17/11/2025
Studi terbaru Universitas Harvard menempatkan Indonesia di posisi teratas sebagai negara dengan tingkat kesejahteraan psikologis (flourishing) tertinggi di dunia, mengungguli Amerika Serikat maupun negara-negara maju lainnya. Penelitian berjudul Global Flourishing Study yang dipublikasikan di jurnal Nature Mental Health itu melibatkan lebih dari 203 ribu responden di 22 negara dan menilai indikator seperti kesehatan, kebahagiaan, tujuan hidup, karakter, hubungan sosial, stabilitas finansial, serta spiritualitas. Indonesia mencatat skor 8,3, disusul Israel (7,87), Meksiko (7,64), dan Polandia (7,55), sementara AS berada di urutan ke-12 dan Inggris ke-20.
Para peneliti menyebutkan bahwa temuan tersebut menunjukkan bahwa kesejahteraan tidak hanya ditentukan oleh kekayaan maupun kondisi fisik, tetapi juga oleh kedalaman makna hidup dan kualitas hubungan antarmanusia. Negara-negara maju cenderung memiliki keunggulan dalam aspek finansial, namun lemah pada sisi spiritualitas dan ikatan sosial. Sebaliknya, masyarakat Indonesia dinilai memiliki relasi sosial yang erat dan karakter pro-sosial yang kuat, yang dianggap berkontribusi besar terhadap tingginya tingkat kebahagiaan dan kesejahteraan kolektif.
Sementara itu, Jepang tercatat berada di peringkat terbawah dengan skor 5,89. Rendahnya nilai tersebut dikaitkan dengan minimnya hubungan interpersonal dan kurangnya dukungan emosional di lingkungan sosial masyarakat Jepang. Temuan ini menegaskan kembali bahwa faktor sosial dan emosional memainkan peran penting dalam membentuk kesejahteraan psikologis suatu negara.