Media Rakyat Desa Karanganyar

Media Rakyat Desa Karanganyar Media untuk Berbagi Tentang Perkembangan Desa Karanganyar KORAN ONLINE DESA KARANGANYAR

06/06/2026
20/05/2026

Rencana pembangunan Jalan Tol Cirebon-Kuningan-Ciamis (Cikumis) kembali menjadi perhatian masyarakat.

Proyek strategis nasional ini diproyeksikan menjadi jalur penghubung penting antara wilayah utara dan selatan Jawa Barat, sekaligus membuka akses ekonomi baru bagi sejumlah daerah yang dilintasi, termasuk Kabupaten Kuningan.

Dalam dokumen Rencana Umum Jaringan Jalan Nasional 2020-2040 yang tertuang dalam Surat Keputusan Menteri PUPR Nomor 367/KPTS/M/2023, Tol Cikumis masuk dalam daftar pengembangan jaringan jalan nasional yang dirancang untuk memperkuat konektivitas antardaerah di Jawa Barat.

Salah satu poin yang paling menarik perhatian masyarakat adalah adanya 3 Exit Tol Cikumis ada di Kuningan.

Berikut tiga gerbang tol yang direncanakan berada di wilayah Kuningan:

1. Exit Tol Cilimus
Gerbang tol pertama diproyeksikan berada di Kecamatan Cilimus, yang letaknya dekat dengan perbatasan Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Kuningan.

2. Exit Tol Kramatmulya
Gerbang tol kedua direncanakan berada di Kecamatan Kramatmulya.
Lokasi ini diproyeksikan menjadi akses penting untuk wilayah tengah Kabupaten Kuningan, termasuk pusat kota dan jalur menuju kawasan selatan.

3. Exit Tol Cigugur
Gerbang tol ketiga dirancang berada di Kecamatan Cigugur.
Exit ini diproyeksikan menjadi akses strategis menuju kawasan wisata selatan Kuningan, termasuk Waduk Darma dan sejumlah destinasi unggulan lainnya.

28/04/2026

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, semoga evakuasinya berjalan lancar, korban yang luka semoga ga parah dan keluarga yg di tinggal korban bisa ikhlas.

28/04/2026

Perjalanan dinas, kata mereka,wakil rakyat kita tetap “penting”.
Penting untuk apakah untuk rakyatnya ?

Anggota DPRD Kabupaten Cirebon menegaskan perjalanan dinas masih menjadi bagian dari fungsi pengawasan.

Wakil Ketua DPRD, Hasan Basori, menyebut kegiatan ini tidak dihapus, hanya “disesuaikan” dengan semangat efisiensi anggaran. Bahasa yang terdengar rapi, bahkan bijak.

Katanya, kini bukan lagi soal kuantitas, tapi kualitas. Kunjungan harus menghasilkan manfaat konkret, bisa diimplementasikan, dan berdampak langsung. Bahkan, arah baru pun digagas seperti lebih sering turun ke dapil, melihat kondisi riil masyarakat.

Namun di sisi lain, angka berbicara dengan cara yang lebih jujur. Sekitar Rp4,31 miliar tetap dialokasikan untuk belanja penginapan perjalanan dinas luar daerah tahun 2026. Dibagi dalam 122 paket kegiatan, mayoritas lewat mekanisme pengadaan langsung.

Di sinilah ironi itu mengendap. Efisiensi yang digaungkan, terasa seperti diet yang hanya mengurangi porsi, tapi tetap memesan menu yang sama mahalnya.

Rakyat diminta memahami keterbatasan anggaran, sementara para wakilnya masih sibuk memastikan kualitas “kunjungan” tetap terjaga, lengkap dengan fasilitasnya.

Jika benar esensinya adalah pengawasan dan kebermanfaatan, publik tentu berhak bertanya, sudah sejauh mana hasil perjalanan itu benar-benar kembali ke rakyat?

Atau jangan-jangan, yang paling konsisten dari perjalanan dinas hanyalah perjalanannya itu sendiri.

28/04/2026

Istri kuwu inisial F yang diduga memiliki hubungan dekat dengan wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani (HSG) ini disebut pernah mendatangi Kantor Desa Kedungjaya pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB, Senin

Tujuannya untuk mencari Kuwu Kedungjaya, Satria Robi Saputra. Namun yang bersangkutan tidak berada di tempat.

Perangkat Desa Kedungjaya, Raden Mohamad Sakti, membenarkan kedatangan istri kuwu tersebut.

Menurut Sakti, tujuan kedatangan istri kuwu untuk mencari Robi (Kuwu Kedungjaya) guna membicarakan persoalan pribadi secara langsung.

17/04/2026

Sebagian besar wilayah di Jawa Barat diprediksi mengalami musim kemarau lebih kering dibandingkan kondisi biasanya pada 2026.

Bahkan, musim kemarau tahun ini disebut lebih kering dibandingkan rata-rata klimatologis dalam 30 tahun terakhir.

Hal itu disampaikan Prakirawan Cuaca Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat Vivi Indhira dalam kegiatan Press Release Musim Kemarau Jawa Barat 2026 yang diselenggarakan oleh BMKG secara daring, Selasa 14 April 2026.

Vivi mengatakan, sebanyak 93 persen wilayah di Jawa Barat akan mengalami sifat hujan di bawah normal saat musim kemarau.

Artinya, curah hujan bakal lebih rendah dibandingkan rata-rata normalnya sehingga musim kemarau tahun ini lebih kering dibandingkan biasanya.

Adapun, sejumlah wilayah yang mengalami kondisi tersebut, di antaranya Kota Bandung, Kota Tasikmalaya, Cianjur, Sukabumi, Bekasi, Cirebon dan Kuningan.

Selengkapnya Baca:
https://radarcirebon.disway.id/jawa-barat/read/219178/pertengahan-2026-cirebon-hingga-bandung-terancam-kekeringan-ini-prediksi-bmkg

19/12/2025

Sejarah Sungai Sukalila dan Kalibaru terungkap usai penertiban bangunan liar. Dari jalur niaga kolonial hingga upaya pemulihan fungsi sungai Cirebon.

Address

Cirebon
45163

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Media Rakyat Desa Karanganyar posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share