08/04/2026
“Saat ini, KLB campak di Jawa Tengah baru terjadi di tiga kabupaten, yakni Cilacap, Klaten, dan Pati. Selain itu, terdapat dua daerah dengan status suspek, yaitu Brebes dan Kudus,” lanjutnya.
Sementara itu, Dinkes Jateng mencatat temuan suspek campak mencapai 1.490 kasus pada triwulan I 2026 dan tersebar di 35 kabupaten/kota.
Dari total suspek tersebut, sudah dilakukan pemeriksaan terhadap ratusan sampel.
“Hasilnya, ditemukan 121 kasus positif campak dan 14 kasus positif rubella di Jateng 2026,” ungkapnya.
Berdasarkan sebaran wilayah, jelasnya, jumlah suspek terbanyak berasal dari Kudus, disusul Brebes dan Banyumas. Sementara untuk kasus positif campak, wilayah Cilacap dan Pati menjadi yang tertinggi.
“Cilacap positif campak 21, Pati 18, Banyumas 14, Kebumen 11,” jelasnya.
Meski angka kasus cukup tinggi, Yunita menegaskan status KLB belum dideklarasikan oleh pemerintah daerah. Ia menjelaskan, kriteria KLB yakni jika ada dua kasus dalam satu rumah.
“Belum ditetapkan sebagai KLB. Secara kriteria itu (bisa ditetapkan KLB) apabila ada dua penderita yang secara epidemiologis berhubungan dan itu IgM-nya positif,” jelasnya.
“Ada tiga daerah memenuhi secara kriteria tapi belum dideklarasikan. Tiga wilayah itu Cilacal, Klaten, Pati. Kalau nggak deklarasi ya yang penting penanganannya,” lanjutnya.
Ia menekankan, penanganan pasien tetap menjadi prioritas utama. Mengingat campak merupakan penyakit akibat virus, penanganan dilakukan berdasarkan gejala yang muncul.
“Pengobatannya simptomatis, misalnya kalau demam ya ditangani demamnya,” ujarnya.
Selain itu, Dinkes juga menggencarkan langkah pencegahan melalui Outbreak Response Immunization (ORI) di wilayah yang berisiko.
“Kalau kriteria KLB nanti harus ORI. ORI itu untuk menyisir kembali apakah ada anak-anak yang belum diimunisasi campak,” kata Yunita.
Ia menambahkan, cakupan imunisasi di Jateng sebenarnya sudah tinggi. Namun, dampak pandemi COVID-19 sebelumnya membuat sebagian anak terlewat imunisasi, sehingga berkontribusi pada munculnya kasus saat ini.
sumber : https://www.detik.com/jateng/berita/d-8426668/3-kabupaten-di-jateng-klb-campak