22/07/2019
DISKUSI, PERGERAKAN DAN NYABLON |
Rangkasbitung Corner, Jilid 4. Senin, 29 Juli 2019. Pkl.13.00 s.d. selesai. Di pekarangan Jati Guriang Tujuh Indonesia.
"Hanya ada satu kata, lawan!" Penggalan puisi Wiji Tukul begitu akrab di telinga masyarakat, terlebih kata-kata itu sering diteriakan sekelompok mahasiswa, buruh, atau masa lainnya ketika melakukan aksi atau "demo". Kebijakan pemerintah yang carut marut, hukukm yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat kecil, perizinan dan pengawasan tambang yang tidak sesuai s.o.p, pembukaan lahan sawit yang mencemari lingkungan, pejabat dan dewan yang korup, dan pengusaha licik adalah sebagian dari banyaknya alasan masa melakukan aksi. Tapi seiring perkembangan zaman, aksi dilakukan tidak saja turun kejalan. Orang orang pergerakan menggandeng media lain seperti sablon untuk menyuarakan keresahannya. Kaos kaos disulap menjadi ragam aksi visual, aksi tiap hari, aksi tiap waktu. Sablon dan dunia pergerakan semacam sirine di tengah sepi api pergerakan hari ini. Catet waktu dan tanggalnya! Bantu share yaw!