Berita Bali

Berita Bali Berbagi informasi apa saja tentang Bali

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Belumbang, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, mendapat pelatihan mengenai pemasaran d...
11/08/2026

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Belumbang, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, mendapat pelatihan mengenai pemasaran digital (digital marketing) dan English for Tourism, Sabtu (8/8/2026). Pelatihan ini digelar Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana sebagai bagian dari Program Udayana Mengabdi 2026.

Kegiatan yang dikelola Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana tersebut mengangkat tema "Transformasi Promosi Desa Wisata melalui Digital Marketing dan English for Tourism bagi Pokdarwis Desa Belumbang". Pelatihan diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pengelola desa wisata dalam memanfaatkan media digital sekaligus berkomunikasi dengan wisatawan mancanegara.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Putu Laksmita Dewi Rahmayanti, S.E., M.M., mengatakan Desa Belumbang memiliki sejumlah potensi wisata yang dapat dikembangkan, di antaranya bentang alam persawahan, aliran sungai, serta suasana pedesaan yang masih asri. Potensi tersebut, menurutnya, perlu diimbangi dengan kemampuan promosi dan pelayanan yang sesuai dengan perkembangan perilaku wisatawan.

"Saat ini wisatawan lebih banyak mencari informasi destinasi melalui platform digital. Karena itu, Pokdarwis perlu memiliki kemampuan memanfaatkan digital marketing sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada wisatawan mancanegara," ujarnya.

Materi mengenai strategi digital marketing disampaikan Prof. Dr. Dra. I Gusti Ayu Ketut Giantari, M.Si., Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Pemasaran Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. Materi mencakup pemanfaatan media sosial, penyusunan konten, serta penguatan citra destinasi dalam memperkenalkan potensi desa wisata kepada calon wisatawan.

Sementara materi English for Tourism disampaikan I Gusti Ayu Dewi Adnyani, S.E., M.Si. Peserta mendapatkan materi mengenai komunikasi praktis yang dapat digunakan dalam memberikan informasi dan melayani wisatawan mancanegara.

Menurutnya, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu keterampilan yang dapat menunjang pengelolaan desa wisata, terutama dalam menyampaikan informasi mengenai destinasi, aktivitas wisata, maupun kebutuhan wisatawan selama berada di lokasi.

Pelatihan juga diisi dengan diskusi interaktif. Peserta membahas pemanfaatan media sosial untuk promosi, pengelolaan konten digital, serta berbagai kendala yang dihadapi Pokdarwis ketika berkomunikasi dengan wisatawan asing.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Belumbang. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan Pokdarwis diharapkan dapat memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola serta memperkenalkan potensi wisata desa. Program ini sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Program Udayana Mengabdi 2026.

๐’๐ž๐ฅ๐ž๐ง๐ ๐ค๐š๐ฉ๐ง๐ฒ๐š ๐๐ข ๐ฐ๐ฐ๐ฐ.๐๐ฎ๐ฌ๐š๐๐š๐ฅ๐ข.๐œ๐จ๐ฆ

Reporter NusaBali : Maha Dwija Santya
๐Ÿ“ท: IST

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman berjanji melakukan pembenahan setelah skuad Garuda gagal melaju ke semifinal Piala...
11/08/2026

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman berjanji melakukan pembenahan setelah skuad Garuda gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Herdman memastikan Timnas Indonesia akan kembali dengan semangat baru setelah tersingkir dari turnamen tersebut.

"Kami akan membenahi semua itu dan kembali dengan semangat baru, benar-benar semangat yang baru," kata Herdman dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (8/8).

Timnas Indonesia harus angkat koper dari Piala AFF 2026 setelah ditahan imbang 1-1 oleh Singapura pada pertandingan terakhir Grup B di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8).

Herdman mengakui hasil tersebut mengecewakan. Namun, dia menilai Timnas Indonesia sebenarnya tampil dominan sepanjang pertandingan. Menurut pelatih asal Inggris itu, skuad Garuda memiliki penguasaan bola dan kontrol permainan yang cukup baik serta menciptakan sejumlah peluang.

"Kami memiliki cukup peluang untuk memenangkan pertandingan itu. Kami memiliki cukup penguasaan bola, cukup kontrol, dan terkadang dewa sepak bola tidak akan memberi apa yang kami inginkan," ujarnya.

Herdman juga sempat menyinggung kepemimpinan wasit dalam pertandingan tersebut. Namun, dia memilih tidak memperpanjang persoalan tersebut. Menurut dia, terus membahas keputusan wasit hanya akan membuat dirinya berada dalam masalah.

Di sisi lain, Herdman menilai Singapura mampu memberikan perlawanan melalui pertahanan yang terorganisasi dengan baik.

Kegagalan di Piala AFF 2026 menjadi bahan evaluasi bagi Herdman dan para pemain Timnas Indonesia. Dia mengatakan salah satu pelajaran penting yang harus dipetik ialah bagaimana mengendalikan emosi dan tetap fokus menjalankan tugas di lapangan.

Menurut Herdman, sebagian besar pemain sudah menjalankan tugas dengan baik. Tom Haye dan kawan-kawan juga dinilai telah berusaha maksimal, tetapi belum mampu mencetak gol kedua yang dibutuhkan untuk memenangkan pertandingan.

Para pemain, lanjut Herdman, juga menyadari adanya sejumlah kesalahan kecil yang merugikan tim. "Hal-hal (kesalahan kecil) itu tidak akan lagi kita lihat pada turnamen mendatang," katanya.

Herdman berharap masyarakat tetap bersabar menantikan trofi pertama Timnas Indonesia di bawah kepemimpinannya. Setelah Piala AFF 2026, skuad Garuda akan kembali bersiap menghadapi FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September-Oktober 2026.

Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan India. Herdman pun tidak sabar kembali menghadapi Singapura pada turnamen tersebut setelah pertemuan di Piala AFF berakhir dengan kegagalan Indonesia melaju ke semifinal. "Saya sudah tidak sabar untuk kembali menghadapi Singapura. Saat itu pasti akan tiba," ujarnya.

FIFA ASEAN Cup menjadi kesempatan bagi Herdman dan anak asuhnya untuk memperbaiki sejumlah kekurangan sekaligus membangun kembali kepercayaan diri setelah kegagalan di Piala AFF 2026.

๐’๐ž๐ฅ๐ž๐ง๐ ๐ค๐š๐ฉ๐ง๐ฒ๐š ๐๐ข ๐ฐ๐ฐ๐ฐ.๐๐ฎ๐ฌ๐š๐๐š๐ฅ๐ข.๐œ๐จ๐ฆ

Antara
๐Ÿ“ท: IST

Buleleng Festival (Bulfest) 2026 bakal dikemas berbeda dari gelaran sebelumnya. Pemkab Buleleng mengusung konsep vintage...
11/08/2026

Buleleng Festival (Bulfest) 2026 bakal dikemas berbeda dari gelaran sebelumnya. Pemkab Buleleng mengusung konsep vintage untuk menghidupkan kembali suasana Buleleng tempo dulu melalui ornamen, warna, musik, hingga kuliner yang akan ditampilkan di kawasan Titik Nol Singaraja.

Bulfest 2026 dijadwalkan berlangsung 18-23 Agustus 2026. Persiapan di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Titik Nol Singaraja, mulai dilakukan dengan pemasangan tenda dan berbagai perlengkapan festival.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan konsep vintage dipilih untuk menghadirkan kembali nuansa kehidupan masa lalu Buleleng. Konsep tersebut akan diterapkan secara menyeluruh, termasuk pada dekorasi dan pilihan warna yang dibuat bernuansa jadul.

โ€œKonsepnya vintage, kembali ke zaman dulu. Makanya semua ornamen lebih ke arah zaman dulu, termasuk warna-warna vintage,โ€ ujar Bupati Sutjidra, Senin (10/8/2026).

Bupati Sutjidra mengatakan panggung Bulfest tahun ini tidak diarahkan pada pertunjukan musik dengan suara keras dan konsep yang terlalu hingar-bingar. Musik yang disajikan akan lebih lembut agar sesuai dengan karakter festival yang ingin dibangun. โ€œTidak akan ada lagi musik-musik keras dan sebagainya. Soft semua nanti. Buleleng yang tenang ini,โ€ katanya.

Konsep tempo dulu juga diterapkan pada sektor kuliner. Pemkab Buleleng melakukan kurasi terhadap makanan yang akan ditampilkan dengan mengangkat sejumlah kuliner yang identik dengan kehidupan masyarakat pada masa lalu.

Beberapa di antaranya laklak kelor, jukut undis, dan berbagai jajanan tradisional. Kuliner tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sajian bagi pengunjung, tetapi juga memperkenalkan kembali makanan khas Buleleng kepada generasi muda.

Salah satu konsep yang turut dihidupkan adalah dagang patokan, yakni model pedagang kecil yang mengelola sendiri seluruh aktivitas jual beli tanpa tenaga pembantu. Konsep ini direncanakan hadir di kawasan festival pada sore hingga malam hari.

Menurut Bupati Sutjidra, dagang patokan merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Buleleng pada masa lalu. Namun, istilah tersebut belakangan memiliki konotasi negatif karena dahulu banyak pedagang yang baru mulai berjualan pada malam hari dan dilengkapi dengan layanan lain.

Melalui Bulfest, konsep tersebut ingin dikembalikan dalam makna yang lebih positif. Pedagang kecil akan diberi ruang berjualan dengan menu sederhana seperti kopi, teh, pisang goreng, dan laklak.

Bupati Sutjidra mengatakan pengemasan Bulfest dengan nuansa tempo dulu tidak terlepas dari penataan kawasan Titik Nol Kota Singaraja. Kawasan tersebut ingin dijadikan ruang untuk mengenalkan kembali perjalanan sejarah Buleleng kepada masyarakat.

Menurutnya, Buleleng memiliki jejak sejarah panjang sebagai salah satu pusat perdagangan, pendidikan, dan kebudayaan di Bali. Buleleng juga pernah menjadi bagian penting dari kawasan Sunda Kecil yang mencakup Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. โ€œYang ingin kita sampaikan kepada anak-anak muda bahwa mereka baru paham bahwa Buleleng itu pernah seperti ini. Jejak-jejaknya masih ada,โ€ ujar bupati asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.

Karena itu, konsep vintage dalam Bulfest tidak hanya diterapkan untuk kebutuhan dekorasi. Pemkab ingin suasana festival sekaligus menjadi sarana mengenalkan kembali identitas Buleleng melalui unsur yang dekat dengan kehidupan masyarakat, seperti musik, makanan, dan aktivitas ekonomi tradisional.

๐’๐ž๐ฅ๐ž๐ง๐ ๐ค๐š๐ฉ๐ง๐ฒ๐š ๐๐ข ๐ฐ๐ฐ๐ฐ.๐๐ฎ๐ฌ๐š๐๐š๐ฅ๐ข.๐œ๐จ๐ฆ

Reporter NusaBali : Lilik
๐Ÿ“ท: Lilik

Siswi kelas X SMAS Kristen Harapan Denpasar, Stephanie Yuki Samantha, mencatat prestasi gemilang dalam Jenius National S...
11/08/2026

Siswi kelas X SMAS Kristen Harapan Denpasar, Stephanie Yuki Samantha, mencatat prestasi gemilang dalam Jenius National Sains Competition (JNSC) 2026 tingkat regional/provinsi Bali yang digelar Minggu (9/8/2026).

Tanpa persiapan khusus, Stephanie berhasil memborong empat medali dari empat bidang studi yang diikutinya.

Stephanie meraih dua medali emas pada bidang Ekonomi dan Bahasa Indonesia. Sementara dua medali perak diperolehnya dari bidang Sejarah dan Pengetahuan Umum.

Capaian tersebut sekaligus membuka peluang bagi Stephanie untuk mengikuti tahap akhir kompetisi di Jakarta bersama para peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Ditemui NusaBali didampingi wali kelasnya di sekolah, Senin (10/8/2026) siang, Stephanie mengaku terkejut sekaligus senang dengan hasil yang diraihnya. Dia menyebut persiapannya relatif singkat dan tidak mengikuti bimbingan belajar tambahan.

โ€œSenang sekali dan tidak menyangka bisa meraih hasil ini. Saya tidak ada persiapan khusus, waktunya juga singkat hanya sekitar satu minggu. Jadi saya cuma memanfaatkan waktu untuk rajin membaca buku sekolah dan jurnal,โ€ ujar Stephanie.

Stephanie sengaja mengikuti empat bidang studi sekaligus untuk memanfaatkan kuota pendaftaran yang tersedia. Tantangan lainnya, soal-soal yang diberikan memiliki karakteristik cukup panjang sehingga peserta dituntut teliti dalam memahami setiap pertanyaan.

Pada bidang Sejarah, misalnya, peserta menghadapi materi mengenai revolusi persenjataan kemiliteran. Sementara pada bidang Ekonomi, materi yang diujikan antara lain perkembangan sistem perdagangan, mulai dari barter hingga penggunaan uang.

Meski persiapannya singkat, Stephanie memiliki pengalaman mengikuti kompetisi sebelumnya. Saat masih duduk di bangku SMP, dia pernah meraih juara nasional dalam lomba menulis.

Pengalaman tersebut mendorongnya kembali menantang kemampuan diri melalui kompetisi akademik. Stephanie berharap prestasinya dapat memotivasi teman-teman sebayanya untuk berani mencoba berbagai hal baru.

Wali Kelas Stephanie, Nunung, mengapresiasi inisiatif siswinya yang secara mandiri mengikuti kompetisi sekaligus mengukur kemampuan akademiknya.

โ€œSekolah sangat senang karena murid berusaha sendiri untuk terus mengaktualisasikan dirinya dan berkompetisi,โ€ ungkap Nunung.

Sebagai bentuk apresiasi, pihak sekolah akan mengumumkan prestasi Stephanie secara resmi di hadapan siswa lainnya dalam kegiatan ibadah sekolah.

Nunung mengatakan sekolah juga siap memberikan pendampingan guru maupun bimbingan belajar apabila Stephanie kembali mengikuti kompetisi. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu Stephanie mempersiapkan diri lebih matang untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

Kebanggaan juga disampaikan ayah Stephanie, Firdaus. Melalui pesan tertulis, Senin (10/8/2026) siang, dia mengaku terkejut sekaligus bangga atas prestasi putrinya.

โ€œJujur saya bangga dan terkejut mendengar kabar ini. Semoga pencapaian Stephanie bisa menjadi contoh yang baik dan menular ke adik-adiknya kelak,โ€ pungkas Firdaus.

๐’๐ž๐ฅ๐ž๐ง๐ ๐ค๐š๐ฉ๐ง๐ฒ๐š ๐๐ข ๐ฐ๐ฐ๐ฐ.๐๐ฎ๐ฌ๐š๐๐š๐ฅ๐ข.๐œ๐จ๐ฆ

Reporter NusaBali : Difan
๐Ÿ“ท: Difan

Ni Putu Wulan Dewi Puspa Sari dinobatkan sebagai Duta Intelligence Culture (DIC) 2026. Ia mengemban misi menyinergikan p...
11/08/2026

Ni Putu Wulan Dewi Puspa Sari dinobatkan sebagai Duta Intelligence Culture (DIC) 2026. Ia mengemban misi menyinergikan perkembangan teknologi dengan pelestarian budaya dalam mendukung pengembangan pariwisata Bali.
Prosesi pengukuhan secara resmi dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.

Penobatan yang diselenggarakan DIC Organization bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata RI serta melibatkan KBRI dan KJRI di sejumlah negara Asia itu berlangsung di Living World Denpasar, Sabtu (25/7). Ajang tersebut mengusung tema โ€˜Mother Land of Baliโ€™, yang memaknai kekayaan kebudayaan sebagai warisan yang lahir dari tanah Ibu Pertiwi, khususnya dalam upaya melestarikan dan memperkenalkan warisan leluhur Bali ke kancah global.

Melalui penobatan tersebut, Wulan diharapkan menjadi representasi generasi muda yang mampu menghadirkan inovasi di sektor pariwisata tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal.

Sebagai Duta Intelligence Culture 2026, Wulan mengemban sejumlah tugas, mulai dari merancang program pengembangan pariwisata berbasis digital hingga memperluas promosi Bali di tingkat nasional dan internasional melalui pemanfaatan teknologi.

Siswi kelas X SMA Taman Rama Denpasar asal Ubung Kaja, Denpasar Utara, itu mengatakan kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk mendukung perkembangan sektor pariwisata sekaligus memperkenalkan budaya Bali kepada masyarakat yang lebih luas.

โ€œSaya ingin mewujudkan dan menerapkan program pengembangan pariwisata Bali, serta mengeksekusi inovasi strategis berbasis digital dan teknologi untuk memperluas jangkauan pariwisata Bali di kancah global,โ€ ujarnya, Senin (10/8).

Gadis kelahiran 13 September 2011 itu menilai kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga identitas budaya Bali. Karena itu, pemanfaatan teknologi tidak boleh menggeser nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

โ€œTeknologi harus menjadi sarana untuk melestarikan sekaligus mempromosikan kebudayaan khas Bali kepada wisatawan domestik maupun mancanegara,โ€ katanya.

Wulan berharap kehadirannya sebagai Duta Intelligence Culture 2026 dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berperan aktif membangun daerah melalui perpaduan kecerdasan, kreativitas, dan kepedulian terhadap budaya.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menghadirkan inovasi yang tetap berlandaskan nilai-nilai lokal sehingga pembangunan pariwisata Bali dapat berjalan secara berkelanjutan.

Dalam cuplikan video penobatan, terlihat momen penyematan mahkota kepada Wulan sebagai simbol dimulainya amanah baru yang diembannya. Prosesi tersebut disertai pesan optimisme bahwa kolaborasi antara kecerdasan teknologi dan kekayaan budaya dapat membawa pariwisata Bali menuju era yang lebih inovatif dan berdaya saing, namun tetap berakar pada tradisi.

๐’๐ž๐ฅ๐ž๐ง๐ ๐ค๐š๐ฉ๐ง๐ฒ๐š ๐๐ข ๐ฐ๐ฐ๐ฐ.๐๐ฎ๐ฌ๐š๐๐š๐ฅ๐ข.๐œ๐จ๐ฆ

Reporter NusaBali : Adi Putra
๐Ÿ“ท: IST

Pemerintah Kota Denpasar terus mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari upaya mempe...
11/08/2026

Pemerintah Kota Denpasar terus mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari upaya memperluas layanan administrasi kependudukan berbasis digital. Hingga 9 Agustus 2026, jumlah warga yang telah mengaktifkan IKD mencapai 74.851 orang.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata, Senin (10/8), mengatakan capaian tersebut setara dengan 14,2 persen dari total 527.106 penduduk yang telah melakukan perekaman KTP elektronik di Kota Denpasar.

Menurutnya, aktivasi IKD terus didorong melalui berbagai strategi, termasuk pelayanan jemput bola ke masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat peningkatan cakupan kepemilikan IKD di seluruh wilayah Denpasar.

Berdasarkan data Disdukcapil, Kecamatan Denpasar Utara menjadi wilayah dengan capaian aktivasi IKD tertinggi, yakni 23.575 orang atau 17,54 persen. Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Denpasar Timur sebanyak 15.692 orang atau 16,3 persen, disusul Kecamatan Denpasar Barat dengan 19.962 orang atau 13,36 persen.

Sementara itu, Kecamatan Denpasar Selatan masih mencatat cakupan terendah, yakni 15.622 penduduk atau 10,63 persen. Wilayah ini menjadi salah satu fokus percepatan aktivasi karena memiliki jumlah penduduk yang relatif padat.

Di tingkat desa dan kelurahan, Kelurahan Peguyangan Kaja menjadi wilayah dengan persentase aktivasi IKD tertinggi, mencapai 2.416 penduduk atau 31,67 persen. Selanjutnya Kelurahan Dangin Puri Kauh sebanyak 1.422 orang atau 24,94 persen, serta Desa Penatih Dangin Puri dengan 1.519 orang atau 23,11 persen.

Dewa Juli menjelaskan, pihaknya terus menggencarkan pelayanan jemput bola, khususnya di kawasan permukiman padat di Kecamatan Denpasar Barat dan Denpasar Selatan. Selain itu, Disdukcapil juga mereplikasi pola percepatan yang sebelumnya berhasil diterapkan di Kecamatan Denpasar Utara agar capaian aktivasi IKD di kecamatan lain dapat meningkat lebih cepat.

โ€œDenpasar Selatan menjadi perhatian karena jumlah penduduknya cukup besar sehingga memerlukan pendekatan yang lebih intensif. Kami terus melakukan pelayanan jemput bola dan menerapkan strategi yang telah berhasil di Denpasar Utara untuk mempercepat aktivasi IKD,โ€ ujar Artabrata.

Aktivasi IKD saat ini juga menjadi salah satu pendukung dalam penguatan layanan administrasi kependudukan secara digital, sekaligus menunjang berbagai program pemerintah yang memerlukan validitas data kependudukan.

๐’๐ž๐ฅ๐ž๐ง๐ ๐ค๐š๐ฉ๐ง๐ฒ๐š ๐๐ข ๐ฐ๐ฐ๐ฐ.๐๐ฎ๐ฌ๐š๐๐š๐ฅ๐ข.๐œ๐จ๐ฆ

Reporter NusaBali : Miasa
๐Ÿ“ท: IST

SMAN Bali Mandara kembali menunjukkan dominasinya dalam lomba gerak jalan serangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupa...
11/08/2026

SMAN Bali Mandara kembali menunjukkan dominasinya dalam lomba gerak jalan serangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Buleleng. Untuk kedua kalinya secara beruntun, regu putra dan putri sekolah tersebut sukses mengawinkan gelar juara pertama.

Regu putra SMAN Bali Mandara dengan nomor dada 13 keluar sebagai juara I kategori pelajar/mahasiswa. Mereka meraih nilai 2.952,93, mengungguli 13 peserta lainnya. Sementara regu putri SMAN Bali Mandara nomor dada 22 juga menjadi yang terbaik pada lomba gerak jalan dewasa putri jarak 17 kilometer. Regu ini mengumpulkan nilai 1.975,33 dan mengungguli 31 peserta.

Kepala Sekolah (Kasek) SMAN Bali Mandara Ni Made Sri Narawati mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras para siswa yang menjalani latihan secara rutin sejak pertengahan Juli 2026. Persiapan dimulai setelah sekolah menerima surat undangan lomba dari Disdikpora Buleleng dan pelaksanaan MPLS siswa kelas X selesai.

โ€œLatihan pagi dan sore rutin setiap hari. Ada latihan fisik, langkah tegap dan daya tahan,โ€ kata Sri Narawati saat dikonfirmasi, Senin (10/8). Pembinaan tidak hanya dilakukan menjelang lomba. Para siswa SMAN Bali Mandara telah mendapat dasar baris-berbaris melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang melibatkan Kompi Senapan B dan C serta Polres Buleleng. Pembinaan khusus gerak jalan kemudian dilakukan guru Putu Eka Sumaksana dan Made Dwi Satria.

Latihan berlangsung di lingkungan sekolah hingga menyasar medan dengan tanjakan di kawasan Buleleng. Para siswa juga menjalani latihan fisik rutin, termasuk lari dan olahraga pada pagi hari rutin setiap hari karena jadwal sekolah berasrama.

Persiapan fisik turut didukung asupan makanan bergizi, vitamin, suplemen serta makanan tambahan seperti telur dan kacang hijau. Program tersebut dilakukan untuk menjaga daya tahan siswa selama menjalani latihan intensif. Sri Narawati mengaku sempat pesimistis regu sekolahnya mampu kembali meraih gelar juara. Sebab, menurut dia, peserta lain juga memiliki kualitas yang bagus sehingga hasil akhir sangat bergantung pada penilaian juri.

โ€œSebenarnya yang lain juga hebat. Kami sempat pesimis masuk atau tidak. Semua tergantung penilaian juri,โ€ ujarnya. Keberhasilan tahun ini sekaligus memperpanjang catatan prestasi SMAN Bali Mandara. Pada 2024, regu putra sekolah tersebut meraih juara II. Kemudian pada 2025, regu putra dan putri berhasil meraih juara I. Prestasi itu kembali terulang pada 2026 dengan gelar juara I untuk kedua regu.

Menurut Sri Narawati, mempertahankan gelar justru memberikan tekanan lebih besar kepada siswa. Setelah menjadi juara, ekspektasi terhadap penampilan berikutnya semakin tinggi. โ€œKalau sudah juara malah lebih tekanan. Lebih berat mempertahankan daripada meraih,โ€ katanya.

Ia menegaskan sekolah tidak memasang ambisi berlebihan terhadap hasil lomba. Gelar juara, menurutnya, merupakan buah dari perjuangan dan kerja keras siswa bersama seluruh warga sekolah serta dukungan orang tua. Karena itu, ia berharap prestasi SMAN Bali Mandara tidak menjadi alasan sekolah lain merasa kalah sebelum bertanding. Setiap sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi selama memiliki persiapan dan dukungan yang memadai.

โ€œKalau anak-anak dapat juara, itu hasil perjuangan mereka. Kita masing-masing berjuang meraih apa yang menjadi harapan dengan latihan dan dukungan warga sekolah,โ€ ujar Narawati.

Tahun ini, regu gerak jalan SMAN Bali Mandara juga diperkuat siswa kelas X, XI dan XII. Komposisi terbanyak berasal dari kelas XI. Sejumlah siswa kelas XII yang sebelumnya memperkuat tim juga tetap dilibatkan untuk menjaga pengalaman sekaligus mendukung proses regenerasi.

Menariknya, kostum yang digunakan regu SMAN Bali Mandara merupakan hasil desain internal sekolah. Pakaian bernuansa marching band tersebut dirancang oleh Ngurah Putu Suardika. Sementara itu, keberhasilan sekolah berasrama rintisan Provinsi Bali ini mengundang pro kontra di masyarakat. Terlebih setelah di posisi juara I diraih SMAN Bali Mandara disusul regu SMK Negeri Bali Mandara. Bahkan dari regu SMKN Bali Mandara yang mengirim masing-masing dua regu di 17 KM dewasa putri dan 45 KM dewasa putra masuk dua-duanya di enam besar.

Ketua Pelaksana Teknis Lomba Gerak Jalan serangkaian HUT ke-81 RI Kabupaten Buleleng, I Made Sumarga Jaya, memastikan kemenangan SMAN Bali Mandara ditentukan berdasarkan sistem penilaian yang berlaku. Menurut dia, penilaian dilakukan di sejumlah pos dengan sejumlah aspek, antara lain semangat, pakaian dan aksesori, disiplin serta keutuhan regu. Setiap juri menggunakan rubrik penilaian yang telah ditentukan.

โ€œKalau juara pasti nilai posnya bagus, waktunya tepat dan tidak ada pelanggaran. Siapa pun pesertanya, kalau terpenuhi, pasti nilainya bagus. Yang membedakan besar kecil nilai,โ€ jelas Sumarga Jaya. Selain penampilan di pos, peserta juga dinilai berdasarkan ketepatan waktu. Ketentuan waktu yang digunakan yakni sekitar 10 menit per kilometer.

Pelanggaran dalam lomba juga memiliki bobot masing-masing. Di antaranya yang termasuk pelanggaran, mengganti anggota regu di tengah perjalanan serta menyalip peserta lain dengan cara yang mengganggu atau merusak jarak antarkelompok.

Sumarga Jaya menegaskan seluruh sekolah, perguruan tinggi maupun kelompok peserta tetap memiliki hak mengikuti lomba. Menurutnya, prestasi SMAN Bali Mandara tidak dapat dijadikan alasan untuk membatasi peserta lain. Kualitas penampilan sangat bergantung pada persiapan masing-masing regu. Latihan fisik dan gerak jalan yang dilakukan secara tekun dalam waktu panjang dinilai akan memberikan hasil berbeda dibandingkan persiapan yang hanya dilakukan satu atau dua pekan.

โ€œKalau tekun melatih fisik, dimungkinkan bagus. Kalau hanya seminggu atau dua minggu latihan, tidak cukup. Tergantung masing-masing,โ€ tegasnya. Soal usulan pembatasan peserta tertentu demi pemerataan juara, Sumarga Jaya mengatakan kebijakan tersebut merupakan ranah pemerintah. Namun, selama tidak ada kebijakan yang membatasi, seluruh peserta tetap memiliki hak yang sama untuk mengikuti kompetisi dan berusaha menjadi juara.

๐’๐ž๐ฅ๐ž๐ง๐ ๐ค๐š๐ฉ๐ง๐ฒ๐š ๐๐ข ๐ฐ๐ฐ๐ฐ.๐๐ฎ๐ฌ๐š๐๐š๐ฅ๐ข.๐œ๐จ๐ฆ

Reporter NusaBali : Lilik
๐Ÿ“ท: Lilik

Proses pendidikan dan pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tabanan terus dimatangkan menjela...
11/08/2026

Proses pendidikan dan pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tabanan terus dimatangkan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Salah satu langkah yang kini dilakukan adalah pemantauan formasi barisan menggunakan drone untuk memastikan ketepatan posisi dari berbagai sudut.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tabanan I Made Murdika menjelaskan, penggunaan drone dilakukan untuk melihat secara detail kerapian dan kesempurnaan formasi dari atas. โ€œBesok kita mulai gunakan drone untuk melihat formasi dari udara, sehingga posisi peserta bisa dipastikan benar, baik dari atas maupun dari samping,โ€ ujarnya ketika dikonfirmasi Senin (10/8/2026).

Menurut Murdika, hingga saat ini progres latihan Paskibraka sudah mencapai sekitar 85 persen. Tahapan yang tersisa adalah pemantapan gerakan serta penyempurnaan formasi di lapangan. โ€œSecara umum sudah 85 persen, tinggal memantapkan gerakan dan posisi agar benar-benar sempurna saat pelaksanaan nanti,โ€ katanya.

Seluruh peserta Paskibraka telah menjalani pendidikan dan pelatihan terpusat dengan sistem karantina di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) sejak 30 Juli hingga 17 Agustus 2026 malam. Kebijakan pengasramaan ini merupakan ketentuan wajib agar peserta dapat fokus mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.

โ€œMemang ketentuannya harus diasramakan. Kita mohon bantuan di Rindam untuk tempat tinggal peserta. Kalau di daerah lain ada yang di hotel atau di tempat latihan lain, di Tabanan kita pusatkan di Rindam,โ€ jelasnya.

Selama masa pelatihan, para peserta menjalani rutinitas yang cukup padat. Kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WITA dengan persembahyangan bersama, dilanjutkan apel pagi dan pengecekan kehadiran. Setelah itu, peserta digembleng latihan intensif di Lapangan Alit Saputra sebelum kembali ke Rindam untuk melanjutkan kegiatan hingga malam hari.

โ€œPagi sembahyang, apel, kemudian latihan di Lapangan Alit Saputra. Setelah itu kembali ke Rindam, ada juga kegiatan malam berupa pendidikan dan pelatihan lanjutan,โ€ terang Murdika.

Latihan di lapangan biasanya berlangsung hingga sekitar pukul 14.30 WITA. Dengan sistem pelatihan yang disiplin dan terstruktur, diharapkan seluruh anggota Paskibraka mampu tampil maksimal saat upacara pengibaran bendera pada 17 Agustus mendatang.

"Untuk pemanfaatan teknologi drone kita yakini menjadi langkah strategis untuk memastikan formasi barisan benar-benar presisi, sehingga penampilan Paskibraka Tabanan dapat berjalan sempurna tanpa kesalahan," tandas mantan Kadishub Tabanan ini.

๐’๐ž๐ฅ๐ž๐ง๐ ๐ค๐š๐ฉ๐ง๐ฒ๐š ๐๐ข ๐ฐ๐ฐ๐ฐ.๐๐ฎ๐ฌ๐š๐๐š๐ฅ๐ข.๐œ๐จ๐ฆ

Reporter NusaBali : Desak
๐Ÿ“ท: IST

Kecelakaan tunggal menewaskan seorang pemuda berusia 20 tahun di jalan pedesaan wilayah Banjar Taman, Desa Tuwed, Kecama...
11/08/2026

Kecelakaan tunggal menewaskan seorang pemuda berusia 20 tahun di jalan pedesaan wilayah Banjar Taman, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Jembrana, Minggu (9/8/2026) sore. Korban berinisial PCN, asal Banjar Puseh, Desa Tuwed, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya kehilangan kendali hingga terjatuh di bahu jalan.

Dari informasi yang dihimpun NusaBali, kecelakaan tunggal itu terjadi pada sekitar pukul 15.30 WITA. Korban yang mengendarai sepeda motor tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) itu sebelumya melaju dari arah selatan menuju utara.

Setibanya di tempat kejadian, sepeda motor yang dikendarai korban diduga kehilangan kendali hingga oleng. Kendaraan kemudian keluar ke sisi jalan dan korban ikut terpeental. Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami cedera kepala berat (CKB) dan langsung dibawa menuju Puskesmas I Melaya untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju puskesmas.

Kasat Lantas Polres Jembrana AKP I Wayan Sugianta saat dikonfirmasi Senin (10/8), membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, sebelum kecelakaan korban diduga mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan. Bahkan, muncul informasi korban sengaja ngebut untuk mengetes kecepatan sepeda motor yang berkaitan dengan aktivitas balap liar. Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan dan masih dalam penyelidikan kepolisian. โ€œMemang ada informasi awal seperti itu. Tapi untuk kepastiannya masih kami selidiki,โ€ ujar AKP Sugianta.

Pihaknya mengaku masih mendalami rangkaian kejadian sebelum korban kehilangan kendali. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab kecelakaan serta mengklarifikasi informasi mengenai dugaan kebut-kebutan dan tes kecepatan sepeda motor tersebut.

Telepas dari upaya penyelidikan yang masih berlangsung, AKP Sugianta mengimbau pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan tidak mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan. Pengendara diminta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan serta memastikan kendaraan dapat dikendalikan dengan baik. Dia juga mengajak orangtua dan masyarakat ikut mencegah aksi balap liar. Mengingat aktivitas tersebut tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.

๐’๐ž๐ฅ๐ž๐ง๐ ๐ค๐š๐ฉ๐ง๐ฒ๐š ๐๐ข ๐ฐ๐ฐ๐ฐ.๐๐ฎ๐ฌ๐š๐๐š๐ฅ๐ข.๐œ๐จ๐ฆ

Reporter NusaBali : Gusde
๐Ÿ“ท: IST

Pemkab Klungkung menggelontorkan anggaran Rp50,68 miliar untuk merekonstruksi ruas Jalan Sampalan-Toyapakeh di Kecamatan...
11/08/2026

Pemkab Klungkung menggelontorkan anggaran Rp50,68 miliar untuk merekonstruksi ruas Jalan Sampalan-Toyapakeh di Kecamatan Nusa Penida. Jalan sepanjang 8,8 kilometer ini mulai dikerjakan sejak awal Mei 2026 dengan sumber pendanaan dari APBD Klungkung 2026.

Proyek dengan nilai kontrak Rp50.684.831.307,82 tersebut dikerjakan PT Aditya Sinar Pratama. Pekerjaan utama berupa perkerasan aspal hotmix, dengan harapan kualitas dan daya tahan jalan meningkat untuk menopang mobilitas di Nusa Penida.

Ruas Jalan Sampalan-Toyapakeh memiliki posisi penting dalam jaringan transportasi darat Nusa Penida. Jalur tersebut menghubungkan kawasan Sampalan dengan Toyapakeh dan menjadi salah satu akses yang digunakan masyarakat dalam beraktivitas maupun wisatawan yang bergerak menuju sejumlah kawasan tujuan wisata.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Klungkung I Made Jati Laksana mengatakan rekonstruksi dilakukan sebagai bagian dari peningkatan kualitas infrastruktur jalan daerah. โ€œPerbaikan ruas Jalan Sampalan-Toyapakeh ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran arus transportasi masyarakat. Jalan yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan aksesibilitas warga,โ€ ujar Made Jati, Senin (10/8).

Rekonstruksi ini sekaligus menjadi bagian dari peningkatan infrastruktur di Nusa Penida yang aktivitas transportasinya terus berkembang seiring tingginya kegiatan pariwisata. Kondisi jalan yang baik dibutuhkan tidak hanya untuk pergerakan wisatawan, tetapi juga untuk mobilitas warga serta distribusi barang dan jasa antarkawasan.

Dalam pelaksanaannya, pekerjaan menggunakan perkerasan aspal hotmix. Metode ini dipilih untuk mendapatkan permukaan jalan yang lebih kuat dalam menghadapi beban lalu lintas dan kondisi cuaca. Made Jati mengingatkan pengguna jalan agar berhati-hati selama pekerjaan berlangsung. Masyarakat diminta mengikuti rambu-rambu serta petunjuk petugas di sekitar lokasi proyek agar pekerjaan dapat berjalan tanpa mengganggu keselamatan pengguna jalan.

โ€œKami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan serta mendukung kelancaran pelaksanaan proyek dengan mematuhi rambu-rambu dan petunjuk yang telah disediakan di lapangan,โ€ katanya.

Dengan nilai kontrak lebih dari Rp50 miliar, proyek ini menjadi salah satu investasi infrastruktur jalan yang cukup besar di Nusa Penida pada 2026. Pemkab Klungkung berharap peningkatan kualitas ruas Jalan Sampalan-Toyapakeh dapat memperlancar konektivitas darat sekaligus menunjang aktivitas ekonomi dan pariwisata di kawasan tersebut.

Made Jati mengatakan pembangunan infrastruktur jalan akan terus diarahkan untuk meningkatkan pelayanan publik dan pemerataan akses transportasi di Klungkung. โ€œMelalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, kami berharap kualitas pelayanan publik semakin meningkat serta mampu mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan akses transportasi di berbagai wilayah Kabupaten Klungkung dalam mendukung kemajuan pariwisata,โ€ katanya.

๐’๐ž๐ฅ๐ž๐ง๐ ๐ค๐š๐ฉ๐ง๐ฒ๐š ๐๐ข ๐ฐ๐ฐ๐ฐ.๐๐ฎ๐ฌ๐š๐๐š๐ฅ๐ข.๐œ๐จ๐ฆ

Reporter NusaBali : Bagiarta
๐Ÿ“ท: IST

Address

Denpasar
80235

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Berita Bali posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share