06/08/2020
Kelahiran Buddha Maitrea
Kitab Cakkavatti Sihanada Sutta menyebutkan bahwa pada masa depan, akan muncul seorang Samma Sambuddha bernama Metteya / Maitreya. Buddha Maitreya akan lahir ketika umat manusia berada dalam “periode emas”. Disebut demikian karena pada saat itu, umat manusia hidup dalam kemakmuran dan punya umur yang panjang, yakni 80 ribu tahun.
Buddha Maitreya dikenal sebagai Buddha yang berlimpah cinta kasih. Hal ini bisa diketahui lewat akar kata Maitreya. Kata Maitreya sendiri dibentuk dari kata “maitri” (sansekerta) atau “metta” (pali), yang artinya “cinta kasih”.
Dalam kitab Anagatavamsa, kita bisa mengetahui sedikit tentang kehidupan Buddha Maitreya. Kitab itu menjelaskan bahwa Buddha Maitreya akan lahir di keluarga Brahmana.
Nama pribadi Buddha Maitreya adalah Ajita, sementara marganya adalah Maitreya (Metteya). Ayahnya bernama Subrahma dan ibunya Brahmavati.
Ayahnya adalah seorang pendeta di sebuah kerajaan di Kota Ketumati (Benares masa kini). Kerajaan tersebut dipimpin oleh Cakkavatti Sankha.
Biarpun kemunculan Buddha Maitreya “diramalkan” baru akan terjadi ribuan tahun ke depan, kini sudah ada umat Buddha yang “memupuk” aspirasi untuk menemui Buddha Maitreya, mendengar ceramah-Nya, dan merealisasi Nibbana di dalam binaan-Nya.
Hal ini merupakan harapan yang wajar. Asalkan punya timbunan kebajikan yang luar biasa, pertemuan tersebut sangat dimungkinkan. Jadi, sekiranya ada yang memiliki harapan demikian, harus mulai dari sekarang, mengumpulkan “modal” agar kelak bisa menjumpai Buddha Maitreya.
Dukung Channel ini dengan Subscribe, Like, share, dan ungkapkan pendapat yang membangun dalam kolom komentar.
Kelahiran Buddha Maitrea Kitab Cakkavatti Sihanada Sutta menyebutkan bahwa pada masa depan, akan muncul seorang Samma Sambuddha bernama Metteya / Maitreya. B...