PENA HITAM

PENA HITAM Kabar Suara Rakyat

15/04/2026

Tidak Ada Kata Toleransi, Polres Metro Bekasi mengamankan 13 Pelaku kekerasan secara bersama sama terhadap orang.

Kabupaten Bekasi — Polres Metro Bekasi terus mengembangkan kasus dugaan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama yang terjadi di wilayah Kecamatan Babelan. Hingga kini, sebanyak 13 orang telah diamankan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 04.30 WIB di Jalan Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Korban berinisial M.S.M (19) mengalami luka akibat aksi kekerasan dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

Kapolres Metro Bekasi melalui Kapolsek Babelan Kompol Wito, menjelaskan bahwa penanganan kasus dilakukan secara cepat, dimulai dari cek tempat kejadian perkara (TKP), olah TKP, hingga pendalaman terhadap saksi dan korban.

“Dari hasil penyelidikan, kejadian ini merupakan tawuran antar kelompok remaja yang sebelumnya telah direncanakan,” ujarnya.

Pada tahap awal, polisi mengamankan 10 orang yang diduga terlibat. masing-masing berinisial I.P.B.V (16), D.V.A (23), A.P.A (16), M.Z (15), F.A (16), R.K (15), M.R (14), N.A (15), I.A (16), dan M.H (16).

Selanjutnya, dalam pengembangan kasus, tim opsnal kembali mengamankan 3 orang pelaku lainnya diduga terlibat langsung dalam aksi kekerasan dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit terhadap korban. Ketiganya berinisial A.F (23), A.H (23), dan R.F (19) berhasil diamankan di Kp.Harapan Kita jalan Macan Jaya RT 005/023, Bekasi Utara Kota Bekasi. Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 01.00 WIB

Sementara itu, dari hasil penyelidikan awal juga terungkap bahwa korban bersama rekan-rekannya diduga telah merencanakan tawuran setelah adanya ajakan dari kelompok lain. Mereka kemudian berkumpul dengan sejumlah kelompok remaja berbeda sebelum akhirnya terjadi bentrokan.

Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis celurit yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut dan 6 sepedah Motor.

Polres Metro Bekasi menegaskan bahwa seluruh pelaku yang terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku tanpa terkecuali.

29/03/2026

Pegawai Ayam Geprek di Kabupaten Bekasi Ditemukan Tewas dalam Freezer, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

‎Kabupaten Bekasi — Warga Perumahan Megaregency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, digemparkan oleh penemuan jasad seorang pegawai kios ayam geprek di dalam mesin freezer pada Sabtu (28/3/2026).

‎Korban diketahui merupakan pria yang akrab disapa Pak Bedul, berusia sekitar 45 tahun. Ia ditemukan dalam kondisi terbungkus kain dan dililit lakban di dalam freezer tempatnya bekerja. Informasi awal yang beredar di lokasi menyebutkan adanya dugaan tubuh korban tidak dalam kondisi utuh, namun hal tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak kepolisian.

‎Sejumlah warga mengaku terakhir kali melihat korban pada malam takbiran. “Terakhir lihat malam takbiran di depan kios,” ujar Elin (41), salah satu warga setempat, Minggu (29/3/2026) dini hari.

‎Warga lainnya, Ali (41), mengatakan dirinya baru mengetahui kejadian tersebut saat suasana di lokasi mendadak ramai. “Saya baru tahu saat sudah ramai. Polisi datang dan membawa jenazah dengan kantung mayat. Orangnya baik, sering ngobrol sama warga,” ungkapnya.

‎Petugas kepolisian tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi jenazah. Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk keperluan autopsi dan penyelidikan lebih lanjut.

‎Selain itu, warga juga menduga adanya barang berharga milik korban yang hilang dari lokasi kejadian. Dugaan tersebut kini turut didalami aparat sebagai bagian dari proses penyelidikan.

‎Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas lengkap korban maupun penyebab pasti kematiannya. Aparat masih terus mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.

18/03/2026

Terkini: kepadatan arus mudik di jalan arteri Pantura Urip Sumoharjo terjadi pukul 0130 wib.

17/03/2026
07/02/2026

Miris! Siswa SDN Telajung 01 Bekasi Belajar di Kelas Bocor dan Plafon Jebol

KABUPATEN BEKASI – Kosmi Indonesia - Sebuah video singkat yang diunggah oleh mendadak viral setelah memperlihatkan kondisi memprihatinkan di SDN Telajung 01, Kabupaten Bekasi. Dalam unggahan tersebut, terlihat para siswa terpaksa tetap berada di dalam ruang kelas meskipun kondisi bangunan sudah sangat tidak layak.

22/12/2025

Kabupaten Bekasi – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di ruang kerja Bupati Kabupaten Bekasi, Ade Kuswara Kunang, yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT). Penggeledahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyidikan lanjutan yang tengah dilakukan lembaga antirasuah.

‎Meski aktivitas penggeledahan berlangsung di lingkungan kantor pemerintahan, roda pelayanan publik di Pemerintah Kabupaten Bekasi dilaporkan tetap berjalan normal. Sejumlah layanan administrasi kepada masyarakat tetap beroperasi seperti biasa tanpa adanya penghentian aktivitas pelayanan.

‎Hingga saat ini, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait hasil penggeledahan maupun barang bukti yang diamankan dari ruang kerja bupati tersebut. Proses penyidikan masih terus berlangsung, sementara publik menanti kejelasan dan transparansi dari penanganan perkara yang menyeret pimpinan daerah tersebut.

20/12/2025

REKURSIP NASIB: KUTUKAN MEJA KEKUASAAN DI TANAH KAYA

Oleh: Aktivis Lingkungan Hidup, Jurpala Indonesia

20/12/2025

KPK Tetapkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan Ayahnya Tersangka Suap Ijon Proyek Infrastruktur

18/12/2025

BREAKING NEWS: KPK Segel Ruang Kerja Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

BEKASI – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi pada Kamis (18/12) malam. Kedatangan tim lembaga antirasuah tersebut berujung pada penyegelan ruang kerja Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga penyidik KPK tiba di Gedung Bupati sekitar pukul 19.00 WIB. Mengenakan masker dan menunjukkan identitas resmi, mereka langsung menuju lantai dua gedung tersebut.

"Tiga orang pakai masker semua, masuk menunjukkan identitas KPK," ujar salah seorang petugas keamanan yang berjaga di pintu masuk.

Penyegelan Berlangsung Cepat
Proses penyegelan berlangsung singkat. Dalam waktu sekitar 30 menit, tim penyidik terpantau sudah keluar dari area ruangan bupati. Namun, dua pintu kayu berwarna cokelat yang menjadi akses utama ruang kerja orang nomor satu di Bekasi tersebut kini telah tertempel segel merah-putih-hitam khas KPK.

Ketiga penyidik tersebut diduga meninggalkan lokasi melalui akses samping gedung yang terkoneksi dengan bangunan lain, sehingga keberangkatan mereka luput dari pantauan utama.

Dua Kantor Dinas Turut Disegel
Aksi KPK tidak berhenti di ruang kerja Bupati. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa penyidik juga melakukan penyegelan di dua kantor dinas di lingkungan Pemkab Bekasi. Meski demikian, belum dirinci kantor dinas mana saja yang terdampak tindakan hukum tersebut.

Belum Ada Pernyataan Resmi
Hingga berita ini diturunkan, suasana di Gedung Bupati Bekasi tampak sunyi dan dijaga ketat. Belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi maupun Juru Bicara KPK terkait dugaan kasus yang memicu penyegelan ini.

Biasanya, tindakan penyegelan dilakukan KPK untuk mengamankan barang bukti (status quo) sebelum dilakukan penggeledahan lanjutan atau setelah adanya kegiatan tangkap tangan (KTT).

Address

Jalan Patikarna Wangun Harja Kecamatan Cikarang Utara
Cikarang
17530

Telephone

+81291515115

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PENA HITAM posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to PENA HITAM:

Share