11/05/2026
🙏Inspiratif! Pak Koster Kobarkan Semangat Pendidikan di HUT SMKN 3 Kintamani, Ungkap Perjuangan dari Buruh hingga Gubernur Bali 🔥
Suasana penuh semangat menyelimuti Desa Dausa, Kintamani, pada Senin, 11 Mei 2026. Gubernur Koster, hadir langsung dalam acara Peringatan HUT ke-17 SMKN 3 Kintamani untuk berbagi kisah perjuangan hidupnya yang luar biasa di hadapan ribuan siswa dan guru.
Perjuangan Nyata Sang Pemimpin:
Siapa sangka, di balik kesuksesannya sekarang, Wayan Koster tumbuh dalam keterbatasan. Beliau menceritakan bahwa sejak kelas 4 SD sudah bekerja keras menjadi:
✔️Buruh nyangkul dan bajak sawah.
✔️Kuli panggul bata merah (jalan kaki sejauh 3 km!).
✔️Makan sehari-hari hanya ubi, talas, dan singkong.
"Hidup susah jangan menyerah!" pesan beliau. Bermodal disiplin, beliau berhasil menembus ITB meski harus menjual ayam dan anak sapi demi biaya berangkat, serta menyambung hidup dengan mengajar les privat.
Pendidikan adalah Senjata Utama:
Karena pengalaman pahitnya itulah, Koster berkomitmen agar tidak ada lagi anak Bali yang putus sekolah. Beliau menegaskan bahwa perhatiannya pada sektor pendidika, termasuk memperjuangkan dana BOS dan tunjangan guru, lahir dari perjuangan hidupnya sendiri.
Pesan untuk Generasi Muda Bali:
☑️ Jangan minder jadi anak desa! Lulusan SMK punya peluang besar di dunia internasional (Jepang, Korea, hingga kapal pesiar).
☑️ Kuasai bahasa asing dan asah keterampilan vokasi.
☑️ "Kekayaan yang tidak pernah habis adalah ilmu pengetahuan."
Momen Unik & Humanis:
Acara semakin hangat saat Koster memberikan santunan pribadi kepada siswa dengan nama depan Komang (anak ke-3) dan Ketut (anak ke-4) untuk membeli buku pelajaran, sebagai bentuk dukungan menjaga identitas budaya dan tradisi penamaan Bali.
Ngiring dukung terus kemajuan pendidikan di Bali. Semoga kisah ini menjadi motivasi bagi adik-adik kita untuk terus mengejar cita-cita. (NSKLB)