21/07/2015
Paradox Kehidupan
Kita punya rumah besar, namun keluarga yang kecil; banyak kesempatan, tapi sedikit waktu.
Kita punya banyak jabatan, tapi sedikit penghargaan; banyak ilmu, tapi terlalu cepat menentukan sikap; banyak keahlian, namun banyak p**a masalah; banyak obat namun sering sakit.
Kita sudah berulang kali mendaratkan sesuatu di bulan lalu kembali, tapi masih saja menemui masalah untuk bertemu dengan tetangga didepan jalan itu.
Kita merancang berbagai komputer untuk mendapatkan informasi
lebih banyak dari sebelumnya, tapi sangat kurang dalam berkomunikasi.
Kita semakin banyak dalam kuantitas, tapi sedikit yang berkualitas.
Saat ini bertebaran makanan cepat saji, tapi malah merusak pencernaan.
Tinggi badan, tapi pendek karakter.
Pendapatan yang melonjak naik, tapi hubungan yang terjerumus dalam.
Inilah waktu dimana banyak sekali jendela, tapi tidak ada apa-apa dalam ruangan tersebut.