Gue Cikarang

Gue Cikarang Media Informasi Warga Kabupaten Bekasi, Bisa Kerjasama Iklan Dan Media Patner

"Baca Berita Gaya Baru

🌿 KLINIK SHIN-SHE CABANG SINGAPORE BATAM KARAWANG 🌿Menderita penyakit menahun atau keluhan yang tak kunjung membaik? Kin...
05/06/2026

🌿 KLINIK SHIN-SHE CABANG SINGAPORE BATAM KARAWANG 🌿

Menderita penyakit menahun atau keluhan yang tak kunjung membaik? Kini saatnya mencoba solusi pengobatan herbal tradisional yang telah dipercaya banyak pasien.

βœ… Melayani pasien baru maupun lama
βœ… Ramuan herbal tradisional Tionghoa
βœ… Berpengalaman menangani berbagai keluhan kesehatan
βœ… Pelayanan ramah dan konsultasi profesional

Beberapa keluhan yang ditangani antara lain: βœ” Asam urat
βœ” Diabetes
βœ” Stroke
βœ” Rematik
βœ” Maag lambung
βœ” Batu ginjal
βœ” Asma
βœ” Katarak
βœ” Wasir
βœ” Keputihan
βœ” TBC paru-paru
βœ” Dan berbagai keluhan kesehatan lainnya

πŸ“ Klinik Shin-She Cabang Singapore Batam Karawang
(Alamat : jln.by pass, gg.sauyunan III, Karangpawitan, Karawang Barat)
No wa : 08129027458
πŸ“ž 0812-9027-458
πŸ“± Instagram:
🎡 TikTok:

Jangan biarkan keluhan kesehatan mengganggu aktivitas Anda. Konsultasikan kesehatan Anda sekarang juga dan dapatkan penanganan yang tepat.

FESTIVAL BAND PELAJAR 2026Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Metro Bekasi mengajak para pelajar SMP d...
04/06/2026

FESTIVAL BAND PELAJAR 2026

Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Metro Bekasi mengajak para pelajar SMP dan SMA/SMK untuk menunjukkan bakat terbaiknya dalam Festival Band Pelajar 2026.

πŸ†“ Pendaftaran Gratis
πŸ“… Sampai 15 Juni 2026
πŸ“ Gedung Juang, Tambun Selatan
πŸ‘₯ Setiap band terdiri dari 7 orang

✨ Dimeriahkan juga dengan Bazar UMKM yang menghadirkan produk fashion, kerajinan kreatif, kuliner khas Bekasi, camilan, dan produk unggulan UMKM lainnya.

πŸ“ž Pendaftaran: 0813-9851-1496 (Humas Polres Metro Bekasi)

Mari berkarya, berprestasi, dan meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 bersama Polres Metro Bekasi!

04/06/2026

Gebrakan Terbaru, Polres Metro Bekasi Luncurkan Green Service Bank Sampah Untuk Biaya Pembuatan SIM.

Polres Metro Bekasi resmi meluncurkan program inovatif Green Service, sebuah terobosan pelayanan publik yang mengintegrasikan kepedulian lingkungan dengan pelayanan kepolisian. Program ini memungkinkan masyarakat berpartisipasi dalam pengelolaan sampah melalui pemilahan sampah bernilai ekonomis sebagai bagian dari mekanisme pembuatan maupun perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kapolres Metro Bekasi, Kombespol Sumarni, S.I.K., S.H., MH. menyampaikan bahwa persoalan sampah saat ini menjadi tantangan besar yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Melalui Green Service, Polres Metro Bekasi berupaya mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih aktif menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memanfaatkan sampah sebagai sumber daya yang bernilai.

Program ini menjadi wujud sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dunia pendidikan, komunitas lingkungan, serta masyarakat dalam menciptakan budaya hidup bersih dan berkelanjutan. Selain memperoleh manfaat pelayanan publik, masyarakat juga diajak berkontribusi nyata dalam mengurangi volume sampah dan meningkatkan kualitas lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat akan didorong untuk memilah sampah yang memiliki nilai ekonomis dan menyerahkannya melalui mekanisme yang telah ditetapkan. Langkah ini diharapkan mampu membangun kebiasaan positif, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Melalui peluncuran Green Service ini, Polres Metro Bekasi berharap gerakan peduli lingkungan dapat semakin meluas di Kabupaten Bekasi. Sampah tidak lagi dipandang sebagai masalah, melainkan sebagai sumber daya yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan, ekonomi, dan masa depan yang lebih hijau.

Evakuasi Truk Kontainer Terguling di Kedungwaringin Picu Kemacetan Pagi HariKabupaten Bekasi – Proses evakuasi truk kont...
04/06/2026

Evakuasi Truk Kontainer Terguling di Kedungwaringin Picu Kemacetan Pagi Hari

Kabupaten Bekasi – Proses evakuasi truk kontainer bermuatan peti kemas yang terguling di Jalur Pantura Rengasbandung, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (4/6/2026) pagi, sempat memicu kemacetan di kedua arah.

Kepadatan kendaraan terjadi dari arah Cikarang menuju Karawang maupun sebaliknya akibat sebagian badan jalan tertutup kendaraan yang mengalami kecelakaan tersebut. Untuk mempercepat penanganan, petugas bersama alat berat diterjunkan ke lokasi guna mengevakuasi truk dan memindahkannya dari badan jalan.

Selama proses evakuasi berlangsung, petugas kepolisian melakukan pengaturan arus lalu lintas dengan sistem buka-tutup guna mengurangi kepadatan kendaraan dan menjaga keselamatan pengguna jalan.
Setelah proses evakuasi selesai dilakukan, arus lalu lintas di Jalur Pantura Rengasbandung berangsur kembali normal.

Kendaraan dari kedua arah dapat melintas dengan lancar dan aktivitas masyarakat kembali berjalan seperti biasa.
Petugas mengimbau para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, menjaga jarak aman berkendara, serta mematuhi rambu dan arahan petugas demi keselamatan bersama.

HP

Bikin Geram.!! Tak Terima Pelaku Pedofil Dilepas, Warga Cikarang Barat Minta Pelaku Diproses. CIKARANG BARAT - Warga Kam...
03/06/2026

Bikin Geram.!! Tak Terima Pelaku Pedofil Dilepas, Warga Cikarang Barat Minta Pelaku Diproses.

CIKARANG BARAT - Warga Kampung Bojongkoneng, Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat,Kabupaten Bekasi, dihebohkan dengan dugaan kasus pele*ehan seksual terhadap sejumlah anak di bawah umur.

Kasus terungkap setelah salah satu korban yang masih dibawah umur mengadu ke orang tuanya dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib.

" Setelah kemarin di tangkap pada hari senin 1 Juni 2026, ternyata pelaku dan korban yang masih bertetangga sepakat berdamai, " Ungkap salah satu warga yang tak mau disebutkan namanya, rabu malam 3 Juni 2026.

Warga yang geram atas perdamaian tersebut, kembali mendatangi rumah pelaku beramai-ramai pada rabu malam 3 Juni dan meminta pelaku diproses hukum yang berlaku karena dikhawatirkan memakan korban lagi.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban diduga berjumlah empat anak yang seluruhnya masih berusia di bawah 10 tahun.

Namun hingga saat ini, baru dua korban yang berani menyampaikan pengakuan terkait dugaan peristiwa tersebut.

" Pedofil ini harus diproses hukum jangan sampai dilepas karena berbahaya " Tambahnya.

Kejaksaan Agung Ungkap Dugaan Mark Up Pengadaan di BGN, Dadan Hindayana Cs Jadi Tersangka Nasional, Jakarta – Kejaksaan ...
03/06/2026

Kejaksaan Agung Ungkap Dugaan Mark Up Pengadaan di BGN, Dadan Hindayana Cs Jadi Tersangka

Nasional, Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran di Badan Gizi Nasional (BGN) yang menyeret mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama Wakil Ketua BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Ketiganya diduga melakukan penggelembungan (mark up) anggaran dalam sejumlah pengadaan barang pendukung operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, mengatakan salah satu pengadaan yang menjadi sorotan adalah motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan nilai pengadaan mencapai sekitar Rp1 triliun.

"Pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan total pengadaan sebesar sekitar Rp1 triliun," ujar Syarief di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).

Menurut penyidik, Dadan, Sony, dan Lodewyk diduga mengintervensi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proses pengadaan barang dan jasa. Akibatnya, penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) tidak didasarkan pada kebutuhan riil di lapangan dan membuka ruang terjadinya mark up harga.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 603 dan Pasal 604 juncto Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Syarief menjelaskan, program MBG yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto memperoleh alokasi anggaran yang sangat besar, yakni Rp85,2 triliun pada tahun 2025 dan Rp268 triliun pada tahun 2026 yang bersumber dari APBN.

Dalam penyidikan terungkap bahwa pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) seharusnya dilakukan oleh yayasan-yayasan yang memenuhi persyaratan. Namun, sejumlah yayasan yang ditunjuk sebagai mitra SPPG diduga justru dijadikan sarana tindak pidana dan terafiliasi dengan pejabat maupun pegawai BGN.

"Yayasan-yayasan yang ditunjuk sebagai mitra SPPG merupakan yayasan yang dijadikan sarana untuk kejahatan dan terafiliasi dengan pejabat atau pegawai BGN yang tidak memenuhi syarat untuk menjadi mitra SPPG," kata Syarief.

Penyidik menduga penunjukan yayasan tersebut dilakukan melalui pengaturan proses verifikasi pada portal mitra BGN atas atensi dari Dadan, Sony, dan Lodewyk. Yayasan-yayasan itu disebut memperoleh insentif miliaran rupiah setiap hari dan terafiliasi dengan para tersangka.

Selain pengadaan motor listrik, Kejagung juga menemukan dugaan penyimpangan dalam pengadaan 32.000 pasang sepatu, sekitar 31.000 unit tablet, serta 5.400 unit televisi berukuran 75 inci.

Seluruh pengadaan tersebut diduga tidak sesuai ketentuan dan mengandung unsur penggelembungan harga.
"Sehingga terjadi kerugian dalam penyimpangan barang pendukung operasional pelaksanaan MBG," tegas Syarief.

Kasus ini masih terus dikembangkan oleh penyidik Kejaksaan Agung untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam penyimpangan anggaran program MBG dan pengelolaan SPPG di lingkungan BGN.

Hp

Salah Satu Pekerja Seni Yang Tertahan Di Polsek Cikarang Utara Adalah Peniup Terompet Yang Viral Dengan KDMSalah satu pe...
03/06/2026

Salah Satu Pekerja Seni Yang Tertahan Di Polsek Cikarang Utara Adalah Peniup Terompet Yang Viral Dengan KDM

Salah satu pekerja seni yang tertahan merupakan seorang peniup terompet yang sempat viral bersama Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi

Kang Dedi Mulyadi (KDM) merujuk pada momen saat KDM bertemu dan membantu seorang bapak-bapak penjual sekaligus meniup terompet tradisional Sunda saat acara Kirab Mahkota Binokasih di Karawang.

Namun saat ini, pekerja seni tersebut bersama 79 orang lainnya masih tertahan di Mapolsek Cikarang Utara atas insiden meninggalnya 3 orang penarik sound sisingaan di kampung ciberem Cikarang Utara kemarin, selasa 2 Juni 2026.

03/06/2026

Atas Insiden Tersengat Listrik, Pekerja Seni Sisingaan Masih Tertahan Di Polsek Cikarang Utara.

Sebanyak 80 orang pekerja seni masih tertahan di Mapolsek Cikarang Utara Polres Metro Bekasi,dampak insiden 3 orang meninggal akibat tersengat listrik di Kampung Ciberem Mekarmukti Cikarang Utara Kemarin, selasa 2 Juni 2026.

Menurut salah satu pekerja seni yang belum bisa pulang, ia bersama 80 orang lainnya belum tahu sampai kapan di berada di Polsek Cikarang Utara.

Sejak semalam atas kejadian itu, mereka menginap di lingkungan Polsek Cikarang Utara.

" Mau makan siapa yang kasih makan. " Ungkap salah satu pekerja seni pada rabu sore 3 juni 2026.

Kapolsek Cikarang Utara Berikan Himbauan Agar Tidak Terulang Lagi Atas Tragedi Penarik Sisingaan Tersengat Listrik di Ci...
03/06/2026

Kapolsek Cikarang Utara Berikan Himbauan Agar Tidak Terulang Lagi Atas Tragedi Penarik Sisingaan Tersengat Listrik di Cikarang Utara.

Peristiwa tragis yang menimpa para penarik sisingaan di Kampung Ciberem, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Dalam kejadian tersebut, lima pekerja seni tersengat aliran listrik tegangan tinggi saat menjalankan aktivitasnya, kejadian pada selasa sore 2 Juni 2026.

Akibat insiden tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua korban lainnya mengalami luka serius dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Menanggapi peristiwa itu, Kapolsek Cikarang Utara, AKP Noach Hendrik, menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran bersama agar insiden serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

"Kejadian kemarin menjadi pelajaran bagi kita semua agar tidak terjadi lagi," ujar AKP Noach Hendrik.Rabu 3 Juni 2026

Kapolsek juga menyampaikan sejumlah imbauan kepada masyarakat dan pihak terkait guna meningkatkan keselamatan, di antaranya:

1. Pemilik odong-odong atau sarana hiburan keliling diminta tidak memasang speaker atau peralatan tambahan dengan ketinggian melebihi tiga meter guna menghindari kontak dengan jaringan listrik.

2. Pihak PLN diharapkan melakukan pengecekan terhadap kabel-kabel listrik yang tidak tertata rapi dan memastikan pemasangannya sesuai standar ketinggian yang berlaku.

3. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada petugas PLN atau pihak kepolisian apabila menemukan kabel listrik yang menggantung rendah atau berpotensi membahayakan.

4. Warga diimbau tidak menyentuh kabel listrik dengan tangan kosong apabila tidak mengetahui apakah kabel tersebut masih dialiri listrik atau tidak.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan perlunya kewaspadaan terhadap jaringan listrik di lingkungan masyarakat, terutama saat kegiatan yang melibatkan peralatan atau benda dengan ketinggian tertentu. Pihak berwenang diharapkan terus melakukan sosialisasi dan pengawasan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Sementara itu sejumlah saksi masih dimintai keterangan termasuk pemilik sisingaan, penanggung jawab hajat dan para pekerjanya.

Sejumlah Saksi Diperiksa Akibat Tragedi Lima Penarik Sound Sisingaan Tersengat Listrik di Cikarang Utara, Tiga Orang Men...
02/06/2026

Sejumlah Saksi Diperiksa Akibat Tragedi Lima Penarik Sound Sisingaan Tersengat Listrik di Cikarang Utara, Tiga Orang Meninggal Dunia

Kabupaten Bekasi – Peristiwa tragis terjadi saat kegiatan Sisingaan di Kampung Cibeureum RT 03/03, Kelurahan/Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (2/6/2026). Lima orang yang bertugas menarik dan mendorong gerobak sound system dilaporkan tersengat aliran listrik.

Peristiwa tersebut terjadi ketika rombongan sound Sisingaan hendak kembali berjalan setelah sebelumnya beristirahat. Berdasarkan keterangan awal, salah satu personel yang berada di atas sound system diduga berupaya mengangkat kabel listrik PLN menggunakan tangan. Seketika, korban tersengat aliran listrik dan arus diduga merambat ke sejumlah orang lain yang berada di sekitar gerobak sound system yang terbuat dari besi.

Akibat kejadian tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka bakar. Korban meninggal dunia masing-masing bernama Galang, 18 tahun, warga Kampung Ciwera RT 05/02, Desa Gambarsari, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang; Juhan, 20 tahun, warga Kampung Pasircabe, Desa Pagaden, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang; serta Rinto, 29 tahun, warga Subang.

Sementara itu, dua korban luka masing-masing bernama Rizal, 18 tahun, warga Kampung Ciwera RT 05/02, Desa Gambarsari, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, yang mengalami luka bakar pada bagian kaki, serta Rizki Maulana, 22 tahun, warga Kabupaten Subang, yang mengalami luka bakar pada bagian kaki dan kepala. Para korban kemudian dibawa ke RS Radjak Cibeureum, Cikarang Utara, untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolres Metro Bekasi turut menjenguk korban yang menjalani perawatan di RS Radjak Cibeureum. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap para korban serta keluarga yang terdampak atas peristiwa tersebut. Kapolres juga memastikan korban mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.

Petugas kepolisian yang mendatangi lokasi kejadian antara lain AKP Wahyudi, S.H. selaku Kanit Reskrim Polsek Cikarang Utara, IPTU Hendar selaku Padal, serta piket fungsi. Polisi juga telah melakukan cek tempat kejadian perkara, memasang garis polisi, meminta keterangan sejumlah saksi, dan berkoordinasi dengan pihak dokter di RS Radjak.

Sejumlah saksi yang dimintai keterangan di antaranya Ujang Pele, Pitung, Mulayana, Sarbat selaku Linmas, Arif selaku penanggung jawab hajat, serta Engkin selaku Kepala Dusun 3. Selain itu, Tim Inafis Polres Metro Bekasi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan petunjuk dan bukti awal di lokasi kejadian.

Hingga saat ini, penyebab pasti peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara, korban tersengat aliran listrik dari kabel jaringan listrik yang berada di sekitar lokasi kegiatan. Polisi masih mendalami keterangan para saksi serta hasil olah TKP guna memastikan kronologi lengkap kejadian tersebut

Address

Jalan Setia Budi Kabupaten Bekasi
Cikarang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gue Cikarang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Gue Cikarang:

Share