05/05/2026
Selamat untuk Kiai Ahmad Azaim Ibrahimy bin Dhofir bin Munawwar bin Ruham yang telah menyelesaikan pendidikan S3 di International Islamic University (IIU) Malaysia. Karyanya yang berjudul
الآراء الفقهية للسيد محمد بن علوي المالكي وآثارها في القضايا الدينية في إندونيسيا: دراسة تحليلية.
(The Jurisprudential Opinions of Sayyid Muhammd Bin Alwi Al Maliki and Its Roles on Ifta’ in Indonesia: Analytical Study) berhasil dipertahankan dalam ujian akhir di Program Doktor Fiqh and Usul al-Fiqh Kulliyah of Islamic Revealed Knowledge and Human Sciences IIU dan berhak mendapatkan gelar "Ph.D" per 5 Mei 2026.
Saat ini, Kiai Azaim adalah pengasuh PP Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, Banyuputih, Situbondo. Beliau adalah putra Kiai Dhofir Munawwar yang dikenal sangat alim. Kiai Dhofir adalah sepupu Kiai As'ad Syamsul Arifin.
Lalu, siapa Kiai Munawwar?
Beliau merupakan menantu dari Kiai Idris Patapan, ipar dari Kiai Khotib (pendiri PP Al-Amien Prenduan) dan Kiai Hafiduddin (pendiri PP Hidayatut Thalibin Pragaan). Kiai Munawwar juga merupakan satu 'loway' (sesama menantu) bersama Kiai Imam (PP Karay, Ganding), Kiai Muhammad Syarqawi (PP Annuqayah), dan Kiai Bakri (PP Al-Muqrie Prenduan, PP Al-Is'af Kalabaan, dan PP Majlisus Saadah Glenmore).
Biar Anda tahu, Patapan (tempat Kiai Idris) adalah dusun di selatan rumah saya :)
Sumber :