Theame - F

Theame - F To Communicate and Contribute To Culture

GACA KIOSK GACAkiosk x Elansyah Putra Merdeka ER3LAN Hadirkan Koleksi “Total Rush” untuk Gaya Hidup Serba CepatGACAkiosk...
26/08/2026

GACA KIOSK GACAkiosk x Elansyah Putra Merdeka ER3LAN Hadirkan Koleksi “Total Rush” untuk Gaya Hidup Serba Cepat

GACAkiosk berkolaborasi dengan ER3LAN menghadirkan koleksi terbaru bertajuk “Total Rush”, sebuah rilisan yang terinspirasi dari kehidupan modern yang bergerak cepat dan penuh dinamika.

Kolaborasi ini mengusung semangat untuk tetap menikmati keseruan di tengah ritme hidup yang serba cepat dan chaotic. Koleksi GACAkiosk x ER3LAN kini telah tersedia secara offline maupun online.

Photo : GACA KIOSK

.Kiv KIV X 𝐇𝐀𝐒𝐓𝐀 HASTA — “BERHENTI MEMBALAS”KIV x Hasta resmi merilis single kolaborasi “Berhenti Membalas” pada 20 Agus...
23/08/2026

.Kiv KIV X 𝐇𝐀𝐒𝐓𝐀 HASTA — “BERHENTI MEMBALAS”

KIV x Hasta resmi merilis single kolaborasi “Berhenti Membalas” pada 20 Agustus 2026 melalui Asian Gorilla. Mengusung warna pop alternative, lagu ini mengangkat kisah tentang hubungan yang berubah menjadi siklus perdebatan, saling menyerang, dan mempertahankan ego.

Lewat dua perspektif vokal, KIV dan Hasta menggambarkan rasa frustrasi hingga kejenuhan dalam komunikasi yang tak kunjung menemukan titik temu. Alih-alih memilih rekonsiliasi, lagu ini justru menegaskan keputusan untuk berhenti merespons, menetapkan batas, dan memilih ketenangan.

“Berhenti Membalas” menjadi gambaran bahwa terkadang, meninggalkan sebuah konflik bukan berarti kalah. Respons terbaik bisa jadi adalah tidak lagi membalas.

Via : .Kiv

𝟓𝟏𝟎 510 kembali menunjukkan evolusi musikal lewat single terbaru “Heavy Lies The Crown”, yang resmi dirilis pada 14 Agus...
23/08/2026

𝟓𝟏𝟎 510 kembali menunjukkan evolusi musikal lewat single terbaru “Heavy Lies The Crown”, yang resmi dirilis pada 14 Agustus 2026, hanya empat bulan setelah kolaborasi bersama Vierratale lewat “ESA x PERIH”. Lagu ini menjadi penanda era baru 510 dengan eksplorasi musik yang lebih agresif sekaligus emosional.

Ditulis oleh vokalis Ical, lagu ini mengangkat tema pergulatan batin, pencarian jati diri, dan konflik spiritual manusia. Aransemen digarap bersama Pras (gitar), Ronal (bass), dan Damar pada sesi drum. Keunikan lain hadir lewat clean vocal Pras, solo gitar, permainan fingerstyle bass Ronal, serta tambahan vokal perempuan.

Bersamaan dengan single, 510 juga merilis video musik bergaya medieval yang disutradarai Andry Bross, dengan karakter Jester sebagai tokoh sentral. Video tersebut telah meraih sekitar 40.000 penayangan di kanal YouTube 510 Music.

Menariknya, suara 510squad, sebutan bagi para penggemar mereka, turut direkam dari berbagai panggung di Indonesia dan dimasukkan pada bagian akhir lagu. Hal ini menjadi simbol kedekatan antara 510 dan para pendengarnya.

“Heavy Lies The Crown” bukan sekadar rilisan baru, tetapi menjadi wadah bagi 510 untuk menyuarakan emosi yang terpendam—amarah, jeritan, hingga pergulatan spiritual—sekaligus menegaskan ambisi mereka untuk terus meningkatkan level karya di kancah musik Indonesia.

Via : MasukMusik

Dongker Dongker resmi memperkenalkan sampul album kedua mereka, “Melankolia Radikal”, melalui sebuah banner raksasa di b...
22/08/2026

Dongker Dongker resmi memperkenalkan sampul album kedua mereka, “Melankolia Radikal”, melalui sebuah banner raksasa di bawah Jembatan Monjali, Yogyakarta, pada 21 Agustus 2026. Visual tersebut menampilkan sosok pemuda yang menyerupai Joko Widodo, karya seniman Jakarta Agan Harahap, yang kemudian diberi sentuhan khas Dongker lewat kehadiran Dollar.

Karya visual Agan Harahap sebelumnya juga sempat mendapat perhatian dari Jokowi melalui akun Instagram pribadinya. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari identitas visual yang mengiringi 11 trek dalam album “Melankolia Radikal”.

Album terbaru Dongker ini dijadwalkan rilis pada 28 Agustus 2026 di seluruh platform streaming digital.

Via : Greedy Dust

INCREMATION BDM Incremation BUKA FASE BARU LEWAT “LITANY OF DELIVERANCE”Unit brutal death metal asal Malang, Incremation...
21/08/2026

INCREMATION BDM Incremation BUKA FASE BARU LEWAT “LITANY OF DELIVERANCE”

Unit brutal death metal asal Malang, Incremation, kembali dengan single terbaru “Litany of Deliverance”, yang dirilis secara internasional melalui label Amerika Serikat New Standard Elite dan akan hadir dalam format CD demo.

Single ini menjadi pintu masuk menuju album kedua Incremation, melanjutkan konsep dari Dilapidated Psyche yang mengangkat sisi gelap realitas manusia, kekerasan, kekuasaan, serta terkikisnya nurani.

Secara musikal, “Litany of Deliverance” menunjukkan perkembangan Incremation dengan tempo lebih cepat, karakter riff lebih tajam, dan intensitas yang semakin agresif. Brutalitas tersebut tetap dibangun sebagai bagian dari narasi tentang konflik dan paradoks manusia.

Incremation juga tengah menyiapkan full-track demo sebagai materi lanjutan. Rilisan ini menjadi gambaran awal wajah album kedua mereka: lebih cepat, lebih brutal, namun tetap berakar pada kritik terhadap sisi gelap perilaku manusia.

Via : INCREMATION BDM

Rangkaian Cataclysmic Summer Tour 2026 JASAD Jasad, DeadSquad DeadSquad, dan Death Vomit Death Vomit mengalami kendala s...
21/08/2026

Rangkaian Cataclysmic Summer Tour 2026 JASAD Jasad, DeadSquad DeadSquad, dan Death Vomit Death Vomit mengalami kendala serius. Dua pertunjukan di Cork, Irlandia, dan London terpaksa dibatalkan akibat masalah promotor, termasuk persoalan transportasi dan pembayaran venue.

Ketiga band juga mengungkap adanya kendala terkait akomodasi, komunikasi, transportasi, serta persiapan tur yang tidak berjalan sesuai kesepakatan. Bahkan, personel dan kru sempat terlantar di Irlandia sebelum mendapat bantuan dari warga lokal.

Meski mengalami kerugian dan pembatalan dua show, tur tidak dihentikan sepenuhnya. Sisa perjalanan akan ditangani promotor baru, DF Bookings, dengan agenda berikutnya di Belanda.

Photo : DeadSquad

SORCHA HADIR DENGAN “MORTAL COIL”, SERUAN KERAS TENTANG EGO DAN KEFANAANBand metal modern asal Bandung, Sorcha Showband ...
12/08/2026

SORCHA HADIR DENGAN “MORTAL COIL”, SERUAN KERAS TENTANG EGO DAN KEFANAAN

Band metal modern asal Bandung, Sorcha Showband SORCHA, kembali dengan single terbaru bertajuk “Mortal Coil” yang dirilis pada 24 Juli 2026 di berbagai platform digital.

Lagu ini mengangkat tema kefanaan manusia, ego, kekuasaan, dan proses melepaskan keinginan untuk mengendalikan segalanya. Dengan perpaduan modern metal, atmosferik, vokal agresif, dan breakdown berat, SORCHA menghadirkan perjalanan emosional dari konfrontasi terhadap ego menuju penerimaan dan kerendahan hati.

Pesan tersebut semakin kuat melalui lirik yang menyerukan penghancuran simbol kekuasaan, sebelum akhirnya mengarah pada kesadaran bahwa kekuatan bukan selalu tentang menang atau menguasai, tetapi tentang kemampuan untuk menerima keterbatasan dan bertahan.

Sebagai pelengkap rilisan, Official Music Video “Mortal Coil” resmi tayang di YouTube pada 31 Juli 2026.

Terbentuk di Bandung pada 2022, SORCHA dikenal lewat perpaduan modern metal dan elemen elektronik. Setelah sebelumnya memperkenalkan karya seperti “The I” dan “Utopia | Distopia”, “Mortal Coil” menjadi kelanjutan perjalanan kreatif SORCHA dalam membangun identitas mereka di skena metal.

Via : Sorcha Showband

Band metal asal Bandung, INVICTA Invicta, kembali dengan gebrakan lewat single terbaru “Anguish” yang menghadirkan Anggi...
11/08/2026

Band metal asal Bandung, INVICTA Invicta, kembali dengan gebrakan lewat single terbaru “Anguish” yang menghadirkan Anggi Arriadi, vokalis Revenge The Fate. Dirilis pada 10 Agustus 2026, lagu ini menjadi pintu pembuka menuju EP terbaru Invicta sekaligus menandai debut Lutvy sebagai bassist baru.

“Anguish” mengangkat sisi gelap pergulatan manusia—tekanan, kehilangan, amarah yang terpendam, hingga rasa sakit yang perlahan menggerogoti dari dalam. Namun Invicta tidak menempatkan penderitaan sebagai akhir. Lagu ini justru menjadi pengingat bahwa rasa sakit merupakan bagian dari perjalanan, dan dari titik terendah seseorang masih bisa menemukan keberanian untuk bangkit.

Secara musikal, Invicta mempertahankan karakter metal mereka melalui riff cepat, tempo agresif, atmosfer gelap, dan sentuhan synth megah. Kombinasi tersebut memperkuat intensitas emosional “Anguish” tanpa menghilangkan karakter keras yang menjadi identitas mereka.

Video lirik “Anguish” telah tersedia di kanal YouTube resmi Invicta Music Official sejak 10 Agustus 2026, sementara versi digital streaming dijadwalkan hadir pada September 2026.

FORMASI INVICTA 2026

Auryn — Vokal
Jaenalalim — Gitar
Chamoth — Gitar
Lutvy — Bass
Nadzir Rabbani — Drum

Berdiri pada pertengahan 2019, Invicta mengawali perjalanan dengan single “The Emptiness”. Pada 2025, mereka memperkuat eksistensinya lewat album penuh perdana “Dying to See the Light”, berisi 11 lagu yang banyak mengeksplorasi tema kesehatan mental dan isu sosial, termasuk reinterpretasi “Surga Metafora” milik Forgotten.

Kini, lewat “Anguish”, Invicta membuka babak baru: lebih gelap, lebih agresif, dan siap menuju EP berikutnya.

Via : INVICTA

Stone Island semakin mempertegas kedekatannya dengan budaya hardcore melalui proyek kreatif terbaru bertajuk The Calm an...
06/08/2026

Stone Island semakin mempertegas kedekatannya dengan budaya hardcore melalui proyek kreatif terbaru bertajuk The Calm and The Chaos, sebuah film pendek garapan Isaac Lamb dengan narasi dari Graham Sayle. Proyek ini menjadi penghormatan bagi subkultur hardcore dan metalcore yang dikenal memiliki daya tahan, integritas, serta semangat autentik yang kuat.

Selama lebih dari enam bulan, Isaac Lamb mendokumentasikan perjalanan bersama band-band seperti High Vis, Angel Du$t, Knocked Loose, dan Haywire 617 di Eropa dan Amerika Utara. Hasilnya menampilkan sisi lain dari skena hardcore—mulai dari intensitas di atas panggung hingga momen tenang di balik layar—sekaligus memperlihatkan para personel band mengenakan koleksi Stone Island, baik rilisan terbaru maupun arsip vintage.

Meski awalnya identik dengan budaya football casual dan hooligan Inggris pada era 1980-an, Stone Island kini telah menjadi bagian dari identitas visual skena hardcore. Desain utilitarian dan jaket teknisnya banyak dikenakan musisi maupun penggemar, meski harga premium brand ini masih memicu perdebatan karena dianggap bertolak belakang dengan semangat DIY yang menjadi akar budaya hardcore.

Melalui proyek The Calm and The Chaos serta platform Stone Island Sound, Stone Island terus memperkuat hubungannya dengan dunia musik. Bagi brand asal Italia tersebut, hubungan antara musik, identitas, dan gaya hidup bukan sekadar soal fesyen, melainkan representasi dari nilai eksperimen, keaslian, dan evolusi yang terus hidup di persimpangan budaya jalanan serta skena hardcore modern.

Via : Stone Island

Address

Cirebon
45163

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Theame - F posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share