20/05/2020
Beberapa hal yang mungkin Belum Anda Tahu tentang Kebangkitan Nasinal
20 Mei 1908 adalah hari lahirnya Boedi Oetomo, salah satu organisasi pribumi yang menyuarakan nasionalisme yang dianggap sebagai titik mula Kebangkitan Nasional
WAHIDIN SOEDIROHOESODO
Dia adalah tokoh dibalik berdirinya Boedi Utomo, tapi bukan pendiri. Dia menjadi penggagas sekaligus inspirasi bagi pendiri Boedi Utomo.
November 1907, Wahidin dalam perjalanan mengkampanyekan program beasiswa bagi pelajar cerdas pribumi yang kurang mampu untuk bisa mendapat pendidikan Barat yang layak. Gagasan ini hanya ditanggapi santuy oleh tokoh-tokoh yang ditemuinya.
Sampai akhirnya Wahidin mampir ke STOVIA yang dulu dia pernah menjadi mahasiswa disini. Niatnya hanya beramah tamah, justru dia terlibat diskusi serius dengan mahasiswa STOVIA Soetomo dan Soeradji.
Setelah larut dalam diskusi, Soetomo mulai dirasuki gagasan-gagasan Wahidin tentang “perkembangan yang harmonis,” yakni usaha mempertahankan ketaatan kepada budaya tradisional sambil menyesuaikan diri dengan politik kolonial agar tercipta kesejahteraan sosial bagi pribumi.
Dari sana, Soetomo mulai bertekad mendirikan perkumpulan pemuda demi mengangkat ideologi itu. Selang beberapa bulan kemudian, Soetomo bersama sembilan teman sekolahnya di STOVIA berhasil mendirikan perkumpulan bernama Boedi Oetomo.
Nama organisasi ini diusulkan Soeradji, teman sekelas Soetomo. Nama itu terbersit di benak Soeradji ketika menyaksikan Wahidin berpamitan untuk meneruskan perjalanannya ke Banten. Dalam suasana itu, Soetomo dengan mata berbinar memuji tekad seniornya itu sebagai sebuah “budi utomo”.