03/03/2026
[Lupa Hari Kebangkitan]
🎙️ Ust. Wildan Fata Mubarok, M.Ag.
Kalau mau tahu seseorang lupa akhirat atau tidak,
lihat bagaimana ia menghabiskan waktunya.
Banyak lalai.
Banyak dosa.
Sedikit persiapan.
Itu tanda hati mulai jauh dari hari kebangkitan.
Padahal para sahabat pun merasakan naik-turunnya iman.
Hanzhalah radhiyallahu ‘anhu sampai berkata,
“Nafaqa Hanzhalah.”
Karena ketika duduk bersama Rasulullah ﷺ,
mendengar tentang surga dan neraka,
iman terasa begitu hidup —
seakan-akan akhirat di depan mata.
Tapi ketika kembali ke rumah,
sibuk dengan dunia,
rasa itu perlahan memudar.
Kita pun begitu.
Khutbah tentang neraka berkumandang,
tapi sebagian masih sibuk dengan ponselnya.
Bukan karena tidak tahu.
Tapi karena lupa.
Lupa bahwa akan ada hari di mana
semua waktu yang kita sia-siakan
akan dipertanyakan.
Masalahnya bukan tidak percaya.
Masalahnya terlalu sering lalai.
Kalau akhirat benar-benar terasa dekat,
hidup kita pasti berbeda.
Sekarang tanya diri sendiri:
hari ini kita sedang mempersiapkan pertemuan dengan Allah…
atau menundanya?