Info Bali Anyar

Info Bali Anyar •Media Berbagi Informasi Dan Hiburan
•Punya info menarik? Selengkapnya⬇️
linktr.ee/infobalianyar

29/12/2025

Ada yg pernah kesini ton?

Ekspansi toko modern berjejaring semakin masif di Karangasem. Dalam setahun terakhir, persebarannya hampir merata di sel...
06/12/2025

Ekspansi toko modern berjejaring semakin masif di Karangasem. Dalam setahun terakhir, persebarannya hampir merata di seluruh kecamatan, dari pusat kota hingga wilayah desa. Namun di balik pesatnya pertumbuhan tersebut, terdapat fakta yang cukup mengejutkan, Pemkab Karangasem tidak mendapat pemasukan daerah dari perizinan sektor ini.

Hal itu terjadi karena izin usaha toko modern kini sepenuhnya diproses melalui sistem Online Single Submission (OSS) milik pemerintah pusat, tanpa verifikasi berlapis di daerah.

Kepala DPMPTSP Karangasem, I Komang Suarnatha, menyampaikan bahwa izin minimarket kini masuk kategori risiko rendah, sehingga Nomor Induk Berusaha (NIB) dapat terbit otomatis hanya melalui pengisian mandiri pelaku usaha.

“Dulu KBLI 47111 untuk minimarket dan supermarket berada pada kategori risiko menengah rendah. Sekarang sudah berubah menjadi risiko rendah. Artinya, NIB bisa langsung terbit hanya dengan pengisian mandiri oleh pelaku usaha, termasuk penapisan amdalnya yang cukup dicentang,” jelas Suarnatha.

Dengan status tersebut, pelaku usaha cukup mengisi pernyataan tata ruang dan komitmen lingkungan di OSS, kemudian NIB terbit otomatis tanpa proses pendalaman di daerah. Setelahnya barulah dilakukan penapisan PPGSRF melalui Dinas PUPR.

Data Diskop UMKM Perindag Karangasem menunjukkan saat ini terdapat 64 toko modern berjejaring yang sudah beroperasi di delapan kecamatan. Tumbuh pesat dalam kurun satu tahun terakhir, jaringan minimarket kini menjangkau wilayah dari Jalan Veteran, Selat, Rendang, hingga Kubu.

Ekspansi yang masif ini dinilai mulai menekan ruang usaha UMKM lokal, terutama warung tradisional dan toko kelontong yang menjadi penopang ekonomi rakyat.

Di tengah laju penetrasi ritel modern tersebut, Gubernur Bali mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor 6 Tahun 2025 yang menghentikan sementara penerbitan PBG dan izin usaha toko modern berjejaring.

Sumber : baliportalnews.com

Pemkab Badung melalui Dinas Kebudayaan dipastikan kembali akan memberikan bantuan dana ogoh-ogoh kepada sekaa teruna dan...
30/11/2025

Pemkab Badung melalui Dinas Kebudayaan dipastikan kembali akan memberikan bantuan dana ogoh-ogoh kepada sekaa teruna dan yowana.

Tak tanggung-tanggung bantuan ini pun meningkat dari sebelumnya Rp 25 juta, tahun 2026 akan diberikan sebesar Rp 40 juta setiap sekaa.

Bantuan ini rencananya akan diberikan pada Februari 2026.

Kadis Kebudayaan Badung, I Gde Eka Sudarwitha mengakatan, lomba ogoh-ogoh di Kabupaten Badung akan disempurnakan pada tahun 2026.

Penyempurnaan ini dalam hal penggunaan bahan yang ramah lingkungan, arsitek yang asli Kabupaten Badung, dan lainnya yang tetkait dengan kedisiplinan peserta.

“Karena pada tahun 2026 nanti akan ditingkatkan pembiayaannya (bantuan) oleh bapak Bupati Badung, agar pembuatan ogoh-ogoh dalam rangka Bhandana Bhuhkala atau dalam rangka perayaan pengerupukan Nyepi Caka 1948 dapat bermakna,” ujar Sudarwitha, Sabtu (29/11).

Pihaknya menyebutkan, bantuan dana ogoh-ogoh ini dirancang sebesar Rp 40 juta per sekaa teruna dan yowana.

Peningkatan ini hampir 100 persen ini dilakukan lantaran untuk memastikan sekaa teruna dan yowana berkreasi secara totalitas.

“Harapannya agar ogoh-ogoh ini dibuat dengan maksimal sebagai ruang atau media menampilkan kreatifitas dan imajinasi dari sekaa teruna,” ungkapnya.

Selain untuk pembuatannya, bantuan tersebut pun diharapkan dapat menunjang biaya pementasan pagelaran ogoh-ogoh.

Untuk itu Sudarwitha sangat berharap seluruh sekaa teruna maupun yowana siap mengikuti festival yang akan dilaksankan di tingkat kabupaten.

“Supaya tidak ada lagi yang terkendala biaya, meskipun di beberapa daerah justur dana yang dihabiskan jauh dari pada bantuan yang diberikan,” terangnya.

Lebih lanjut mantan Camat Petang ini mengaku, saat ini para sekaa teruna dan yowana diminta untuk mengumpulkan proposal.

Nantinya bantuan pembuatan ogoh-ogoh akan diberikan sekitar Februari 2026.

Sehingga sebelum pengerupukan akan digelar penilaian di masing-masing zona untuk mengikuti lomba di tingkat kabupaten.

sumber: baliexpress.jawapos.com

Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung, Rabu (26/11) menggelar workshop pembuatan ogoh-ogoh di Balai Budaya Giri Nat...
27/11/2025

Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung, Rabu (26/11) menggelar workshop pembuatan ogoh-ogoh di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung.

Kegiatan yang diikuti oleh Sekaa Teruna dan Yowana se-Badung ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda menjelang dilaksanakanya lomba.

Utamanya ogoh-ogoh bukan hanya sebagai karya seni, namun juga sarat filosofi.

Kepala Dinas Kebudayaan Badung, I Gde Eka Sudarwitha menjelaskan, workshop kali ini menghadirkan sejumlah narasumber antaranya AA Gede Agung Rahma Putra yang pendiri Pancer Langit, dan Marmar Herayukti, maestro ogoh-ogoh asal Denpasar.

Kemudian ada juga Nyoman Sungada, seorang pematung es yang karyanya telah mendunia, serta Arif Suciawan, kreator ogoh-ogoh asal Badung yang sudah dikenal luas.

Kehadiran para narasumber ini diharapkan mampu memperluas wawasan dan meningkatkan kualitas karya peserta.

“Pada workshop kali ini membahas empat materi utama. Pertama, teknik pembuatan ogoh-ogoh dari sisi konstruksi. Kedua, dari sisi karakter ogoh-ogoh. Kemudian ketiga, desain seninya. Serta terakhir, garapan keseluruhan karyanya nanti. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan para peserta,” ujar Sudarwitha.

Pihaknya menyebutkan, pelaksanaan Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung tahun 2026 akan tetap mengikuti kriteria tahun 2025, namun dengan sejumlah penyempurnaan.

Penyempurnaan itu, seperti penggunaan bahan ramah lingkungan, termasuk penggunaan undagi atau kreator lokal asal Badung, dan sejumlah hal lainnya.

“Utamanya juga terkait dengan kedisiplinan peserta, agar betul-betul pembuatan ogoh ogoh dibuat oleh Sekaa Teruna dan Yowana, kemudian arsitek atau undaginya adalah dari Kabupaten Badung. Dengan demikian, dapat bermakna dan menjadi ruang kreatif bagi generasi muda, utamanya sekaa teruna dan yowana yang ada di kabupaten badung,” jelasnya.

Terkait lomba ogoh-ogoh tahun 2026, Sudarwitha mengaku, tema lomba tetap menggunakan “Bhandana Bhuhkala”.

Sumber : baliexpress.jawapos.com

Pemkot Denpasar akan melakukan penataan sempadan sungai pasca banjir bandang yang melanda Kota Denpasar dan sekitarnya p...
26/11/2025

Pemkot Denpasar akan melakukan penataan sempadan sungai pasca banjir bandang yang melanda Kota Denpasar dan sekitarnya pada 10 September lalu.
Satu di antaranya yang ditata adalah sempadan di kawasan pertokoan Jalan Sulawesi.
Apalagi saat banjir tersebut, beberapa bangunan toko yang ada di pinggir Tukad Badung itu roboh hingga menyebabkan korban jiwa.
Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan saat rapat semua pemilik toko siap menggeser toko sejauh tiga meter dari sungai.

Bahkan menurutnya, pembongkaran akan dilakukan secara mandiri.
“Untuk Jalan Sulawesi dari hasil rapat, 38 (pemilik toko) siap bongkar sendiri dan mundur tiga meter,” kata Jaya Negara, Selasa 25 November 2025.

Ia pun menyebut, semua pemilik toko telah melakukan penandatanganan kesepakatan.
Pihaknya menargetkan, penataan ini sudah bisa dilakukan mulai Tahun Anggaran (TA) 2026.
“Tentunya akan dilaksanakan tahun 2026. Karena untuk fasilitas pendukung baru ada anggaran di 2026,” imbuhnya.

Sebagai kompensasi, Pemkot akan membuatkan taman di depannya.

"Untuk kompensasinya kami akan membuatkan taman di depannya, jalan yang bagus. Nanti ditata, kami akan tata di sana agar memiliki value, misalkan malam jadi pasar, berubah,” imbuhnya.
Pemkot juga akan membuat beberapa kegiatan di tempat itu. Meski demikian, pihaknya masih mengkaji terkait keberadaan Hotel Raya. Mengingat, hotel tersebut meskipun melanggar sempadan namun memiliki izin.

Sumber : Tribunbali.com

Kepala Kepolisian Sektor Denpasar Barat, Kompol Laksmi Trisnadewi buka suara terkait sejumlah hal mengenai kasus meningg...
21/10/2025

Kepala Kepolisian Sektor Denpasar Barat, Kompol Laksmi Trisnadewi buka suara terkait sejumlah hal mengenai kasus meninggalnya Timothy Anugerah Saputra (22), mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana.
Kapolsek Denbar menegaskan bahwa korban jatuh dari Lantai 4 gedung FISIP, pihaknya meluruskan berbagai spekulasi atau informasi simpang siur yang beredar di masyarakat karena ada yang menyebut korban terjatuh dari Lantai 2 saat kejadian pada Rabu 15 Oktober 2025.
"Kami luruskan bahwa korban Timothy Anugerah Saputra jatuh dari Lantai 4," ujar Kompol Laksi Trisnadewi saaat memberikan keterangan kepada awak media di Polsek setempat, Denpasar, Bali pada Senin 20 Oktober 2025.

Kompol Laksmi juga menjelaskan mengenai rekaman CCTV dan keberadaan saksi mata, yang kerap menjadi pertanyaan publik.

Bahwa pihaknya menyebut adanya rekaman CCTV di area Lobi gedung yang merekam momen kedatangan korban serta momen korban jatuh di bawah, akan tetapi disayangkan CCTV di Lantai 4 ternyata rusak.
Sehingga ini menjadi pekerjaan rumah dan teka teki berlanjut ketika CCTV di Lantai 4 tempat kejadian perkara (TKP) ternyata dalam kondisi rusak.

Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan kampus dan mendapatkan informasi bahwa kerusakan CCTV tersebut sudah terjadi sejak sekitar tahun 2023.

"Memang benar tidak ada CCTV yang merekam di lantai 4 karena rusak dari tahun 2023, namun CCTV di lobi pada saat korban datang kemudian pada saat korban terjatuh itu ada. Jadi terekam CCTV pada saat korban masuk gedung, CCTV yang sama juga merekam korban saat terjatuh," jelasnya.

Selain itu, kompol Laksmi menyebutkan tidak ada saksi yang melihat langsung saat korban diduga melompat atau terjatuh, pihak kepolisian menemukan adanya saksi yang melihat aktivitas korban di Lantai 4.

"Saksi yang melihat pada saat korban keluar dari lift di Lantai 4 itu ada. Kemudian berjalan dan korban duduk di lokasi di mana terakhir ditemukan tas dan sepatu miliknya," kata Kompol Laksmi.

Selengkapnya di tribunbali.com

20/10/2025

Cakep 🥰

kalo mau dapet harga khusus bisa hubungi aku yaa wa : 0895 3600 68173
karena bakalan dapatt HARGA KHUSUS!! KHUSUS KALIAN DI WILAYAH DENPASAR YAAA!!
untuk kalian di luarr wilayahh denpasar, atau luar p**au bisa klik link dibawahh yaa!!
https://shopee.co.id/alitayen401?tab=shop

AKU TUNGGU CHAT DARI KALIANN!!

Manajemen Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park buka suara soal pembangunan tembok yang dinilai menyulitkan akses war...
24/09/2025

Manajemen Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park buka suara soal pembangunan tembok yang dinilai menyulitkan akses warga. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali sebelumnya memberikan peringatan kepada pengelola GWK agar membongkar tembok tersebut.

Manajemen GWK menegaskan pembangunan tembok tersebut sebelumnya telah dibicarakan kepada masyarakat. Mereka telah melakukan sosialisasi dan surat pemberitahuan pemagaran pada 30 April dan 10 Juli 2024.

"Pemagaran yang dilakukan oleh pihak GWK sudah terlebih dahulu dilakukan dengan sosialisasi rencana kegiatan pemagaran kepada masyarakat, yakni dengan adanya Surat Pemberitahuan Pelaksanaan Pemagaran pada tanggal 30 April 2024 dan 10 Juli 2024," ujar manajemen GWK dalam keterangan tertulis kepada detikBali Rabu (24/9/2025) malam.

Pemagaran kemudian dilaksanakan pada 10-20 September 2024 di atas tanah milik PT Garuda Adhimatra Indonesia atau Garuda Wisnu Kencana. Sehingga, GWK memang berwenang untuk memasang tembok pembatas tersebut.

"Pemagaran yang dilakukan oleh pihak GWK dilakukan di atas tanah milik PT Garuda Adhimatra Indonesia (GAIN) sehingga pihak GWK dalam hal ini berkapasitas untuk melakukan pendirian pagar tersebut," jelasnya.

Manajemen GWK menegaskan akses jalan kepada masyarakat merupakan kewajiban pemerintah. Namun, GWK siap membantu jika dibutuhkan.

"Akses jalan kepada masyarakat merupakan salah satu ranah dan kewenangan pemerintah. Demikian p**a terhadap hal tersebut, pihak GWK tetap siap berkontribusi untuk mendukung pemerintah khususnya dalam mencari solusi untuk penyediaan akses jalan tersebut," jelas manajemen GWK.

Diberitakan sebelumnya, DPRD Bali mendesak pengelola objek wisata GWK Cultural Park segera membongkar tembok yang dinilai menyulitkan akses warga sekitar dalam beraktivitas. Wakil Ketua DPRD Bali, I Wayan Disel Astawa, memberi waktu selama satu pekan bagi GWK membongkar tembok tersebut.

"Hal-hal yang menyangkut kepentingan masyarakat lokal di situ harus segera dibuka," kata Disel saat ditemui di Kantor DPRD Bali seusai rapat bersama pihak desa dan perwakilan GWK, Senin (22/9/2025).

Disel menyebut akses jalan warga yang ditembok itu sudah berjalan satu tahun. Ia menuturkan warga juga telah berkomunikasi dengan baik kepada pihak GWK dan berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Negara (BPN) mengenai surat tanah di jalan tersebut.

"Kalau seandainya tidak dibuka, kami DPR bersama Satpol PP, Biro Aset, Pemkab (Badung), bersama masyarakat membuka tembok itu untuk digeser ke timur sehingga kegiatan masyarakat merasa nyaman," jelas anggota dewan asal Ungasan itu.

Menurut pengakuan dari pihak GWK, tembok tersebut dibangun untuk pengamanan. Namun, ketika dicek dokumen tanah di jalan tersebut merupakan badan jalan yang telah dibuat oleh masyarakat sejak 2007.

"Dan Pemkab Badung waktu saya jadi DPR (Badung) bahwa sudah diaspal itu, kenapa baru sekarang ditutup," cecar Disel.

Ia menegaskan penutupan jalan itu melanggar Undang-Undang Agraria Nomor 60 dan perundangan turunan lainnya. "Pertemuan ini semoga menghasilkan yang terbaik sekaligus didengar oleh Bapak Presiden kita karena Alam Sutera (pengelola GWK) ini ada kantornya di pusat. Harapan saya segera ditindaklanjuti karena ini menyangkut kepentingan masyarakat," tandas politikus Partai Gerindra itu.
Sumber. : detik.com

Satu video menunjukkan Sekretaris Daerah (Sekda) Bali Dewa Made Indra memarahi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Bali ...
21/09/2025

Satu video menunjukkan Sekretaris Daerah (Sekda) Bali Dewa Made Indra memarahi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Bali melalui rapat daring.
Dalam video berdurasi 5 menit 8 detik itu, Indra menyebut Pemprov Bali dihujat habis-habisan setelah beredarnya informasi soal imbauan donasi bagi ASN.

Ia mengatakan dirinya sampai harus mengeluarkan pernyataan resmi terkait hal tersebut. Indra lalu mempertanyakan kepada pihak yang memposting informasi donasi itu ke publik.

"Kehormatan apa yang kalian dapatkan dengan dara begitu," ujar Indra dikutip detikBali dalam video tersebut, Minggu (21/9/2025).

Indra menegaskan kemarahannya sebagai bentuk kekecewaan seorang orang tua terhadap anaknya, yakni para ASN. Ia meminta seluruh pegawai memahami maksud dari ucapannya itu.

"Membawa urusan rumah tangga ke luar itu tidak beradab," sambung Indra.

Ia juga menyinggung penggunaan media sosial oleh ASN. Menurutnya, 90 persen ASN Pemprov Bali aktif menggunakan berbagai platform, namun sebagian besar tidak cakap memanfaatkannya.

"Harus dibedakan antara bisa dan cakap," ucapnya.

Gubernur Bali Wayan Koster menanggapi beredarnya video tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan Sekda Indra bukanlah kemarahan, melainkan bentuk pembinaan kepada ASN.

"Tidak benar. Sekda melakukan pembinaan, karena Sekda adalah pembina kepegawaian Pemprov Bali," kata Koster kepada detikBali.

Sumber : detikbali.com

Sebanyak 15 pendaki dilaporkan digigit anjing liar saat mendaki Gunung Batukaru, Tabanan, hari ini. Kasus ini viral dibi...
21/09/2025

Sebanyak 15 pendaki dilaporkan digigit anjing liar saat mendaki Gunung Batukaru, Tabanan, hari ini. Kasus ini viral dibicarakan di media sosial.

Dinas Kesehatan Tabanan bergerak cepat dengan melakukan koordinasi lintas sektor. Kepala Dinas Kesehatan Ida Bagus Surya Wira Andi, menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan 20 puskesmas di seluruh wilayah Tabanan, termasuk RSUD Tabanan, RSUD Singasana, rumah sakit swasta, serta fasilitas kesehatan lainnya.

"Hingga saat ini, lima orang korban tercatat sudah mendapatkan pelayanan di UGD Puskesmas Pupuan I. Mereka ditangani dengan prosedur standar yakni pencucian luka menggunakan air mengalir dan sabun selama 10-15 menit guna mengurangi risiko infeksi serta menonaktifkan potensi virus rabies dari air liur anjing," jelas Surya Wira Andi, Minggu (21/9/2025).

Para korban juga langsung diberikan Vaksin Anti Rabies (VAR). Dari pantauan Dinas Kesehatan, hingga kini belum ada tambahan pasien gigitan anjing yang dirujuk ke UGD RSUD Tabanan, UGD RSUD Singasana, maupun fasilitas kesehatan lainnya.

"Meski demikian, seluruh fasilitas kesehatan tetap siaga," imbuhnya.

Selain penanganan medis, Dinas Kesehatan Tabanan juga berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk melacak anjing yang menggigit para pendaki.

"Jika memungkinkan, pemeriksaan otak anjing akan dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya virus rabies," tegasnya.

Surya Wira Andi menambahkan pihaknya terus memantau perkembangan kasus ini dan memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan kesehatan.

Sumber : detikbali.com

Address

Denpasar

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Info Bali Anyar posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share