Trending Rakyat

Trending Rakyat ✨ NO VIRAL... NO JUSTICE
✨ NO VIRAL... NO HELP
✨ Kabar Terkini Trending Di Rakyat
✨ Fakta Dan Viralnya Di Bahas
✨ Follow, Share dan Comment 💙

24/09/2026

VIRAL DI RENON, GURU TEGUR SEKELOMPOK PRIA YANG DINILAI GANGGU LATIHAN

Denpasar, Bali — Sebuah video yang memperlihatkan seorang guru menegur sekelompok pria pendatang viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi di kawasan Renon, Denpasar, Bali.

Dalam video, sang guru terdengar menegur kelompok tersebut karena dinilai mengganggu aktivitas latihan yang sedang berlangsung. Ia meminta agar mereka menghormati orang lain yang tengah beraktivitas.

“Tolonglah kalian jangan usil gangguin orang, jangan norak...” ujar sang guru dalam video.

Teguran tersebut kemudian menjadi perhatian warganet. Terlepas dari peristiwa yang terjadi, sikap saling menghormati, menjaga ketertiban, serta tidak mengganggu aktivitas orang lain menjadi hal penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat agar persoalan yang melibatkan individu tidak digeneralisasi kepada kelompok atau daerah asal tertentu.

Bagaimana menurut kalian? 🤔

Source: NTT Talk

23/09/2026

Kericuhan di Warkop Pradah Surabaya, Tiga Pemuda Diduga di Bawah Pengaruh Alkohol

Kericuhan terjadi di sebuah warung kopi (warkop) yang berada di sentra PKL Jalan HR Muhammad, Pradah, Surabaya, pada Rabu (23/9/2026) dini hari.

Menurut keterangan pemilik warkop, tiga pemuda datang dalam kondisi diduga berada di bawah pengaruh alkohol dan terlibat cekcok dengan sejumlah pengunjung. Situasi kemudian memanas setelah salah satu pemuda disebut merobohkan meja hingga berujung pada perkelahian.

Akibat kejadian tersebut, pemilik warkop, Jali, mengalami memar dan nyeri di sejumlah bagian tubuh. Sementara penjaga warkop, Jaki, mengalami luka pada lengan kiri.
Jali kemudian mendatangi Mapolsek Dukuh Pakis untuk menyampaikan kronologi kejadian.

Kapolsek Dukuh Pakis Kompol Masdawati Saragih mengatakan, berdasarkan keterangan sementara, kedua pihak sama-sama melakukan pemukulan. Karena itu, laporan polisi belum diterbitkan dan kejadian tersebut akan ditindaklanjuti.

Source: Memorandumdisway

Surabaya

🚨 Pemkot Denpasar Tetapkan Sejumlah Titik Jadi Zona Bebas ParkirBerawal dari keluhan warganet yang viral di media sosial...
23/09/2026

🚨 Pemkot Denpasar Tetapkan Sejumlah Titik Jadi Zona Bebas Parkir

Berawal dari keluhan warganet yang viral di media sosial, Pemkot Denpasar bergerak cepat melakukan evaluasi besar-besaran terkait penataan parkir.
Perumda Bhukti Praja Sewakadarma secara resmi menetapkan sejumlah titik sebagai Zona Bebas Parkir, terutama di kawasan UMKM dan tepi jalan yang terdampak rasionalisasi.

Langkah tersebut diawali dengan penetapan 5 lokasi bebas parkir, yakni:

📍 Kawasan BPD Gajah Mada (Zona QRIS)
📍 SMPN 3 Denpasar
📍 Indomaret Jalan Merdeka
📍 Alfamart Bajra Sandhi Renon
📍 Circle K Renon

Selain itu, sejumlah spanduk bebas parkir mulai dipasang di beberapa warung makan dan pertokoan yang ramai pengunjung namun tidak memiliki lahan parkir mandiri. Di antaranya Warung Sayur Cipto, Warung Sayur Risky, Warung Sayur Badung Kertapura, Warung Babi Guling Samprig Imam Bonjol, serta Warung Rujak Banjar Ambengan.

Namun, kebijakan ini juga menimbulkan dampak terhadap para juru parkir (jukir). Direktur Utama Perumda Bhukti Praja Sewakadarma, I Nyoman Putrawan, membenarkan bahwa penataan tersebut berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) sejumlah jukir yang bertugas di titik-titik tersebut.
Pihaknya kini berkoordinasi dengan desa adat untuk menyelaraskan kebijakan rasionalisasi tersebut.

Di sisi lain, Plt. Kabag Usaha, Tiana, mengingatkan bahwa penarikan jukir tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ia mencontohkan kawasan Jalan Sulawesi yang justru mengalami kekroditan parah setelah petugas ditarik karena tidak ada lagi yang mengatur kendaraan.

Kebijakan zona bebas parkir ini pun menjadi perhatian publik karena menyangkut kenyamanan pengguna jalan, penataan parkir, pelaku UMKM, hingga nasib para juru parkir.

23/09/2026

Guru Diminta Endus Makanan MBG, Protes: “Tugas Kami Mengajar, Bukan Jadi Anjing Pelacak”

Sebuah video yang memperlihatkan seorang guru mengendus makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral dan menjadi perhatian publik.

Dalam rekaman tersebut, guru itu tampak melakukan pengecekan aroma makanan sebelum dibagikan kepada siswa. Hal tersebut disebut berkaitan dengan arahan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, agar guru turut mengecek aroma makanan MBG.

Guru tersebut kemudian menyampaikan keberatannya. Ia mempertanyakan tugas guru yang dinilai seharusnya berfokus pada kegiatan belajar mengajar.

“Guru sekarang berubah fungsi jadi anjing pelacak. Kan kita mau mengajar, bukan jadi tukang mengendus makanan MBG kayak gini,” ujarnya.

Video tersebut kemudian memicu beragam tanggapan dari netizen. Sejumlah komentar mempertanyakan pembagian tugas dan mekanisme pengawasan keamanan makanan dalam program MBG.

Ada p**a yang menilai pemeriksaan kualitas dan keamanan makanan semestinya memiliki mekanisme yang jelas, sementara guru sudah memiliki tanggung jawab utama dalam proses pembelajaran.

📹 Via: fb/Desy Idayanti

🚨 Lacovida Loca Teuku Umar Digerebek, Klub Malam Disegel, Sejumlah Orang Dikabarkan DiamankanKlub malam Lacovida Loca ya...
23/09/2026

🚨 Lacovida Loca Teuku Umar Digerebek, Klub Malam Disegel, Sejumlah Orang Dikabarkan Diamankan

Klub malam Lacovida Loca yang berada di Jalan Teuku Umar No. 143, Dauh Puri Klod, Denpasar Barat, mendadak tak beroperasi setelah diduga menjadi sasaran penggerebekan aparat pada Minggu (20/9) sekitar pukul 01.30 WITA.

Pantauan di lokasi pada Senin (21/9), suasana klub yang biasanya ramai terlihat sepi. Pintu masuk utama tampak dirantai dan digembok, sementara garis polisi terpasang di sekitar akses masuk.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, penggerebekan tersebut diduga berkaitan dengan dugaan peredaran narkotika di tempat hiburan malam tersebut. Sejumlah orang dikabarkan diamankan petugas bersama barang bukti yang diduga narkotika.

Seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut penggerebekan berlangsung saat klub sedang ramai.

Sumber lain di lingkungan Polda Bali juga menyebutkan bahwa dalam operasi tersebut diduga ditemukan barang bukti narkoba. Bahkan, sejumlah pengunjung disebut diduga positif narkoba. Namun, jenis dan jumlah barang bukti serta jumlah orang yang diamankan belum diketahui secara pasti.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai satuan yang melakukan penggerebekan. Informasi yang menyebut operasi tersebut melibatkan Mabes Polri juga masih menunggu konfirmasi resmi.

Source: Radar Bali

GUGATAN SYARAT PENDIDIKAN GIBRAN MASUK MK, INI SKENARIO YANG DIAJUKAN PEMOHONMahkamah Konstitusi (MK) kini memeriksa per...
23/09/2026

GUGATAN SYARAT PENDIDIKAN GIBRAN MASUK MK, INI SKENARIO YANG DIAJUKAN PEMOHON

Mahkamah Konstitusi (MK) kini memeriksa perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden.

Perkara yang diajukan Denny Indrayana bersama sejumlah pemohon tersebut telah terdaftar dengan nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026. Sidang pemeriksaan pendahuluan digelar pada Senin, 21 September 2026.

Dalam permohonannya, para pemohon meminta MK menyatakan pencalonan Gibran bermasalah terkait ketentuan pendidikan minimal SLTA atau sederajat. Mereka juga meminta agar pelantikan Gibran sebagai Wakil Presiden dibatalkan.

Salah satu skenario yang disebut dalam permohonan adalah apabila MK mengabulkan permintaan tersebut, maka MPR diminta menggelar sidang untuk memilih Wakil Presiden dari dua nama yang diajukan Presiden.

Berdasarkan Pasal 8 ayat (2) UUD 1945 yang dikutip dalam permohonan, proses tersebut diminta dilakukan paling lambat 60 hari sejak putusan dibacakan.

Namun, hingga saat ini MK belum memutus perkara tersebut. Sidang lanjutan dijadwalkan pada 23 September 2026 pukul 19.00 WIB, dengan agenda mendengar jawaban KPU, keterangan Bawaslu, dan pihak terkait.

23/09/2026

🚨 Rumah Warga di Pererenan, Mengwi, Bali Diduga Dibom Molotov dan Diancam

Warga di wilayah Pererenan, Mengwi, Badung, Bali, dikejutkan oleh aksi teror terhadap sebuah rumah milik warga berinisial I Made D pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 04.48 WITA.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, seorang pelaku diduga melempar bahan peledak rakitan ke bagian depan rumah hingga menimbulkan kobaran api. Aksi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan penghuni rumah.

Tak hanya itu, pelaku juga disebut meninggalkan surat berisi ancaman terkait dugaan penagihan utang fiktif senilai Rp750 juta atas nama Harsha Construction. Dalam surat tersebut juga terdapat intimidasi dan batas waktu 24 jam.

Kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Mengwi dengan nomor laporan B/100/IX/RES.1.24/2026/Reskrim.

Menanggapi laporan tersebut, Polsek Mengwi menyampaikan bahwa perkara sudah ditangani oleh Unit Reskrim dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Kepolisian juga menyatakan akan meningkatkan patroli di lokasi yang dianggap rawan gangguan keamanan.

Masyarakat diimbau tetap waspada dan segera menghubungi Call Center 110 apabila membutuhkan kehadiran atau bantuan kepolisian.

Source: juandaalbertm & jurnalisrakyat

23/09/2026

Dapat Ancaman Penyerangan, Warga Adat Jimbaran Bersatu Jaga Keamanan Wilayah

Kramа Desa Adat Jimbaran merespons adanya informasi ancaman penyerangan ke wilayah Jimbaran. Warga kemudian secara spontan bersiaga dan melakukan patroli untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan desa.

Informasi tersebut bermula dari perselisihan antara seorang remaja asal Jimbaran dengan remaja dari luar Jimbaran. Perselisihan itu kemudian disebut berujung pada ancaman penyerangan ke wilayah Jimbaran.

Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kuta Selatan. Perwakilan warga Jimbaran juga disebut secara resmi melaporkan ancaman tersebut kepada pihak kepolisian pada Rabu (23/9) dini hari.

Setelah adanya jaminan keamanan dan penanganan dari pihak terkait, situasi di wilayah Jimbaran dilaporkan kembali kondusif. Warga juga diimbau tetap mengedepankan langkah sesuai aturan dan tidak mudah terprovokasi.

Source: .id

22/09/2026

Tangisan Tukang Sapu Jalan Jadi Korban Dugaan Penipuan Toko Emas di Bali

Kasus dugaan penipuan jual-beli emas di Toko Divine Gems and Jewellery kembali menjadi sorotan. Para korban disebut terus bertambah dan mendatangi lokasi toko yang berada di Jl. Raya Puputan, Panjer, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.

Salah satu korban yang baru mengetahui toko tersebut telah tutup adalah Gung Wulan. Dalam informasi yang beredar, uang hasil penjualan emas miliknya disebut rencananya akan digunakan untuk keperluan upacara.

Kasus ini membuat sejumlah korban mendatangi lokasi toko untuk mencari kejelasan. Mereka berharap persoalan tersebut dapat segera mendapatkan penanganan dan kejelasan.

Source: Tribun Bali
📷 : Zaenal Nur Arifin

Standar Ganda dalam Penegakan Hukum? Dua Kasus Bernuansa Keagamaan Jadi SorotanDua kasus yang berlatar belakang gesekan ...
21/09/2026

Standar Ganda dalam Penegakan Hukum? Dua Kasus Bernuansa Keagamaan Jadi Sorotan

Dua kasus yang berlatar belakang gesekan keagamaan kembali menjadi perhatian publik dan memunculkan perbincangan mengenai penegakan hukum di Indonesia.

Dalam unggahan lensight.id, disebutkan bahwa Meiliana harus menjalani hukuman penjara selama 18 bulan setelah menyampaikan keluhan mengenai volume pengeras suara masjid di Tanjung Balai.

Di sisi lain, sebuah aksi yang dipicu persoalan perizinan gereja di Kabupaten Tangerang disebut melibatkan pelaku yang mengancam warga menggunakan senjata tajam. Kasus tersebut kemudian berakhir dengan perdamaian yang difasilitasi aparat dan FKUB.

Perbandingan kedua kasus tersebut kemudian memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat: bagaimana seharusnya hukum diterapkan terhadap keluhan lisan maupun ancaman fisik, dan apakah keduanya mendapatkan perlakuan yang setara di mata hukum?

Sumber: Istimewa

Address

Jalan Mawar
Denpasar
80223

Telephone

+6282145624032

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Trending Rakyat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Trending Rakyat:

Shortcuts

Share