Radio Rodja

Radio Rodja Halaman ini adalah Fans Page resmi Radio Rodja 756 AM / 100.1 FM
(5551)

17/09/2026

Al-Hasan Al-Bashri, seorang tabiin, pernah ditanya tentang perkataan bahwa siapa saja yang mengucapkan laa ilaaha illallah pasti masuk surga. Beliau menjelaskan bahwa orang yang mengucapkan laa ilaaha illallah dan melaksanakan hak serta kewajibannya dapat masuk surga.

Adapun orang yang hanya mengucapkan laa ilaaha illallah, tetapi tidak melaksanakan hak dan kewajibannya, ucapannya tidak bermanfaat baginya.
Al-Hasan Al-Bashri juga pernah berkata kepada Al-Farazdaq ketika ia sedang menguburkan istrinya, “Apa yang telah engkau persiapkan untuk kematianmu?” Al-Farazdaq menjawab bahwa ia telah mempersiapkan syahadat laa ilaaha illallah sejak tujuh puluh tahun sebelumnya.

Al-Hasan Al-Bashri menyatakan bahwa hal itu merupakan persiapan yang paling bagus. Namun, ia mengingatkan bahwa laa ilaaha illallah memiliki syarat-syarat yang harus dipenuhi. Al-Hasan Al-Bashri kemudian mengingatkan untuk menjauhi tuduhan zina terhadap wanita-wanita baik.

Selengkapnya: https://rodja.id/60r

SIFAT YANG DICINTAI ALLAHOrang yang ingin mendapatkan kasih sayang Allah dan memiliki timbangan amal kebajikan yang bera...
16/09/2026

SIFAT YANG DICINTAI ALLAH

Orang yang ingin mendapatkan kasih sayang Allah dan memiliki timbangan amal kebajikan yang berat hendaknya memperhatikan dua sifat yang dicintai Allah, yaitu al-hilm dan al-anah.

“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda kepada Asyaj bin Abdul Qais, “Sesungguhnya pada dirimu terdapat dua sifat yang dicintai Allah, yaitu al-hilm dan al-anah.”

Al-hilm berarti mampu menahan marah dan tidak mudah marah, sedangkan al-anah berarti tidak terburu-buru.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam merupakan teladan yang baik dalam menerapkan kedua sifat tersebut.

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
“Sungguh, telah ada pada diri Rasulullah teladan yang baik bagi orang yang mengharap Allah dan hari akhir serta banyak mengingat Allah.” (QS. Al-Ahzab [33]: 21)

Simak selengkapnya:

Allah Mencintai Mereka dan Mereka Mencintai Allah adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Burhan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 11 Rabiul Awal 1448 H / 24 Agustus 2026 M. Kajian Tentang Allah ...

14/09/2026

Ibnul Jauzi dalam kitabnya Talbis Iblis berkata: “Ketahuilah, tipu daya Iblis yang pertama terhadap anak Adam secara keseluruhan adalah menghalangi mereka dari mendalami ilmu agama.”

11/09/2026

Doa agar ditetapkan hati dalam iman dan ketaatan yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ adalah doa memohon keteguhan hati

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِيْنِكَ
“Ya Allah, Dzat yang memalingkan hati, palingkanlah hati kami kepada ketaatan beribadah kepada-Mu”(HR. Muslim no. 2654).

Salah satu waktu yang istimewa dari 24 jam yang Allah Subhanahu wa Ta’ala ciptakan adalah waktu pagi. Nabi Muhammad Shal...
11/09/2026

Salah satu waktu yang istimewa dari 24 jam yang Allah Subhanahu wa Ta’ala ciptakan adalah waktu pagi. Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menunjukkan keistimewaan waktu pagi melalui doanya:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لِأُمَّتِي فِي بُكُورِهَا

“Ya Allah, berikanlah keberkahan untuk umatku di waktu paginya.” (HR. Ahmad dan dinilai hasan oleh Tirmidzi)

Pagi adalah waktu yang berkah untuk hal-hal kebaikan. Dahulu, orang tua sering mengingatkan, “Jangan tidur setelah Subuh, nanti rezeki dimakan ayam.” Ini menunjukkan kesadaran mereka akan keberkahan waktu pagi.

Waktu pagi istimewa karena:

Udaranya masih segar.
Pikiran masih jernih (fresh).
Tubuh dan hati masih bersih, tidak seperti siang hari yang udaranya panas dan pikiran cenderung ikut panas.
Wajar jika Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memohon kepada Allah agar waktu istimewa ini diberkahi.

selengkpanya: rodja.id/5rw

LARANGAN BAGI WANITA KELUAR RUMAH DENGAN MEMAKAI PARFUM Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:أَيُّمَا امْرَأَةٍ ا...
11/09/2026

LARANGAN BAGI WANITA KELUAR RUMAH DENGAN MEMAKAI PARFUM

Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ بِقَوْمٍ لِيَجِدُوا رِيحَهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ
“Seorang wanita yang memakai parfum lalu melewati kaum lelaki sehingga mereka mencium aromanya, sesungguhnya ia telah berzina.” (HR. An-Nasa’i, At-Tirmidzi, dan Ahmad)

Larangan ini secara khusus mengingatkan kaum wanita agar tidak menyisakan aroma parfum ketika keluar rumah. Jika seorang wanita memakai parfum di rumah untuk suaminya, lalu hendak keluar, ia perlu menghilangkan aromanya, misalnya dengan mandi atau membersihkan diri, sehingga tidak ada aroma yang dapat menarik perhatian kaum lelaki.

Simak selengkapnya:

Larangan Bagi Wanita Keluar Rumah dengan Memakai Parfum merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Tarbiyah Jinsiyyah (Pendidikan Seksual Untuk Anak Dan Remaja Dalam Islam). Kajian ini disampaikan pada Selasa, 26 Rabiul Awal 1448 H / 8 September....

Allah Subhanahu wa Ta’ala dapat memberikan kebahagiaan kepada seorang hamba walaupun ia tidak memiliki banyak hal. Allah...
10/09/2026

Allah Subhanahu wa Ta’ala dapat memberikan kebahagiaan kepada seorang hamba walaupun ia tidak memiliki banyak hal. Allah menjanjikan kebahagiaan, tetapi tidak menjanjikan manusia terlepas dari kepayahan. Kepayahan dan kebahagiaan dapat berkumpul. Allah menyifati manusia hidup dalam kepayahan.

لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ فِي كَبَدٍ
“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia berada dalam kepayahan.” (QS. Al-Balad [90]: 4)

Jangan mengira orang yang tampak enak hidupnya tidak mengalami kepayahan. Tidak ada seorang pun di muka bumi ini yang hidup tanpa lelah dan tanpa kepayahan.

Bahkan orang yang terus-menerus tidur pun merasa payah. Badannya berat dan hidupnya tidak bahagia. Orang yang beraktivitas merasa payah, orang kaya merasa payah, orang miskin merasa payah, orang tua dan orang muda pun merasakan lelah.

Simak selengkapnya:

Sunnatullah tentang Pergantian Kaum adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Burhan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 24 Safar 1448 H / 10 Agustus 2026 M. Kajian Tentang Sunnatullah tentang Pergan...

LEMBUT KEPADA MUKMIN, TEGAS KEPADA KAFIRBerlemah lembut kepada orang-orang yang beriman dan tegas terhadap orang-orang k...
10/09/2026

LEMBUT KEPADA MUKMIN, TEGAS KEPADA KAFIR

Berlemah lembut kepada orang-orang yang beriman dan tegas terhadap orang-orang kafir. Sifat tersebut tidak boleh terbalik, seperti bersikap kasar dan tegas kepada sesama umat Islam, tetapi bersikap lemah dan mengekor kepada orang-orang kafir karena silau oleh kekayaan atau kemajuan dunia yang mereka miliki. Orang-orang yang bersikap keras kepada sesama muslim dan lemah terhadap orang-orang kafir kelak digantikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan kaum yang dicintai-Nya dan mereka pun mencintai-Nya, serta memiliki sifat lemah lembut kepada orang yang beriman dan tegas terhadap orang kafir.

Orang yang mencintai Allah Subhanahu wa Ta’ala wajib memiliki sifat tawadhu (rendah hati) dan berlemah lembut kepada sesama mukmin, bermuamalah dengan baik, serta bersikap tegas menghadapi orang-orang kafir yang memerangi kaum mukminin. Posisi seorang muslim berada di atas mereka, bukan di belakang atau di bawah mereka, sehingga orang-orang kafir hanya mendapati kemuliaan (‘izzah) dan ketegasan dari kaum mukminin.

Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ
“Wahai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah neraka Jahannam, dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.” (QS. At-Taubah[9]: 73)

Simak selengkapnya:

Lembut kepada Mukmin, Tegas kepada Kafir adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Burhan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 18 Rabiul Awal 1448 H / 31 Agustus 2026 M. Kajian Tentang Lembut kepada M...

10/09/2026

Apabila seseorang menyimpang dalam masalah takdir atau tauhid uluhiyah, mengagungkan kuburan, membolehkan berdoa kepada orang yang telah meninggal, atau melakukan penyimpangan lainnya, kita perlu berhati-hati. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ ۚ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا
“Janganlah engkau mengikuti sesuatu yang tidak engkau ketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya akan dimintai pertanggungjawaban.” (QS. Al-Isra'[17]: 36)

Apabila tidak mengetahui, katakanlah bahwa kita tidak tahu.
Intinya, kita harus mengetahui pokok-pokok akidah Ahlus Sunnah dan memastikan bahwa seseorang berada di atas akidah yang benar sebelum menyatakan bahwa ia berada di atas Ahlus Sunnah wal Jamaah.

Simak selengkapnya: https://rodja.id/60j

08/09/2026

Faedah singkat disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc. merupakan cuplikan dari kajian Kitab Syarah Riyadhus Shalihin disiarkan setiap selasa pagi hanya di RodjaTV

Gabung dan subscribe di sosial media RodjaTV:
YouTube (video kajian): / rodjatv
YouTube (live streaming): / menebarcahayasunnah
Facebook: / rodjatvofficial
Instagram: / rodjatv
Twitter: / rodjatv
Website (streaming 24jam): https://rodja.tv
Telegram group: https://t.me/rodjatv

Address

Jalan Pahlawan Kampung Tengah (belakang Polsek Cileungsi) RT 03 RW 03 Cileungsi, Bogor
Cileungsi
16821

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Radio Rodja posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Radio Rodja:

Shortcuts

Share

Category