antara lain kaki membengkak, nyeri pinggang, serta tubuh yang terus melemah dari hari ke hari. Meski demikian, sang istri tetap berusaha bertahan demi calon buah hatinya.
Memasuki bulan ke-8 kehamilan, kondisi sang istri semakin memburuk. Tubuhnya terlihat semakin rapuh, wajahnya pucat, dan ia sering mengeluhkan rasa sakit yang tak tertahankan. Hingga suatu malam, ia menangis menahan nyeri yang luar biasa.
Setelah dibawa ke fasilitas medis, dokter menyatakan bahwa sang istri mengalami asam urat tinggi dan kondisinya mengarah pada preeklamsia berat, sebuah komplikasi kehamilan yang sangat berbahaya bagi ibu dan janin.
Demi menyelamatkan nyawa ibu dan bayi, tim medis memutuskan untuk melakukan operasi persalinan. Namun takdir berkata lain. Setelah proses operasi selesai, sang istri tidak pernah membuka matanya kembali.
Kepergian sang istri meninggalkan duka mendalam bagi suami dan keluarga. Kisah ini menjadi pengingat pahit tentang betapa pentingnya mengenali tanda-tanda bahaya dalam kehamilan serta penanganan medis yang cepat dan tepat.
Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan menghadapi kehilangan yang begitu berat. 🕊️

12/01/2026





Bukti Cinta Sejati: Suami Berlutut Memohon Kesembuhan untuk Istri yang Terbaring SakitSebuah momen mengharukan memperlih...
12/01/2026

Bukti Cinta Sejati: Suami Berlutut Memohon Kesembuhan untuk Istri yang Terbaring Sakit
Sebuah momen mengharukan memperlihatkan arti cinta sejati yang sesungguhnya. Seorang suami terlihat berlutut dan memohon bantuan serta doa demi kesembuhan istrinya yang tengah terbaring sakit.
Di saat kondisi sang istri melemah, lelaki tersebut tidak pergi, tidak mengeluh, dan tidak mencari alasan. Ia justru memilih untuk tetap setia mendampingi, menunjukkan bahwa cinta bukan hanya hadir di saat bahagia, tetapi juga ketika ujian datang bertubi-tubi.
Kesetiaannya menjadi pengingat bahwa pernikahan bukan sekadar janji manis, melainkan komitmen untuk saling menjaga—dalam sehat maupun sakit. Di balik ketegaran wajahnya, tersimpan doa, harapan, dan cinta yang tulus untuk perempuan yang ia cintai sepenuh hati.
Momen ini menyentuh banyak orang karena memperlihatkan bahwa cinta sejati tidak selalu ditunjukkan dengan kata-kata, tetapi dengan ketulusan, pengorbanan, dan kesetiaan di saat paling sulit.
Semoga sang istri segera diberikan kesembuhan, kekuatan, dan kesehatan oleh Allah SWT. Dan semoga pasangan ini selalu dilindungi serta dikuatkan dalam menghadapi setiap ujian hidup. 🤲🤍

Address

Ciamis

Telephone

+82129205155

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sr story posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share