21/08/2026
Dugaan Penganiayaan Anak di Sidikalang, Bocah 8 Tahun Mengaku Kerap Disiksa Pengasuh
SIDIKALANG — Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anak di bawah umur kembali menjadi perhatian warga di Sidikalang. Seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun, Alvino Purba, diduga menjadi korban kekerasan fisik yang dilakukan secara berulang oleh pengasuhnya.
Peristiwa tersebut disebut terjadi di kawasan permukiman warga sekitar Jalan Merdeka, belakang Gedung Nasional (Gednas), Sidikalang.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga dan saksi mata di sekitar lokasi, dugaan kekerasan tersebut diduga bukan pertama kali terjadi.
Tetangga sekitar menyebut korban kerap mendapatkan perlakuan kasar dari pengasuhnya. Saat dimintai keterangan oleh warga, Alvino mengaku dirinya masih berada di tempat tersebut dan mengalami perlakuan yang membuatnya tertekan.
“Namaku Alvino Purba. Bapakku Satria Purba di penjara narkoba, mamaku tidak tahu di mana. Aku disiksa di sini,” ujar Alvino sebagaimana dikutip dalam informasi yang beredar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ibu korban disebut telah menitipkan Alvino kepada pengasuh tersebut dalam jangka waktu yang cukup lama. Hingga kini, keberadaan sang ibu belum diketahui.
Kasus ini memunculkan keprihatinan warga yang berharap aparat kepolisian dan dinas sosial segera turun tangan untuk memastikan keselamatan korban. Selain mengamankan anak, warga juga berharap korban mendapatkan pendampingan psikologis serta perlindungan yang diperlukan.
Warga juga meminta dugaan penganiayaan tersebut ditindaklanjuti secara hukum apabila hasil pemeriksaan dan penyelidikan nantinya membuktikan adanya kekerasan terhadap korban.
Catatan: Informasi mengenai dugaan penganiayaan ini berdasarkan keterangan warga dan informasi yang beredar. Dugaan tersebut tetap perlu diverifikasi melalui penyelidikan aparat berwenang dan keterangan dari pihak-pihak terkait.
Sumber : Ig Medan Kabar