06/06/2026
Sebuah penelitian yang dibahas dalam buku Humour, Seriously karya Jennifer Aaker dan Naomi Bagdonas mengungkap bahwa frekuensi tertawa dan tersenyum seseorang cenderung mulai menurun saat memasuki usia 23 tahun.
Temuan tersebut sejalan dengan survei Gallup yang melibatkan sekitar 1,4 juta responden di 166 negara. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat humor dan tawa harian mengalami penurunan yang cukup signifikan setelah usia tersebut.
Meningkatnya tuntutan pekerjaan dan tanggung jawab saat memasuki usia dewasa menjadi salah satu faktor yang diduga berpengaruh. Di lingkungan profesional, humor juga kerap dianggap kurang mencerminkan keseriusan sehingga banyak orang lebih jarang mengekspresikan sisi humornya.
Gimana menurut kalian, Cim?