24/03/2016
Dadang Rusdiana, Komisi X DPR: PSON Hambalang Perlu Dilanjutkan
By: RedaksiOn: 24/03/2016
Prev
Dadang Rusdiana, Komisi X DPR: PSON Hambalang Perlu Dilanjutkan
Jakarta, pwrionline.com—Anggota Komisi X DPR, Dadang Rusdiana, menyatakan sepakat Proyek Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olah Raga Nasional (PSON) di Hambalang, Bogor, dilanjutkan daripada terbengkalai kemudian dana triliuan yang dikeluarkan hilang percuma, proyek itu perlu dilanjutkan dengan berbagai konsekwensi.
“Intinya, saya mengapresiasi Presiden Jokowi menyelamatkan dana Rp1,2 triliun dan itu bukan jumlah yang sedikit, sehingga aset negara ini harus diselamatkan. Terlepas Hambalang dicap sebagai proyek bancakan, kita tak boleh mengorbankan proyek yang sudah mengeluarkan dana besar. Kajian teknis perlu dilakukan lalu Menpora menindaklanjuti dan Komisi X siap melakukan pembahasan mendalam Sport Center Hambalang ini,” kata Dadang saat dihubungi pwrionnlinne.com, Kamis (24/3), di Jakarta.
Lebih lanjut politisi Hanura ini mengatakan, dirinya tak melihat adanya polemik antara mantan Presiden SBY atau Presiden Jokowi. Keduanya pemimpin besar republik ini yang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Karena itu, tidak masalah kalau proyek itu dilanjutkan. Yang penting harus didahului dengan kajian teknis Kemen PU dan PR, serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana- Geologi Kemen ESDM untuk mengkaji teknis, mana tanah yang sama sekali tidak dibangun atau labil, tetapi berdasarkan pendekastan teknologi kontruksi mutakhir bisa dibangun atau disiasati dengan kontruksi tertentu.
“Kajian seperti ini yang kita butuhkan dan harus transparan. Selama ini hanya mendengar dari KPK atau BPK bahwa tanah di Hambalang labil sehingga sulit untuk dibangun. Benarkah demikian? Makanya, perlu kajian dulu dari lembaga terkait. Kalau ini sudah klir, Menpora bisa membicarakan dengan Komisi X lalu diambil keputusan akan dilanjut atau tidak,” tegasnya.
Dadang mengatakan, peruntukan proyek Hambalang tetap sebagai pusat pembinaan atlet. Seperti event olahraga PON, SEA Games, Asian Games sehingga pelatihan dilakukan optimal. Selain itu untuk sekolah olah raga terpadu, dikelola dengan baik. Memang sudah ada beberapa sekolah olah raga di berbagai daerah tapi belum terintegrasi dengan baik. “Mudah-mudahan Hambalang punya kualitas tersediri dalam menciptakan atlet yang berprestasi ke depan,” tegas politisi dari Dapil Bandung ini.
Dalam rangka pembibitan atlet, lanjut Dadang, perlu dilakukan secara berjenjang. Sebab, pembinaan atlet selama ini belum sesuai kontruksi dan harapan masyarakat Indonesia baik di tingkat regional maupun internasional. Harapan ini harus dijawab pemerintah dengan program-program yang bisa dipertanggungjawabkan.
Diakuinya, Hambalang memang menyisakan berbagai persoalan kental dengan aroma korupsi sehingga memakan korban, diantaranya Menpora dan beberapa anggota DPR. “Ketika ada spirit untuk menghidupkan kembali Proyek Hambalang bisa jadi ada persepsi politik. Tapi ketika Prosiden Jokowi dan Menpora mengunjungi kompleks itu ada tafsiran-tafsiran yang berupa sindirin kepada Presiden SBY, ini mestinya dihindari,” kata Dadang menutup percakapan. (Ferry Marinus)