03/05/2026
Serangan buaya di aliran Sungai Mandar, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat kembali terjadi dan semakin meresahkan warga. Kali ini, seorang kakek berusia 72 tahun menjadi korban saat beraktivitas di sekitar sungai.
Korban bernama Mustari diserang ketika hendak menyeberangi sungai untuk memberi makan ternaknya di Desa Lekopadis, Kecamatan Tinambung, pada Rabu sore. Saat korban berada di dekat tepi sungai, seekor buaya tiba-tiba muncul dan langsung menerkam dari arah samping.
Beruntung, korban masih sempat melakukan perlawanan dan berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju daratan yang lebih tinggi. Warga sekitar yang melihat kejadian itu segera membantu sehingga korban berhasil lepas dari terkaman buaya.
Akibat insiden tersebut, Mustari mengalami luka robek di bagian pinggang belakang dan harus mendapatkan perawatan medis. Luka tersebut bahkan membutuhkan beberapa jahitan akibat gigitan predator tersebut.
Warga setempat mengaku semakin khawatir karena serangan buaya di Sungai Mandar bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa waktu terakhir, sudah terjadi sejumlah insiden serupa, bahkan ada korban yang meninggal dunia akibat serangan buaya berukuran besar.
Selain kasus ini, buaya juga dilaporkan beberapa kali muncul dan menyerang warga yang beraktivitas di sungai, termasuk saat mandi, menyeberang, hingga mencari kerikil. Kondisi ini membuat masyarakat resah karena aktivitas harian mereka sangat bergantung pada sungai tersebut.
Warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah penanganan serius, seperti penangkapan atau relokasi buaya, agar kejadian serupa tidak terus berulang dan tidak lagi memakan korban.