21/05/2026
“Penumpang Terakhir”
Malam itu hujan turun deras di kota kecil dekat hutan pegunungan.
Jam menunjukkan pukul 01.13 dini hari.
Arman, seorang sopir taksi online, baru saja mengantar penumpang terakhirnya. Ia berniat pulang karena jalanan mulai sepi dan bensin hampir habis.
Saat melewati jalan tua yang jarang dilewati orang, lampu mobilnya menangkap sosok perempuan berdiri sendirian di pinggir jalan.
Gaun putihnya basah terkena hujan.
Rambutnya panjang menutupi wajah.
Arman sempat ragu berhenti.
Tapi perempuan itu perlahan mengangkat tangan… meminta tumpangan.
“Pak… bisa antar saya pulang?”
Suaranya pelan sekali.
Arman membuka pintu belakang.
Sejak perempuan itu masuk, suasana mobil berubah dingin.
Kaca mulai berembun sendiri.
Anehnya… dari kaca spion, Arman tidak bisa melihat wajah perempuan itu dengan jelas.
Sepanjang perjalanan, perempuan itu hanya diam sambil menunduk.
Lalu tiba-tiba…
“Pak… jangan lihat ke belakang.”
Jantung Arman langsung berdegup keras.
Ia mencoba fokus menyetir.
Namun rasa penasaran membuatnya perlahan melirik kaca spion tengah.
Kosong.
Kursi belakang kosong.
Padahal beberapa detik sebelumnya perempuan itu masih ada.
Mendadak—
“PAK… JANGAN LIHAT KE BELAKANG.”
Suara itu kini tepat di telinga Arman.
Padahal tidak ada siapa-siapa di sampingnya.
Mobil langsung oleng.
Ban berdecit keras di jalan basah.
Arman panik dan menginjak rem sekuat tenaga.
BRAKKK!
Mobil berhenti tepat sebelum jurang kecil di sisi jalan.
Napasnya memburu.
Tubuhnya gemetar.
Saat ia menoleh pelan ke kursi belakang…
Perempuan itu sudah duduk di sana.
Wajahnya pucat.
Matanya hitam pekat.
Dan lehernya miring tidak wajar.
Lalu perempuan itu berbisik—
“Rumah saya… di bawah sana…”
Perempuan itu menunjuk ke arah jurang.
Esok paginya, warga menemukan mobil Arman terparkir kosong di pinggir jalan.
Mesin masih menyala.
Tapi Arman… hilang tanpa jejak.
Sejak malam itu, warga sekitar percaya…
Kadang masih ada taksi yang lewat sendiri di jalan tersebut saat hujan turun.
Dan di kursi belakangnya…
Ada penumpang terakhir yang belum sampai rumah.