03/06/2026
Imam Al-Barbahari Rahimahullah berbicara sesuai dengan konteks zamannya mengenai ahli bid’ah yang marak pada masa itu. Kelompok Rafidhah atau Syiah dikenal membenci bahkan mengkafirkan para sahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Mereka sangat membenci sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, serta istri-istri Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, yaitu Aisyah dan Hafsah Radhiyallahu ‘Anhuma.
Kelompok ini sering menuduh siapa pun di luar golongan mereka sebagai nawasib, yang artinya pembenci Ahlul Bait. Padahal, para ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah telah menegaskan dalam kitab-kitab aqidah mengenai kewajiban memuliakan Ahlul Bait, termasuk keluarga Abbas, keluarga Jafar, dan keturunan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam lainnya. Meskipun Ahlus Sunnah telah menampakkan kecintaan kepada keluarga Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang beriman, kaum Rafidhah tetap menganggap kecintaan tersebut tidak sah sebelum membenci para sahabat. Bagi mereka, kecintaan kepada Ahlul Bait harus dibarengi dengan pengkafiran terhadap sahabat-sahabat dekat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
Paham Rafidah sebenarnya berasal dari orang-orang yang menyusup ke dalam Islam, seperti kaum Majusi dan Yahudi yang memiliki kedengkian terhadap agama ini. Mereka tidak dapat menghina Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam secara langsung karena hal itu akan membuat mazhab mereka ditolak oleh masyarakat.
Simak selengkapnya:
Ciri-Ciri Ahli Bid’ah dalam Menuduh Ahlus Sunnah adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Kitab Syarhus Sunnah karya Imam Al-Barbahari Rahimahullah. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Iqbal Gunawan, M.A Hafidzahullah pada Rabu, 26 Dzulqa’dah 1447 H / 13 ...